NovelToon NovelToon
Berpindah Kedalam Tubuh Gadis Menyedihkan

Berpindah Kedalam Tubuh Gadis Menyedihkan

Status: tamat
Genre:Ibu Tiri / Bullying dan Balas Dendam / Tamat
Popularitas:1.7M
Nilai: 4.8
Nama Author: ririn dewi88

Tiba-tiba beralih ke tubuh seorang gadis tentu saja membuat Almira kaget. Yang Almira ingat adalah saat dirinya berperang dengan musuh Kakaknya dan dirinya tertembak beberapa kali, tentu saja tak mungkin hidup Almira pasti sudah mati.

Tapi kenyataannya Almira masih hidup, tapi bukan dalam tubuhnya. Wajahnya pun sangat berbeda ini sangat muda sedangkan Almira sudah 28 tahun.

Siapakah sebenarnya pemilik tubuh ini ?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ririn dewi88, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tidak boleh

Anya hanya bisa diam saat teman-temanya terus membahas tentang tas keluaran baru. Anya benar-benar iri dengan teman-temannya tak seperti dirinya sekarang yang tak bisa membeli apa-apa.

"Anya kenapa kamu diam, biasanya kamu yang paling heboh kalau tentang tas baru seperti ini. Apa kamu tidak mau beli, ini sangat bagus Anya. Apalagi nanti dibawa ke sekolah pasti akan banyak yang iri" tanya Naura.

Anya tersenyum kecil dan menggelengkan kepalanya" Aku ga suka modelnya, ga cocok saja sepertinya nanti saat aku pakai"

"Benarkah, padahal ini bagus banget tahu" ucap Miranda yang tak percaya Anya akan berkata demikian.

"Aku benar-benar tidak tertarik dengan tas itu Miranda. Aku ingin yang lain saja, kalau kamu suka kamu saja yang beli" Anya mencoba untuk tersenyum agar teman-temanya ini tak curiga.

"Hemm gitu ya, bagus banget ini. Tentu saja aku akan beli" Miranda membawa tas itu dan memperlihatkannya pada Anya lebih dekat lagi "Apa mungkin kamu sudah bangkrut ya "tebak Miranda tiba-tiba.

"Apaan sih ga juga, mana bisa keluargaku bangkrut" Anya menjawab dengan gugup, takut semuanya ketahuan.

"Bener juga kata Miranda apa keluarga kamu bangkrut ya. Kamu juga ke sekolah ga naik mobil lagi malah bareng sama Andi. Biasanya setiap hari mobil tuh gonta-ganti, tapi sekarang ga sama sekali. Kadang-kadang kamu juga naik taksi kan" sekarang Naura yang berbicara.

"Ga kata siapa, memang aku lagi bosen saja naik mobil makanya aku bareng sama Andi. Aku juga kadang-kadang naik taksi biar bisa main ponsel saja. Apalagi sekarang sopirku lagi izin jadi ga ada yang nganterin aku"

"Gitu ya, kapan nih kita bisa main lagi ke rumah kamu. Aku kangen tahu nge-bully Laura, suka banget liat Laura nangis, bener ga Naura"

Naura menganggukkan kepalanya dengan semangat" Iya nih kapan, aku pengen banget lihat Laura itu nangis. Biasanya setiap kita suruh-suruh ujung-ujungnya kita jahilin terus nangis, seru banget tau itu tuh hiburan buat aku. Sekarang gimana kita berdua menginap saja dirumah kamu biar makin seru"

Anya menggaruk kepalanya yang tidak gatal. Harus memberi alasan apalagi rumahnya saja sudah dijual. Masa teman-temannya mau datang ke rumahnya yang begitu kecil dan kumuh itu. Tidak, tidak yang ada teman-temannya tidak akan mau berteman lagi dengannya dan pasti mereka juga akan membully nya. Anya benar-benar tidak siap dengan kehidupan ini. Kehidupan barunya benar-benar membuatnya tersiksa.

