NovelToon NovelToon
Izinkan Aku Membenci

Izinkan Aku Membenci

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:2.1M
Nilai: 4.8
Nama Author: Aryani

Astari Rahayu , wanita muda yang sangat gesit dan lincah bertemu dengan seorang pria yang selalu memandang wanita dengan curiga tetapi saat bertemu Astari ia mempunyai ketertarikan yang tidak disembunyikan. Apakah Mereka dapat menjalin hubungan sebagai pimpinan dan bawahan atau bahkan percintaan ?.





Hai hai haaaiii.
Ini adalah buku ketiga aku, Aku mohon dukungan , kritik dan sarannya yang membangun.
Dan jangan lupa untuk Like dan Vote karya aku yaaaa...

Selamat membaca...😘😘😘😘

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aryani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 17

Sore ini Kevin membawa Asta kesebuah toko perhiasan untuk memilih cincin tunangan dan juga cincin kawin untuk mereka berdua .

Untuk cincin kawin Asta memutuskan untuk memilih cincin polos tanpa.hiasan apapun sementara untuk cincin pertunangan Kevin yang memilih nya karena ia tidak percaya dengan pilihan Asta.

" Kita cari makanan dulu ya," ajak Kevin pada Asta .

" Okey," jawabnya mengiyakan ajakan Kevin.

Mereka memasuki sebuah restoran, setelah memesan makanan Kevin menatap Asta membuat gadis itu tersenyum.

" Kamu kenapa sih kalau diminta cari sesuatu pasti tidak sesuai dengan yang ku inginkan serta mengecewakan ." tegur Kevin sambil memperhatikan wajah Asta yang hanya tersenyum .

" Siapa bilang mengecewakan ?, aku suka kok . Kau tahu tidak kalau cincin kawin polos itu maka diharapkan pernikahannya akan aman sentosa tanpa adanya gangguan." ucap Asta serius.

" Mitos , siapa yang bilang .""

"Aku lah, kan barusan aku yang bicara," jawab Asta santai membuat Kevin gemas dan menarik rambut keriting nya yang keluar dari ikatannya.

"Rambutmu keriting mengikuti siapa?."

" Mama, apa kamu tidak lihat rambut mama keriting ?."

" Tidak, mama kan pakai kerudung ga mungkin aku membukanya ," jawab Kevin.

" Kau serius belum pernah pacaran atau punya kekasih ?," tanya Kevin penasaran.

"Hemm, beda jauh ya ?."

" Maksudnya ?."

"Iya beda jauh sama kamu yang udah pengalaman."

" Bagus kan, anak bawang ketemu sama ahlinya ?."

" Ahli apaan?."

"Ahli matahin hati perempuan," jawab Kevin sambil meraih telapak tangan Asta.

Asta tersenyum karna seminggu ini Kevin sangat berbeda walaupun kadang masih suka bikin jengkel .

" Asta, dikelurgamu usiaku lebih dekat dengan siapa ?."

" Kak Rizky, hanya Kak Rizky lebih muda setahun tapi kalian lahir dalam bulan yang sama ."

"Kalau Kak Krisworo dan Bima ?."

"Kakak usianya empat puluh lima sedangkan Kak Bima tahun ini usianya dua puluh tujuh dan papah tahun ini masuk masa pensiun."

" Dengan Kak Krisworo bagaimana hubungan mu ?."

" Kakak, bagi kakak bisa dibilang aku bukan hanya adiknya tetapi juga seperti putri sulungnya , karena saat papa masih perwira aktif aku lebih banyak dijaga oleh kakak," Asta bercerita dengan rasa bangga, dan hal tersebut terlihat jelas oleh Kevin.

" Bagaimana dengan Bapak?," tanya Asta.

" Bagaimana kalau tidak dalam urusan kerja tidak usah panggil bapak ?," ujar Kevin.

Dengan wajah geli Asta menatap Kevin," baiklah bagaimana dengan mu ?."

" Kau sudah tahu orang tua ku tinggal di Bali , aku anak tunggal, ibu kandung ku sudah meninggal sementara Ayahku menikah lagi dengan tunanganku walaupun mereka sudah berpisah dan Ayah menikah kembali dengan adik ibu ku ," Kevin menjelaskan dengan cepat membuat Asta terbelalak.

