Ye Fan adalah seorang psikopat yang menjadikan orang-orang jahat sebagai target eksekusinya. Ia menikmati perburuan tersebut tanpa rasa bersalah.
Sebelum kematiannya, Ye Fan menghabiskan waktu dengan sebuah game kultivasi yang menurutnya sangat menarik, karena di dalamnya ia bisa memburu dan membunuh para penjahat tanpa batas.
Namun, hidupnya berakhir ketika ia tewas ditembak polisi. Saat membuka mata kembali, Ye Fan mendapati dirinya telah bereinkarnasi ke dalam dunia kultivasi—dunia yang persis seperti game yang pernah ia mainkan, tempat hasrat lamanya kini dapat terwujud sepenuhnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agen one, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 16: Sekte Bayangan dan Investigasi Pejabat
Sekte Pedang Patah kini hanyalah sejarah. Di bawah perintah Ye Fan, plang kayu besar di gerbang utama diturunkan dan dihancurkan. Sebagai gantinya, sebuah prasasti hitam legam dengan ukiran perak didirikan.
"Sekte Pemburu Bayangan"
Nama itu terukir dengan aura yang menekan. Ye Fan tidak ingin sekte ini menjadi tempat kultivasi biasa; ia ingin tempat ini menjadi markas bagi mereka yang murni namun tertindas. Xiao Mei ditunjuk sebagai pengelola urusan dalam, sementara dua puluh orang yang tersisa mulai membersihkan sisa-sisa reruntuhan dan memperbaiki paviliun yang hancur.
Namun, kedamaian itu tidak bertahan lama. Hilangnya seluruh struktur kepemimpinan sekte—mulai dari murid luar hingga Master Sekte—dalam satu malam bukanlah hal yang bisa ditutupi, meski mayat-mayatnya telah lenyap ke dalam Inventori Ye Fan.
Tiga hari kemudian, di depan gerbang sekte.
Suara derap kaki kuda yang berat memecah keheningan. Inspektur Lu, pejabat keamanan kota yang sebelumnya menyelidiki rumah bordil, datang bersama satu peleton pasukan elit kerajaan. Wajahnya tampak sangat tegang. Di sampingnya, berdiri seorang pria berjubah ungu dengan lambang Kekaisaran—seorang Pejabat Tinggi Urusan Kultivator.
"Berhenti!" teriak Inspektur Lu saat melihat gerbang sekte yang sudah berganti nama. "Apa-apaan ini? Di mana Master Han? Dan siapa yang mengganti nama sekte ini tanpa izin Kekaisaran?"
Ye Fan melangkah keluar dari balik gerbang. Ia tidak lagi memakai baju budak yang compang-camping. Ia mengenakan jubah hitam panjang dengan aksen merah darah, rambut putihnya diikat rapi, dan tatapannya begitu tenang hingga membuat para prajurit di depan gerbang merasa sesak napas.
"Master Han sudah tidak ada. Sekte ini telah berpindah tangan." ucap Ye Fan datar. Suaranya kini jernih dan penuh otoritas.
Pejabat Tinggi berjubah ungu maju selangkah. Matanya menyipit, mencoba membaca ranah kultivasi Ye Fan. "Pindah tangan? Kultivasi sekte adalah aset Kekaisaran! Kau... siapa kau? Aku hanya merasakan aura Arus Qi Level 8 darimu. Bagaimana mungkin orang sepertimu bisa mengambil alih sekte ini sendirian?"
Ye Fan menyeringai tipis. Ia tahu pejabat ini meremehkannya karena menganggap kekuatannya hanya di level Arus Qi.
"Master Han dan para tetua melakukan pengkhianatan terhadap moralitas manusia. Mereka telah pergi menuju tempat yang tidak bisa kalian datangi." jawab Ye Fan penuh teka-teki.
Inspektur Lu melangkah maju, memegang hulu pedangnya. "Cukup omong kosongnya! Kami menerima laporan bahwa ribuan murid menghilang dalam semalam. Jika kau tidak bisa menunjukkan di mana mereka berada, aku akan menangkapmu atas tuduhan pembantaian massal dan pemberontakan!"
[DING!]
[Situasi Krisis Terdeteksi: Tekanan Diplomatik Kekaisaran]
[Pilihan Misi:]
[Bantai Semua Utusan (Risiko: Perang dengan Kekaisaran)]
[Gunakan Manipulasi Mental Sistem (Biaya: 50 Poin Reputasi Gelap)]
[Tunjukkan 'Bukti' Kejahatan Master Han untuk Mengalihkan Investigasi]
Ye Fan melirik Xiao Mei yang mengintip dari balik pilar dengan cemas. Membantai mereka sekarang akan membawa masalah besar bagi Xiao Mei.
“Sistem, pilih opsi ketiga. Keluarkan semua barang bukti kejahatan Master Han dan para muridnya dari memori dan inventori.”
Ye Fan melambaikan tangannya. Seketika, ratusan gulungan kertas, botol obat terlarang, dan catatan perdagangan manusia yang selama ini disembunyikan Master Han di ruang rahasia (yang telah disedot Ye Fan ke inventori) berjatuhan di depan kaki Inspektur Lu dan sang Pejabat Tinggi.
"Sebelum kalian menuduhku," suara Ye Fan mendingin, "Bacalah itu. Master Han sedang membangun tentara terlarang dengan menculik warga kota dan menggunakan teknik sesat. Aku tidak membantai mereka... aku 'membersihkan' ancaman bagi Kekaisaran."
Inspektur Lu memungut salah satu gulungan, dan wajahnya mendadak pucat. Itu adalah daftar nama gadis-gadis yang hilang di kota selama tiga tahun terakhir, lengkap dengan catatan penyiksaan mereka.