"Aku telah mati karena cinta, kali ini aku ingin hidup untuk diriku sendiri" atau begitulah yang diucapkan Evelyn awalnya sebelum dia mengenal kepribadian Matthew si Pangeran Kulkas.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon PhepipoOrevi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Apakah Kamu Juga Kembali?
"Matthew, apakah kamu juga punya tunangan? Karena posisimu tentu saja secara politik, apakah kamu juga membutuhkan tunangan politik?" tiba-tiba Evelyn bertanya memecahkan kesunyian diantara mereka berdua.
Matthew mengangkat alisnya. Dia bingung. Sebenarnya tidak ada yang tahu bahwa dirinya adalah Sang Grand Duke Harrington. Nama belakangnya diambil dari keluarga ibunya Beatrice Pendragon, sehingga dia selalu memakai nama Matthew Pendragon.
Seingat Matthew, di loop ke delapan memang ada pesta dansa yang di adakan oleh pihak istana yang mengharuskan penerus keluarga membawa pasangannya. Di pesta itu, Evelyn hadir bersama Cedric, sementara dia datang bersama Samantha, adiknya.
Kalau Evelyn membahas mengenai tunangan politik, berarti Evelyn tahu bahwa status Matthew bukanlah bangsawan biasa. Berarti Evelyn ingat satu kenyataan ini dari masa lalunya. Tapi seberapa tajam ingatannya? Sejauh mana dia tau?
"Aku tidak punya tunangan politik, Eve. Baik aku maupun keluargaku tidak memerlukan itu untuk menaikkan status sosial kami, Eve." kata Matthew. Karena pada dasarnya status bangsawannya sudah tinggi. No 2 setelah status kedudukan Putra Mahkota, jadi buat apa ada pernikahan politik?
"Oh, aku kira karena mungkin kamu adalah Grand Duke, maka kamu juga perlu pernikahan politik itu Matthew." kata Evelyn yang membuat Matthew tersenyum.
"Dan darimana kamu tahu kalau aku adalah Grand Duke Eve?" kata Matthew sambil menatap tajam Evelyn. Di moment ini, Evelyn tersentak kaget. Evelyn lupa satu hal mengenai aturan yang dia buat, cari info, balas dendam dan jangan sampai ketahuan.
Evelyn tertunduk diam dan berhenti makan. Lalu ia menatap Matthew yang masih menunggu jawabannya. Kilatan mata keemasan Matthew membuatnya bergidik ngeri.
"Kalau aku bilang, aku pernah melihatmu di pesta, apakah kamu akan percaya Matthew?" ucap Evelyn. Lagi-lagi Matthew hanya tersenyum sambil memandang Evelyn.
"Pesta? Setahuku kamu dan Cedric belum pernah dikenalkan sebagai pasangan yang cocok untuk datang ke pesta bangsawan Eve." kata-kata Matthew langsung menusuk Evelyn sehingga dia tidak bisa berkutik lagi. Evelyn pun terdiam, bingung. "Apakah ada yang kamu sembunyikan Eve?"
"A-aku.. Aku gak tau harus mulai darimana Matthew. Tapi aku yakin kamu gak akan percaya kalau aku ceritain." ucap Evelyn sambil masih menunduk.
"Try me, Eve." kata Matthew
Evelyn perlahan mengangkat wajahnya yang sedari tadi menunduk. Dia tahu bahwa dia telah salah bicara. Kemudian Evelyn berkata lembut kepada Matthew untuk menghabiskan makan dulu dan mungkin dia akan bicara setelah itu. Matthew setuju dan tidak memaksa gadis itu untuk menceritakan tragedi yang dilaluinya, apabila ia tidak siap.
Selesai makan, Matthew membantu Evelyn cuci piring. Evelyn geli melihat seorang Grand Duke bisa melakukan hal biasa yang dikerjakan pelayan. Tapi sudahlah, dia cukup bertanggung jawab, batin Evelyn.
"Eve, gimana kalau kamu kuundang ke rumahku, saat ini juga. Anggep aja liburan deh staycation. Lagian sampai minggu depan kita libur. Gimana?" kata Matthew sambil tersenyum disusul gesture kepala menggangguk Evelyn. Dan tanpa banyak bicara Evelyn bersiap-siap sementara Matthew menunggu di bawah.
Staycation di Mansion Grand Duke jaman Victoria sepertinya seru. Apakah aku harus mengungkapkan semuanya atau ? Aku bingung. Bisakah aku percaya pada Matthew. Tapi dia yang memelukku sambil menangis di kehidupan lalu. Hanya Matthew. Aku ingin berharap agar aku bisa percaya padanya.