" Benarkah ?."

" Apanya ?."

"Tunangan mu ?, bagaimana ia bisa tertarik dengan ayahmu ?, apakah kamu tidak perduli padanya, atau ia melihat ayahmu lebih dapat diandalkan ."

" Mungkin yang kedua, pada saat itu," ucap Kevin terdengar sinis.

" Bagaimana hubungan kalian sekarang?, canggung, bermusuhan atau apa ?."

" Mereka sudah berpisah untuk apa aku perduli , bukankah kamu mendengar ketika Ayah memperkenalkan diri pada keluarga mu ?."

" Aku tidak perhatikan."

" Lalu apa yang kamu perhatikan, atau kamu terlalu sibuk perhatikan diriku ?," tanya Kevin dengan nada menggoda membuat Asta terbelalak kesal.

" Hah, tidak lah, aku rasa kita sama-sama masih marah. Benar tidak ?."

" Mungkin ," jawab Kevin tidak perduli.

Asta bermaksud menjawabnya kembali tetapi pesanan mereka sudah datang sehingga Kevin meminta Asta agar menikmati hidangan lebih dulu.

"Aku perhatikan makanmu sedikit, kenapa ?."

" Karna aku banyak ngemil jadi aku harus menjaga porsi makanku ."

Asta menatap Kevin dengan pandangan bertanya , sehingga pria itu bertanya ," Ada apa ?."

" Sebenarnya aku ingin membicarakannya dikantor tadi, tapi aku lihat kamu sedang sibuk jadi,-

" Jadi baru bicara sekarang ?."

" He eh, ini berhubungan dengan Pak Andi dari divisi perumahan." Asta menunggu reaksi Kevin, tetapi pria itu hanya menunggu Asta melanjutkan kalimatnya.

" Kau pasti tahu bagian keuangan selalu mendapat nilai kurang bagus dalam kinerja mereka yang selalu memberikan laporan akhir. Aku sudah bertanya pada Pak Derry ternyata masalahnya selalu terletak pada Pak Andi. Pak Derry sudah menegurnya berkali-kali tetapi selalu diabaikan. Dan kurasa disinilah letak kesalahan Pak Derry yang tidak mengatakannya padamu ."

" Divisi perumahan dipegang oleh Andi ?, sejak kapan ?," Kevin menatap Asta dengan heran .

" Maksudnya ?."

" Saat aku memulai bisnis perumahan bagian keuangan dipegang oleh Wilma, dan bukan Andi karna aku tidak pernah setuju dengan orang itu," jawab Kevin dan ia segera menghubungi Irwan bagian HRD.

" Hallo Irwan, sejak kapan Andi memegang jabatan keuangan bagian perumahan?," tanya Kevin dengan suara tajam.

" Maaf Pak, Pak Andi memegang jabatan sudah tujuh bulan yang lalu saat Ibu Yunita membawa surat keputusan dari Pak Restu , dan juga terdapat tanda tangan Bapak." jawab Irwan dengan gugup .

" Dan apa jabatan Pak Restu diperusahaan ku ?."

" Salah satu pemegang saham minoritas Pak ?."

" Kirim segera ke email ku skep Andi yang kamu bilang tadi terdapat tanda tanganku," Kevin seperti ingin meledak dan ia langsung menutup sambungan telponnya.

" Pak Restu itu bukankah ayahmu ?."

" Ya, calon mertua mu."

" Aku tidak mengerti ?, kalau Pak Andi mendapatkan rekomendasi mengapa tidak bekerja dengan baik ."

" Kau tahu bisnis ini baru setahun aku lakukan bekerja sama dengan Mr. Kim walaupun aku sebenarnya kurang setuju saat ayahku memasukkan Yunita sebagai salah satu direktur pemasaran. Dan selanjutnya aku tidak peduli lagi dengan bidang tersebut."

" Kamu terlalu mengambil resiko untuk rugi bila kamu tidak perduli. Lalu mengapa tidak kamu alihkan saham tersebut."

