NovelToon NovelToon
Istri Rahasia Tuan Ares

Istri Rahasia Tuan Ares

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Aliansi Pernikahan / Pengganti / Dijodohkan Orang Tua
Popularitas:14k
Nilai: 5
Nama Author: SkySal

Kekasih Lyra tiba-tiba menghilang seminggu sebelum pernikahan, membuat Lyra frustrasi apalagi kedua keluarga sepakat mengganti pengantin pria demi mempertahankan keuntungan masing-masing.

Lyra ingin menolak apalagi pengantin prianya adalah Ares-Kakak kekasihnya yang terkenal arogan, licik, penuh tipu muslihat, orang-orang menyebutnya Pangeran kegelapan. Selain itu, Ares juga memiliki kekasih seorang model papan atas. Akan tetapi, baik perasaan Lyra ataupun Ares tidak penting di depan keuntungan kedua keluarga sehingga keduanya terpaksa menikah meski menjadi pernikahan rahasia.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SkySal, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Memang Milikku

“Kamu yakin nggak apa-apa, Ra? Mau menginap di rumahku aja nggak?”

Lyra terkekeh mendengar rengekan Sena dari seberang telepon, padahal ia sudah memberitahu berkali-kali bahwa dirinya baik-baik saja, tetapi hal tersebut tampaknya masih membuat sang sahabat tidak tenang.

“Aku baik-baik aja, Na. Ini baru selesai berendam air hangat, segar banget rasanya.” Lyra membungkus rambut panjangnya dengan handuk sebelum menyambar ponsel yang ada di sisi meja wastafel.

“Dari tadi aku telpon kamu nggak jawab, aku ‘kan takut kamu diam-diam nangis sendirian gara-gara Ryan brengsek itu. Ternyata lagi berendam.”

“Makanya, lain kali jangan remehkan mental sahabatmu ini. Jangankan Ryan yang hanya pacar, hatiku bahkan sudah kebal meski nggak dicintai orang tua sendiri.” Lyra berkata dengan nada tenang tapi mata wanita itu menyiratkan emosi yang bergejolak. “Sampai ketemu besok, ya. Malam ini aku_”

Lyra tercengang ketika keluar dari kamar mandi, untuk beberapa saat jantungnya berhenti berdetak.

Di ujung tempat tidur, sosok pria duduk dalam diam dengan kemeja hitam yang lengannya tergulung berantakan. Sorot mata pria itu begitu tajam, seperti menyimpan bara api yang siap menghasukan.

“Ares?” Ia berbisik tak percaya, mungkin karena terlalu lama pria itu menghilang dari hadapannya.

“Ares? Kenapa Ares?” tanya Sena dari Seberang telepon. “Apa dia nyakiti kamu juga? Sepertinya kita perlu ke dukun untuk menghabisi dua bersaudara itu, Ra. Kalau dihabisi terang-terangan, kalah duit kita.”

“Sampai ketemu besok, Na.” Sena segera menutup telepon lalu melangkah ke meja rias, melewati Ares seakan pria itu makhluk tak kasat mata.

Ares tak bereaksi, tetapi tatapannya mengikuti langkah Lyra seperti seseorang yang sedang mengunci targetnya, bahkan pria itu tak berkedip saat memandangi Lyra yang kini melakukan perawatan wajahnya dengan tenang.

Lyra dapat merasakan tatapan suaminya itu, tetapi ia mengabaikan sebagaimana Ares mengabaikannya. Akan tetapi, pertahanan Lyra hampir runtuh ketika Ares mendekatinya dengan langkah tenang namun tegas hingga akhirnya pria itu berdiri menjulang di belakangnya.

“Apa?” ketus Lyra seraya menuangkan toner ke telapak tangannya.

Alih-alih menjawab pertanyaan sang istri, Ares menangkup rahang Lyra dengan tegas dan memaksa wajahnya terdongak. Tanpa peringatan, Ares membungkuk, membungkam bibir Lyra dengan ciuman dalam dan menuntut, membuat Lyra terkejut hingga menjatuhkan botol toner dari tangannya, ia terbelalak tak percaya. Untuk kedua kalinya, Ares telah mencium bibirnya tanpa permisi.