"Nanti deh Laura sekarang lagi jahat, dia tuh sekarang sama aku saja berani. Bahkan sama Ayah saja dia ngelawan apalagi sama kalian berdua. Laura sudah beda deh"

"Bener juga sih di sekolah juga dia jadi berani, apalagi masalah tadi Laura benar-benar gila"

"Ya makanya Miranda lebih baik ga usah menginap dulu deh kalian berdua. Nanti yang ada kalian malah jadi sasaran empuk Laura. Pokoknya kita sekeluarga itu sudah pusing sama Laura dari dulu sampai sekarang ga ada berubahnya"

"Oke deh, kita berdua ga akan dulu ke rumah kamu "Miranda kembali mencari tas baru, bahkan dia juga membeli beberapa pakaian, belum lagi make up, sepatu. Pokoknya itu membuat Anya sangat iri sekali.

Anya hanya bisa memegang nya saja. Padahal Anya juga mau belanja. Semuanya bagus dan Anya benar-benar ingin.

"Anya yakin kamu ga mau" kembali Naura bertanya.

"Ga deh "

"Ya sudah pinjem uang aku dulu saja, gimana"

"Uang ada, tapi aku sedang tidak mau belanja saja. Ayah lagi hukum aku makanya uangku sekarang ga sebanyak dulu" lagi-lagi Anya berbohong.

"Ya sudah pakai uangku saja. Aku lihat kamu juga suka deh dengan tas-tas yang ada di sini. Masa sih ga ada yang bikin kamu suka satupun. Pakai uangku dulu saja nanti tinggal kamu ganti kan"

Anya menimbang-nimbang terlebih dahulu, apakah harus meminjam uang, tapi nanti bayarnya dari mana. Apakah Ayahnya akan kembali seperti dulu atau tidak. Tapi Anya mau tas itu.

Akhirnya Anya memutuskan apa yang akan dirinya ambil "Baiklah aku mau tas yang itu. Bener ya aku pinjam dulu uangmu"

"Iya ambil saja. Aku yakin kamu ga mungkin ga ganti uangku kan"

Anya tersenyum kecil, senang sekali akhirnya bisa belanja "Tentu saja masa aku tidak mengembalikan lagi uangmu. Pasti nanti aku bayar kok setelah uang jajanku full seperti dulu lagi"

"Ok, sekarang ayo kita pilih warnanya"

Dengan semangat Anya segera berlari ke arah tas itu. Ini adalah tas yang beberapa bulan lalu Anya incar. Anya belum membelinya karena masalah Laura yang selalu saja membuat pusing di rumah, lalu masalah perusahaan Ayahnya yang tiba-tiba saja bangkrut.

Anya benar-benar senang mendapatkan tas itu, bahkan selama diperjalanan pulang ke rumahnya Anya memeluk tas itu. Teman-temannya ingin mengantarkannya, tapi tentu saja Anya menolaknya dengan lembut agar teman-temannya tidak marah.

Anya tidak mau kehilangan Miranda dan juga Naura. Mereka adalah teman-teman yang royal dan baik padanya. Jangan sampai mereka menjauhinya.

Baru saja Anya keluar dari taksi, Anya melihat Ayahnya masih mondar-mandir di luar rumah. Ini kan sudah jam 09.00 malam.

"Ayah masih di luar" Anya sedikit berlari dan menghampiri Ayahnya.

"Laura belum pulang jadi Ayah tidak bisa tidur"

Anya berdecak kesal, selalu saja Laura yang di pikirkan Ayahnya. Padahal Anya sudah membuat Laura jelek di hadapan Ayahnya. Tetap saja Ayahnya ini peduli.

"Lebih baik Ayah tidur, bagaimana kalau Ayah sakit. Laura itu anak nakal, mana mungkin akan pulang ke rumah pasti dia sedang bermain bersama teman-temannya di club"

Ayahnya bukan menjawab malah pergi dari hadapan Anya. Ayahnya melihat ke arah jalan, Anya makin kesel saja. Apakah kasih sayang Ayahnya akan pudar padanya dan malah akan menyayangi Laura.

Anya sadar kalau dirinya anak tiri, tapi Anya tidak mau kasih sayang Ayahnya terbagi oleh Laura. Laura tidak boleh diberi kebahagiaan, dia tidak pantas bahagia sampai kapanpun.

Anya yang sudah mengantuk lebih baik masuk saja ke dalam rumah, daripada melihat Ayahnya yang mondar-mandir seperti setrika menunggu Laura. Nanti Anya akan mencari cara agar Ayahnya terus membenci Laura.