" Aku adalah pemegang saham terbesar dan aku tahu resikonya bila aku mengalihkan saham pada pihak luar, jadi aku mempunyai rencana untuk mengalihkan padamu, anggap saja sebagai hadiah pernikahan dan juga beban yang harus kamu terima," jawab Kevin sambil melirik Asta untuk melihat reaksi gadis didepannya .

" Terima kasih, kurasa itu keuntungan buatku saat suamiku nanti sedang menghabiskan waktunya diluar rumah aku sibuk mengupayakan sebuah rumah yang cocok untuk mengurung suaminya ," Asta menjawab dengan suara sinis hingga Kevin jengkel sendiri.

" Kembali ke masalah Derry, menurut mu apa yang akan kamu lakukan sebagai Presdir?," tanya Asta ketika ia melihat Kevin membuka handphone nya .

" Ada pemalsuan tanda tangan ku pada skep yang dibawa Yunita kepada Irwan," Kevin berkata pelan tetapi terdengar berbahaya.

" Maksudmu?."

" Kamu membawa surat yang berisi tanda tangan ku ?."

Asta mengeluarkan surat yang bertanda tangan dari tas kerjanya dan memberikannya pada Kevin.

" Jelas terlihat bukan ?."

" Ya, selama aku bekerja, aku selalu memperhatikan untuk surat penting yang menyangkut perusahaan kamu selalu memberikan tanda stempel berupa sidik jari sedangkan ini sama sekali tidak ada. Apakah itu berarti ada penipuan atau penyalahgunaan wewenang ?."

" Keduanya.Besok aku akan mengalihkan sahamku untuk mu jadi lakukan yang menurutmu sebagai langkah terbaik. Kau tahu aku sama sekali tidak ingin bertemu dengan Yunita ."

1
bunda R2
karya yg bagus,, 👍
Neni Marlina
Bagus sekali cerita nya
mom sya
keren cerita nya Thor,cma NT iklannya Masya Allah bkin nauzubillah
mom sya
the best
Dhinok Farrel
Thor punten....
kok brasa kurang sreg nya, klo tokoh nya umur br 19th trus luar biasa kebiasaan nya...terlalu nggak ada mnrt saya...klo usia 22-23 msh lah, sarjana, bisa basa asing, kebiasaan yg diatas rata²...🙏
Imelda Benu
novelnya bagus...ceritanya masuk akal dan menarik
Despa Silpia
ceritanya kerennnn
Ariyani Ariyani
saking asik nya baca baru ngeh nama author nya sama dengan diriku
semangat ya dd othor say moga sehat dn bahagia sllu🤲 suka cerita nya gk bertele tele moga sampai ending nya pun begini gk bertele tele🥰🥰🥰🥰
Lu Sri
Luar biasa
Veronica Maria
ambarawa tuh adem. banyak daerah wisata jg di sktr. jajanan pun pinuk2. apakah otor dr ambarawa ?
👑 ☘s͠ᴀᴍʙᴇʟ͢ ᴍᴀᴛᴀʜ💣
sy sangat memikmati MC cewek jiwanya kuat walau gak harus jago karate. otornya cerdas
👑 ☘s͠ᴀᴍʙᴇʟ͢ ᴍᴀᴛᴀʜ💣
gada dramatisir yg lebayisme... mantabs👍🏻
👑 ☘s͠ᴀᴍʙᴇʟ͢ ᴍᴀᴛᴀʜ💣
waaaaa, jebule... 😄 kereenn, otornya cerdasss👍🏻
👑 ☘s͠ᴀᴍʙᴇʟ͢ ᴍᴀᴛᴀʜ💣
ya ampyun... syukaaaa bgt😍😍
👑 ☘s͠ᴀᴍʙᴇʟ͢ ᴍᴀᴛᴀʜ💣
aq baca lagi utk yg kesekian kalinya. aq.syuka baca nopel yg bkin pembaca pinter. nulis lg dong, mbak Tor
Dwi Hartati
asta.... love u
Dwi Hartati
kevin tanya asta memastikan tidak kabur..... kan ia ingat 3 hari sebelum nikah 2 thn yang lalu😆😁😄
Dwi Hartati
semangat thor..... suka sama ceritanya.....
Nadia Laili
cerita nya Bagus dan tatanan bahasa nya jg bagus,,good Thor,, semangat
Dwi Alviana
kayak alter ego bkn sih
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!