Hay readers....Assalamualaikum ketemu lagi di karya Author yang terbaru, cerita ini sequel dari karya Author yang berjudul PESONA PENJUAL KERIPIK PISANG.
JUDUL awal aku ganti ya readers katanya terlalu panjang. dari PUTRA MAHKOTA YANG HILANG VS PUTRI MAHKOTA YANG TERSINGKIRKAN.
sekarang menjadi GADIS CANTIK ISTRI DOKTER DESA.
GALAKSI ALFARISKI MANGGALA putra Zayyandra Manggala yang hilang saat masih kecil, kini gala sudah tumbuh besar dengan nama GALA RESPATI, Kini ia menjadi seorang dokter di sebuah desa yang terpencil.
ZOYA ZALENA DEWANTARA putri seorang pengusaha besar si ibu kota, harus meregang nyawa di tangan calon suaminya di saat hari pernikahannya.
ikuti kisah keduanya yang penuh haru ya...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon S. Mia. t, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
MENIKAH ATAU PERGI DARI DESA
Bu Karti dan Bu Wiwit menarik nafas lega saat tubuh Zoya bersih tak ada tanda-tanda kalau mereka habis berhubungan badan, dan bau Zoya pun masih tercium wangi segar, bukan wangi yang bercampur keringat, apalagi tanda pelecehan tidak ada,tubuh Zoya sangat bersih.
Bu Karti bisa bernafas Lega, karena ia yakin Gala tak akan melakukan perbuatan yang tak bermoral karena Bu Karti mengenal bagaimana kepribadian Gala sejak kecil, dan bagaimana pak Hasani dan Bu Wiwit mendidik putra satu-satunya itu dengan baik dan bijak, keduanya selalu menanamkan kebaikan di dalam jiwa Gala.
" Kalian lihatkan, tak ada tanda-tanda kalau mereka pernah berhubungan badan, apa lagi pelecehan, tak ada sedikitpun tanda kekerasan di tubuh nak Zoya " kata Bu karti.
" Maaf, ini kesalahan saya, saya tidak mengatakan pada Gala kalau saya membawa Zoya dari klinik dan mengajaknya tinggal di sini, mungkin Gala semalam saking ngantuknya langsung tidur dan tidak menyadari kalau ada Zoya di kamarnya" ucap Bu Wiwit.
" Tetap saja ini salah, Bu Wiwit membawa bule ini tinggal bersama di rumah ibu yang ada seorang laki-laki bujang, ini bisa menimbulkan fitnah, apalagi gadis ini nggak jelas asal usulnya, kalau dia orang yang tersesat kenapa nggak lapor saja pada pak lurah dan polisi " seru Bu Rumi.
" Nanti kita bicarakan lagi ya ibu-ibu, ini sudah hampir siang ayo kita lanjutkan belanjanya, nanti keburu anak-anak berangkat sekolah, Bu Wiwit tolong nanti di bicarakan dengan pak lurah nggeh, cari solusi terbaiknya " ucap Bu Karti.
" enggeh Bu"
" Bagaimana dengan hukuman mereka Bu karti, mereka harus di kasih pelajaran biar jera, agar pemuda pemudi yang lainnya tidak akan berani meniru aksi mereka " seru Bu Rumi.
" Jangan hanya melihat kebaikan gala saja, kalau salah ya harus tetap di hukum, salah ya salah " seru Bu Rumi.
" Bagaimana kalau kita nikahkan saja mereka berdua Bu Karti, toh mereka sudah tidur berdua walau mereka tak sadar, agar nanti tidak di contoh yang lainnya dengan alasan nggak sengaja " kata Ripah salah satu ibu yang menjadi saksi.
" Benar Bu Wiwit, sepertinya mereka cocok deh, nak Gala ganteng Ning bule ayu " sahut Bu Dwi yang juga menjadi saksi.
" Terimakasih sarannya, nanti akan kami bicarakan lagi dengan Gala dan pak lurah, kami akan ke balai desa siang ini " kata Bu Wiwit.
" Kenapa harus menikah, mereka harus di arak keliling kampung, biar yang lainnya tidak berani meniru mereka dan kemudian usir mereka dari desa ini " seru Bu Rumi kembali.
" Bu Rumi, ini hanya ketidak sengajaan, tidak harus di hukum seperti itu, mereka tidak melakukan perzinahan, tapi kita akan tetap minta Bu Wiwit sama pak Hasani untuk bersikap tegas dan nantinya bisa menerima segala konsekwensinya dari pak Lurah, entah nanti apa yang di putuskan pak lurah, Bu Wiwit harus bisa menerimanya " kata Bu Karti.
" Iya Bu karti, terimakasih atas semuanya, ibu-ibu mohon maaf karena telah membuat keributan di pagi hari " ucap Bu Wiwit.
Bu Rumi yang merasa kesal karena sarannya tidak di dengarkan langsung melengos dan pergi keluar kamar.
Di ruang tamu Pak Hasani, pak Sardi juga Gala duduk di kursi tamu.
" Kenapa Zoya bisa ada di sini Yah, bukankah ia tinggal di klinik bersama Lilis " tanya Gala pada ayahnya.
" tiga hari yang lalu saat ibu sama ayah mengantar makanan ke klinik, kami melihat Zoya berteriak histeris ketakutan, akhirnya kami memutuskan untuk membawa Zoya pulang ke rumah agar bisa mengawasi nya " kata pak Hasani.
