NovelToon NovelToon
Sistem Raja Cuan Membangun Kampung Halaman

Sistem Raja Cuan Membangun Kampung Halaman

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Mengubah Takdir / Fantasi Isekai
Popularitas:13.6k
Nilai: 5
Nama Author: Nissa Safira

Lelah menjadi budak korporat di kota besar tanpa hasil dan malah dikhianati oleh orang terdekatnya, Yao Wi memutuskan menyerah dan pulang ke kota kelahirannya yang miskin dan terbelakang. Namun, siapa sangka keputusannya untuk menyerah justru menjadi titik balik hidupnya saat sebuah sistem misterius tiba-tiba aktif di kepalanya.

Ding!

​[Selamat datang, Tuan Rumah Yao Wi.]

​[Sistem ini bertujuan untuk membantu Anda mengubah kota kelahiran Anda yang tertinggal menjadi kota paling makmur di bumi.]

​[Aturan Utama Sistem: Tuan rumah akan menerima seratus ribu setiap hari dari setiap jiwa yang terdaftar resmi sebagai warga kota ini.]

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nissa Safira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 27

Bau amis darah yang sangat pekat menusuk rongga hidung Taipan Zhao, memaksanya terbangun dari tidur lelapnya.

Cahaya fajar baru saja menyingsing, menembus celah gorden kamar tidur mewahnya di penthouse lantai tertinggi menara Donghai.

Taipan Zhao mengerjap, pandangannya masih kabur. Namun, ketika matanya mulai menyesuaikan diri dengan cahaya redup, jantungnya seakan berhenti berdetak.

Di atas ranjang ukuran besar miliknya, tepat di samping kakinya, sembilan mayat berpakaian taktis hitam bertumpuk dengan kondisi tulang-belulang yang hancur mengerikan. Darah segar menodai seprai sutra putih yang berharga ratusan juta rupiah.

"A-apa-apaan ini?!" jerit Taipan Zhao histeris, tubuh gemuknya terguling jatuh dari ranjang hingga membentur lantai marmer.

Di sudut ruangan, sosok pemimpin skuad Viper berdiri gemetar, seragamnya acak-acakan dan matanya memancarkan teror absolut.

"Saya sudah mengantarkan mereka sesuai perintah, Bos Zhao," ucap pemimpin pembunuh itu dengan suara serak yang nyaris menyerupai rintihan.

"Pesan dari Tuan Yao Wi... cuci leher Anda bersih-bersih, karena pagi ini dia sendiri yang akan datang menebasnya."

Setelah mengatakan itu, pembunuh bayaran kelas dunia yang biasanya tak kenal takut tersebut langsung berbalik dan melompat keluar dari jendela yang terbuka, melarikan diri dari negara ini secepat mungkin tanpa memedulikan apa pun lagi.

Taipan Zhao merangkak mundur hingga punggungnya menabrak dinding dingin. Napasnya tersengal-sengal.

Skuad Viper yang legendaris, yang dibayarnya seharga lima puluh miliar rupiah semalam, telah dimusnahkan bahkan sebelum fajar tiba?

"Tidak mungkin... ini pasti ilusi!" raung Taipan Zhao panik. Ia bergegas meraih ponsel di atas meja nakas dan menekan tombol panggilan darurat. "Siapkan helikopter di atap sekarang juga! Kita tinggalkan provinsi ini!"

Namun, suara yang menjawab dari seberang saluran telepon bukanlah suara pilot pribadinya.

"Maaf, Tuan Zhao. Helikopter Anda baru saja disita sebagai aset jaminan atas hutang perusahaan yang gagal bayar," terdengar suara wanita yang sangat familiar, dingin dan penuh perhitungan.

Itu adalah suara Bai Lu.

Brak!

Pintu kayu mahoni berukir emas di kamar Taipan Zhao hancur berkeping-keping, ditendang dari luar dengan kekuatan yang tidak manusiawi.

Dua anggota Pasukan Bayangan melangkah masuk bak malaikat maut, menyeret tubuh kepala pengawal pribadi Taipan Zhao yang sudah tak sadarkan diri, lalu membuangnya ke lantai.

Di belakang mereka, Yao Wi melangkah masuk dengan setelan jas abu-abu perak yang rapi, seolah ia baru saja datang untuk menghadiri rapat santai, bukan memimpin sebuah invasi berdarah.

Di sebelah kanannya berjalan Shen Yue yang membawa tumpukan dokumen legal, dan di sebelah kirinya adalah Bai Lu, mantan agen andalan Taipan Zhao yang kini menatapnya dengan tatapan merendahkan.

"Pagi yang indah, Taipan Zhao. Kuharap hadiah kecil yang kukirimkan semalam membuat tidurmu nyenyak," sapa Yao Wi dengan senyum tipis yang mematikan.

Taipan Zhao mencoba berdiri, egonya sebagai penguasa dunia bawah memaksanya untuk tetap terlihat tangguh meski kakinya gemetar hebat.

"Yao Wi! Kau pikir kau bisa masuk ke wilayahku begitu saja?!" bentak Taipan Zhao, meski suaranya bergetar. "Aku punya koneksi dengan pejabat tinggi provinsi! Jika kau menyentuhku, polisi akan memburumu!"

Yao Wi tertawa kecil, tawa yang bergema dingin di ruangan berbau darah tersebut.

Ia memberi isyarat tangan kepada Bai Lu. Kepala Divisi Intelijen barunya itu melangkah maju dan melemparkan sebuah flashdisk perak ke lantai tepat di depan kaki Taipan Zhao.

