NovelToon NovelToon
Pembunuh Bayaran Menjadi Pelayan

Pembunuh Bayaran Menjadi Pelayan

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Transmigrasi / Romansa Fantasi
Popularitas:1.7k
Nilai: 5
Nama Author: Novi Vuspita sari

Misi penyelamatan pembunuh bayaran terhadap anak anak itu gagal mengakibatkan dia memasuki tubuh seorang gadis yang keluarganya baru saja di muasnahkan oleh musuh kerajaannya, dirinya dijadikan pelayan dan kakaknya dijadikan selir.

dan parahnya dia harus menjadi pelayan jendral kejam!!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Novi Vuspita sari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

20. dunia ini

Hazel menatap tangan kirinya yang terselamatkan… tak berselang beberapa waktu bakan ia belum siap anggur sudah terkena tangan kanannya hingga terasa goresan ditangan kirinya.” Fokus.” Tegas zeyn.

Hazel diam di sana merasakan tangannya terluka.. saat Zeyn mengarahkan anak panah terakhir…

sraf… hazel kaget tepat saat anggur itu terhempas dengan anak panah juga terkena ikatan rambut hazel hingga tubuh hazel terhempas jatuh Bersama anak panah yang tertancap ditanahh Bersama kepalanya.

bugh..

Hazel merasakan sakit ditubuh dan kepalanya. Pelayan beberapa tertawa di sana melihat Hazel

Hazel menarik anak panah yang menusuk rambutnya beberapa rambutnya terpotong karena anak panah itu sangat tajam. Zeyn melihat hazel yang duduk menatap anka panah itu dingin menyeringai.

“ itu hukuman kecil untuk mu hari ini.” Tegasnyaa pada hazel.

Hazel melihhat zeyn yang pergi cemberut.”hanya karena makanan saja dia begitu. Dasar pelit.” Ketus hazel cemberut,,, seolahh tak terjadi apa apa dia segera bangkit memungut anak panah yang berserakan dan membawanya pulang.

Zeyn diam melihat hhazel yang berjalan biasa saja, seolah apa yang terjadi tadi tidak merusak mental atau rasa takut darinya. Dia bahkan dengan sengaja membawa anak panah yang ia kenakan tadi… Mataya menyipit menatap hazel yang cukup anehh.. aneh karena tidak ada emosional yang besar. dia tidak seperti manusia pada umumnya.

“ ehem… diliat terus..” ejek David kepada zeyn yang memperhatikan hazel yang sekarang Sudah pergi.” Dia aneh.”tegas zeyn kepada David.

David menaiki alisnya memandang zeyn bingung.”dia tidak menunjukan emosional manusiawi… tidak takut sata anak panah itu menembus tubuhnya, tidal takut jika anak panah itu menyasar ketubuhnya. Bahkan sata tubuhnya terempas karena anak panah aku sengaja pelesetkan pun dia tidak menunjukan emosional takut manusiawi.. dia menunjukan respon yang tidak bagus.” Tegasnya pada David.

David mendengarnya mengangguk paham melihat zyen.” Kau benar juga tuan. Tidak seharusnya dia berjalan begitu saja tampa rasa takut dan menjalankan hhidup sesantai itu usai nyaris diujung tanduk…” tegas David dengan serius.

“ coba kau selidiki..” tegasnya pada David.

” Apa yang diselidiki tuan?” tanya David dengan cengengesan..

“ kau-”

"siap tuan saya akan lakukan.” Tegansya segera menjauh. Zyn menatap David dingin dan membuang muka bengis.

..

“ Jinju..”panggil hazel kepada Jinju memasuki ruangan tempat dia tidur.. disana ada Jinju menatap hazel panik saat melihat hazel dengan wajah panik memukul perut hazel.

Hazel kaget mendapatkan pukulannya Jinju. “ kau ini terus saja melakukan kesalahan. Hazel aku Sudah bilang jangan melakukan ulah… kau nyaris saja mati ditangan tuan Zeyn.. kau tau di aitu gila, dia itu iblis..” tegansya pada hazel.

Hazel menatap Jinju dengan wajah yang terlihat masma, ia menggeleng pelan merangkul Jinju.” Dia hanya berlatihan panah saja tadi. Aku hanya menemaninya tidak ada yang aneh.” Tegas hazel polos pada Jinju.

” Jangan berbohong hazel.. kau nyaris saja bertemu maut masih saja bilang baik baik saja.”tegansya kepada hazel kesal.

Hazel merangkul Jinju masuk dan meletakkan satu bungkus makanan didepan jinju.”ayo makan.. hehe..” hazel cengengegsan menatap Jinju.

Mata Jinju bergetar menatap hazel, disana ada potongan daging panggang dan kecap, lalu ada manisan dan nasi.. ia bahkan Sudah lama tidak pernha bertemu nasi yang utih begini.“ hazel… mengapa memberikan aku makanan ini?? Dari mana kau mendpaatkannya? Kau tidak mencurikan?” tanyanya pada hazel.

Hazel menggeleng.” Tuan Zeyn tidak selera makan jadi makannya tadi tidak dimakan, dari pada dibuang aku bawa saja untukmu dan aku makan tadi hehe. Makanlah ini enak enak.”tegas hazel kepada Jinju. Jinju menatap hazel masih dengan bola mata yang berair.

