NovelToon NovelToon
Aku Ada Untukmu

Aku Ada Untukmu

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu / Romansa / Masuk ke dalam novel / Cinta Murni / Mengubah Takdir / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:374.1k
Nilai: 5
Nama Author: KGDan

Sudah berkali-kali dia membaca novel itu, dan selalu saja menangis dan tidak terima pemeran utama prianya mati di akhir cerita.

"Novel macam apa ini, aku tidak terima..huaaa!" Yoana menangis sejadi-jadinya setiap kali selesai membaca novel tersebut, seakan pemeran utama pria yang mati dalam novel itu adalah suaminya.

Yoana gadis berusia 22 tahun, seorang mahasiswi yang baru saja lulus dari Universitas, penggila novel 'Aku Ada Untukmu'.

Novel romantis yang dimana plotnya menceritakan pemeran pria utama yang cacat dikhianati oleh pemeran utama wanitanya, dan berakhir dengan tragis, pemeran utama wanitanya membunuh pemeran utama pria bersama kekasihnya, karena ingin mengusai harta si pemeran utama pria.

Yoana si gadis polos dan belum pernah berpacaran, tidak tahu apa yang terjadi, tiba-tiba dirinya masuk kedalam novel 'Aku Ada Untukmu'.

Ada apa ini? Apa yang terjadi? apakah ini yang dinamakan melintasi waktu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KGDan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

17. Mencari dalangnya.

Brakk!

Lili melempar nampan berisi camilan tersebut ke lantai dengan kencang, dia benar-benar kesal dan sangat marah.

Rencananya gagal lagi, waktu yang ditentukan sudah semakin dekat, dia belum mendapatkan perhatian Alexander.

"Kenapa? gagal lagi?" suara seorang lelaki terdengar masuk kedalam ruangan tersebut.

"Ya, menjengkelkan, sepertinya si Yoana itu perlu kita singkirkan, rencana kita tidak akan bisa berhasil kalau dia selalu ada disamping Alexander si cacat itu!" sahut Lili menghempaskan bokongnya duduk di kursi.

"Kau benar, kita harus cari cara untuk menjauhkan perempuan itu dari Alexander!" kata lelaki tersebut, lalu perlahan mendekati Lili.

Satu kecupan mendarat dibibir Lili.

"Kau harus berhasil memikat Alexander sayang, hanya dia harapan kita satu-satunya untuk mencapai tujuan kita!"

"Aku akan usahakan, kalau dia belum meminum obat yang kuberikan, dia tidak dapat dipikat mau bagaimanapun caranya!" kata Lili kesal, lalu menghentakkan kakinya ke lantai.

Sementara itu, di dapur Mansion Yoana telah selesai membuat kopi untuk Alexander, dan kemudian membawa kopi hasil buatannya itu, serta sedikit camilan yang dia buat juga ke ruang baca Alexander.

Nampan diletakkan Yoana ke atas meja di sebelah Alexander, lalu meletakkan cangkir kopi di atas tatakan, dan meletakkan camilan yang dia buat ke atas meja.

Yoana kemudian menyingkirkan nampan kesamping.

Alexander meletakkan bukunya, lalu meraih cangkir kopi yang disajikan Yoana, wangi kopi begitu membuat Alexander tidak tahan ingin mencicipinya.

Alexander menghirup aroma kopi sebelum mencicipinya, setelah itu baru mencicipinya, menyeruputnya dengan perlahan.

Hemm, ini sangat enak sekali! sama persis rasanya seperti dibuat Yoana tadi di kantor, pikirnya setelah merasakan kopi tersebut.

Alexander melirik camilan yang juga disajikan Yoana diatas meja, tangannya meraih satu, lalu memakannya.

Alexander sejenak terdiam begitu mencicipi camilan itu, lalu kemudian dengan cepat mulutnya mengunyah camilan itu dengan cepat, dan kemudian mengambil satu lagi.

Enak, pikirnya tidak habis pikir kenapa makanan yang dibuat Yoana terasa begitu sangat lezat dan enak.

Yoana diam-diam melirik Alexander menikmati kopi dan camilan yang dia buat, Yoana tersenyum senang tidak sia-sia dia belajar memasak dari Ibunya.

Tok! tok!

Terdengar ketukan di pintu, lalu pintu ruang baca terbuka, masuklah Nick kedalam ruang baca.

"Nona Yoana, hasil sidik jari dari botol yang anda berikan sudah keluar!" sahut Nick memberikan berkas hasil sidik jari.

Yoana menerima berkas yang diberikan Nick, dan memeriksa sidik jari siapa saja yang menempel di botol air mineral tersebut.

Alexander bangkit dari duduknya, dan melangkah mendekati Yoana yang tengah memeriksa berkas.

Yoana melihat ada empat sidik jari yang memegang botol mineral tersebut, berarti ada tiga orang yang memegang botol sebelum dirinya.