Sekuat tenaga Lyra mencoba mendorong pria itu menjauh, bahkan memukulnya sekuat tenaga, tetapi hasilnya sang suami justru semakin memperdalam ciuman seakan itu adalah kesempatan terakhirnya, seakan tak ada lagi hari esok untuk mereka.

Lyra lemas, paru-parunya mulai memprotes, terasa panas dan menyempit seiring dengan ciuman Ares yang semakin dalam, bahkan ia merasa Ares tak hanya menciumnya tapi ingin memakannya.

Ketika Lyra menyerah meronta dan hampir kehabisan napas, Ares melepaskannya. Pria itu menyatukan keningnya dengan Lyra, satu tangannya membelai pipi Lyra yang terasa panas dan merona, sementara tangan yang lain menarik handuk yang membungkus rambut panjang Lyra, membiarkan rambut panjang istri terurai.

“Sialan kamu, Ares!” maki Lyra di sela napasnya yang terengah, bahkan ia merasa akan pingsan di makan pria itu. Merasa terancam, Lyra segera menjauh dari pria itu yang masih menyiratkan ketidakpuasan di matanya.

Ares hanya berseringai kecil sambil mengusap bibirnya sendiri. “Bibirmu bengkak,” bisik Ares dengan suara yang parau.

Sejak melihat Lyra di pesta tadi, ia benar-benar ingin memakan wanita itu sampai tak bersisa.

Ares bangga dengan pesona sang istri yang mampu menarik perhatian setiap mata, tetapi ia juga marah karena kecantikan sang istri tidak bisa menjadi miliknya seorang.

Lyra langsung berkaca. “Kamu keturunan kepiting apa?” ringis Lyra sambil mengusap bibirnya yang benar-benar bengkak, ia merasa seperti baru digigit hewan.

Tanpa mengucapkan sepatah kata pun, Ares melingkarkan lengan kokohnya di pinggang ramping Lyra, membuat wanita itu tersentak.

“Ares, lepas!” Tiba-tiba suara Lyra menjadi serak, ia mencoba melepaskan tangan Ares yang semakin erat mendekapnya, tubuhnya bergerak gelisah, dadanya berdesir.

“Jangan bergerak!” Ares berbisik dengan suara rendah di telinga Lyra sementara matanya menatap lurus mata sang istri yang sayu dari cermin.

Lyra tidak ingin patuh pada siapa pun, jadi ia semakin meronta, mencoba melepaskan diri dari kendali Ares.

“Sebentar, hanya sebentar, Lily.” Ares menggeram, sekuat tenaga ia mencoba menahan hasratnya agar tidak memakan Lyra dengan kasar. Bagaimana pun juga, ia memperlakukan wanita itu dengan lembut dan penuh cinta … jika bisa.

Ares membenamkan wajahnya di ceruk leher Lyra, menghirup dalam-dalam aroma sabun dan aroma alami tubuh istrinya yang memabukkan.

Mata yang biasanya sedingin es kini tampak gelap dan sarat akan emosi yang tak terbaca. Menyadari itu, Lyra terdiam dengan patuh meski muncul begitu banyak pertanyaan dalam benaknya.

Saat merasakan tak lagi ada perlawanan, Ares menyingkap jubah mandi Lyra lalu mendaratkan kecupan-kecupan kecil di pundak wanita itu. Lyra membiarkannya, seakan memberi izin pada sang suami untuk menjelajahi tubuhnya.

“Kamu sangat mencintainya?” Ares bertanya sembari membelai rambut Lyra yang masih basah, sedangkan mulutnya kini beralih pada leher sang istri, meninggalkan jejak basah yang membuat tubuh Lyra meremang hingga kakinya terasa lemas seperti tak bertulang.

“Lalu bagaimana denganmu? Kamu sangat mencintai Liana?” Lyra meremas jubah mandinya guna menyalurkan sesuatu yang menjalar dalam jiwanya.