Saat membuka kamar betul-betul membuat Anya muak, tempat tidur itu begitu tidak enak. Anya rasanya tidak mau tidur di sini, tapi mau bagaimana lagi sekarang inilah tempat tidurnya. Anya yang kesal memukul-mukul tempat tidurnya yang keras dan juga berdebu. Anya selalu gatal-gatal kalau tidur disini.

"Kalau aku setiap hari tidur di sini badanku pasti akan remuk. Kapan sih aku kembali menjadi orang kaya. Aku tidak sanggup hidup seperti ini" rengek Anya.

"Akan aku rebut kamar Laura" gumam Anya dengan licik.

1
Adi Sahputra
Luar biasa
Memyr 67
𝗂𝗌𝗍𝗋𝗂 𝗂𝖻𝗅𝗂𝗌 𝖻𝖾𝗍𝗂𝗇𝖺 𝖻𝖾𝗀𝗂𝗍𝗎 𝖽𝗂𝗉𝖾𝗋𝗍𝖺𝗁𝖺𝗇𝗄𝖺𝗇 𝖽𝖺𝗆𝗂𝖺𝗇. 𝗌𝗎𝖺𝗆𝗂 𝖻𝗈𝖽𝗈𝗁 𝗉𝖾𝗇𝖺𝗄𝗎𝗍
Memyr 67
𝖺𝗇𝖽𝗂 𝗌𝖺𝗅𝖺𝗁. 𝖺𝗒𝖺𝗁𝗇𝗒𝖺 𝗂𝗍𝗎 𝖻𝗎𝗄𝖺𝗇 𝗍𝖾𝗋𝗅𝖺𝗅𝗎 𝗄𝖾𝗋𝖺𝗌 𝗄𝖾𝗉𝖺𝗅𝖺. 𝗍𝖺𝗉𝗂 𝗍𝖾𝗋𝗅𝖺𝗅𝗎 𝗀𝗈𝖻𝗅𝗈𝗀.
Memyr 67
𝖻𝖾𝗀𝗈 𝖺𝗆𝖺𝗍, 𝗅𝖺𝗎𝗋𝖺 𝗉𝗎𝗇𝗒𝖺 𝖺𝗒𝖺𝗁. 𝖺𝗇𝗒𝖺 𝖺𝗇𝖺𝗄𝗇𝗒𝖺 𝗋𝖾𝗐𝖾𝗅, 𝖼𝗎𝗆𝖺 𝗄𝖾𝗌𝖺𝗅. 𝗍𝖺𝗉𝗂 𝗄𝖺𝗅𝖺𝗎 𝗅𝖺𝗎𝗋𝖺, 𝖽𝗂𝗁𝖺𝗃𝖺𝗋 𝖽𝖺𝗇 𝖽𝗂𝗄𝗎𝗋𝗎𝗇𝗀 𝖽𝗂 𝗄𝖺𝗆𝖺𝗋 𝗆𝖺𝗇𝖽𝗂 𝗀𝖾𝗅𝖺𝗉. 𝖻𝖾𝗀𝗈 𝖻𝖾𝗀𝗈 𝖻𝖾𝗇𝖾𝗋 𝗃𝖺𝖽𝗂 𝖺𝗒𝖺𝗁. 𝗍𝖺𝗄𝗎𝗍 𝖽𝗂𝗆𝖺𝗋𝖺𝗁𝗂 𝗂𝗌𝗍𝗋𝗂? 𝗂𝗌𝗍𝗋𝗂 𝗉𝖾𝗆𝖻𝖺𝗇𝗀𝗄𝖺𝗇𝗀 𝗆𝗈𝖽𝖾𝗅 𝗆𝖺𝗐𝖺𝗋 𝖺𝗃𝖺 𝖽𝗂𝗍𝖺𝗄𝗎𝗍𝗂. 𝖻𝖾𝗀𝗈 𝖻𝖾𝗀𝗈 𝖻𝖾𝗇𝖾𝗋 𝖽𝖺𝗆𝗂𝖺𝗇.
Memyr 67
𝖺𝖽𝗂𝗄 𝖽𝗎𝗋𝗃𝖺𝗇𝖺. 𝗉𝗈𝗇𝖺𝗄𝖺𝗇 𝗄𝖺𝗇𝖽𝗎𝗇𝗀 𝖽𝗂𝗌𝗂𝗄𝗌𝖺 𝗌𝖺𝗆𝗉𝖺𝗂 𝖻𝗈𝗅𝖺𝗄 𝖻𝖺𝗅𝗂𝗄 𝗆𝖺𝗌𝗎𝗄 𝗋𝗎𝗆𝖺𝗁 𝗌𝖺𝗄𝗂𝗍. 𝖻𝗂𝗌𝖺 𝗌𝗂𝗁, 𝗇𝖺𝖽𝗂𝗇𝖾 𝗉𝗎𝗇𝗒𝖺 𝖺𝖽𝗂𝗄 𝗄𝗅𝖺𝗄𝗎𝖺𝗇 𝗂𝖻𝗅𝗂𝗌 𝖻𝖾𝗍𝗂𝗇𝖺.
Memyr 67
𝗆𝖾𝗆𝖺𝗇𝗀 𝗅𝖾𝖻𝗂𝗁 𝖻𝖺𝗂𝗄 𝗅𝖺𝗎𝗋𝖺 𝗍𝗂𝖽𝖺𝗄 𝗅𝖺𝗁𝗂𝗋 𝖽𝖺𝗋𝗂𝗉𝖺𝖽𝖺 𝗅𝖺𝗁𝗂𝗋 𝖽𝖾𝗇𝗀𝖺𝗇 𝖺𝗒𝖺𝗁 𝗄𝖺𝗇𝖽𝗎𝗇𝗀 𝗆𝗈𝗇𝗌𝗍𝖾𝗋 𝗌𝖾𝗉𝖾𝗋𝗍𝗂 𝖽𝖺𝗆𝗂𝖺𝗇.
Syilvi Hesty
iya betul seharusnya kan jiwa alhmira yg melayang karna arwah Laura udh pegi duluan GK jelas ne authornya
Syilvi Hesty
emang Andi ne saudara laknat juga giliran Laura dulu di buliyy dia cuek dan diam aj ajd penonton dan GK pernah juga ngerangkul Laura tapi giliran Anya baru sedikit dibuly aj langsung di rangkul di Adan dikasihi, moga aj Laura juga kasih Andi pelajean sakit ht aku,
