NovelToon NovelToon
MENCINTAIMU DALAM DIAM

MENCINTAIMU DALAM DIAM

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Tamat
Popularitas:1.8M
Nilai: 4.8
Nama Author: Karlina Sulaiman

SEASON 1

Tentang Azzahra yang memiliki kehidupan rumit dan dicintai banyak laki-laki sampai hampir kehilangan nyawa.

SEASON 2

Tentang kehidupan Azzahra setelah menikah dan kehidupan kakaknya yang telah mendapatkan jodohnya masing-masing. Juga cerita laki-laki yang mendapat cinta tulus dari wanita lain setelah patah hati karena Azzahra.

SEASON 3

Tentang perjuangan cinta Azam dan Aisha dengan anak-anak dari sahabat orangtua mereka.

Penuh suka duka, juga perjuangan yang kuat dan tangguh dari mereka.

***

Ig. Karlina_sulaiman

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Karlina Sulaiman, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 17

Kak Arvie sangat panik melihat adiknya tidak sadarkan diri dan wajah adiknya telah terlumuri darah yang keluar dari hidungnya. Dengan sigap Kak Arta yang memang dari tadi bersama Azzahra menggendong Azzahra dan membawanya ke dalam kamar Azzahra.

"Panggil Dokter cepat!." Perintah Kak Arta.

"Ok... gue hubungi Dokter Iyan dulu." Kak Arvie dengan cepat langsung menghubungi Iyan.

"*Assalamu'alaikum, Iyan cepetan datang ke rumah ku, Azzahra pinsan."

"Waalaikumsalam.Iya aku segera kesana, sambil nunggu aku,coba usahakan bikin Azzahra sadar dulu!" ucap Iyan.

"Iya, ya udah cepetan, Assalamu'alaikum."

"Waalaikumsalam*."

Kak Azmy mengoleskan minyak kayu putih di bawah hidung Azzahra, sedangkan Kak Arvie memijat tangan Azzahra antar ibu jari dengan jari telunjuk.

Kak Arta hanya bisa diam melihat Azzahra yang berbaring lemah tidak sadarkan diri.

Mereka sudah melakukan berbagai cara agar Azzahra sadar namun usaha mereka hanya sia-sia karena sampai sekarang Azzahra belum sadar juga.

Lima belas menit kemudian Dokter Iyan datang, dan langsung di ajak Bi Mar ke atas ke kamar Azzahra.

"Assalamu'alaikum." salam Dokter Iyan ketika masuk ke kamar Azzahra.

"Waalaikumsalam Dokter." balas ketiga pemuda yang berada di sana.

Dokter Iyan langsung memeriksa Azzahra, Dokter Iyan merupakan Dokter Pribadi keluarga Abdullah. Walaupun Azzahra seorang Dokter namun mereka tetap memperkerjakan Dokter lain.

"Bagaimana kondisi adik ku?" tanya Kak Artis setelah Dokter Iyan selesai dengan pekerjaannya.

"Kondisinya tidak terlalu buruk, hanya saja."

"Hanya saja apa Dok?" sahut Kak Azmy.

"Hanya saja dia seperti baru saja mengalami guncangan dalam jiwanya, dia seperti seorang yang ketakutan. Apa dia punya trauma?"

"Ya aku baru ingat kalau Azzahra punya trauma, lebih tepatnya sih phobia." balas Kak Arvie.

"Apa phobia Azzahra?,terus masalah sama darah yang keluar dari hidungnya itu apa?" timpal Kak Arta.

"Darah itu karena Azzahra syok." ucap Dokter Iyan.

Kak Arvie mencoba mengingat-ingat apa phobia adiknya. Cukup lama dia mengingatnya.

Karena ke empat pria itu sedang sibuk membicarakan Azzahra, mereka sampai tidak menyadari bahwa Azzahra kini sudah sadar.

"Kak Arvie." panggil Azzahra lirih.

Kak Arvie yang masih berusaha mengingat phobia Azzahra langsung mendekati adiknya yang memanggilnya.

"Kakak di sini De, Azzahra kenapa nangis?" ucap Kak Arvie kemudian mendekap adiknya.

