Follow ig: ayasakaryn24
Season 1
Kisah seorang wanita yang selalu kehilangan orang-orang yang terkasih dalam hidupnya.
Saat ia mencoba memulai kehidupan barunya, ia pun dihadapkan dengan pilihan, bertahan atau melepaskan.
"Aku adalah kopi, yang selamanya akan menjadi kopi. Bukan segelas teh yang selalu digemarinya" Alea
"Maaf, aku tak bisa mencintaimu. Bukan tak ingin, namun ada amanah yang harus ku jaga" Alviro.
〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️
Season 2 ( Sentuh Hatiku 1)
Pernahkah anda mencintai seseorang yang usianya terpaut dari anda?
Aurelia Cassandra Dirgantara, gadis dengan sejuta warna mencintai Reyhan yang umurnya terpaut cukup jauh.
Kisah ini pun diwarnai dengan cinta segitiga, dimana Rasya yang merupakan saudara sekandung Reyhan juga menaruh hati pada Aurel.
〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️
Season 3 (Sentuh Hatiku 2)
Berharap lebih pada seseorang memanglah tidak terlalu baik. Apalagi harapan tersebut nyatanya tak sesuai dengan apa yang diimpikan.
Irene Dinanti, gadis yang dicampakkan oleh kekasihnya perkara salah berkirim pesan singkat. Tak hanya disitu saja, kesialan pun bertubi-tubi menimpanya di hari yang sama.
Namun pertemuannya dengan si tampan membuat gadis itu sedikit menemukan jalan keluar atas kesulitan yang menimpanya. Hingga akhirnya keduanya pun terjebak akan permainan mereka sendiri.
Siapakah si tampan itu?
Ikuti terus ya kisahnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ririn Puspitasari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
episode 17
Maafkan typo yang dengan cantiknya bertebaran😅🙏🙏🙏
happy reading😊
.
.
.
Alea POV :
Aku sedari tadi menunggu suamiku diruang tamu. Aku sangat mencemaskannya hari ini. ketika bel berbunyi dengan berlari kecil aku membukakan pintu.
namun, aku disuguhkan sebuah petaka besar. suamiku itu tidak sendiri, ada seorang wanita yang menemaninya.
wanita yang bersamanya adalah wanita yang pernah kulihat fotonya terpajang indah di kamar suamiku.
sungguh luar biasa bukan? ia memajang foto wanita lain dikamarnya sedangkan foto pernikahan kami ia letakkan di gudang belakang. dengan hati teriris aku memungutnya dan kuletakkan di kamarku.
namun hal tersebut belum terlalu sakit bagiku, hal yang lebih menyakitkannya lagi yaitu saat ia berkata bahwa aku adalah hanya seorang asisten rumah tangganya dihadapan wanita lain.
ia memuliakan wanita itu dibandingkan aku, istrinya sendiri.
kini aku tau bahwa aku bukanlah seorang istri baginya melainkan seorang b*bu.
aku tau jika ia masih mencintai wanita itu, namun apa salahnya jika ia memperkenalkanku secara baik-baik bukan berkata demikian. aku merasa duniaku runtuh. entah hati ini apakah masih kuat untuk menerima semua perlakuan buruknya.
aku masih memaklumi jika dia berkata kasar padaku. akan tetapi beda halnya jika dia memiliki wanita lain.
hati siapa yang tak sakit melihat suaminya bermesraan dengan wanita lain dihadapan istrinya sendiri.
lengkap sudah kepahitan hidup yang ku alami. entah sebatas mana Tuhan akan mengujiku.
air mata ini masih mengalir deras. kurasakan bantalku yang sudah basah.
entah berapa banyak air mata yang tertumpah demi menyelamatkan rumah tangga ini.
aku akan berhenti jika aku sudah mulai merasa lelah.
* * *
Pagi ini Alea sudah rapi hendak berangkat bekerja. ia keluar dari kamarnya. dilihatnya Alviro dan Clara yang tampak bercengkrama sambil menyantap sarapannya.
"Alea. . kamu mau kemana?" tanya Clara
"berangkat kerja" jawab Alea singkat
"oh. . kamu bekerja diluar juga. oh ya, sini sarapan bareng" ajak Clara
"maaf saya gak bisa, soalnya udah telat" timpal Alea yang berbohong.
Alea pun langsung berangkat tanpa menghiraukan keduanya.
di perjalanan ia menumpahkan air matanya yang sudah tidak terbendung lagi. masih jelas ingatannya bagaimana suaminya itu tampak sangat bahagia bersama Clara.
belum lama kemudian ponsel Alea berbunyi. dan ternyata si penelpon tersebut adalah mama mertuanya.
"halo ma. ." ujar Alea
"halo sayang. ngomong-ngomong gimana nih, udah ada kabar baiknya belom?" ujar suara yang berada disana nampak sangat bersemangat.
"maksudnya apa ma?"
"itu loh. . pengen nimang cucu" ujar Regita sambil terkekeh.
"ohh itu. . emmm belum ma" jawab Alea dengan tergagap
"ya udah, kalo gitu yang penting kamu jaga kesehatan yah sayang" tukas Regita
"baik ma"
kemudian sambungan telpob pun terputus. Alea menumpahkan air matanya yang sempat tertahan.
ia merasa sangat bersalah karena telab membohongi mertuanya tentang kehidupan rumah tangga mereka.
* * *
di lain tempat, Alviro yang berada di kantor melihat ke arah jendela. rintik - rintik hujan mulai membasahi kota. Alviro masih mengingat jelas tatapan sendu yang diperlihatkan oleh Alea saat aku memanggilnya dengan sebutan ART.
dan pagi ini tidak ada senyuman dan tawaran makan dari Alea.
entah mengapa perasaan Alviro menjadi berantakkan. harusnya ia senang dengan hadirnya Clara akan tetapi mengapa sekarang terasa agak berbeda.
Alviro duduk dikursinya. kemudian ia membuka laci yang ada didepannya. satu hal yabg menarik diantara benda yang ada disana, yaitu sebuah permen lolipop dengan warna-warni.
Alviro menyunggingkan bibirnyz menatap permen tersebut.
"bagaimana keadaanmu sekarang gadis Loly," gumam Alviro.
.
.
.
.
.
terimakasih sudah membaca sejauh ini.
ikuti terus kisah selanjutnya di next eps
jangan lupa like dan komen yah😆
salam manis rps😊