NovelToon NovelToon
Mengejar Cinta Pria Dingin

Mengejar Cinta Pria Dingin

Status: tamat
Genre:Teen / Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:2.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: vinoy

Setelah menyelesaikan tugasnya Nungky kembali ke rumahnya, namun setelah kejadian itu membuat sesuatu merubah hatinya.

Haruskah dia memperjuangkan cintanya kepada orang yang bahkan tidak pernah mengenal cinta?

Atau haruskah dia melupakan cintanya lagi sama. seperti yang dia lakukan kepada Awan?

NB: Ini Lanjutan dari Kepentok Cinta Nungky, jadi kalau bingung silahkan baca novel itu terlebih dahulu 🤭🤭

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon vinoy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Berjumpa lagi

Di jalan yang ramai seorang gadis tengah berjalan sendirian sambil melihat sekitarnya, dia terlihat bingung dengan penampilan yang seperti terlihat seperti bangun tidur, dia menguap dan menutup mulutnya dengan tangan agar tidak ada lalat masuk dan mati disana.

"Ngantuk banget aku, tadi aku kenapa nyasar di kamar hotel coba?" Gumamnya sambil terus berjalan.

Nungky benar-benar bingung dengan apa yang terjadi padanya, seingatnya dia waktu itu sedang makan berdua dengan Jenny namun toba-tiba dia kehilangan kesadaran, anehnya saat dia terbangun dia sudah berada di dalam kamar hotel, waktu itu ada tiga pria yang juga berada satu kamar dengannya.

Nungky tidak mengenali siapa pria-pria itu, penampilan mereka terlihat sangat mengenaskan dengan kondisi babak belur bahkan ada juga yang terikat, saat Nungky ingin menolong mereka, para pria itu malah berteriak histeris dengan ketakutan membuat Nungky mengurungkan niatnya dan memilih pergi meninggalkan mereka disana.

"Apa tadi ada rampok ya di hotel itu terus mereka di apa-apain sama tuh rampok, makannya mereka jadi syok gitu" Gumamnya menerka-nerka kejadian yang sebenarnya terjadi."Tapi pas aku keluar kamar semuanya kelihatan baik-baik saja gak ada yang aneh?" Ucapnya lagi tambah bingung.

"Badanku juga masih utuh gak ada yang berubah jadi aku masih baik-baik saja" Ucap Nungky sambil memeriksa tubuhnya sendiri untuk memastikan tidak ada yang terjadi padanya."Untung tuh rampok gak nyolong sepatu baruku juga, kalau diambil kan sayang baru juga dipake udah hilang di rampok orang, tapi Si Jontor kemana ya kok ngilang?" Gumam Nungky mengingat Jenny yang saat dia bangun gadis itu sudah tidak kelihatan batang hidungnya.

"Bodo amat ah, mending aku cari tumpangannya saja buat pulang?" Ucapnya sambil berjalan dengan riang

Zahra yang baru saja keluar dari sebuah toko melihat Nungky yang tengah berjalan sendirian diatas trotoar."Nona ky!" Teriaknya memanggil Nungky.

Bukan hanya Nungky yang menoleh, seorang pria tampan yang memakai setelan jas yang tengah duduk di dalam mobil juga celingukan mencari sosok Nungky, Ricko keluar dari mobilnya saat dia melihat Nungky berjalan mendekati mobilnya.

"Hai Kak Zahra, Hai Abang Kerokan!" Sapa Nungky dengan riang saat dia sudah berhadapan dengan dua orang di depannya itu.

"Sedang apa kamu disini, kenapa kamu sering sekali jalan sendirian apa kamu tidak punya teman?" Tanya Ricko penasaran, dia melihat sekelilingnya untuk mencari seseorang yang mungkin datang bersama Nungky namun nihil semua orang terlihat sibuk dengan aktivitas mereka masing-masing.

Nungky mencebikkan mulutnya sebal saat Ricko mengatakan sesuatu yang tidak sepenuhnya salah itu."Aku nyasar lagi Bang, aku juga gak tahu ini dimana" Ucapnya sambil melihat sekelilingnya yang terlihat cukup asing atau mungkin dia sering lewat tapi tidak menyadarinya."Kalian sendiri sedang apa disini sore-sore?" Ucapnya balik bertanya kepada Zahra dan Ricko.

"Tentu saja bekerja, apa kamu pikir aku juga nyasar tidak jelas seperti kamu Ky?" Ketus Ricko dengan sinis.

