NovelToon NovelToon
Perempuan Desa Yang Selalu Dihina

Perempuan Desa Yang Selalu Dihina

Status: sedang berlangsung
Genre:Pernikahan Kilat / Nikahmuda
Popularitas:683
Nilai: 5
Nama Author: Nur silawati

"Amelia kita sudah menikah, ingat perjanjian kita jika pernikahan ini hanya sementara. Aku menikahimu karena terpaksa.. jangan berharap banyak dari pernikahan ini. Aku pun tidak akan menyentuhnya."ucap Rudi.
Amelia gadis berasal dari desa kidul, bertemu dengan Rudi pria asal ibukota,ia seorang kontraktor yang sedang membangun jalanan di desa Amelia.
Amelia terpaksa menerima lamaran Rudi karena ingin melunasi hutang kedua orang tuanya.
Rudi terpaksa menikahi Amelia karena tunangannya Sarah hilang entah ke mana menjelang 1 minggu pernikahan mereka.
Sementara undangan sudah menyebar kemana-mana.
Untuk menutupi aib keluarga Rudi memilih Amelia untuk ia nikahi.
"Apapun persyaratannya aku terima yang terpenting uang yang kamu janjikan harus tepati..." jawab Amelia tegas.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nur silawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

episode 17.Mulai bekerja.

Langit ibukota siang ini sangat cerah, gadis kecil dengan bola mata indah itu mengetuk pintu ruangan yang bertuliskan CEO.

Tok tok tok tok.

Tinggi tubuhnya kecil tidak sampai untuk  menekan bel yang lebih tinggi dari tubuhnya.

Amelia membantu untuk menekan Bel tersebut.

Tak lama keluar seorang pria yang sangat Amelia kenal, walaupun satu kali pertemuan,Lia  masih ingat  dengan pria yang berdiri di depan pintu itu.

" Papa!! "Teriak Laiba, Pria itu mengangkat tubuh kecil yang memanggilnya Papa dengan histeris.

"Cantik.! Kok bisa sampai di kantor papa? Katanya pergi bersama tante Linda untuk beli Es cream?"gadis kecil itu menangis sambil merangkul leher Papanya..

"Tante Linda jahat papa..! Aku dibentak-bentak aku harus patuh apa yang dikatakan tante Linda. Tante Linda bohong. Kami tidak makan es cream ,tante Linda mengajak aku muter-muter di sekitar kantor papa saja.. Lalu tante Linda memerintahkan aku ikut dengan temannya, nanti dibelikan es cream sama temannya Tante Linda, tapi aku tidak mau Pah. Untung ada tante baik yang datang menolong aku, saat tante linda membentak  aku dan memaksa aku ikut mobil temennya Tante Linda.." Reza menggelengkan kepalanya menahan marah mendengar curhatan putrinya.

Lalu ia menatap Amelia dan Asih.. Reza mengernyitkan keningnya menetap Amelia lekat.

Reza memindai penampilan Amelia dari ujung kaki sampai ujung rambut. Yang mengenakan kemeja putih rok hitam dan sepatu pantofel.

"Kamu temennya Asti kan? Yang naskahnya saya bayar? Bisa kamu ceritakan, kejadian kalian berdua bisa bertemu dengan putriku"tanya Reza.

Lia  tersenyum dan mengangguk.

"Selamat pagi Pak.! Benar Pak saya Amelia temannya Astina yang naskahnya Bapak bayar. Saya bertemu dengan putri Bapak di taman kota seberang kantor ini, saat itu  saya dan teman saya naik ojek. Untuk melamar pekerjaan di perusahaan Reza entertainment.. Rekomendasi dari Asti.. di pertigaan lampu merah macet, tidak sengaja saya melihat gadis kecil sedang ditarik-tarik oleh wanita cantik berambut pirang. Saya langsung turun dari ojek dan menghampiri Putri bapak, Saya kira mau diculik. Ternyata tantenya sendiri."Amelia menceritakan kronologis pertemuannya dengan  Laiba sedetail - detailnya.

"Kalian berdua ingin melamar di kantor saya, bagian apa? Loker yang dibuka, cleaning service atau office boy, serta resepsionis. Terus staf finance."tanya Reza.

Amelia dan Asih kini  sudah berada di dalam ruangan CEO..

Reza wajahnya lebih bersahabat dan tidak kaku, saat pertama Amelia bertemu dengannya.

"Kalau saya Pak melamar pekerjaan cleaning service, karena memang ijazah Saya hanya sekolah menengah Pertama. Teman saya Amelia Ingin melamar sebagai resepsionis. Tapi sepertinya kami sudah telat, beberapa pelamar sedang diinterview."Asih yang diam tidak bersuara, memberanikan diri angkat bicara..

"Namamu siapa? Kamu bawa identitas atau CV" Tanya Reza pada Asih.

"Kasih hati Pak! Saya bawa lamaran kerja ." ia menyodorkan amplop coklat yang berisikan surat lamaran kerja..

Reza membuka amplop coklat itu. Ia membaca dengan teliti surat lamaran kerja Asih.

"Kamu hanya tamatan sekolah menengah pertama?? Apa kamu pernah melanjutkan di tingkat SMA. Tapi tidak lulus?"tanya Reza, bukan tanpa sebab Reza bertanya seperti itu. Tulisan Asih bagus dan sangat rapi.

