NovelToon NovelToon
Perjalanan Istimewa

Perjalanan Istimewa

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa / Misteri / Mata Batin
Popularitas:423.3k
Nilai: 5
Nama Author: Fernanda Syafira

Sekuel dari Novel Arjuna Bopo Istimewa.
Di sini kita akan di suguhkan dengan perjalanan cinta antara Arjuna dan Meshwa.
Perjalanan rumah tangga dan kehidupan dari Bopo Istimewa ini, ternyata banyak sekali ujiannya.
Apakah Meshwa yang berstatus sebagai istri sanggup menemani perjalanan Arjuna? ataukah dia akan menyerah?

Di Novel ini juga akan ada kelanjutan kisah cinta Nala dan Mifta. Lalu, bagaimana dengan Dipta? Apakah dia akan menemukan tambatan hati?

simak kelanjutan cerita dari Keluarga Bopo Desa Banyu Alas di sini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fernanda Syafira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

12. Tasyakuran

"Panav! Panav duduk yang bener!" Kata Shima sambil memasangkan sabuk pengaman pada Binturong tua yang masih setia menemani mereka.

Dengan lincah, Shima mengendarai mobil barunya menuju ke rumah Arjuna. Tak langsung pergi ke rumah Arjuna, ia menyempatkan diri untuk mampir ke rumah Yang Kungnya yang berada di sebelah rumah Arjuna.

"Yang Kung... Yang Kung..." Seru Shima dari atas mobilnya.

"Dalem, Nduk. Putu Yang Kung sing ayune koyo widodari (Cucu Yang Kung yang cantiknya seperti bidadari)." Jawab Abimanyu. Ia pun tertawa kala melihat cucu terkecilnya itu mengendarai mobil dengan Panav di sebelahnya.

"Duh alah. Udah pinter nyupir mobil ya." Puji Abimanyu.

"Kemarin nyupirin ayam, sekarang Panav. Kapan giliran Yang Kung?" Tanya Abimanyu.

"Gak cukup mobilnya kalo sama Yang Kung. Yang Kung naik mobil Mas Juna aja. Kan sama kayak gini." Jawab Shima.

"Lah itu Panav di ikat gitu, bisa nafas gak, Nduk?" Tanya Abimanyu.

"Ya bisa lah, Kung." Sahut Shima.

"Udah ah, Cima mau ke rumah Mas Juna. Dada, Yang Kung." Katanya dengan centil hingga membuat Abimanyu tertawa.

Setelah aksinya di lihat oleh Yang Kungnya, ia kemudian melambaikan tangan dan melajukan mobilnya menuju ke rumah Arjuna.

"Kenapa, Mo?" Tanya Runi.

"Lihat itu, putumu nyupirin Panav. Pamer sama Yang Kung ceritanya. Jiian kemelelet poll." Jawab Abimanyu.

"Ada aja gebrakannya anak satu itu, Ya Allah. Semua orang di bikin tobat sama dia." Kata Runi. Runi pun ikut tertawa melihat Shima yang dengan lincah mengendarai mobil bersama Panav menuju ke rumah Arjuna.

"Panav, ayo turun." Kata Shima sambil melepaskan sabuk pengaman yang mengikat tubuh gembul Panav. Panav yg penurut itu pun segera turun dan mengikuti Shima.

"Assalamualaikum... Mbak Meshwa." Seru Shima sambil mengetuk pintu. Shima pun mengulangi sampai beberapa kali sambil memukul pintu makin kuat karena tak kunjung mendapat jawaban.

"Waalaikumsalam. Sebentar, Dek." Jawab Meshwa yang sampai tergopoh - gopoh menghampiri pintu.

"Mbak Meshwa dari mana sih? Kok lama banget?" Cicit Shima.

"Mbak Meshwa lagi beresin lemari, Dek. Gak denger kalo ada tamu." Kekeh Meshwa.

"Cima sama Panav kesininya?" Tanya Meshwa.

"Iya dong." Jawab Shima yang mengekor pada Meshwa ke kamarnya.

"Ada aja sih proyekmu, Cim. Kemarin nyupirin Ayam se anak - anaknya. Sekarang nyupirin Panav." Kekeh Meshwa.