zz
💪💪💪💪👍👍👍
zz
kalau alam nyata ada ayah macam ni,terbuat dari apa hatinya
Ria Gazali Dapson
baru tau ada sekolah sadistis , kejam , pembullyan , besar²an , berarti sekolah yg pencetak para algojo², ngeri, kompak banget yaa , kejahatan nya , tapi yg aneh ko guru nya g da yg tau dn peduli
Ria Gazali Dapson
itu ayah nya orang ato syaitonirozhim
pelangi jingga
keren sekali kak karyanya, alurnya ga bikin bosen. semangat selalu ya kak semoga makin banyak karya karya barunya
Sisilia Hernianti
sebenarx thor jangan buat laura masuk club krn masih sma..mls bca
echa purin
👍🏻
Priskha
ini sklh atau sarang mafia sih kok isinya kekerasan semua 🤭🤭🤭
Endang Werdiningsih
apakah almira jago beladiri karena bisa menyelamatkan Bima
Ani Maryani
ternyata Rayan juga jahat jangan terjebak Laura cepat selidiki c Rayan
🦋⃞⃟𝓬🧸 Muffin🧚🏻‍♀️: Hai sahabat pembaca!
Aku baru aja rilis cerita baru berjudul “Menjebak Cucu Presdir” ✨

Cleona hanya ingin menyelamatkan ibunya dari penyakit mematikan, tapi sebuah kesalahan membawanya ke kamar Batara, CEO muda yang dingin dan penuh rahasia. Kini, hidupnya terjerat antara bahaya, rahasia, dan perasaan yang tak pernah ia duga. Apakah ini awal kehancuran… atau takdir yang menunggu?

🔥 Jangan lupa mampir dan ikuti kisahnya yaa~
total 1 replies
Nii
ok
Alana kalista
rasain /Hammer/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!