NovelToon NovelToon
Istriku Canduku

Istriku Canduku

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Misteri / Perjodohan / Tamat
Popularitas:2.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: oniya

Tamat!!
Sekuel dari novel 'Budakku Canduku'

Follow IG Othor @Oniya_99

(Devan&Lona)

Kesalahan yang pernah ia lakukan pada Istrinya, membuatnya mengambil langkah untuk melindungi sang istri dengan nyawanya. Perempuan yang dulunya ia siksa, kini menjadi istri tercinta yang Bibirnya, hidungnya, matanya, tubuhnya, serta kebaikkan hatinya benar-benar menjadi candu bagi seorang Devano Dizon.

(Aron&Anna)

Malam itu :

"Siapa yang mengambilnya lebih dulu dariku?" Tanya Aron langsung bangkit.

"Apa maksudmu, Aron?" Tanya balik Anna tak mengerti.

Kesal, Aron langsung meninggalkan Anna seorang diri di kamar itu.

"Apa maksudnya? Apa jangan-jangan ia tidak sadar saat melakukannya di hotel malam itu." batin Anna lalu bangkit untuk menyusul suaminya Aron. Namun ia terlambat, karena Aron telah pergi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon oniya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 17

***

"Kak Devan!" Seru Lona, kala melihat suaminya yang terbaring lemah tak berdaya dengan wajah begitu pucat. Mata tajammya kini tampak begitu sayu.

"Sa-sayang," serunya dengan suara bergetar namun berusaha ia kuatkan seakan ia baik-baik saja.

"Kak, kakak tidak baik-baik saja." Ujar Lona bukannya bertanya tapi langsung to the poin. Membuat sedikit senyum di bibir pucat tuan Devan.

"Kakak seharusnya berbicara begitu," ujar tuan Devan dengan suaranya yang sudah mulai stabil.

"Kakak jangan tinggalkan kami. Hiks, Hiks," ujar Lona menangis.

"Kenapa kau bicara begitu. Siapa yang akan meninggalkanmu. Aku baik-baik saja. Hanya saja luka bekas peluru itu cukup sakit. Itulah kenapa aku masih terbaring disini. Aku batu saja selesai operasi sayang. Apa kau tau, kalau kau mengajakku berperang saat ini juga aku siap. Asal kau yang diatas." Jawab tuan Devan dengan lancarnya karena khawatir dengan sang istri yang malah mengkhawatirkannya. Jangan lupakan cengiran mesumnya saat ia mengatakan perperangan

"Kakak jangan bercanda apalagi membohongiku," seru Lona kesal.

"Benar apa yang dikatakan Tuan Devan, Nona Lona. Tuan hanya masih lemah, karena ia tak ingin dibius saat menjalankan operasi pengambilan peluru di kaki dan juga bahunya." Sanggah sekretatis Aron jujur.

"Benarkah! Kenapa kakak melakukan itu? Kenapa kakak tidak dibius saat operasi?" Tanya Lona murka sambil sesegukkan, ia ngilu sendiri kala membayangkan sebuah pisau membedah daging hidup suaminya dalam keadaan sadar. "Apa kakak gila! Apa kakak benar-benar ingin mati, untuk meninggalkanku." Bentak Lona lagi.

"Sayang, siapa yang ingin meninggalkanmu. A-aku .... Aku hanya ingin merasakan sakit, seperti sakit yang kau rasakan dulu saat aku menyiksamu. Walaupun begitu, rasa sakit yang aku rasakan tidak akan pernah sebanding dengan sakit yang kau rasakan dulu. Bukan hanya fisikmu yang aku siksa, tapi juga batin mu. Dan aku sangat pantas menerima sakit ini, dan sakit ini tidak akan ada bandingnya dengan sakit yang kau rasakan, saat melawan penyakitmu, juga saat melahirkan bayi kita. Semua perjuanganmu untuk hidup, semua itu membuatku begitu merasa bersalah seumur hidupku, Lona." Jawab tuan Devan membuat Lona tak dapat membendung air matanya.

