NovelToon NovelToon
Lepaskan Aku, Tuan Jason

Lepaskan Aku, Tuan Jason

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO Amnesia / Pelakor / Dijodohkan Orang Tua / Romansa Fantasi / Konflik etika / Selingkuh
Popularitas:3.6k
Nilai: 5
Nama Author: MTMH18

Min Ara wanita yang di jodohkan dengan Jeon Jason, lelaki tampan yang mempunyai kharisma kuat yang merupakan seorang putra tunggal dari keluarga Jeon.

Sebagai syarat lelaki itu mendapatkan seluruh hak warisnya, Jason harus menikah dengan Ara.

Ara mengira kehidupannya akan bahagia dengan menjadi istri Jeon Jason, tetapi semua itu hanya ada dalam angannya saja. Jason yang berstatus suaminya itu, tidak lebih dari seorang iblis yang selalu menyakiti hatinya.

Ara tidak bisa mengelak perasaannya yang mulai terjebak di dalam lingkaran yang di buat Jason, tetapi itu semua adalah sebuah kesalahan besar baginya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MTMH18, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

16| Bayanganmu

Jason membuka kedua matanya dan hal pertama yang ia rasakan adalah pening di kepalanya, ia mengernyit dan rasanya kepalanya seakan ingin pecah.

Jason tidak pernah minum sebanyak tadi malam, sehingga sampai saat ini pengaruhnya masih belum hilang. Lelaki itu mulai sadar kalau dirinya tidak berada di dalam kamarnya, melainkan kamar Ara.

“Kenapa berantakan seperti ini?” gumam Jason saat melihat kamar Ara begitu berantakan, ia mengernyit bingung saat sadar tidak memakai baju hanya celana saja.

Sekilas ingatan tadi malam berputar di otaknya, Jason melebarkan matanya.

“Sial! Aku tidak pernah sampai kelepasan begini!” umpatnya dan langsung mencari keberadaan Ara.

“Di mana dia? Apakah dia baik-baik saja setelah aku melakukan itu secara paksa kepadanya?” Jason mengacak rambutnya frustasi.

Ia mulai menuruni ranjang dan mencari Ara di dalam kamar mandi, karena ia mendengar suara air mengalir di dalam sana.

Perlahan Jason membuka pintu kamar mandi dan tubuhnya langsung melemas saat melihat Ara berada di dalam bathtub dengan kemejanya dan mata Ara terpejam rapat.

Jason mendekati Ara. Perlahan tangannya menyentuh tubuh Ara, dengan tangan bergetar lelaki itu menangkup wajah sang istri yang terasa begitu dingin.

“Ara?” panik Jason, ia tahu pasti Ara sudah berendam begitu lama hingga membuat tubuhnya menjadi sedikit membiru.

Jason menyetuh denyut nadi di tangan Ara dan ia masih bisa bernapas lega saat merasakan denyut nadi sang istri, meskipun begitu lemah.

Jason segera mengambil jubah mandi dan menggendong tubuh Ara keluar. Ia juga menyuruh Michael menyiapkan mobil, Jason akan segera membawa Ara ke rumah sakit setelah ia mengganti pakaian sang istri yang basah itu.

“Kau bisa lebih cepat!” bentak Jason kepada Michael yang mengemudikan mobilnya.

Jason memeluk erat tubuh Ara yang di lapisi jaket miliknya.

...***...

Setelah sampai di rumah sakit Jason segera membopong tubuh Ara ke dalam beberapa perawat membantunya dan membawa Ara ke ruangan ICU.

Jason berdiri di depan ruangan ICU, ia tidak bisa mengintip ke dalam dan sekarang ia sangat cemas dengan keadaan Ara di dalam sana. Jason tidak tahu kalau Ara nekat berbuat seperti itu, ia juga sangat menyalahkan dirinya yang sudah membuat Ara hampir kehilangan nyawa, karena ulahnya.

“Kurang ajar!” tamparan keras menyapa pipi kanan Jason dan tidak perlu di tanya lagi siapa yang menamparnya.

Jason tidak berani menatap ke arah ayahnya yang sedang murka itu. Ia tahu ayahnya akan begitu marah kepadanya setelah semua yang menimpa Ara.

“Cukup sudah Ayah diam selama kau menyakiti Ara! Kau kira Ayah tidak tahu apa saja yang telah kau lakukan untuk membuat Ara terluka? Ayah sudah ingin membuat perhitungan kepadamu! Tapi, dengan dukungan dari Ara, kau tidak jadi Ayah coret dari ahli waris seutuhnya! Tapi, ini sudah kelewatan! Kau sudah membuat Ara masuk ke ruangan sialan ini!” marah tuan Jeon membuat Jason terdiam.

“Ara selalu mengatakan kau akan berubah dan kau akan mencintainya seperti dia mencintaimu! Itu yang membuat Ayah tetap diam, tapi Ayah yakin saat kau tahu! Kau akan menyesalinya!”

Jason masih terdiam, lidahnya kelu untuk mengatakan sesuatu. Ia tidak tahu, kenapa tiba-tiba dadanya begitu sesak dan matanya mulai memanas seperti ingin menangis.