"Di dalam flashdisk itu, terdapat seluruh rekaman pencucian uang, penyuapan pejabat, dan pembunuhan rival bisnis yang Anda lakukan selama sepuluh tahun terakhir," ucap Bai Lu datar. "Saya telah mengirimkan salinannya ke markas besar kepolisian pusat di ibu kota negara lima menit yang lalu. Pejabat lokal pelindung Anda sudah tidak bisa menyelamatkan dirinya sendiri, apalagi Anda."

Wajah Taipan Zhao berubah seputih kertas. Keringat dingin mengucur deras dari dahinya. Bai Lu adalah penyimpan rahasianya yang paling dalam, dan pengkhianatan wanita itu benar-benar menjadi paku terakhir di peti matinya.

"T-tolong... apa yang kau inginkan, Yao Wi?" suara Taipan Zhao akhirnya pecah, berganti menjadi permohonan yang menyedihkan. "Aku akan memberikan setengah dari wilayah Donghai untukmu! Kita bisa menjadi rekan kerja!"

Yao Wi mendekat, menatap pria paruh baya yang kini berlutut di depannya. Tidak ada setitik pun empati di mata pemuda itu.

"Setengah?" ulang Yao Wi dengan nada mengejek. "Kau menyewa pembunuh untuk mengambil nyawaku, dan kau pikir harga permintaan maafmu hanya setengah wilayah?"

Yao Wi menjentikkan jarinya. Shen Yue segera melangkah maju dan meletakkan sebuah dokumen tebal beserta pena berlapis emas di atas meja kaca yang tak jauh dari mereka.

"Ini adalah surat pemindahan hak milik mutlak. Seluruh aset fisik, kelab malam, properti real estat, dan kas negara bagian dari grup bisnis Anda di Donghai akan diserahkan kepada Linzhou Corp," jelas Shen Yue dengan nada tegas seorang CEO. "Sebagai ganti rugi atas 'tekanan mental' yang diderita oleh Bos kami semalam."

"K-kau merampokku sampai ke akar-akarnya?!" teriak Taipan Zhao, air mata keputusasaan mulai menggenang. "Jika aku menandatanganinya, aku akan menjadi gembel di jalanan!"

Yao Wi menunduk sedikit, berbisik dengan suara yang hanya bisa didengar oleh pria itu. "Pilihannya sederhana, Zhao. Kau keluar dari ruangan ini sebagai gembel yang masih bernapas, atau kau tetap tinggal di ruangan ini bersama mayat-mayat anak buahmu."

Aura membunuh yang dikeluarkan oleh Pasukan Bayangan di belakang Yao Wi membuat suhu ruangan terasa sedingin es.

Dengan tangan bergetar hebat, Taipan Zhao merangkak menuju meja, meraih pena tersebut, dan menandatangani surat penyerahan asetnya sambil menangis tersedu-sedu. Egonya, kekayaannya, dan kekuasaannya selama puluhan tahun musnah dalam waktu kurang dari satu jam di tangan seorang pemuda dari Linzhou.

Ding!

[Misi Penaklukan Regional Selesai: Menghancurkan Taipan Zhao dan mengambil alih ekonomi Provinsi Donghai.]

[Hadiah Sistem: Membuka Fitur 'Dominasi Infrastruktur' dan penambahan bonus likuiditas tunai sebesar 5 Miliar Rupiah.]

Yao Wi mengambil dokumen itu dan menyerahkannya kepada Shen Yue, lalu berbalik badan tanpa sedikit pun melihat lagi ke arah Taipan Zhao yang kini terisak di lantai layaknya anak kecil.

Di luar gedung, sirine mobil polisi pusat mulai terdengar meraung-raung mendekati menara tersebut, bersiap menangkap Taipan Zhao atas semua bukti kriminal yang telah dibocorkan oleh Bai Lu.

"Ayo kembali ke Linzhou," ucap Yao Wi santai sambil merapikan jasnya. "Kota kita yang baru sedang menunggu untuk dibangun ulang dari nol."

Hari itu, sejarah baru terukir di dunia bawah dan dunia bisnis. Provinsi Donghai telah resmi bertekuk lutut, dan Kerajaan Linzhou Corp baru saja melebarkan sayapnya menjadi raksasa regional yang tak tersentuh.

1
Fajar Fathur rizky
aturan mentri zhou di bantai
Hadi Hadi
mantap🤭
Hadi Hadi
sikat💪
Hadi Hadi
up up
Kirigaya Haruto
tinggi gedungnya 5 kali burj khalifah
Kirigaya Haruto
alur ceritanya bagus dan gak berbelit-belit walaupun aku gak tau uangnya dari mana bisa ngeluarin uang sebanyak itu
Fajar Fathur rizky
hahahaha mampus kau
Kirigaya Haruto
linzhou itu kota di China gimana bisa di linzhou ada jalan sudirman yang lekat sama kota2 di Indonesia
Kirigaya Haruto
kan harusnya jumlah uangnya itu 4.348.550.000 kenapa dia bisa ngeluarin 5m hari ini kan uangnya seharusnya gak cukup
Kirigaya Haruto: aku sebagai pembaca veteran selalu menemukan pola yang sama jumlah uang yang keluar sama jumlah uang yang masuk itu gak seimbang banyakan uang keluar dari pada uang yang masuk
total 2 replies
Hadi Hadi
up💪
Nissa Safira: terima kasih kaka hadi🥰🙏
total 1 replies
Hadi Hadi
up up up💪
Hadi Hadi
lanjut💪
Hadi Hadi
good😍
Hadi Hadi
semangat💪
Hadi Hadi
mantap😍😍💪
Hadi Hadi
semangat💪
Hadi Hadi
bantai💪
Hadi Hadi
mantap
Hadi Hadi
sikat
Hadi Hadi
lanjut💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!