Kayla terpaksa menjadi pengantin pengganti akibat ulah dari Kakaknya Silvira yang melarikan diri dari pernikahannya sendiri.
Lantas bagaimakah Kayla menjalani perannya sebagai istri dari Adrian, Pria egois juga angkuh dan bagaimana jugakah Kayla menjalani perannya menjadi ibu sambung dari Miya putri Adrian yang amat menyebalkan serta berlaga layaknya sudah dewasa padahal Miya sendiri masih bocah.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Saiyaarasaiyaara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bagian 16
'Dasar Pria menyebalkan, tukang selingkuh dan tidak tahu terima kasih. Aku udah baik hati mengantarkan dokumennya tapi dia malah... Huhhh brengsek!! Miya lagi, dimana sih?' Gerutu Kayla dalam hatinya.
Setelah dari perusahaan Adrian, disinilah Kayla, berada di sekolah untuk menjemput Miya. Sepengetahuannya sekarang adalah jam pulang Miya.
Sebelumnya Miya memang selalu pulang bersama Raka di jemput supir keluarga Raka.
Tapi kali ini Kayla yang akan menjemput Miya. Hitung-hitung demi membuang rasa suntuk juga rasa muaknya pada Adrian.
"MAMAAAA!" Miya berteriak dengan suara cemprengnya dan hal itu membuat Kayla menoleh padanya.
Lantas Miya pun berlari ke arah Kayla.
Menyaksikan keantusiasan Miya, kedua sudut bibir Kayla terangkat. Benar saja walaupun Miya sering kali membuatnya jengkel tapi tingkahnya juga berhasil membuat Kayla melupakan sejenak masalahnya.
Dengan senang dan terseyum Kayla menyambut, mengulurkan tangannya dan haapppp Miya memeluknya erat.
"Raka, Miya mau pulang sama Mama Key. Raka pergilah... Miya gak butuh tumpangan dari Raka lagi." Beritahu Miya enteng dan menyebabkan Kayla geleng kepala.
Yang benar saja Miya masih bocah tapi sudah bertingkah seperti gadis dewasa. Habis manis sepat dibuang.
"Tapi aku mau sama Miya. Om supirku udah pulang." Jawab Raka.
"Baiklah bagaimana kalau kita jalan-jalan sebelum pulang." Ajak Kayla.
"Hore!!" Ucap Miya dan Raka kesenangan.
Kayla pun mengiring kedua bocah itu ke dalam mobil Adrian yang sedang dia pakai. Adrian punya beberapa koleksi mobil, salah satunya Kayla pakai bukan masalahkan.
Sebenarnya Kayla tidak benar-benar membawa kedua bocah itu jalan-jalan. Nyatanya dia membawanya ke swalayan untuk berbelanja kebutuhan dapur.
Masing-masing Kayla memberi satu es krim untuk kedua bocah itu dan juga permen berbentuk lipstik buat Miya. Kayla melakukan hal itu agar keduanya tidak rewel saat dia berbelanja.
Hal itu berhasil, Kayla belanja dengan tenang. Tapi tidak berlangsung lama. Saat es krimnya habis, Miya mulai merengek di tiru oleh Raka ketika Kayla tidak sengaja melewati rak mainan anak-anak.
"Mama Miya mau barbie."
"Mama Miya mau boneka beruang."
"Tante Key, Raka mau yang itu."
"Mama Miya mau ini."
Kayla mendengus kesal. Baiklah kali ini dia yang bodoh, kenapa tadi dia mengiring Miya dan Raka kesini. Dengan setengah hati Kayla memenuhi kemauan kedua bocah itu.
Dan sebelum lebih banyak lagi yang dimintai oleh keduanya Kayla menyeretnya ke bagian makanan.
"Waww tante Key, sini banyak makanan!" Ucap Raka berbinar.
"Mama Miya mau itu!
"Yang ini juga."
Lagi-lagi kedua bocah itu merengek meminta barang yang mereka tunjuk.
Dengan berat hati, sebelum Miya dan Raka makin menjadi, Kayla memutuskan untuk menyudahi berbelanjanya, walaupun belum semua keperluannya terpenuhi.
Inilah akibatnya membawa anak-anak belanja. Apa yang dia lihat dia akan memintanya dengan merengek. Dan kalau permintaannya tidak dipenuhi, maka dia akan menangis.
"Sekarang kita kemana Mama?" Tanya Miya ketika mereka sudah di dalam mobil.
"Pulang." Jawab Kayla singkat.
'Kalau aku tahu akan begini. Lebih baik aku kebosanan di rumah, Bibi ina saja yang belanja.' Batin Kayla.
Miya mengangguk sementara Raka duduk dengan anteng. Keduanya tidak mempermasalahkan kenapa mereka cepat pulang, sebab mereka sudah sangat senang sudah ajak oleh Kayla dan kini punya banyak mainan baru.
•••
TO BE CONTINUED
24-02-2020
Jangan lupa tekan like dan tinggalkan jejak komentar.
Mohon dukungan vote-nya juga ya.. 😊😆