NovelToon NovelToon
Terjerat Cinta Mafia Tampan

Terjerat Cinta Mafia Tampan

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Mafia / Tamat
Popularitas:1.2M
Nilai: 4.6
Nama Author: Reni t

Dilarang Bom like ..

Adelia Fasha adalah seorang gadis matang berusia 25 tahun, sehari hari ia mencari nafkah dengan berjualan gorengan yang ia jajakan dengan cara berjalan keliling kampung.

Suatu hari ia menemukan seorang laki laki dalam keadaan tak sadarkan diri dengan tubuh penuh luka.

Adelia pun menolongnya dan membawanya ke rumahnya, tanpa ia sadari, bahwa laki laki yang ia tolong adalah seorang mafia.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Reni t, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Di Fitnah

''ADELIA... CEPAT KELUAR.''

Terdengar suara Laki-laki berteriak dari luar rumahnya, Adel dan Axel segera berlari keluar karena merasa sangat penasaran.

''Ada apa ini? mengapa kalian berkumpul di rumahku?'' tanya Adel dengan alis yang saling di taut kan.

''Kalian berdua telah berani tinggal serumah tanpa menikah, kalian harus di usir dari kampung ini, jika tidak, seluruh kampung akan kena sial,'' ujar pria bertubuh gempal dan berkumis tebal.

''Apa?'' Adel dan Axel saling pandang merasa heran.

''Sudah, tidak usah mengelak lagi tadi kami lihat kalian berdua keluar dari satu kamar yang sama, kalian pasti sudah berbuat mesum, kan''? ucap salah satu warga.

''Kami tidak berbuat mesum, sungguh...!'' wajah Adel terlihat pucat pasi merasa sangat malu diperlakukan seperti itu.

''Jangan mengelak lagi, CEPAT USIR MEREKA DARI SINI,'' beberapa warga berteriak dan meraih lengan Axel dan juga Adel.

Keduanya berontak mencoba melepaskan diri, namun apalah daya, genggaman tangan warga begitu kuat sehingga membuat pergelangan tangannya terasa sakit.

''Lepaskan kami, kami sungguh tidak berbuat mesum,'' Adel berteriak sambil terus memberontak.

Sementara itu, Axel yang sedang dalam kondisi mental yang tidak stabil hanya bisa pasrah dengan tubuh yang terasa lemas, saat para warga menyeret dirinya.

Dan tak lama kemudian terdengarlah suara ibu, berteriak dengan suara nyaring, menghentikan mereka.

''Hentikan? Ada apa ini, mengapa putri saya diseret seperti ini? Apa salah mereka?'' tanya ibu yang baru saja datang.

Sontak saja Adel menangis seketika dan berteriak memanggil ibunya.

''Ibu,hiks hiks hiks...!''

Ibu berjalan menghampiri Adel, dan menyingkirkan dengan kasar tangan laki-laki bertubuh besar itu, dari pergelangan tangan Adel.

''Lepaskan tanganmu dari lengan putri saya,'' pinta ibu dengan mata yang menatap tajam ke arah Laki-laki tersebut.

''Kenapa ibu Sarah membiarkan putrinya tinggal hanya berdua saja dengan seorang laki-laki? Apa ibu tidak takut mereka berbuat mesum?'' tanya Laki-laki tadi yang tak terima tangannya disingkirkan begitu saja.

''Apabila ada sesuatu yang ingin dikatakan, mari kita bicarakan secara baik-baik, jangan seperti ini. Itu namanya main hakim sendiri,'' ucap ibu dengan nada tegas, membuat semua yang berada di sana terdiam.

''Mari kita masuk ke dalam, dan membicarakan nya secara baik-baik, tidak enak berdiri di sini sambil menyeret anak orang,'' ujar ibu kembali.

Akhirnya tiga orang perwakilan dari warga di sana masuk ke dalam rumah, mereka duduk di sana begitupun dengan Adel dan Axel yang duduk secara berdampingan.

