NovelToon NovelToon
Stalker Girl Dan Si Kembar Nakal

Stalker Girl Dan Si Kembar Nakal

Status: tamat
Genre:Duniahiburan / Cintapertama / Tamat
Popularitas:435k
Nilai: 5
Nama Author: Reni Juli

Bagaikan seorang Cinderella, Belinda Caleste yang memiliki tubuh gemuk dan penampilan tidak menarik tiba-tiba saja dilamar oleh sang idola yang dia puja selama ini. Semua itu berawal dari aksinya yang mengintip sang idola saat mendengar suara anak-anak. Belinda kepergok dan karena aksi nekatnya, dia justru dilamar oleh sang idola, Evan Barack. Belinda tentu saja menerima meski pernikahan mereka dilakukan dengan sebuah perjanjian sebab Evan mengajaknya menikah hanya untuk memanfaatkan Belinda agar publik tidak mengetahui keberadaan si kembar yang mengaku sebagai putranya. Dia tidak ingin ada scandal yang bisa mempengaruhi kariernya dan menikahi Belinda adalah pilihan tepat apalagi mereka sepakat untuk berpisah setelah dia menemukan ibu Oliver dan Xavier namun semua tidak berjalan sesuai dengan rencana dan ketika saatnya sudah tiba, di mana mereka harus berpisah setelah kebenaran akan Xavier dan Oliver terkuak, akankah Evan menceraikan Belinda seperti kesepakatan mereka berdua?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Reni Juli, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ingatan Yang Tak Menyenangkan

Waktu sudah menunjukkan pukul sembilan pagi, mereka sudah kembali dari berolahraga tapi terdengar teriakan Belinda dari dalam rumah karena dia mengalami kram otot akibat berlari terlalu lama.

“Sakit, Evan. Sakit!” teriak Belinda ketika Evan memijitkan betisnya yang sakit akibat berolahraga. Sebagai pemula, dia terlalu berlebihan.

"Kakimu dipenuhi dengan lemak, mana mungkin bisa sakit!” ucap Evan yang mengeluarkan banyak tenaga hanya untuk memijat betis Belinda.

“Tidak ada hubungannya. Bisakah pelan-pelan sedikit?” pinta Belinda.

“Tidak!” ucap Evan yang kembali memijat betis Belinda dengan sekuat tenaga.

Belinda berteriak dengan keras, dia bahkan berguling-guling agar Evan berhenti memijat betisnya yang terasa sangat sakit luar biasa.

"Daddy jahat. jangan menindas Kak Winnie seperti itu!” teriak Oliver.

“Benar, Daddy harus sedikit lembut dengan wanita!” teriak Xavier pula.

“Ck, jangan sok tahu. Jika tidak dipijat maka akan semakin sakit!"

"Besok aku tidak mau berolahraga lagi!" ucap Belinda.

“Kau benar-benar payah, Belinda. Baru hari pertama tapi kau sudah menyerah.  Jika seperti ini, bagaimana kau bisa menguruskan badanmu?"

"Aku memang tidak mau menguruskan badanku jadi biarkan saja aku!"

"Tidak bisa, kau harus melakukannya dan aku akan membangunkanmu setiap hari. Kau juga harus menjaga pola makanmu. Dilarang makan makanan manis juga makanan junkfood karena makanan itu bisa semakin membuatmu gemuk!"

“Tapi tidak mudah, Evan. Apa kau pikir aku akan langsung kurus begitu aku diet dan berolahraga? Aku juga sudah pernah melakukannya tapi semua itu gagal bahkan aku jadi semakin gemuk saja jadi aku tidak mau!”

“Jika tidak dicoba maka tidak akan tahu hasilnya. Pokoknya kau harus melakukannya jika tidak aku akan menyita semua koleksi yang ada di dalam kamarmu itu dan aku akan mengakhiri pernikahan pura-pura kita lalu aku akan mencari yang lainnya, yang lebih cantik dan lebih seksi daripada dirimu!” ancamnya.

“Jangan, jangan lakukan. Baiklah, aku akan berolahraga dan mulai diet tapi jangan akhiri kesepakatan kita berdua karena aku masih ingin pura-pura menjadi istrimu!” pinta Belinda yang tak mau perannya digantikan oleh orang lain.