"Lupakan semua itu, kak. Dengan semua kebaikan kakak juga ketulusan hati kakak saat ini. Itu saja sudah cukup bagiku untuk menyembuhkan segala luka ku dulu. Aku mohon lupakan masa itu, kak. Aku hanya ingin mengingat masa-masa seperti saat Kakak memperhatikanku, bersikap baik padaku juga putra kita. Aku hanya ingin mengingat semua kebahagiaan yang Kakak berikan. Bukan kesedihan. Jadi, berikanlah aku dan putraku kebahagiaan. Dengan begitu, semua luka ku di masa lalu akan hilang tak bersisa," jawab Lona tulus.

"Terima kasih sayang. Aku sangat mencintaimu." Ujar tuan Devan sambil menggenggam erat tangan istrinya. Ingin sekali ia bangkit dan langsung menyerang istrinya itu, lalu mengajaknya berperang sambil kuda-kudaan. Tapi apalah daya , kondisinya saat ini tidak akan mampu melakukan hal sepanas itu.

"Devan, Lona." Seru nyonya Zeline yang datang bersama dengan pelayannya yang membantu mendorong kursi rodanya.

Setelah itu hanya Lona dan tuan Devan yang terus mengoceh menceritakan kepada nyonya Zeline tentang betapa tangguhnya mereka kala menghadapi Hitoru Yakuza.

***

1 Minggu kemudian :

"Sayang, Varon sudah tidur. Ini saatnya aku menunggang kuda," Ujar tuan Devan bersemangat.

"Tidak bisa kak," ujar Lona santai lalu langsung masuk ke dalam selimut untuk segera tidur.

"Kenapa tidak bisa, sayang?" Tanya tuan Devan lemas seketika.

"Tidak bisa karena aku sedang datang bulan. Lebih baik kakak bantu aku mengurut pinggangku. Rasanya sakit sekali seperti akan copot.

"Dasar sial." Umpat tuan Devan.

"Kalau kakak tidak mau tidak apa-apa. Kenapa malah mengumpatku!" Kesal Lona yang berubah 99 derajat bila sedang masa-masa sensitif.

"Tidak! Bukan begitu maksudku sayang. Sini aku pijitin ya. Kamu rileks dan istrirahat saja." Bujuk tuan Devan.

Bersambung ...

Kisah Lona sama Devan sampai sini aja ya. kalau dilanjut sudah pasti Othor bakal khilaf dan malah ngasih konflik lagi. jadi, Lona sama Devan sampai sini saja. biarkan mereka bahagia tanpa ada reader yang mengintip. Kita lanjut kisah Aron dan Anna, oke👍😗😗

.

.

.

.

***

1
myscleoo
Luar biasa
Erina Munir
hyper meureeuun Devan.../Sweat//Sweat//Sweat/
Erina Munir
paling..d kerjain nih ana sama aronan...
Erina Munir
naah luu baru sadar luh aronan
Erina Munir
rrassaiin luh sronan...macam2 abis luh sama zanna...
Erina Munir
dasar aronan...semoga sadar luh pernah perkosa ana...sampe hamil
Erina Munir
luuuh laah aronaan...lupaaa
Erina Munir
ribbeettt
Erina Munir
waduuhh...ana kenapa tuh..
kesambet meureuun
Erina Munir
anna awalnya...ngga mau...tpi lama2 mauuu
Erina Munir
doble up
Erina Munir
resiko
Erina Munir
udh kay bebek nyosoor aja berdua
Bahari Sandra Puspita
ceritanya seru kak.. walopun pendek😁
lanjut baca cerita lainnya deh..

sehat2 terus ya kak..
tetap semangat untuk berkarya.. 😘😍🥰🤩
Eva Nietha✌🏻
Seru
Eva Nietha✌🏻
Merapat
Dyah Oktina
eh... kok devan????????
Dyah Oktina
Luar biasa
Dyah Oktina
lah kan jd salah paham... krn kamu mabuk aron. ..
Dyah Oktina
d maafkan thor... aku aja yg cuma ngetik sedikit aja sering typo.. apa lagi author.. yg sampe 1000kata.. 💪🏻💪🏻💪🏻
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!