NovelToon NovelToon
Mafia Bucin

Mafia Bucin

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Mafia / Nikah Kontrak
Popularitas:18.8k
Nilai: 5
Nama Author: Elis Kurniasih

Dijadikan ladang emas oleh sang paman. Fio yang semula setuju dijodohkan oleh anak politisi sekaligus pengusaha besar oleh pamannya memilih berontak.

Fio bersekutu dengan Gio, mafia yang ternyata sudah lama memendam perasaan padanya. Hingga, perlahan semua tabir keluarganya terungkap.

"Aku bukan laki - laki yang bisa menyentuh perempuan sembarang. Tapi, aku juga bukan laki - laki yang bisa menahan untuk tidak menyentuh kamu." -Giorgio Abraham-

Sequel Gairah Cinta Sang Pembalap

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elis Kurniasih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mimpi buruk

“Bun, kamu dengar suara?”

Perempuan itu diam. Baru saja, dia hendak menyelimuti badan, tiba – tiba sengaja tak bergerak demi membuktikan apa yang suaminya katakan.

Suaminya langsung bangkit. “Ada orang di luar, Bun.”

Istrinya ikut bangkit. Suara langkah kaki mulai sampai di telinganya dan kini tampak jelas. Sang suami segera menarik tangan istrinya untuk bersembunyi di balik pintu. Benar saja, tak lama kemudian pintu kamar terbuka. Ada dua orang memakai topeng ala perampok di dunia marvel masuk ke dalam kamarnya. Beruntung, pria itu sudah membawa benda apa pun di sekitarnya tadi untuk memukul.

Brak

Pintu sengaja dia tutup pelan dan …

Bugh

Bugh

Pria ini melawan lawan hingga keduanya tersungkur. Dia segera kembali menarik istrinya untuk keluar dari kamar tapi tiba – tiba …

“Bunda.”

“Ayah.”

Anaknya sudah berada di tangan dua orang pria yang sama pakaian serta tingginya dengan dua pria yang sudah dia lumpuhkan di dalam kamar.

“Jangan sakiti putriku!”

“Kalau begitu, bagaimana jika ditukar dengan nyawamu?”

“Mas!” istrinya histeris.

Mereka adalah Adit dan Khumaira. Adit seorang polisi jujur yang tak bisa dibeli dengan apa pun memiliki istri berparas cantik dan solehah di sampingnya.

“Mas, tidak!”

“Jaga Fiona untukku, Sayang.”

“Ayah.”

“Bunda.”

Anak kecil itu berteriak. Usianya baru sepuluh tahun, tapi dia menyaksikan kejadian itu di depan mata.

“Saya akan pergi bersama kalian, tapi tolong serahkan putri saya,” ucap Adit.

“Baik. Deal!”

Pria itu maju disertai Adit yang juga melangkah mendekati pria yang menggendong putrinya. Sementara, sang istri yang dipanggil Ira menggelengkan kepala.

“Mas.”

“Tenang, Sayang. Semua aman,” jawab Adit melalui mata dan bibirnya yang komat kamit.

Pertukaran terjadi, sang putri di terima ibunya sedangkan ayahnya berada bersama mereka.

“Ira, kabur!”

Khumaira bergegas lari membawa putrinya ke sebuah ruangan yang tidak bisa dijangkau. Dua pria yang tersungkur mulai terbangun. Sementara di sana, Adit berjibaku dengan dua orang yang semula menyandra putrinya.

“Sayang, kamu tahu tempat persembunyian kita?”

Fiona mengangguk. Loteng adalah tempat bermain petak umpet dia dan ibunya jika sang ayah sedang jaga.

“Kita ke sana dan kamu diam di sana sampai Bunda datang, Oke!”

“Oke.” Fiona mengangguk.

Anak kecil itu terduduk di jendela yang terbuka. Tingkat paling atas yang dia sebut rumah barbie karena tempatnya yang mungil dan menyerupai rumah barbie.

Bugh

Bugh

Fiona hanya mendengar pukulan serta pecahan barang dan kaca.

Prang!

Telinganya ditutup. Dadanya dag dig dug. Fio ketakutan. Dia jongkok dan memeluk lututnya sendiri hingga suara keras memekikkan telinga bahkan berdengung kencang. Malam ini, mereka sedang tidak berada di rumah, mereka sedang berlibur di sebuah vila milik kakeknya.