"Bagus, kau memang harus melakukannya!” ucap Evan yang sesungguhnya tidak mungkin mengakhiri perjanjian mereka begitu saja sebab tidak akan ada wanita yang mau dia manfaatkan untuk menjaga si kembar sampai dia menemukan keberadaan kedua orang tua si kembar.

Mana ada yang tahan dengan kelakuan nakal kedua anak itu selain Belinda? Jadi dia tetap membutuhkan Belinda tapi ancaman yang dia berikan cukup sukses membuat Belinda mau berolahraga dan mulai diet.

“Cepat kakak berbaring, biar kami yang melompati kaki kakak agar cepat sembuh!” teriak si kembar.

"Cerdas!” ucap Evan.

"Enak saja, kakiku akan patah!” teriak Belinda.

Oliver dan Xavier tertawa dan entah dapat stamina dari mana kedua anak itu mulai berlarian di dalam rumah untuk membuat kekacauan.

"Astaga, mereka kembali berulah!" ucap Belinda. Kakinya sedang sakit tapi dia harus membereskan rumah yang berantakkan sebelum dia pergi bekerja.

"Apa mereka selalu seperti itu?" dia tahu kedua anak itu nakal tapi dia tak tahu apa saja yang mereka lakukan selama berada di rumah.

"Seperti yang kau lihat, kedua putramu itu sungguh luar biasa!"

"Mereka belum tentu putraku. Aku membiarkan mereka tinggal karena aku tidak mau terjadi sesuatu pada mereka. Selama aku mencari ibu mereka maka aku akan membiarkan mereka tinggal di sini!"

"Apa kau akan menikahi ibu mereka nantinya, Evan?"

"Kenapa bertanya seperti itu?" Evan mendongak, memandangi Belinda yang tampak sedih.

"Aku hanya ingin tahu saja."

"Ck, jangan bertanya yang aneh-aneh. Apa masih sakit?"

"Sudah lebih baik, terima kasih," Belinda tersenyum karena Evan begitu baik dan peduli dengannya.

"Besok kita akan melakukannya dengan perlahan agar kau tidak mengalami kram otot lagi. Jangan hanya karena kejadian ini kau jadi menyerah dan aku rasa, aku akan mencari tempat gym yang bagus untukmu."

"Apa? Aku tidak memiliki uang untuk membayarnya!"

"Tidak perlu khawatir akan hal itu. Selama kau menjaga mereka baik-baik maka aku akan memberikan apa yang pantas kau dapatkan."

Belinda mengangguk, padahal dia tidak butuh karena dia sudah senang dapat bersama dengan Evan meski hanya untuk sesaat saja.

Karena keadaan Belinda sudah baik-baik saja, Evan pergi mandi karena dia sudah harus pergi bekerja. Belinda pulang sebentar untuk mandi saat Evan sudah pergi. Dia meninggalkan Oliver dan Xavier yang sedang bermain.

Belinda melihat dirinya di depan cermin, melihat lemak perutnya yang mengerikan dan melihat kulitnya yang dipenuhi dengan guratan. Apa dia harus diet?

"Percuma kau berdandan seperti itu!"

"Kau tidak akan pernah menjadi seorang Cinderella!" tiba-tiba perkataan yang menyakitkan itu terngiang.

"Lihat penampilanmu yang memalukan?"

"Apa kau mengira jika kau sudah menjadi seorang putri dengan penampilan seperti itu?"

"Sekali jelek tetap saja jelek tapi begitu beraninya kau menyatakan perasaanmu padaku? Apa kau tidak pernah melihat dirimu di depan cermin?"

Belinda mencengkeram kedua tangan, mengingat serpihan ingatan yang telah membuatnya putus asa untuk melakukan perawatan seperti yang dia lakukan dulu. Perkataan yang menyakitkan disertai tawa yang menghina dirinya membuatnya dia tidak mau lagi berdandan supaya menjadi menarik.

Dulu dia melakukan segala upaya agar seperti gadis yang lainnya. Segala upaya dia lakukan untuk terlihat cantik dan menarik. Dia bahkan pergi mengikuti yoga agar semakin menarik tapi nyatanya, semuanya sia-sia saja bahkan dia mendapatkan hinaan serta cemooh yang menyakitkan hatinya.