“Aku nggak suka, nggak cinta, nggak ada hubungan.” Ares menjawab dengan tegas dan penuh penekanan.

Lyra berbalik badan hingga bersitatap dengan Ares, ia memicingkan mata, mencoba mencari kebohongan di mata pria itu tapi yang dilihatnya hanya kabut pekat tak kasat mata.

“Aku benci orang yang mengkhianati perasaan.” Lyra menyentuh dada bidang Ares, jari lentiknya membuat gerakan abstrak di sana membuat Ares hanya bisa mengerang tertahan, napasnya memberat, dadanya naik turun. “Tapi karena kamu bilang nggak ada perasaan dan nggak ada hubungan sama dia, aku percaya.”

Ares tidak tahu apa maksud dari ucapan Lyra, apakah wanita itu mau membuka hati untuknya? Apakah akan memberinya kesempatan?

Sementara Lyra berseringai, jari lentiknya kini menyentuh bibir Ares yang sedikit terbuka, sentuhan menggoda yang akan membuat pria mana pun terbuai.

Entah setan dari neraka mana yang merasukinya hingga Lyra tiba-tiba berkata, “Mau kupenuhi syarat ketigamu?”

Ares terbelalak, darahnya berdesir, bahkan tangannya sampai gemetar mendengar apa yang Lyra bisikkan tepat di depan bibirnya.

“Yakin?” Ia menggeram tertahan seraya menempelkan keningnya di kening Lyra. Baru ditawarkan, napasnya sudah memburu. Ares sadar, benteng pertahanannya sudah tak terselamatkan.

Sementara Lyra terdiam sejenak. Ia juga tidak tahu apakah benar-benar siap menyerahkan diri pada kakak angkat mantan kekasihnya itu.

Seperti ada yang berbisik di telinganya. “Balas saja. Balas dengan meniduri kakaknya.” Lyra sangat yakin dirinya bukan sosok pendendam, tetapi mengingat bagaimana Ryan melupakannya membuat Lyra ingin melampiaskan sesuatu yang tak bisa diungkapkan dengan kata-kata.

“Aku_Ares!” Lyra memekik saat tiba-tiba Ares mengangkat tubuhnya.

“Sejak awal kamu memang milikku,” desis pria itu lalu kembali membungkam mulut Lyra, kali ini dengan ciuman yang lebih menggebu dan intens, membuat Lyra kewalahan menghadapinya.

Saat jemarinya bertaut dengan jemari Lyra, Ares menekannya kuat seakan ingin menyatukan nadi mereka. Ketika Lyra memalingkan wajah, Ares langsung mencengkram rahangnya dengan lembut tapi penuh kendali.

Kali ini, ia tidak akan membiarkan Lyra berpaling darinya. Ares ingin Lyra melihat bagaimana dinding es dalam hatinya mencair dan menjadi aliran api yang hanya ditujukan untuk wanita itu seorang.

Lyra pasrah, ia tahu tak lagi ada jalan mundur setelah semua ini, bahkan tahu mungkin besok dirinya akan bangun dengan penyesalan yang sebesar gunung. Tapi malam ini … hanya malam ini, ia ingin melakukan sesuatu yang membuatnya melupakan segalanya.

“Kamu milikku, Lily. Malam ini kamu milikku.”

“Kamu memang milikku sejak 15 tahun yang lalu.”

