NovelToon NovelToon
Adik Kandungku Melahirkan Anak Suamiku

Adik Kandungku Melahirkan Anak Suamiku

Status: tamat
Genre:Romantis / Nikahmuda / Cintamanis / Patahhati / Tamat
Popularitas:818.4k
Nilai: 4.8
Nama Author: BRATA_YUDHA

Kisah perjalanan hidup Ratna, seorang istri yang dikhianati oleh adik kandung dan suaminya sendiri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon BRATA_YUDHA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

16

"Waduh, enggak ada kalau segitu. Paling-paling tinggal 7 bungkus" ucapku menjelaskan.

Lelaki itu kembali lagi ke mobil untuk bertanya pada bosnya. Lalu kembali lagi kewarungku.

"Ya udah enggak apa-apa, cicip dulu" ucapnya sambil tersenyum hangat. Aku buru-buru membuatkan pesanannya, setelah selesai langsung saja  menyerahkan bungkusan berisi makanan itu pada sang supir.

"Gorengannya sekalian ya, seadanya aja" ucapnya kembali. Aku membungkus gorengan yang tersisa yang hanya tinggal 10 ribu.

"Semuanya 45000 pak" ucapku sambil kembali menyodorkan gorengan yang sudah dibungkus kantong plastik. Dia memberikan uang berwarna biru, setelah aku memberinya kembalian, dia langsung kembali ke mobil milik bosnya.

"Makasih pak udah ngelarisin" ucapku sedikit berteriak, sopir itu mengangguk dan membunyikan klakson sembari melajukan mobilnya dengan perlahan. Samar-samar ku lihat lelaki berkacamata itu menatapku dari balik kaca mobil. Entahlah mungkin hanya perasaanku saja saat itu.

Setelah kepergian mobil itu aku segera menutup warungku karena sudah habis-habisan. Aku beristirahat dikamarku sambil mengamati Ikhsan yang sedang bermain dengan mobilan dan lego miliknya. Rasanya sangat lelah, bukan! bukan karena jualan, tapi hati dan fikiranku yang sangat lelah. Puja dan mas Ilyas seperti tak berhenti membuatku setress, aku terus berfikir dari mana mendapatkan uang sebanyak itu, harus pada siapa aku meminta pertolongan.

'Ya Allah bantu aku' do'aku saat itu.

********

Keesokan harinya aku masih menjalani hari-hariku seperti biasa, aku tak bisa berbuat sesuatu, fikiranku sudah buntu. Aku sudah serahkan semuanya pada Allah, jika memang Puja mau membawa ini ke ranah hukum, aku menurut saja. Tidak mungkin aku bisa mendapat uang sebanyak itu. 50 juta bukan uang sedikit, itu sangat banyak dan dalam waktu seminggu itu sesuatu yang sangat mustahil bagiku.

Lagi-lagi kang Sofyan mampir ke warungku. Seperti biasa dia mampir kewarungku untuk membeli nasi uduk dan gorengan.

"Kayak biasa ya Na" ucapnya. Aku mengangguk dan segera membuatkan pesanannya.

"Kamu kenapa? apa lagi ada masalah?" tanya kang Sofyan. Mungkin dia melihat mimik wajahku yang tengah bersedih.

"Enggak apa-apa kang" jawabku sambil tersenyum kecut.

"Cerita aja sama akang kalo lagi ada masalah, siapa tau kang Sofyan bisa bantu". ucapnya.

Aku berfikir, apa sebaiknya cerita saja pada kang Sofyan, sebab aku sudah sangat sesak menahan semua sendirian. Aki tidak kuat, aku butuh teman untuk berbagi cerita. Aku menangis dan menceritakan semua masalahku pada kang Sofyan dari awal sampai dengan Puja yang meminta uang 50 juta dalam jangka waktu satu minggu.

Kang Sofyan mendengarkanku dengar mimik wajah prihatin. Setelah puas mengeluarkan unek-unekku, kini giliran kang Sofyan yang mulai bicara.

"Ya Allah, mereka sudah keterlaluan Ratna! kenapa mereka sampai tega sama kamu, Puja juga, Astagfirullah. Akang gak habis fikir, Puja adik kandung kamu...! Akang sebenernya punya tabungan, tapi enggak sampai 50 juta, kalau Ratna mau pake du.." ucapannya mengambang diudara saat aku dengan cepat memotong ucapannya.

"Enggak kang, Ratna gak mau akang ikut masuk kedalam masalah ini. Ratna cuma mau cerita aja. Akang sudah banyak berkorban dan juga berbaik hati sama Ratna dan Ikhsan. Ratna gak mau nyusahin kang Sofyan lagi" ucapku menolak dengan tegas. Aku tahu kang Sofyan ikhlas menolongku. Tapi aku tak mau memiliki hutang budi seperti kepada mas Ilyas dulu, yang hingga kini masih diungkit-ungkit. Aku takut jadi boomerang dan menjadi masalah disuatu hari nanti.

"Kapan mereka datang kesini lagi? orang-orang kayak mereka harus dikasih pelajaran biar gak terus-terusan seenaknya! kamu bakalan terus ditindas! Ya Allah, kenapa mereka bisa sejahat itu sih, apa mereka enggak takut di azab!" ucap kang Sofyan berapi-api.

"Dia ngancem mau bawa polisi, ya udahlah Ratna pasrah aja, mau gimana lagi coba kang. Biar aja nanti dikantor polisi Ratna buka semua aib mereka berdua!" ucapku frustasi.

