Cerita ini Menceritakan tentang Perjalanan Hidup dan cinta gadis muda.
Dahulu dia adalah Seorang Gadis yang Ceria, Manja dan Dia juga Terlahir dari Keluarga Pengusaha.
Semenjak Ayahnya pergi Kehidupannya mulai tersiksa, Hari-harinya penuh Siksaan dan Cacian.
Awal mula kehidupan baru terjadi, Dia Di pertemukan dengan Seorang Pengusaha, di pertemukan di tempat dan waktu yang salah.
Pertemuan mereka begitu pahit, Namun akan kah berbuah manis pada akhirnya?
Ikuti Cerita ini ya...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon GIRL MEY, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
KECEMBURUAN SALSA TERHADAP ALIKA
"Eh.. kamu! ngak apa-apa kok." jawab Salsa karena kali ini wajah mereka sangat dekat.
"Hmm.." ucap Arfan sambil mengangguk.
"Oh iya Alika mana?" tanya Arfan, seketika mood Salsa jadi hilang.
Kenapa semua orang teman cowok gue selalu menanyakan Alika, padahal ada aku, Apa aku kurang menarik dari Alika.
Apa-apa selalu Alika, aku juga ingin di tanyakan dan di perhatikan juga, bukan Alika terus.
Apa dia begitu spesial dan sangat berarti untuk semua orang?
"Ngak tau." ketus Salsa, karena dia mulai tampak bete dengan Arfan.
Melihat Salsa tampak bete Arfan malah ketawa, dia tau kalau Salsa menyukai diri nya, Arfan adalah seorang playboy dia suka mainin wanita.
Bahkan dia sering pergi ke klub malam hanya untuk mencari wanita untuk di ajak bersenang-senang, Arfan melihat ke arah Salsa lekat-lekat.
*Hmm... Kalau di lihat-lihat ini cewek menarik juga sih, ada kesempatan lampu hijau lagi ini untuk dekatin dia,
Dia sama sahabatnya akan jadi milik gue bisa dapat dua sekalian, suatu keberuntung yang bagus*.
Arfan terwa lagi sejenak,
"Kenapa ketawa?" tanya Salsa binggung.
"Abis kamu lucu." ucap Arfan kemudian mengacak-ngacak rambut Salsa.
"Arfan.....! Aku jadi berantakan." ucap Salsa kesal, kemudian Arfan kembali membantu merapika rambut Salsa.
Sehingga membut mereka sangat dekat, mereka saling tatapan satu sama lain dengat waktu yang sangat lama.
OMG !!! ada apa dengan jantung aku, kenapa ini anak bikin aku dek dekan, jantung aku berdekat melebihi batas wajar.
Salsa tenang! kamu harus bisa menyembunyikan sedikit perasaan mu, agar Arfan tidak tau kalau kamu menyukai diri nya.
Arfan adalah orang yang bisa menaklukan hati wanita dengan mudah, apa lagi dengan perlakukan dia bisa membuat wanita manapun menjadi baper.
"Iya maaf, ini sudah cantik lagi." ucap Arfan ke mudian tersenyum manis ke arah Salsa, melihat Arfan Salsa juga membalas senyumanya.
"Ke kelas yuk?" ajak Arfan, di menggandeng tangan Salsa menuju kelas, Salsa mengangguk saja dan dan dia hanya mengikuti langkah kaki Arfan.
KANTOR
Arjuna sudah ada di dalam ruangan kerjanya, Dia memutuskan hari ini untuk pulang cepat, karena dia masih menghawatirkan ke adaan Alika.
Baru saja Arjuna duduk di kursi kerja tiba-tiba ada yang mengetuk pintu dari arah luar.
Tok..tok..tok...!
"Masuk!" teriak Arjuna.
Kemudian orang itu masuk ke dalam ruangan Arjuna, dia berjalan dengan cara yang sangat menggoda ditambah lagi dengan pakaian yang sangat seksi siapa lagi kalau bukan Aufa.
Arjuna melihat ke arah Aufa, di melihat gerak gerik cara berjalan Aufa yang sangat menggoda seperti jalan model dengan baju yang sedikit terbuka didada.
Pemandangan macam apa ini pagi-pagi buta, pagi ini dia sudah mencuci otak ku dengan pikiran kotor.
"Ada apa?" tanya Arjuna, dia sedikit memberi senyuman kepada Aufa, Aufa yang melihat senyuman Arjuna malah menjadi baper.
"Ini ada berkas yang harus tuan baca, tadi Syam menyuruh saya mengantarkannya." ucap Aufa kemudian memberikan berkas kepada Arjuna.
Apa??? dia di suruh oleh Syam, oh jadi di mau main-main denganku lagi, baik lah Syam kau tunggu pembalasanku.
"Baiklah, nanti saya baca tapi bolehkah anda keluar sekarang," Perintah Arjuna.
"Tubuh anda sangat mengodaku takutnya nanti terjadi hal yang tidak di ingin kan di kantor ini." Dia sengaja memancing-mancing Aufa, karena ini bukan kali pertama Arjuna di berlakukan oleh wanita macam Aufa.
Aufa pun keluar ruangan meninggal Arjuna, Keluar dari ruangan itu ada rasa tampak bahagia dan senang terpancar di wajahnya mendengar ucapan Arjuna.
*A*khirnya memujiku juga, ini bakalan menjadi kesempatanku untuk memdapatkan cinta dia.
deg2an jg bc y selamat dr kucing garong mlh masuk kandang buaya, mudah2an si buaya mau bertanggungjawab kpdmu