Karena merasa haru dan juga sesak di dada melihat hazel. “ mengapa menangis??? “Tanya hazel heran.

Jinju memeluk hazel erat tidak mengatakan apapun. Tapi Jinju merasa hidupnya cukup penuh, setelah bertemu hazel ia merasakan arti dari rasa takut kehilangan dan kasih yang penuh… hazel yang tak tau apa apa hanya mengusap pelan kepala jinju. “ jangan menangis Jinju.. kamu tidak suka daging kah?” tanya nya kepada Jinju dengan pandangan serius.

Jinju menggeleng pelan di pelukan Hazel.” Tolong berjanji padaku untuk tidak terluka… aku mohon kau harus tetap hidup dengan baik, selalu Bersama aku.” Jelasnya kepada hazel.

Hazel mengusap pelan kepala Jinju dan mengangguk pelan, ia tersenyum hangat pada Jinju yang mulai makan makanan yang Hazel bawa sembari tersenyum.

Zeyn mendengar dan mengintip dari sela kediaman milik Hazel, melihat hazel dan Jinju yang terlihat sangat baik, ia tak berffikir jika Hazel akan memberikan makanan itu kepada temannya sunguhan, bahkan setelah dia sendiri nyaris mati karena hukuman yang dia berikan. Zeyn menghela nafas pelan segera pergi dari sana.

“ ahhhkkkk. "

Teriakan Mora sangat keras di kediamannya mendengar kabar matanya buta sebelah, bahkan jarinya juga dipotong.”sialan..” teriaknya menggema, sudah dua hari dia tak sadarkan diri setelah kejadian kemarin membuat ia menggila.

Suaranya membuat pelayan lain disana mengintip dari luar ruangan. Memandang ke dalam Dimana mora yang berteriak ,meraung penuh amarahh dan juga kesedihan, dalam situasinya yang buruk dia sungguh hancur sekarang.

Hazel mendekati ruangan milik Mora dan mengintp dari cela pintu Dimana banyak pelayan melihat padanya prihatin.

Hazel sedikit tersenyum miring melihat itu.’ Kasihan sekali, dia pasti sangat terpukul.’ Bisik bisik di sekeliling terdengar keras.’ Pasti kau kan pelakunya.. kaukan.’ Teriakannya menatap hazel tiba tiba.

Haze yang di tuduh membuah semua menatap pada hazel. Hazel ditatap segera menggeleng menunjukan wajah lemahnya.. “ hahhhh wanita sialan kau ahhh sialan.”teriak Mora mekemparkan hazel mengenakan bekas makannya tadi.

Hazel dis ana menjadi mundur dengan wajah takut dan gugup.” Minggirlah sebelum kau di bunuh.” Tegas mereka kepada hazel. Hazel melihat itu segera mundur dan melihat pada kepala pelayan aneh.

“nggak usah dipikirin.. dia memang gitu, semuanya juga dia tuduh jadi pelakunya. Saking banyaknya yang nggak suka sama dia kan.” Gumam Jinju pada hazel yang diam saja, hazel melirik Jinju dengan serius.

“ dia memang gila setelah kemarin di serang, lagipula siapa yang enggak suka sama dia? Dia itu benar benar kaya Nyonya dirumah padahal dia cuman pelayan, mentang mentang pelayan lama dan kepala pelayan seenaknya saja bertingkahh. Aku kalo ada kekuatan juga bakal aku potong jari jari dia yang udah nampar kami seenaknya.” Ketusnya pada hazel.

“ memang dia pernah nampar kamu??” tanya hazel kepada jinju.

Jinju mengangguk polos”suka nampar suka ditendang kalo salah. Seenaknya saja memperlakukan orang.” Jelaasnya pada hazel.

Hazel menatap Jinju serius.”kalo kamu ada kekuatan, kamu mau apa yang ingin kamu lakukan?” tanyanya pada Jinju serius.

Jinju mengetuk ngetuk pipinya pelan.”aku mau pukul dia 100x, sampai tulang punggungnya patah, terus aku mau pukul bibir dia sampai pecah karena pernah ludahin aku berkali kali.”tegassnya pada hazel.

Hazel mendengarnya mengangguk pelan.

Memandang jinju dengan tatapan serius.” Tapi itu nggak mungkin bisa. Kamu taukan kalo aku lemah, mana bisa ngelakuin apa yang aku pikirkan.”tegas jinji pada azel. Hazel tersenyum miring menatap Jinju yang terkekeh lemah.

“ hazel… “ teriakan pelayan dari arah lain membuat jinju dan hazel melirik padanya.

” Kau dipanggil tuan Zeyn di kediaman Teratai merah.” Tegansya pada Hazel.

Hazel mendengarnya menganguk pelan menatap pelayan yang mengatakan itu serius. Sata pelayan pergi meninggalkan dirinya cepat hazel melirik jinju.”Dimana itu kediamannya?” tanya hazel. Dia tak tau banyak kediaman di sini.

1
Mila Sari
semangat Thor, di tunggu cerita selanjutnya
Mila Sari
lanjut Thor, semakin penasaran dgn hazel
Q1n9 Yu3R
di bab pertama, udah mengudang air mata aja😭😭😭😭
pengagum rahasia 🍂: aayoooo bacaaa lagi hehe
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!