Tuan Jeon menatap putranya dengan tatapan marahnya, beliau tidak habis pikir dengan watak putranya itu.

“Kenapa watakmu seperti ini? Ini bukan watak putraku,” gumam tuan Jeon yang masih di dengar oleh Jason yang masih terdiam.

Tak selang berapa lama, setelah perdebatan itu, dokter yang menangani Ara keluar dengan beberapa perawat. Jason langsung menghampirinya.

“Bagimana keadaannya?” tanya Jason saat dokter itu melepaskan masker yang di gunakannya.

“Tidak terlalu serius, pasien hanya terlalu lama berendam dan membuat peredaran darahnya terganggu. Pasien hanya perlu di rawat inap untuk beberapa hari ke depan, karena selain di sebabkan oleh berendam tadi. Pasien ternyata sedang dalam keadaan tertekan yang berkepanjangan, sehingga perlu perawatan untuk memulihkannya, sebentar lagi pasien akan di pindahkan,” jelas dokter membuat Jason tanpa sadar meneteskan air mata, ia sangat lega mendengarnya, karena ia sangat takut sesuatu yang buruk terjadi kepada Ara dan ia tidak akan memaafkan dirinya sendiri kalau itu terjadi.

...***...

“Kau jaga Ara dengan baik! Ayah akan menjelaskan keadaan Ara kepada Ibumu!” kata tuan Jeon keluar dari ruangan Ara.

Jason duduk di kursi dekat Ara, ia menatap wajah pucat sang istri. Pandangannya terpaku kepada bibir Ara yang terluka yang di sebabkan olehnya. Tangan Jason terulur mengusap bibir bawah Ara yang terluka itu.

“Maafkan aku yang terlalu kasar kepadamu! Aku tidak tahu kenapa aku begitu marah saat melihatmu tak sengaja berciuman dengan Jimin. Aku jadi tahu rasanya menjadi dirimu saat kau memergokiku sedang berciuman dengan wanita lain, ternyata sakit ya?” gumam Jason sambil menggenggam tangan dingin Ara, dibawanya tangan sang istri itu ke bibirnya untuk dikecup.

“Bayangmu muncul di depan mataku! Aku ingat jelas bagaimana aku memperlakukanmu tadi malam, pasti sangat menyakitkan dan aku tahu aku sangat brengsek! Kau boleh marah dan memukulku! Aku akan menerima itu semua! Asalkan kau bangun dan buka mata indahmu itu!” Jason terus berbicara kepada Ara.

“Aku sangat cerewet ya? Kau baru tahu? Iya, memang aku adalah orang yang sangat cerewet saat bersama dengan orang-orang yang mengenalku. Tapi, denganmu aku ingin selalu bercerita tentang hal aneh yang selalu aku mimpikan di setiap malam. Haha, aku tidak akan bermimpi buruk saat memelukmu dalam tidurku, aku merasa tidurku sangat nyenyak. Tapi, aku tidak mengatakan itu semua kepadamu, karena egoku yang masih tinggi ini. Mungkin aku akan mengurangi sedikit demi sedikit untukmu!”

Jason menatap sendu wajah Ara. Dadanya semakin sesak saat mengingat bibir itu terus tersenyum manis kepadanya, namun ia tidak membalasnya. Tangan yang sudah susah-susah memasakkannya, tapi ia tidak menyentuh makanan yang terlihat begitu nikmat itu.

“Maaf untuk kehadiran tadi malam dan ku mohon cepatlah sadar,” mohon Jason.

“Hm,” Ara yang mulai membuka kedua matanya, Jason segera menekan tombol untuk memanggil dokter.

Tak berselang beberapa lama dokter dan beberapa perawat memasuki ruangan Ara. Jason memilih berada di luar, karena tidak ingin mengganggu fokus mereka yang memeriksa Ara.

“Bagaimana?” tanya Jason saat dokter keluar dari ruangan Ara.

“Tidak ada yang serius, pasien hanya butuh istrirahat dan tidak boleh terlalu terbebani pikirannya, kau sudah bisa masuk kembali,” jelas dokter membuat Jason tersenyum lega.

Jason mulai memasuki ruangan Ara dan melihat sang istri yang duduk termenung menatap ke arah luar jendela.

“Kau sedang apa?” tanya Jason dengan memeluk Ara dari belakang.

“Lepaskan aku dan jangan sentuh aku dengan tangan kotormu itu bajingan!” teriak Ara melepaskan tangan Jason dari tubuhnya.

Jason cukup terkejut mendengarnya, ia ingin mendekati Ara. Namun Ara segera mundur dan menarik selimutnya menutupi tubuhnya. Ada kilatan ketakutan dari mata sang istri dan itu membuat Jason semakin merasa bersalah.

Bersambung...

1
Piyah
ara lebayy
Mita Paramita
jason lagi akting baik yaaa🤨 curiga ada udang dibalik batu 🤣🤣🤣
Piyah
lanjut
Piyah
dialognya kurang banyak
Ara putri
mampir kak, jika berkenan mampir juga keceritaku PENJELAJAH WAKTU HIDUP DIZAMAN AJAIB
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!