"Alhamdulillah ya Allah akhirnya Azzahra sadar juga." ucap Kak Azmy dan Kak Arta.

"Azzahra, mikirin apa?, coba bilang sama saya!" ucap Dokter Iyan.

"Udah-udah jangan nangis, kakak di sini sayang." ucap Kak Arvie lembut kemudian mengecup kepala adiknya.

"Azzahra takut Kak." jawab Azzahra memejamkan matanya dan menyembunyikan wajah cantiknya di dada bidang kakaknya.

"Iya, De. Takut apa sih coba kasih tau kakak, De!" ucap Kak Arvie.

"Azmy tolong ambilin air putih buat Azzahra." perintah Kak Arvie.

"Iya, gue ambilin dulu di dapur soalnya ini habis."

"Sepertinya Azzahra hanya butuh cerita sama kamu, kalau gitu aku pamit pulang ya Vie, Azzahra baik-baik ya sayang. Nanti ceritain ke Kak Arvie apa yang Azzahra takutin ok." Dokter Iyan mengusap kepala Azzahra pelan kemudian pamit untuk pulang dan di antar Kak Arta sampai depan rumah.

"Saya antar Dok." ucap Kak Arta.

Azzahra masih belum mau memberi tahu kakaknya bahkan sampai Kak Azmy dan Kak Arta balik ke kamarnya.

"Nih minum dulu Azzahra, biar tenang." Kak Azmy memberikan gelas kepada Azzahra yang langsung di terima dan di minumnya sampai tandas tak tersisa.

Setelah minum air putih yang di berikan Kak Azmy, Azzahra memeluk kakaknya lagi.

"Kak, aku takut Boneka Barbie, kenapa Kak Arvie malah bilang kalau mau beliin aku Boneka Barbie, Kak Arvie jahat banget." ucap Azzahra.

Dan seketika itu pula Kak Arvie ingat apa phobia adik kesayangannya itu.

"Jadi dia phobia sama Boneka Barbie bro. Pantesan tadi waktu lo bilang gitu Azzahra langsung teriak histeris." komentar Kak Arta yang duduk di ranjang samping Azzahra.

"Gimana sih lo bro, sama phobia adik sendiri sampai nggak ingat." timpal Kak Azmy.

"Sumpah gue lupa kalau Azzahra punya phobia itu, kalau gue ingat nggak mungkin lah gue tadi bilang gitu."

"Maaf in kakak ya De. Kakak nggak ingat kalau kamu phobia sama itu. Sekarang kan kamu udah tenang jadi lepasin kakak dong, kakak nggak bisa napas ini sayang." ucap Kak Arvie.

Azzahra langsung melepaskan pelukannya dari kakaknya kemudian memukul pelan saudaranya itu.

"Pelit banget sih Kak. Di peluk adik sendiri juga gitu amat." ucap Azzahra pura-pura ngambek.

"Alhamdulilah, Azzahra udah baikan lagi." ucap Kak Arta.

"Maaf in Azzahra ya Kak Arta, Azzahra ngerepotin Kakak."

"Nggak usah minta maaf, Arta pasti girang banget itu dapat pelukan dari kamu, aku aja ngiri banget." ucap Kak Azmy.

"Ngawur kalau ngomong lo Azmy, Azzahra nggak perlu minta maaf kok." ucap Kak Arta.

"Kakak-kakak ku yang tampan gagah dan sholeh jangan bilang sama Umi dan Abi ya kalau Azzahra kaya gini!" mohon Azzahra.

"Iya." jawab mereka.

"Yaudah De, kamu istirahat dulu ya. Kak Arvie sama mereka keluar ya." ucap Kak Arvie.

"Jangan dong Kak. Azzahra nggak mau istirahat, aku udah baikan kok."

"Kamu kalau di bilangin jangan bandel ngapa?, sekali kali nurut sama kakak ya sayang.Barusan aja masih minta peluk sambil bilang Kak Azzahra takut,sekarang udah nggak manja-manja lagi."

"Kak Arta sama Kak Azmy bantuin Azzahra dong, biar nggak di suruh istirahat.Kan aku udah nggak apa-apa plissss ya Kak." Azzahra menaik turunkan alisnya dan melihat ke arah kedua kakak laki-lakinya yang tidak seibu dan seayah itu.