"Tidak pernah sama sekali Pak.. saya lulus SMP langsung membantu Ibu saya di sawah dan di ladang. Jadi tidak pernah mengecap pendidikan di bangku SMA."terenyuh hati Reza mendengar kejujuran  gadis didepannya.

"Kamu yakin ingin bekerja di perusahaan ini sebagai cleaning service? Sanggup diminta lembur sampai malam?"Asih menjawab dengan kata siap dan anggukan.

" Saya siap pak, bekerja kantor ini dengan segala peraturannya."jawab  Asih, tangannya penuh keringat dingin Asih sangat nervous sekali.

"Baiklah kalau kamu siap dengan segala peraturan perusahaan ini. Hari ini kamu saya terima, sebagai cleaner service . Dan tugas kamu khusus membersihkan ruangan saya.sisanya biarkan bagian personalia yang akan mengaturnya.."ujar Reza sambil memasukkan kembali surat lamaran kerja ke amplop warna coklat.

Dan ia menyerahkan kembali pada Asih.

"Alhamdulillahirobbilalamin Terima kasih Pak Reza. Sudah memberikan kesempatan saya untuk bergabung di perusahaannya Bapak pimpin."Asih bangkit dari duduknya ia  melakukan sujud syukur di depan Reza.

Reza menelpon bagian personalia, untuk datang ke ruangan.

Tidak lama bunyi bel berdering, seorang wanita berpakaian seksi, menggunakan rok span tanktop yang ditutupi oleh blazer rambut warna kecoklatan masuk ke dalam ruangan itu. Wanda Manager personalia.

"Selamat pagi Pak.!"ucap Wanda sambil melirik Amelia dan Asih yang menggunakan seragam putih hitam.

"Selamat pagi, Kenapa tidak staf misalnya yang datang ke ruangan saya, Memangnya kamu tidak sibuk?"tanya Reza.

"Walaupun saya sibuk, kalau bapak yang beri perintah saya lebih mementingkan perintah Bapak daripada yang lain."jawab Manager personalia yang bernama Wanda.

"Saya memanggilmu datang ke ruangan ini, ingin memberitahu jika Asih sudah saya interview. Besok ia mulai bekerja sebagai cleaning service.dan tolong anak buahmu untuk mengarahkan Asih Apa saja tugasnya di cleaning service, Saya maunya Asih membersihkan ruangan saya setiap harinya." Wanda mengaguk dengan sopan dan tersenyum ramah.

"Baik Pak.! Saya akan mengarahkan pada Asih Apa saja tugasnya. Saya permisi untuk membawa Asih supaya bergabung dengan teman-temannya. Karena ada pembekalan sebelum mulai training."jawab Wanda.

Reza menggangguk dan mempersilakan Asih ikut dengan Wanda.

Asih menatap Amelia dengan tatapan bingung. Perasaannya campur aduk saat Amelia tidak ikut denganmu.

"Tante Asih Mau dibawa  kemana? Tante Wanda? Jangan dimarahin ya.. Tante Asih orang baik." Seru Laiba.Ia panik saat Asih meninggalkan ruangan Papanya..

"Tante Asih,  mau Tante Wanda di beri pembekalan  cara bekerja dengan baik.. Anak cantik, tidak perlu khawatir ya..Tante Wanda. Baik kok."ujar Wanda, sekaligus promosi pada  Laiba  jika dirinya orang baik.

"Baiklah.! Selamat bekerja tante Asih.." ucap gadis kecil itu.

"Saya bagaimana Pak? Saya juga ingin bekerja."tanya Amelia. Dari tadi Reza tidak menggubris dirinya.

Yang ditanya hanya Asih ia tidak ditanya apa-apa, padahal Reza tahu jika Amelia ingin melamar pekerjaan di kantornya.

"CV mu mana? Posisi sudah penuh semua, saya baru dapat informasi jika staf finance juga sudah terisi. Untung masih tersisa bagian cleaning service untuk temanmu, bekerjalah sesuai dengan keahlianmu. Jika keahlianmu menulis naskah atau novel,terus saja menulis naskah dan saya akan membayarnya. Jika kamu ingin bekerja  menjadi pegawai tetap di kantor ini? Tidak ada masalah. Itu artinya kamu menulis naskah hanya untuk perusahaan ku, kamu tidak boleh menulis naskah dan menjualnya pada orang lain... Atau kamu jadi asisten pribadiku, kebetulan sekali asisten pribadi itu sedang cuti melahirkan."Reza sangat tertarik dengan Amelia untuk direkrut membuat naskah untuk layar lebar di kantornya. Dan menjadi asisten pribadinya.

"Intinya saya tidak diterima bekerja sebagai cleaning service atau resepsionis.??"tanya Amelia dengan dada bergemuruh.

Reza menggelengkan kepalanya .

"Sudah aku katakan kamu tidak cocok bekerja di bagian cleaning service. Cocok membuat naskah dan  cerita bersambung. Dan kamu diterima menjadi asisten pribadiku.." Amelia tercengang mendapat tawaran menjadi asisten pribadi sang CEO.

Lalu Reza meminta Amelia bermain dengan Laiba sementara ia sibuk membalas email-email yang masuk dari para kolega bisnisnya..

Hari ini Lia sudah mulai bekerja untuk Reza, yaitu menjaga putrinya..

Reza sedang memikirkan job desk untuk Amelia.

1
Sella Rahmantoni
selamat membaca buku baruku teman-teman semoga suka🥰
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!