''Coba bapak-bapak katakan, Apa yang membuat bapak-bapak semua melakukan hal seperti ini?'' tanya ibu dengan nada dan suara yang lembut seperti biasanya.

''Begini Ibu Sarah, kami mendapat laporan dari warga, bahwa putri Ibu sudah kumpul kebo dengan laki-laki yang bernama Axel ini,'' jelas salah satu warga.

''Mereka tidak kumpul kebo pak, kami tinggal bertiga di sini, hanya saja selama dua hari ini saya harus pergi karena ada urusan mendadak keluar kota, begitu...!'' Ibu mencoba menjelaskan.

''Tapi, tadi kami melihat mereka berdua keluar dari satu kamar yang sama, apa lagi itu namanya, kalau bukan telah berbuat mesum?'' pria bertubuh besar menatap dengan tatapan tajam ke arah Adel dan Axel.

''Benarkah itu, nak?'' tanya ibu menatap wajah Adelia.

''Be--benar, Bu. Tapi kita tidak habis berbuat mesum kok, aku hanya menemani dia sampai dia tertidur, tapi kami tak melakukan apa-apa, sungguh...'' Adel menjelaskan dengan sedikit terbata-bata, karena semua orang yang berada di sana menatapnya dengan perasaan curiga.

''Alah, sudah jangan mengelak lagi, kami yakin kalian sudah berbuat mesum, mana mungkin sepasang laki-laki dengan perempuan berada dalam satu kamar tapi tidak berbuat apa-apa, emangnya kalian malaikat? Hah...'' salah satu pria meninggikan suaranya.

''Kami sungguh tidak melakukan apa-apa, aku berani bersumpah,'' kali ini Axel yang menjawab.

''Ibu percaya sama kamu, tapi bagaimana dengan mereka? tak satupun diantara mereka yang percaya dengan ucapanmu,'' ibu mengelus punggung Adelia yang terlihat sedang menangis karena merasa tersudutkan.

''Sekarang, apa yang kalian inginkan?'' tanya ibu dengan tatapan tajam, menatap satu persatu warga yang duduk bersama nya di sana.

''Kami ingin mereka berdua diusir dari kampung ini, kalau tidak, mereka harus segera dinikahkan secepatnya, karena kampung kita akan terkena sial apabila ada pasangan mesum yang tinggal di kampung ini.''

''Iya, betul, saya setuju.'' Ucap salah satu warga lainnya.

''Kami sama sekali tidak berbuat mesum, harus bagaimana lagi aku menjelaskannya, hiks hiks hiks...'' Adel berusaha terus menjelaskan, namun usahanya sia-sia, karena mereka tidak ada yang percaya.

''Apa kalian melihat kita berbuat hal seperti itu? Hah...'' terdengar suara Axel yang terdengar sangat kesal namun dengan nada suara yang sedikit di tahan.

Mereka semua terdiam.

''Jika kalian menuduh tanpa adanya bukti, itu namanya Fitnah, dan saya tidak akan segan-segan melaporkan kalian semua atas laporan pencemaran nama baik, mau kalian?'' amarah Axel pun tidak dapat lagi di tahan, dia menatap satu persatu pria tersebut dengan tatapan yang sangat tajam.

Ketiga orang itu pun hanya terdiam, namun mereka tetap tidak mau mengalah.

''Ibu Sarah, pokoknya saya ingin anak ibu pergi dari kampung ini, atau di nikahkan secepatnya, tinggal pilih saja salah satu, masalah kalian mengaku atau tidak itu urusan kalian, mana ada maling yang mau ngaku, kalian pikir saya bodoh?'' Laki-laki bertubuh gempal dan berkumis tebal pun pergi meninggalkan rumah ibu dengan perasaan kesal.

''Baik, pak...! saya akan mempertimbangkan salah satu dari pilihan bapak,'' ucap ibu sembari mengantar ketiga orang itu keluar dari dalam rumahnya.