"Vie izinkan lah adikmu itu, kasian kalau cuman di kamar terus, biar dia itu fress pikirannya.Lagian Azzahra aneh juga baru aja tadi bikin kita panik,nah sekarang kaya nggak terjadi apa-apa gitu." ucap Kak Azmy.

"Sebenarnya Azzahra masih takut Kak Arta, tapi kalau Azzahra di suruh istirahat sekarang sendirian Azzahra malah bakal tambah takut."

"Yaudah deh." ucap Kak Arvie akhirnya.

"Ini aku punya adik satu cewe udah aneh, suka nyembunyiin perasaan, ngeyel, hidup lagi, untung sayang."

"Azzahra ikut kakak yuk sayang." Kak Arta menggandeng tangan Azzahra dan mengajaknya ke ruang musik milik Azzahra.

"Kenapa ngajak aku ke sini?,Kak Arta mau nyanyi ya?" tanya Azzahra.

"Iya, spesial buat Azzahra."

"Idih emang Azzahra nasi goreng, Ya Allah ini kepala aku sakit banget."

"Emang nasi goreng apa spesial segala?" komentar Kak Azmy yang menyusul mereka.

"Enak tu bro, nasi goreng spesial pakai telur mata ayam, sama sayuran, dan pedes nya pakai cabai setan, uh nikmatnya." sahut Kak Arvie yang juga menyusul mereka.

"Emang ada telur mata ayam Kak?" tanya Azzahra.

"Ada dong, telur mata katak, telur mata gajah, telur mata singa pun ada." ucap Kak Arta membela Kak Arvie.

Azzahra tau itu hanya candaan saja.

"Kalau gitu Azzahra mau tanya kalian jawab ya!" kata Azzahra.

"Ok siap."

"Kalian duduk di bawah dong, biar Azzahra yang di kursi."

Ketiga pemuda itu langsung duduk di lantai kemudian menunggu Azzahra berbicara.

"Telur sama ayam duluan apa?, kalau yang nggak bisa jawab, bakal Azzahra coret pakai lipstiknya Azzahra. Coba di pikirin dulu!, Azzahra mau ambil lipstik di kamar Azzahra." ucap Azzahra.

Sedangan di kamar Azzahra sekarang dengan dalih mau mengambil lipstik langsung mengambil sebuah obat yang dia sembunyikan kemudian dengan cepat Azzahra minum obat itu.

Azzahra tidak mau kalau kakaknya tau jika dia mengonsumsi obat ini.

Sambil menunggu Azzahra ke tiga pemuda itu memikirkan antara telur dan ayam duluan apa.

Azzahra kini kembali lagi ke ruang musik kemudian duduk di kursinya.

"Udah tau jawabannya belum?" tanya Azzahra.

"Udah, jawabannya Ayam dulu De." ucap Kak Arvie.

"Bukan Ayam bro tapi telur dulu baru Ayam."jawaban Kak Arta.

"Ya Ayam dulu lah, kalau nggak ada Ayam nggak akan ada telur." timpal Kak Azmy.

"Kak Arvie sama Kak Azmy Azzahra coret ya." Azzahra langsung mencoret wajah tampan kakaknya dan Kak Azmy.

"Kok kita di coret sih?" protes mereka berdua.

"Asik gue enggak di coret, berarti gue pintar haha..." ucap Kak Arta bangga.

"Tos dulu Kak." Azzahra dan Kak Arta ber tos ria.

"Nih ya Azzahra kasih tau kenapa Kak Arta yang benar. Kan tadi Azzahra bilang telur sama Ayam duluan apa? ya jawabannya telur lah. Tapi kalau misal Azzahra bilang Ayam sama telur duluan apa, nah itu baru jawabannya Ayam, Faham nggak kalian berdua?"

"Faham sekarang kita." timpal Kak Azmy dan Kak Arta.

"Ok deh sekarang Kak Arta yang bakal ngasih pertanyaan.Jadi pertanyaannya adalah ada burung sepuluh di tembak dua yang terbang berapa?"

"Delapan lah." jawaban Azzahra.