"Kami kebetulan sedang ada kerjaan di daerah sini Nona Ky" Ucap Zahra menjelaskan dengan sopan, Nungky mengangguk mengerti tanpa berkata apa-apa.

"Tuan Ricko, Nona Ky mari pergi kita sudah terlambat untuk bertemu dengan pimpinan perusahaan yang akan bekerja sama dengan kita Tuan!" Ucap Zahra sambil melihat jam di pergelangan tangannya.

Tanpa berkata-kata lagi Nungky langsung masuk ke dalam mobil dan duduk di kursi belakang, dia tersenyum kepada sang supir yang juga tersenyum padanya."Ayo masuk jangan diam saja, telat nih!" Teriak Nungky sambil melongokkan kepalanya keluar kaca mobil untuk melihat Zahra dan Ricko yang masih berdiri di sana.

"Ada apa Tuan, apa ada sesuatu yang ingin Tuan katakan?" Tanya Zahra tetao sopan saat melihat Ricko tidak beranjak dari tempatnya berdiri.

"Ehmm" Ricko berdehem sambil melirik Nungky yang masih menunggu mereka."Jangan melongok begitu, tutup kaca mobilnya!" Ucapnya membuat Nungky nyengir dan langsung memasukan kepalanya kembali dibarengi dengan pintu kaca mobil  yang ditutupnya.

 Setelah memastikan Nungky tidak mendengar apa yang akan dikatakannya, Ricko menoleh kembali pada Zahra yang masih menunggu dia berbicara."Sebaiknya kamu pergi saja bersama supirku, jangan naik mobil bersamaku dan batalkan semua jadwalku malam ini!" Perintah Ricko dengan sadis seolah tidak merasa ada yang salah dengan perkataannya.

"A-apa Tuan, jadi Tuan Ricko ingin membatalkan jadwal Tuan secara mendadak lagi? Tidak bisa Tuan kita besok banyak kerjaan kalau jadwal hari ini ditunda lagi, maka besok kerjaan kita akan bertambah dua kali lipat!" Ucap Zahra berusaha menjelaskan dengan sopan kepada Tuan kejamnya itu.

Zahra sadar Ricko membatalkan jadwal mereka karena ada Nungky disini, ingin rasanya dia menyindir Tuannya yang sedang di mabuk cinta itu, namun dia takut setelah mengatakannya dia akan kehilangan pekerjaan atau mungkin bisa lebih buruk dari itu.

"Saya mohon Tuan mempertimbangkan keputusan Tuan, bukankah kita harus bersikap profesional dan tidak mencampuri urusan kerja dan pribadi?" Ucap Zahra lagi seolah menyindir dengan tetap bersikap sopan pada Ricko atasannya itu.

"Jangan sok mengajariku Zahra, aku tahu apa yang harus kulakukan dan yang tidak" Ucap Ricko keras kepala."Sudah-lah sebaiknya kamu pergi sekarang aku tidak mau diganggu hari ini, dan besok jangan lupa datang ke rumahku jam 7 pagi atau kalau perlu kamu menginap saja di rumahku Zahra!" Tegas Ricko lagi sambil berjalan menuju mobilnya.

"Keluar!" Perintah Ricko sadis pada supirnya yang langsung mengangguk dan keluar dari mobil tuannya itu dan Ricko langsung duduk di tempat sang supir barusan."Cepat pindah aku bukan supirmu Nungky, atau kalau tidak aku akan melemparmu ke jalanan!" Ucap Ricko lagi melirik Nungky dari kaca mobilnya.

"Iya Bang sabar dong, gak sabar banget ya pengen duduk dekat-dekat sama cewek cantik Paripurna kayak aku?" Ucap Nungky sambil cengengesan dan beranjak keluar dari mobil dan kembali masuk dan duduk di sebelah Ricko."Ayo Abang kita  pergi sekarang!" Ucapnya dengan semangat.

Namun Ricko tidak segera menyalakan mobilnya, dia beringsut untuk mendekati Nungky membuat wajah keduanya saling berdekatan, Nungky meneguk ludahnya saat menatap mata Ricko yang terus menatapnya dalam-dalam membuatnya jadi gugup dengan posisi yang tak mengenakan itu, terdengar bunyi klik dan setelah itu Ricko langsung kembali menjauh membuat Nungky bisa bernapas lega.

"Pakai sabuk pengaman mu, jangan buat aku memakaikan sabuk pengaman untukmu yang kedua kalinya karena aku tidak akan mau melakukannya Nungky!" Tegas Ricko, dia tidak kuat jika harus berdekatan dengan Nungky saat dia memakaikan sabuk pengaman untuk gadis ceroboh disampingnya itu.