Adel dan Axel saling pandang merasa terkejut mendengar ucapan ibu. Apa mungkin ibu akan benar-benar menikahkan mereka berdua? kalau mengusir keduanya rasanya tidak mungkin ibu melakukan hal tersebut. Sepertinya nya hanya itu pilihan satu-satunya yang ibu punya, yaitu, menikah.

Setelah mengantarkan tiga warga itu keluar, Ibu pun kembali masuk ke dalam rumah dan duduk di tempat semula, mata ibu terlihat melotot menatap secara bergantian ke arah Adel dan juga Axel.

''Ibu mau tanya sekali lagi. Apa benar kalian keluar dari kamar yang sama?'' tanya ibu dengan suara terdengar menginterogasi.

Axel dan Adel mengangguk bersamaan.

''Terus,mereka melihat kalian?''

Keduanya kembali mengangguk secara bersamaan.

''Tapi sungguh, Bu. Kami benar-benar tidak melakukan apa-apa,'' Adel kembali menegaskan.

''Terus kenapa kalian keluar dari kamar yang sama, pagi-pagi, di lihat orang pula? apa mereka akan percaya jika kamu bilang kalian tidak habis melakukan apa-apa?'' suara ibu terdengar penuh penekanan.

''Sekarang begini saja, Minggu depan kalian menikah, titik.'' tambah ibu dengan suara tegas.

______________-----------______________

1
Stanis Belalawe
Leo mafia culun
Stanis Belalawe
bos mafia nangis,ga lucu deh
Stanis Belalawe
Leo mafia otak kosong,udah tau Alex adalah ancaman tp ga ada anak buah di rumah sakit
Stanis Belalawe
mafia apaan kaya si Leo
Sondry Kaday
Buruk
Sondry Kaday
Buruk
Sondry Kaday
Biasa
Sondry Kaday
Kecewa
Heny Rahayu
dari sekian novel mafia yg aku baca ,novel ini yg agak beda 🤣,temanya mafia kejam dan lain" tp kok isinya nangis terus /Facepalm/
Heny Rahayu
katanya mafia tp lemah dalam wanita/Facepalm/
Syahna Amira sy
foto siapa ya?
Syahna Amira sy
istrinya dijagain nggak tuh oleh pengawal...jgn lengah Leo harus selalu waspada apalagi udah ada istri baru aja dpt teror
Syahna Amira sy
jago beladiri tp manjat pohon nggak bisa??? apa iya bgtu? bukan'a KL orang jago beladiri pasti manjat pohon aja mah bisa x
Syahna Amira sy
setelah mangga'a dpt abis dipetik Leo ternyata Adel udah nggak pengen mangga LG... nyesek nggak tuh Leo??? biasanya orang ngidam Kya gitu🤣🤣🤣
Syahna Amira sy
nggak ada urat malunya tuh angel...Leo jadi bunuh Jimmy karena kelakuan'a malah dipancing LG... nggak ada otak kau🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️
Aminah Badai
si leo gmna si... udah tau mafia bnyk musuh istri drmh tanpa pengawal... lagian udah adel itu polos jagain lah yg ketat secara bos mafia anak buahnya bnyk
Aminah Badai
Luar biasa
Syahna Amira sy
ya ampun Leo bisa bisanya istri sendiri dikatain udik?? lagian jg km kenal Adel emang penjual gorengan kan...ya wajar lah KL nggak pernah ke mall tp ya nggak usah diomong jg x🤣🤣🤣
Aminah Badai
mafia ya judulnya??? knpa pemeran'a bgtu si tampangnya??? ekspetasi sendiri aja dah🤣🤣🤣
Sunarmi Narmi
Kalian suami istri tdk saling terbuka untuk menyelesaikan msalah..jdinya ya sprti ini...Leo bergerak sendiri dgn caranya Adel pun ingin bantu dgn caranya jg....Ambyarrrrrrr....sebuah nasehat buat kita para suami istri jgan sampai seperti ini penyelesaian mslah nya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!