"Delapan." jawaban Kak Arvie.

"Dua lah kan yang di tembak dua." jawaban Kak Azmy.

"Salah semua, haha... kalian aku coret."

Kak Arta mengambil lipstik dari tangan Azzahra kemudian mencoret wajah mereka ber tiga.

"Kenapa jawaban kita salah?" tanya Azzahra.

"Iya lah, kan burungnya ada sepuluh di tembak dua yang terbang berapa, ya sepuluh lah kan tembakannya meleset." kata Kak Arta.

"Tadi kan Kak Arta nggak bilang kalau tembakannya meleset." protes Azzahra.

"Ya pintar-pintar yang jawab aja lah."sahut Kak Arta.

"Sekarang giliran aku.Hewan apa yang bisa mengaji?" pertanyaan Kak Arvie.

"Hud-hud." ucap Kak Arta.

"Salah."

"Haha aku tau, pasti Unta kan?" jawaban Kak Azmy.

"Kenapa Kak Azmy jawab Unta?" tanya Azzahra heran.

"Karena Unta hidupnya di Arab." jawab Kak Azmy.

"Salah juga."

"Ini mah soal gampang banget Kak. Jawabannya Serigala kan?"

"Kenapa kamu jawab Serigala?"

"Karena dia ngaji nya gini... Auuuu dubillah."

"Adiknya Arvie itu emang pinter." ucap Kak Arvie.

Setelah Kak Arvie mencoret wajah Kak Arta dan Kak Azmy, kini giliran Kak Azmy yang memberikan pertanyaan.

"Hewan-hewan apa yang kalau mati langsung di do'a in?"

#Jangan lupa like all episode, komen and vote juga yah... Terima kasih 😘💕

Mungkin yang tau jawaban dari pertanyaan Kak Azmy bisa komen di bawah juga...

1
Yuliana Hartini
Thor msh sekolah gimana bagi waktu utk belajar dan nulis karyanya semoga tdk terganggu ya sekolahnya semangat terus ya 👍😃
Yuliana Hartini
Saya selalu semangat membacanya semoga thor semangat juga 👍😃
Yuliana Hartini
Sorry thor jawaban suka2 gue boleh sja, tp bisa nggak yg agak lembut dikit 👏👍
Yuliana Hartini
Lanjut thor tolong biar enak yg baca jalan ceritanya lebih tersusun rapii ya dn semangat trus 👍😃😃
Nana Bati
bagus banget ceritanya walaupun awalnya agak membingungkan.... lanjoooot thor 👍👍👍
Nana Bati
bahagia ....ternyata Allah maha baik diatas kegundahan Azzahra dia dititipkan janin yg sedang berkembang dirahimnya smp 9 bln.. lanjut thor 👍👍👍
Nana Bati
seruuuuu.... semoga endingnya membahagiakan... semangat thor 👍👍👍👍👍
imam zulkifli
sadar dong azahra
᪙ͤæ⃝᷍𝖒ᵗᵃʳⁱ♡⃝𝕬𝖋🦄❁︎⃞⃟ʂᶬ⃝𝔣🌺
cerita ny bgus ka...sllu bikin para readers ketawa
aku joker
semangat thor
Rinjani
happy happy walau jalan nya sendat2
Rinjani
🥰🥰🥰🥰🥰🤪🤪❤❤❤🤭🙏🙏🙏🙏
Rinjani
gatol MP
Rinjani
sedih trus..kok Azhara apes trusss seh Thor ...thor dihhh kok buat susah trusss😭😭
Rinjani
Azmy gila kok malah nyulik Azhara krn cinta di tolak🤭🤭🥰
Rinjani
Arta drh
Rinjani
ini cerita org Dubai yg anak hilang di sadur apa gmn nih apa hanya ngarang aja🤭🤭🤦‍♀️🙏
Rinjani
Arya kakak yg hilang yaa Azhara adik bungsunya
Rinjani
siapa Arya ya apa kakak Arvie dan Azharra
Rinjani
ceroboh ibu kok kayak anak2 yg minta mainnan ya namanya bukan zaman siti nurbaya u nikah paksa..kayak kekurangan laki🤭🤭🤦‍♀️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!