" Kenapa Ayah nggak kasih pesan terlebih dahulu "
" Ayah lupa Gal, Ayah sudah sibuk panen di sawah " ucap Hasani .
Gala hanya menghela nafas panjang.
Tak lama ketiganya melihat Bu Rumi yang berjalan cepat dari kamar Gala dan kemudian diikuti oleh ibu-ibu yang lainnya, ketiganya langsung berdiri.
" Bagaimana Bu ?" tanya pak Hasani.
Bu Wiwit menghela nafas panjang dan kemudian menatap ke arah putranya.
" sepertinya kalian harus dinikahkan "
" Apa !!!!" seru Gala.
*******
Kini setelah sarapan Gala dan orang tuannya duduk di ruang tengah, Zoya juga tertunduk di depan mereka, Zoya merasa bersalah dengan adanya kejadian tadi pagi.
" Sorry " ucap Zoya dengan pelan dan kepala tertunduk.
Ketiganya saling berpandangan dan kemudian sama-sama menghirup udara dalam-dalam.
" Apa kamu memiliki keluarga di sini nak Zoya?" tanya pak Hasani pada Zoya.
Sengaja memang Gala tidak memberitahukan kebenaran siapa Zoya pada orang tuannya, ia juga tak menceritakan kalau kemarin ia pergi untuk menemui orang tuanya Zoya, Zoya sendiri juga tidak tahu kalau Gala sudah menemui papanya, Gala tidak ingin orang tuannya ikut terlibat dengan masalah Zoya.
Zoya menatap ke arah Gala.
" Ceritakan saja pada mereka Zoy " kata Gala.
" I still have father and stepmother ( Saya masih memiliki ayah dan ibu tiri " kata Zoya.
Setelah mengambil nafas dalam-dalam akhirnya Zoya menceritakan semuanya, kenapa ia bisa berakhir di sini dalam keadaan yang terluka parah dan hampir kehilangan nyawanya.
Pak Hasani dan Bu Wiwit nampak terkejut dan sangat tersentuh saat mendengar cerita Zoya,
Pak Hasani menatap Gala dengan tatapan penuh kegelisahan, ada kecemasan di matanya.
Bu Wiwit mendekati Zoya dan kemudian memeluk tubuh Zoya yang nampak bergetar karena kini Zoya terisak pelan.
Setelah memeluk dan menenangkan Zoya, kini Bu Wiwit menatap ke arah Zoya dan menggenggam kedua tangan Zoya.
" Nak apa kamu mau menikah dengan putra ibu, jika kamu tidak menikah dengan putra ibu, warga akan terpaksa mengusir kamu dari desa ini atau mereka akan menyerahkan kamu pada polisi, agar kamu bisa kembali pada keluargamu " kata Wiwit, Zoya menggelengkan kepalanya berkali-kali.
" No aunty, I don't want to go home, before I can get back at them, please let me stay here, I'm afraid if I go home now, they will kill me (saya tidak mau pulang sebelum saya bisa membalas mereka, tolong izinkan aku tinggal di sini, saya takut kalau aku pulang sekarang, mereka akan membunuhku)" kata Zoya dengan mata yang memohon.
Gala menatap ke arah Zoya dengan perasaan yang campur aduk, jika Zoya tidak ingin pergi dari sini maka ia harus menikahi Zoya.
" Jika kamu mau tinggal di sini maka kamu harus menikah dengan putra ibu nak "
Zoya menatap sejenak ke arah Gala dengan tatapan yang penuh permohonan dan permintaan maaf dan kemudian kembali beralih menatap ke arah Bu Wiwit.
" Okay, I will marry with Doctor Gala, Auntie "
##########
naaah Loch .... pak Hasani ketar ketir kn kalau tamu nya Gala mirip semua wajah nya dg Gala 🤣🤣
aku lg serius baca STP Bab nya. 🤭🤭🤭
hadeeeeww .... si Ghina mmg sllu bikin masalah ,, niat mengintai tp mlh blak-blakan bgni dN akhir nya mlh ngompol Krn nahan pipis terlalu lama. 🤣🤣🤣🤣
Benar2 tidak adil kalau Gala masih trmerpisah dengan keluarga besarnya padahal sudah di smdepan mata...
Semoga Bapak Hasani mau menceritakan semua kisah masa lalu Gala hingga terdampar di pelosok terpencil... 😥😥😥
saatnya Gala dan keluarga beamsarnya berkumpul dan menikmati kebahagiaan yang sesungguhnya... 😥😥😥💙💛💙😘😘😘
Dasar keturunan keluarga Manggala emang benar² Random... 😍😍😍😍
Semoga dengan kelonyolan Ghina si Bocah Gemblung semua bisa terungkap dan Gala bisa berkumpul dengan keluarga besarnya... 💙💛💙😘😘😘
the real gen Zayn ini...
konyol 🤣🤣🤣🤣
Karena Zayn adalah ayah kandung yang perlu Gala ketahui. Tak mungkin juga Gala tidak mengingat orang tua angkatnya nanti karena telah bertemu orang tua kandung nya...
jadi penasaran.....kenapa ga bisa terpisah dari keluarga kandung nya....
ksn ada pepatah ny, bush jatuh gak jauh dari pohon ny, 😁😁😁