Dor

Tembakan tepat mengenai dada Adit.

“Maaaasss!”

Teriakan itu sampai ke telinga Fiona. Anak kecil itu panik. Hingga, tak lama kemudian dia melihat ibunya ditarik.

“Bunda.”

“Bunda.”

“Bun …”

“Fio!”

“Fiona!”

“Sayang.”

Fio langsung terbangun. Peluh membasahi keningnya. Mimpi itu selalu datang. Mimpi buruk yang tak kunjung redup. Mimpi yang mengubah hidupnya kini. Tapi, sekarang dia tak sendiri.

Gio memeluknya.

“Hei, kamu mimpi buruk.”

Gio dapat merasakan tubuh Fio yang gemetar. Dia juga merasakan napasnya yang tersengal. D4danya yang naik turun karena debaran yang begitu kencang. Namun, bukan debaran karena sentuhan melainkan rasa takut.

“Tenanglah.” Gio mengusap punggungnya.

Usapan lembut itu, perlahan membuat Fio tenang. Lalu, Gio melonggarkan sedikit pelukan.

“Tarik nafasmu, Sayang.”

Fio menurut.

“Dan, lepaskan seluruhnya.”

Lagi – lagi, Fio menurut. Untuk pertama kali, dia tidak takut. Biasanya, mimpi itu akan berlanjut hingga dia tak bisa tidur lagi sampai menjelang pagi.

“Aku tahu apa yang kamu alami,” ucap Gio. “Tapi, sekarang kamu tidak sendiri.”

Sontak, Fio menangis. Lalu, Gio memeluknya lagi.

“Ada aku di sini. Aku akan melindungi mu.”

“Aku …” Akhirnya, Fio bersuara. “Aku hanya melihat ayah yang sudah berd4rah. Aku melihat Ayah yang sudah dibawa ke ambulans. Dan, sebelum itu aku melihat Bunda dibawa orang.”

Fio menangis lagi. Dengan penuh empati, Gio menenangkannya. Dia mengusap lagi bahu Fiona dan menangkup wajahnya.

“Sama – sama, kita akan ungkap apa yang terjadi malam itu.”

Tangis Fio berhenti. Dia ingat akan ucapan Gio waktu itu. “Kamu bilang, kamu tahu keberadaan Bunda. Iya?”

“Orangku masih menyelidiki.”

“Itu artinya, Bunda belum diketemukan?” tanya Fio.

“Dengan kita menikah, kita akan sama – sama mencari titik temu dari semua ini. Itu penawaran yang menarik kan? Dari pada kamu sendiri. Bagaimana?”

Fio menatap tajam sang mafia dan melipat kedua tangannya di dada. “Licik!”

Gio tertawa.

Malam sudah lewat dari tengah malam, Fiona malah terbangun dan kembali dibuat kesal oleh mafia yang katanya sudah tobat ini.

Sementara, di tempat lain.

Di Vila kembar.

Arif mengusap lembut rambut seorang perempuan yang kini terjaga dan langsung memberi jarak darinya.

“Bagaimana keadaan putriku?”

“Dia baik.”

Kemudian, Arif menggeser tubuhnya agar kembali dekat dengan perempuan itu. Namun, dia menolak.

“Rara, sayang. Mendekat lah!”

“Tidak.”

“Ayolah, Khumaira.”

Jreng

Tanpa Fio ketahui justru keberadaan sang ibu selama ini berada di orang yang merawatnya.

“Aku merindukanmu.”

Rara adalah panggilan khusus Arif untuk Khumaira. Padahal, semua keluarga termasuk suaminya memanggilnya Ira.

“Sudah lebih dari tiga bulan aku tidak ke sini. Aku rindu wangi tubvh mu.”

Perempuan yang Arif panggil Rara menolak. Dia tetap memberi jarak meski Arif terus mendekat. Hingga, akhirnya kesabaran Arif hilang dan menarik paksa Rara dan memeluknya.

“Kooperatif sedikit, Sayang. Kamu tahu, sikapmu yang menolak seperti ini akan berdampak pada siapa?”

Rara menggeleng.

“Ya. jelas.” Arif mengangguk seram “Tentu pada Fiona. Oleh karena itu, menurut lah.”