Nungky mengangguk samar tanpa berkata apapun, dia masih terlihat syok dengan apa yang terjadi barusan."Aku pikir mau di sosor ternyata cuma gitu, gak kebayang kalau aku di sosor beneran bisa jantungan aku" Ucap Nungky dalam hati dengan jantung yang sudah berdetak tidak karuan,

Akhirnya mobil pun melaju pergi meninggalkan Zahra dan sang Supir yang hanya menatap kepergian mereka dalam diam.

"Mereka mau pergi kemana Nona  Ra, kenapa kita ditinggal?" Tanya Sang supir bingung dengan pandangan fokus ke mobil yang mulai sudah tidak kelihatan itu.

Zahra mengedikkan kedua bahunya tidak peduli."Biasa Pak mereka mau pacaran dan gak mau diganggu sama kita, udah ah mending kita makan bakso aja yuk aku lapar dari siang belum makan, kerja sama Tuan kejam emang gini mau makan aja susah nyari waktunya!" Ucap Zahra sambil berjalan menuju penjual bakso yang terlihat enak cukup untuk membuat perutnya meronta-ronta minta diisi.

"Bang Baksonya dua gak pakai lama ya!" Ucap Zahra setelah dia dan sang supir duduk di bangku.

"Mau bakso biasa atau bakso beranak Mbak?" Tanya si penjual bakso menanyakan kembali pesanan Zahra.

"Bakso biasalah Bang memangnya saya kelihatan udah punya anak apa sampai ditawari bakso yang ada anaknya, sudah cepetan buatin baksonya jangan banyak tanya saya lapar!" Ucap Zahra sewot, dia sudah cukup pusing dengan tingkah tuannya dan dia tidak mau ada orang lain yang menambah kepusingannya.

"Ya Allah ketus amat sih Mbak, cantik-cantik tapi galak, pasti jomblo gak laku ini namanya!" Ucap Si penjual sambil menyiapkan pesanan Zahra.

"Apa Bang, barusan Abang ngomong apa?" Tanya Zahra yang kini sudah melotot membuat si penjual bakso tersebut ketakutan.

"Tidak Mbak, saya cuma ngomong Mbak cantik pasti banyak yang suka" Ucap si penjual berbohong kepada gadis yang seolah siap mengobrak-abrik gerobak bakso miliknya.

"Udah jelas itu mah Bang saya memang cantik dari lahir" Ucap Zahra sambil tersenyum bangga, dia seolah lupa akan dirinya yang tadi seperti ibu-ibu sewot kalau ditagih hutang.

____4__

Mana ada bos kayak gitu, lama2 si Abang kerokan jadi keluar jalur gara2 ada si Nunung🙄🙄🙄

Jangan lupa like n komen ya Vote bagi yang mau 😁😁😁😁

Salam Gesrek

Othor cantik Paripurna

1
TiSafi
/NosePick//NosePick//NosePick/
TiSafi
/Chuckle//Chuckle//Chuckle/
TiSafi
ngakak mulu
꧁𓊈𒆜🅰🆁🅸🅴🆂𒆜𓊉꧂
👍👍👍👍
Hasrie Bakrie
Assalamualaikum aq hadir ya ☝️🌹
Ara25
baik
Suherni
bagus
inayah machmud
🤭🤣🤣🤣🤣🤣
Wiwik Wiwik
Biasa
aisya_
pas baca kadal pdhl Kendal sumvvah ngakak😁😁
Memyr 67
huuu othor gesrek bikin cerita tegang
Susanti M.S
menghibur sekali🥰🥰🥰
Wisna Al-Khansa
ampun Thor.. aku gak kuat nahan tawa..sampe keram perut ku tuh
Reynaa Sri Wahyuni
harus nya jngan end dulu dong thor, aku tuh pengen tahu MP nungky dan ricko seperti apa🤣🤣
Reynaa Sri Wahyuni
kata nya tempat ini hanya d ketahui nungky dan ricko. ko zahra dan chika ada d sana sih?
Reynaa Sri Wahyuni
aku gak kuat thor🤣🤣🤣🤣🤣
Reynaa Sri Wahyuni
bank kerokan pasti
Insan Rohman
pasti ceweknya.cewek jadi2an 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
yass
baca ulang cerita nunung ke 4x sambil minum GoodDay😅
Rika Piliang
ke ingat masa kanak2 dulu juga nakal kayak gitu😂😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!