"Apakah kita bisa menanyakan siapa saja telah memegang botol mineral sebelum diletakkan di meja meeting?" tanya Yoana.

"Ya, Nick selidiki siapa yang bertanggung jawab menyiapkan ruang meeting tadi siang!" sahut Alexander pada Nick.

"Sudah saya selidiki, ada dua staf karyawan yang telah menyentuh, dan satu bukan staf karyawan di kantor anda Tuan, dan itu saya belum menemukan siapa kira-kira orang tersebut!" kata Nick menjelaskan.

Yoana ingat dalam cerita aslinya, memang tidak diberitahukan siapa saja yang menyiapkan ruang meeting, alurnya hanya menceritakan keadaan Alexander setelah meminum air mineral.

Alexander menunjukkan gejala yang aneh, seperti orang yang linglung, dan selama meeting bicaranya tidak nyambung dengan masalah yang dibahas.

Dan setelah itu Alexander dibawa pulang karena dianggap sakit, dan diharuskan untuk beristirahat saja di rumah.

Alexander dibawa Nick pulang, dan satu anak buahnya yang biasanya tidak pernah dibawa ke kantor.

Tunggu dulu! tiba-tiba Yoana teringat sesuatu, Yoana melewatkan alur ceritanya, dia ingat siapa pria itu.

"Apakah Jack sudah lama bekerja pada anda Tuan?" tanya Yoana.

"Tentu saja, kenapa kau menanyakan Jack?" tanya Alexander heran.

"Berapa lama Jack bekerja pada anda?" tanya Yoana tidak memperdulikan pertanyaan Alexander yang

"Lima tahun!" jawab Alexander.

Cukup lama juga! pikir Yoana, berarti dia sudah mengetahui semua setiap jadwal Alexander dan situasi Mansion.

"Apakah anda bisa untuk mendapatkan sidik jari Jack untuk mencocokkan sidik jari yang satu lagi Nick?" tanya Yoana kepada Nick.

"Baik Nona, tentu saja bisa!" jawab Nick dengan cepat, sepertinya dia mempercayai Yoana.

Alexander terdiam ditempatnya mendengar Yoana langsung mencurigai Jack.

Sepertinya Yoana mengetahui sesuatu, Alexander semakin penasaran tentang Yoana, dia wanita yang penuh teka-teki membuat Alexander ingin mengetahui siapa Yoana sebenarnya.

"Yoana, apakah kau ingin menceritakan apa yang sebenarnya terjadi?" tanya Alexander setelah Nick meninggalkan ruang baca.

"A..apa maksud Tuan, saya tidak ada menyimpan sesuatu untuk diceritakan!" kata Yoana mencoba untuk tenang, dia tidak boleh keceplosan bicara lagi, itu akan membuat dia mengalami sesuatu lagi nantinya.

"Kau yakin?" tanya Alexander tidak percaya.

"I..iya Tuan!" jawab Yoana dengan sedikit gugup, dia harus bisa menahan diri jangan terpengaruh dengan pertanyaan Alexander yang membuat Yoana nantinya bisa luluh.

Bersambung......

1
Rita Juwita
selalu luar biasa thor..
/Good//Good/
Amalia Khaer
ini beneran GK ad lnjutannya 😭😭😭💔💔
Amalia Khaer
suittt suitttt cie cieeee
Amalia Khaer
benarkah?? beneran sakit dong 😭😭
Amalia Khaer
plisssss tamatin dong novelnya 😭GK k egantung ceritanya
Amalia Khaer
apasihhh 😭😭😭😭😭😭
Amalia Khaer
pengen nangis , TPI di kanan kiri ku ada tmn kantor 😭😭😭😭sakit bngett 💔💔
Amalia Khaer
sakit bnget sihhh 😭😭😭😭😭💔💔💔baper bngett 😭😭
Amalia Khaer
jdi gregetan sndiri 😂
tdi takut banget untk memulai krna ceritanya TDK smpai Tamat. TPI krna liat Babnya baxk, jdi gas lah bacanya. dri pada kepikiran truss
Imas Masripah
ini adalah yg kedua kali sy baca cerita ini tp g bosen, sempet hilang di subscribe karena hpnya di seting ulang dan sekarang ketemu lagi
Tri Ibu'e Sivvana
Luar biasa
Meliana Siregar
Gak terduga cerita ini....seru banget!!!
nacho
😍😘😍😘😍😘😍😘😍😘okkk
nacho
😍😘😍😘😍😘😍😘😍😘
nacho
😍😘😍😘😍😘😍😘😍😘okkk
nacho
😍😘😍😘😍😘😍😘😍😘
nacho
😍😘😍😘😍😘😍😘😍😘okkk
nacho
😍😘😍😘😍😘😍😘😍😘
nacho
😍😘😍😘😍😘😍😘😍😘okkk
nacho
😍😘😍😘😍😘😍😘😍😘
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!