"Iya lah, Mbak. Cima males jalan kaki, nanti keringetan, bau. Kan Cima udah mandi." Kata Shima yang membuat Meshwa menyemburkan tawa.

"Panav di situ aja. No no naik ke kasur. Nanti di marah Mas Juna." Kata Shima. Panav pun menurut, ia berhenti di dekat pintu dan langsung merebahkan diri di ruangan yang terasa dingin itu.

"Maa Syaa Allah, pinter banget sih Panav." Gemas Meshwa sambil mengusap - usap bulu lebat Panav yang sangat terawat.

"Assalamualaikum. Cimaa... Cim..." Terdengar suara Arjuna.

"Eh! Mas Juna pulang." Kata Shima.

"Sayang, Cima mana?" Seru Arjuna lagi.

"Iya Mas. Ini di sini." Jawab Meshwa yang segera menghampiri Arjuna bersama Shima dan Panav.

"Kenapa sih, Mas? Kok teriak - teriak aja." Tanya Shima.

"Mobilmu tu loh, Dek. Kok tok palangi ngarep garasi ngono kuwi (Kok kamu memalang di depan garasi gitu). Mobil Mas kan gak bisa parkir." Kata Arjuna.

"Mobilku kan juga mau parkir loh, Mas. Emang mobil Mas aja yang mau parkir." Jawab Shima.

"Ya gak gitu cara parkirnya. Di susun, jangan sembarangan, malang melintang gitu." Kata Arjuna.

"Ya tinggal di pindahin aja loh, Mas. Gak usah ngomel - ngomel." Sahut Shima sambil melirik sinis dari balik badan Meshwa.

Meshwa sendiri, sedari tadi sudah mati - matian menahan tawa melihat perdebatan Arjuna dan Shima.

"Nanti kalo Mas pindahin, kamu ngomel - ngomel." Jawab Arjuna.

"Ya hati - hati, jangan sampe lecet. Mas aja marah kalo mobilnya lecet." Kata Shima.

"Ealah, ya Allah. Adekmu, Wa, Meshwa. Garai endas umup (Bikin kepala mendidih)." Kata Arjuna yang membuat Meshwa langsung menyemburkan tawa.

"Bener ini, Mas yang pindahin mobilnya?" Tanya Arjuna.

"Gak usah! Biar aku aja." Jawab Shima.

"Panav, ayo pulang." Ajak Shima sambil berjalan ke luar rumah.

"Besok aku minta Yang Kung bikinin garasi sendiri buat mobilku! Di sana Ayah ngomel, di sini Mas ngomel, di rumah Bopo juga Bopo ngomel. Padahal aku cuma mau parkir." Gerutu Shima sambil berjalan yang membuat Arjuna di belakangnya terbahak - bahak.

"Ya ngomel lah. Orang kok, parkir mobil seenak udelmu." Jawab Arjuna.

"Besok aku minta Yang Kung bikinin garasi di tengah situ, yang lebar. Mas Juna gak boleh pinjem." Sahut Shima sambil menunjuk tengah - tengah halaman rumah.

"He'eh Cim... Wes karepmu. (Terserahmu)" Kekeh Arjuna.

"Panav, ayo naik." Kata Shima yang di turuti oleh Panav.

"Kok tok gubet ngono kuwi piye to, Cim? (Kok kamu lilitkan kayak gitu gimana to, Cim?)" Komentar Arjuna saat melihat Shima memakaikan sabuk pengaman untuk Panav.

"Mas Juna berisik! Panav aja diem kok." Kata Shima yang kemudian pulang dengan mobilnya.

"Ealah. Emang cuma Panav yang paling sabar ngadepin Cima." Kekeh Arjuna sambil menatap adiknya dan Panav yang berada di atas mobil.

...****************...

Sore itu, Abimanyu meminta empat tetangganya untuk membagikan nasi besek dan juga bingkisan untuk warga Desa Banyu Alas.

Nasi besek dan bingkisan yang sebelumnya sudah di doakan oleh keluarga Abimanyu itu pun segera di bagikan sebagai 'pemberitahuan' prihal pernikahan Arjuna dan Meshwa.

Tak seperti biasanya yang mengadakan tasyakuran besar dengan mengundang seluruh warga desa, kali ini tasyakuran di lakukan dengan hening. Hal utama yang mempengaruhi tentu karena belum ada hari baik untuk pernikahan resmi antara Meshwa dan Arjuna.