Suaranya berubah lembut. Dia kembali menggapai rambut Rara dan mengusap lembut. Bahkan, jari – jari itu mulai menelusuri wajah Rara yang masih tetap cantik hingga kini.

“Aku merawat Fiona dengan baik karena selama ini kamu menurut. Kamu mau menjadi istriku, melayaniku, dan membuatku bahagia. Maka, aku juga memberikan kasih sayangku untuk Fiona. Kita impas kan?”

Rara diam. Ya, selama ini dia diam dan mau diperlakukan apa pun oleh Arif hanya karena sang putri. Selama Fiona aman dan memiliki masa depan, mak tidak penting dengan nasib dan kondisinya sekarang. Rara bagai tinggal di sangkar emas.

“Kenapa kamu melakukan ini, Mas?”

“Karena kamu tetap memilih Adit, meski aku sudah mengajakmu kawin lari.”

Rara dan Arif sudah berpacaran lebih dulu. Tapi sayang, orang tua mereka malah menjodohkan Khumaira dengan Adit. Dan sepanjang pernikahan, akhirnya hati Rara luluh karena sikap Adit yang luar biasa sebagai seorang suami.

Sementara, Arif juga dijodohkan oleh orang tuanya dengan Hera. Tapi berbanding terbalik. Arif justru tidak pernah menganggap pernikahannya dengan Hera.

1
Rosa Lia
sukurin luh gala edan
~Hartwyn_Dee~
akhirnya semua terbongkar siapa kamu Manggala 🤭🤪🤪 sok meremehkan Fio apa lagi sekarang suami Fio mantan Mafia yg udah tobat..._sangat mudah buat membongkar aib..mu
~Hartwyn_Dee~
semua ngga ada yg gratis Fio,,udah mending km sambut suami bucin .mu dengan baik 🤣🤭
~Hartwyn_Dee~
hahahaa ternyata dugaan..mu salah Fio,, Gio mengingatkan supaya kamu ngga lupa 🤭🤣
ryuka
mampus kamu gala udah ga bisa berkutik kamu 🤭🤭
Siti Kamsiah
akhirnya yg di tunggu tunggu up juga terimakasih kak Elis 😘😘💪💪
~Hartwyn_Dee~
ngga perlu di ganti Fio cukup km jadi istri gio dan menerima cintanya 🤣🤪
NUR..8537
sabar ya fio..blum saat..nya km kenalan sm si kutilang gio 🤭🤭 good job kak elis 👍 makasih unt up..nya🙏 tetap semangat dan sehat slalu kak 💪😘🫶
NUR..8537
haduh..dasar si gio mafia Bucin..ada sj ulah..nya yg bikin istri..mu kelabakan..🤭🤭
Lestari melia Melia
puas rasakan manggala
Nurul Hidayati
ya iya gala kamu lebih dari virus rabies 🤣🤣 waaaoh kejutan atau hadiah pernikahan dari gio untuk fio berupa aib gala yang di bongkar 👍👍👍
Nurul Hidayati
fio sok sok an nolak pesona gio padahal dalam hati ngarep 🤣🤣
Dien Elvina
waw serangan yg sangat telak mampus kamu Gala ..makanya jangan maen² sama Fio apalagi skrng dia punya suami mantan mafia sdh pasti begitu mudah membuka semua aib mu ..n Fio harus membalas kebaikan suami nya dgn sesuatu yg pastinya membuat Gio bahagia 😂
Neni Suryani: lanjutkan
total 1 replies
NUR..8537
ayo fio laksanakan tugas..mu🤭dosa Lo nolak dan gak melayani suami🤭🤭
NUR..8537
boom.. akhirnya terbongkar jg siapa seorang gala🤭🤭 good job kak elis 👍 makasih unt up..nya🙏😘🫶
~Hartwyn_Dee~
🤣🤣🤣🤣 liat apa Fio
Neni Suryani
kutilangnya sebesar apa tuh Fio 🤣🤣🤣🤣
May .Nst
mampus kamu gala😁😁😁. untuk fio siap siap untuk nanti mlam ya... eeeehhh maksudnya besok malam. gio mau minta di pijit plus plus.... 🤣🤣
Bu Yudi Wahono
fio are you ready🤣
Bu Yudi Wahono
kak elis kok belum nambah bab
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!