"Kalau cuma ucapan tanpa bukti gak akan menang Ratna, paling juga nanti mereka berkelit dan mungkin malah memutarbalikan fakta, ditambah mereka punya uang, jaman sekarang uang lebih berkuasa dari pada kebenaran" ucap kang Sofyan lesu.

"Iya kang, akang bener. Semuanya sudah hancur karena kebodohan Ratna, Ratna terlalu bodoh jadi perempuan! Ratna bego! Ratna goblok! bahkan rumah peninggalan orang tua satu-satunya aja Ratna gak bisa jaga. Ratna emang gak berguna sama sekali jadi manusia!" aku terus merutuki diri sendiri dengan air mata yang terus mengalir membasahi pipiku. Semua memang berswal dari kesalahanku yang terlalu bodoh dan mempercayai mereka begitu saja tanpa curiga sedikitpun, Kang Sofyan hanya menghembuskan nafasnya juga berusaha membuatku tenang.

Tanpa kusadari saat itu sudah ada mobil merah yang parkir didepan warungku.

"Ceu, kang, maaf ya ganggu, saya mau beli nasi uduknya lagi" ucap seorang lelaki kemarin yang sempat melihat dan mendengar percakapanku dengan kang Sofyan. Buru-buru aku menghapus air mataku.

"Berapa bungkus pak?" tanyaku.

"Seadanya aja" ucapnya.

"Ya udah, kang Sofyan ke tambak dulu ya, nanti kesini lagi." ucap kang Sofyan berpamitan.

"Iya kang" jawabku lalu bergegas membuatkan pesanan pak sopir.

"Emangnya buat siapa pak nasi sebanyak ini?" tanyaku berbasa-basi pada sang sopir saat menyerahkan nasi uduk pesanannya.

"Buat karyawan bos" jawab supir itu. 

Aku mangut-mangut. Setelah membayar makanannya sang supir kembali kedalam mobilnya. Lagi-lagi aku melihat lelaki berkacamata hitam itu sedang menatapku dari balik jendela mobil.

*******

Seminggu sudah berlalu, aku belum juga mendapatkan uang yang diminta Puja. Malam harinya aku mondar-mandir kebingungan diruang tamu, perasaanku sangat risau dan khawatir. Ikhsan juga rewel terus, aku seperti memiliki firasat buruk. pagi sampai sore Puja belum menampakkan diri, yang kutakutkan saat malam seperi ini mereka menghampiriku, disaat aku kesulitan mencari pertolongan. Disaat keadaan sepi, sunyi dan juga sendirian. Mereka berdua aku sendiri, dari segi kekuatan, mereka akan menang melawanku.

Ragu-ragu aku menghubungi kang Sofyan untuk menemaniku, tapi aku juga takut akan jadi fitnah. Perempuan dan lelaki yang bukan mukhrim dalam satu atap sudah pasti akan menimbulkan kecurigaan orang-orang. Ditambah kang Sofyan juga sudah memiliki seorang tunangan dan sebentar lagi akan menikah, aku takut ada kesalahfahaman. Aku tak mau calon istri kang Sofyan marah dan menganggapku seorang pelakor. 

Disaat masih asyik dengan kebingungan, aku melihat sorot lampu mobil menembus kaca jendela rumahku lalu mobil itu perlahan memasuki pekarangan rumahku. Dan tidak lama setelah mobil itu berhenti, keluarlah dua orang manusia yang paling aku benci dan tak ingin kulihat. Aku terhenyak, seketika suasana berubah tegang.

'Benar itu mereka'

Aku tak boleh takut, aku harus bisa menghandapi orang-orang seperti mereka. 

"Ratna, buka pintunya!" mas Ilyas menggedor pintu rumahku dengan sangat keras dan tidak sabaran. 

Aku bergegas membuka pintu itu dengan Ikhsan yang berada di gendonganku. 

"Belum tidur kamu rupanya!" ucapnya sambil menyeringai licik. 

1
Ririn Novianti
Kecewa
Ririn Novianti
Buruk
Anifa Anifa
intinya jelek novel nya
Efgarft🏴‍☠️: CUMA BISA BACOOOTTT DOANK, EMANG LUU BISA NULIS NOVEL ??? DASAR GOOBLOOOKKKKKK !!!!!!
total 1 replies
Neneng Liauw
s Ratna bodoh nya akut
Neneng Liauw
tetap az dsni yg bodoh itu s Ratna.
sok berhati malaikat.
Meygawati Faruk
Luar biasa
Micke Rouli Tua Sitompul
ilyas
Micke Rouli Tua Sitompul
usir puja dari rmh marvel
Micke Rouli Tua Sitompul
karma untuk puka
Micke Rouli Tua Sitompul
karma buat perselingkuh
Bunda alzatafa
woooww karya yang bagus
moemoe
Jangaaan louis please
moemoe
Telat khawatirnyaaa,,, knp kmren gk diizinkan dia pergi lg???
moemoe
Emang beneran bodoh s ratna ni,,, ngapain laikny smbunyi klo mau d kasi tahu
moemoe
Dia mau goda marvel lg bodoh
moemoe
Ywd kau ngelamar aja jdi pembantu d situ Ratna. Bs tggl d situ aman lg
moemoe
Kn dh tanda tngan cerai, kok masih istri org?
moemoe
Ku rasa s ilyas ni bankrut
moemoe
Loh? Kok kesitu? Ilyas tau ya k tangkap lg laah
moemoe
Ngapain ngemis siih,,, minta cerai aja udh kluar dri situ
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!