Maka dari itu, pernikahan mereka terkesan masih 'di sembunyikan' oleh keluarga. Meski begitu, hal itu sama sekali tak mengurang kebahagiaan dan rasa syukur mereka atas kehadiran si Biyung baru.

"Aku kira gak bakal sebanyak itu, isi berkatnya, Mas. Taunya sama aja, banyak juga kayak waktu acara syukuran pernikahan Mbak Aci." Kata Meshwa yang baru menyusul merebahkan diri di ranjang.

"Ya memang seperti itu, Dek. Alhamdulillah masih bisa berbagi seperti itu dengan warga desa. Mudah - mudahan, nanti bisa berbagi lebih banyak lagi." Jawab Arjuna sambil membelai - belai rambut istrinya.

"Bedanya tasyakuran kali ini hanya pada pelaksanaannya saja. Nanti ada saatnya kita undang semua warga dan tasyakuran di adakan besar - besaran." Imbuh Arjuna kemudian.

"Bakal ada tasyakuran lagi?" Tanya Meshwa.

"Iya lah, Sayang. Setelah selesai ritual Bopo dan Biyung, pasti akan di adakan tasyakuran besar." Jawab Arjuna.

"Berarti, keluarga Mas gak bisa ya, bikin acara dengan hemat budget ala pengantin zaman sekarang." Kekeh Meshwa.

"Selagi kita bisa berbagi banyak, kenapa harus hemat budget? Lagi pula, berbagi seperti itu gak bikin kita miskin loh. Yang ada, justru rezeki semakin banyak dan berkah." Kata Arjuna.

"Maa Syaa Allah, Suamiku." Kata Meshwa yang merasa kagum dengan Suaminya juga keluarga besar Arjuna yang tak pernah merasa rugi untuk berbagi dengan orang - orang di sekitarnya.

1
Kasih Bonda
next Thor semangat
Kristiana Subekti
lanjut lagi yg buuuanyaaak thor 😘😁
Atik Kiswati
knp lg itu.....jadi kwatir nih.....
Kasandra Kasandra
up lg
aurora
semoga penyakit nya mbak meshwa ikut luntur
@$~~~tINy-pOnY~~~$@
pembersihan kah?
amilia amel
semoga itu pertanda rahim Meshwa dibersihkan dari sisa-sisa kiriman jahat
dan semoga habis ini Meshwa kembali hamil dan kali ini calon bopo
cipa
semoga pertanda baik...segera dikasih momongan kembar 3
Tosari Agung
thor si projo kenapa gak serahkan ke arjuna aja sih buat di eksekusi dari di cincang terus di kasih makan ke belang
rizky tria
jd inget ibu Raina dulu, persis ya.. keguguran anak pertama, perempuan..
semoga dengan menjalankan ritual, salah satu pembersihan rahim mbak Meshwa.. sabar ya mas Juna & mbak Meshwa 🤗
setelah ini hamil lg langsung kembar 3 calon Bopo semua 🤲😊🙏
rizky tria: aamiin yra 🤲🤲
total 2 replies
Santi
semoga ini pertanda baik ya, rahim meshwa sedang dibersihkan dan di obati
Kasandra Kasandra
moga nanti di karuniai anak kembar... lanjut double up
Nuri 73749473729
mudah2an pertanda kebaikan thor... lanjut thor masih penadaran
Ika Shanti Budipertiwi
thor jangan sedih-sedih ah
Lenny Fitriany
ikutan nangis 😭😭
dik sugiyantoro
pertanda apa lagi ini. semoga aja itu pembersihan dari telur yg dikirim ke meshwa, dan semoga meshwa Ng akan kenapa2 dan tetap bisa hamil lagi kembar pula. 💪💪💪💪💪 up lagi dong thor
Rusi Rusi
lanjut lagi thor, jangan bikin penasaran. semangat
Nice1808
meshwa kenapa lagi ya, apa makhluk jahat kiriman projo merusak peranaka n meshwa, moga aja gak ya thor🙏
Rahmawati
yg sabar ya juna dan meshwa, nanti semoga dapet anak kembar
Dewi kunti
dibersihkan rahimnya secara ghaib
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!