1
Milla
Wah oke thor satu persatu benang kusut sudah mulai bisa terpisahkan memang pasangan ayah dan anak yang klop sama2 kadi pembunuh pantas aja ares begitu benci dan sakit hati terhadap orang asing yanv di bilang keluarga 😔🥺 lanjut thorrrrr ayo dong lagi seru inii 🤗
💥💚 Sany ❤💕
Ryan mungkin mencari pembenaran atas kejahatannya sedangakan Ares ingin menegakkan keadilan meskipun caranya salah. Terus, napa si Barga dendam ma Ares?.
💥💚 Sany ❤💕
Jadi Ares nyamar jadi anaknya Tama yang hilang gitu, buat balas dendam?. Terus si Ryan yang katnya gak sengaja bakar panti, boongan?.
Arsyad Algifari.
ga mungkin kan .Ares mau balas dendam kalau cerita Ryan benar
ˢ⍣⃟ₛÐïñÐå💜⃞⃟𝓛ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©ѕ⍣⃝✰
ohhh jadi versi Ryan yg bilang jika gak sengaja membakar panti asuhan itu bohong, dan ya mungkin Ryan tau jika Tama punya anak kandung dan dia sengaja membakar nya hidup2 agar Ares kakak kandungnya meninggal hmmm pantas Ares balas dendam
Milla
Yaaaa yaaaaaa othor gitu deh emang boleh di cut pas sedang on on nyaaaaa othor mahh lanjut thorrrr nanggung inii 🥺😔🤗
🌺 Tati 🐙
lanjut jangan di gantung,ares blm selesai bercerita😅
💥💚 Sany ❤💕
Part ini berasa kayak nonton live, bikin nahan napas padahal aktornya gak kelihatan, jantung pun ikut dag dig dug, takut Vano dan Lian napa2. Jadi teringat kisah Gabriel Thoor, aku paling suka cerita yg ada actionnya 😁🤭. Maksih ya Athoor Skay, dah bikin karya yg keren dan luar biasa. Sukses selalu buat karya2 mu Thoor 🥰🥰
💥💚 Sany ❤💕: Sama2 Athoor Skay..., semangat terus dan sukses selalu buat karya2 mu 🥰🥰🥰
total 2 replies
💥💚 Sany ❤💕
Nah kan... Lyra jadi salah paham ma Liana, wajar sih... kan Ares gak pernah jujur.
💥💚 Sany ❤💕: heum...., bener banget Thoor. Padahal jujur aja napa.
total 2 replies
💥💚 Sany ❤💕
Meskipun sakit tapi otak Ares tetap encer, gercep melindungi istri tercinta 😁
💥💚 Sany ❤💕
Ares dan Lyra sama2 terluka, begitulah dendam. Pasti banyak yang dirugikan. Napa Ares gak cari bukti dan tuntut di pengadilan?, gak perlu menjadi hakim dan membuat hukum sendiri Ar.
💥💚 Sany ❤💕
Penasaran napa si Barga begitu dendam ma Ares?.
💥💚 Sany ❤💕
Barga bagai iblis pemburu darah, ngeri....
Milla
Aaaaaa othorrr nanggung itu thorrr sebucin itu ares mu lyraaa orang2 pilihan yang berada di dekat mu untuk menjaga muu thor please yaaa satu kan ares dan lyra sudahi kesalah pahaman inii ayo thorr buka benang merah yang terjadi antara ryan tama dab barga ayo dong thorrrrr aku nunggu iniiii 🥺🤗🥰
Milla: Setia donggg ama mereka please yaaa banyakin up nyaa penasaran ini 🤗
total 2 replies
yulithong
msh byk misteri yg bikin penasaran....lanjut kak
SkySal Alfaarr: siap kak
total 1 replies
Nata Abas
hadir kak ceritanya keren kak
SkySal Alfaarr: terima kasih akak😍😍😍
total 1 replies
Attaya Zahro
Lanjut kak sky 🥰🥰
SkySal Alfaarr: siap akak
total 1 replies
FHR
Ceritanya seru..bikin penasaran 👍
FHR: Ditunggu up nya Thor 👍
total 2 replies
ˢ⍣⃟ₛÐïñÐå💜⃞⃟𝓛ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©ѕ⍣⃝✰
ini pasti ulah Barga , kamu itu tidak ada apa2nya jika ingin melawan Ares
ˢ⍣⃟ₛÐïñÐå💜⃞⃟𝓛ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©ѕ⍣⃝✰
hadir sky, waw keren ternyata Ares tak membiarkan istrinya dalam bahaya,
Ly mungkin cinta Ares salah tapi percayalah dia tulus mencintaimu dan dia lakukan itu untuk melindungi mu.
SkySal Alfaarr: terimakasih akak😍😍😍
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!