Lalu apa gunanya diet? Apa gunanya melakukan perawatan diri? Mau dia gemuk, mau dia kurus, pada akhirnya hasilnya sama saja karena dia akan tetap dihina dan dianggap jelek. Dia bahkan merasa jika kehidupannya saat ini lebih baik karena dia tidak akan sakit hati saat ada yang menghina dirinya karena apa yang diucapkan sesuai dengan kenyataan.

Jika ada yang menghina dia jelek, dia memang jelek. Jika ada yang menghina dirinya gemuk, memang kenyataan dia gemuk. Dengan demikian dia tidak akan sakit hati karena memang sesuai dengan kenyataan lalu untuk apa dia diet dan melakukan perawatan? Jujur dia sudah sangat menikmati kehidupannya saat ini dan tak pernah berpikir untuk menguruskan badan sebab dia takut, takut penghinaan yang pernah dia dapatkan dulu dia dapatkan lagi.

"Kakak. Kami lapar!" teriakan si kembar menyadarkan Belinda dari lamunannya.

"Cepat kakak, baterai kami sudah habis!" teriak mereka lagi.

"Tunggu sebentar!" Belinda bergegas mandi agar si kembar tidak menunggu lama.

Saat ini dia sudah sangat menikmati kehidupannya tanpa memikirkan penampilan juga bentuk badannya. Lagi pula apa yang dia lakukan akan sia-sia karena meski dia berubah menjadi cantik, Evan tidak akan menjadi miliknya sebab dia tahu, perjanjian di antara mereka akan selesai saat Evan menemukan ibu si kembar karena dia yakin, Evan pasti akan menikahi ibu Oliver dan Xavier demi kedua anak itu.

1
Nona_Bell
Cerita Othor Reni selalu menarik dan selalu aku tunggu, tapi aku kalau baca nunggu end karena aku tidak bisa sabar menunggu
Nona_Bell
Mudah²an Jimmy jatuh cinta sama cewek yang segede gorila
Nona_Bell
Nah loh 🤣
Nona_Bell
Nanti pasti ketemu kalau Belinda sudah kurus dan cantik, pasti Evan juga belum ngurus surat cerai nya
Nona_Bell
Apa mungkin ibunya kembar penggemar berat Evan, dan sudah meninggal. Terus kembar di asuh paman bibinya. Ibunya Pernah foto bareng Evan terus dikira kembar itu ayah nya..
Nona_Bell
Dari cerita yang lain, cerita ini yang paling lucu tapi aku tetap penggemar berat cerita keluarga Smiths 🥰
sinh
/Smile/
Aidul Putra
KOQ BODOH... SITU ARTIS NY KNP HRS TAKUT DGN MANAGER DOANK....!!??? HANCURKAN TUH MANAGER....!!??
Aidul Putra
KLO ANJING Y BGTU BISA NY GONGGONG DOANK... GAK PNY OTAK.... JIKA ORG PINTAR HRS NY MIKIR ANAK SEKECIL ITU KNP BISA LARI DR RUMAH..!!?? KARAKTER BODOH JANGAN D BUAT THOR..... INGAT ILMU PSIKOLOGIS ANAK..... DMN STIAP ANAK 2 ITU PASTI AKAN MENUNJUKAN EXPRESI NY YG SEBENAR NYA APA PUN ITU.. SO PLEASE JGN D BUAT BODOH....
Mboke Oco
gigiku sampe garing tor 😆😆
Aidul Putra
tcih KOQ BODOH ANDA BUAT THOR.... EMANK GAK DA CCTV Y DRMH YG BISA MEREKAM KEJADIAN ITU, ATAU DIA TDK PNY HP UNTUK MEREKAM PEMBICARA AN ITU..!!??? PASTI PNY DONK.... JIKA DIA MEMBEBERKAN TINGGAL SEBARKAN SAJA APA MAU WANITA ITU, LIAT SIAPA YG HANCUR..... GTU AJA KOQ BODOH....
Maimunah Anjarang
kasiiiaann bnget si evan /Grin//Grin//Grin//Grin/
im3ld4
ad rt🤣🤣
im3ld4
bakal unboxing dong🤣🤣
im3ld4
good job evan
im3ld4
hahaha dah curcol sm belbel🤣🤣
im3ld4
lutu pen bawa pulang🤣
im3ld4
ini sih chubby cans ih
im3ld4
wakakak jenggotnya kayak evanku juga.. muka aja beda haha😝😝
im3ld4
woaaaaa gokiiilll🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!