jika hati sudah memilih, maka logika tak bisa lagi bicara. percuma saja punya kriteria jika yang sesungguhnya menilai adalah perasaan
kita tak pernah tau pada siapa akan jatuh cinta, ketika hati memilih bukan kesempurnaan yang diutamakan, tapi cintalah yang menjadikannya sempurna
ku memilihmu, karena kamulah cintaku!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Putri_uncu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Tanggung Jawab
"saya pulang dulu ya" gaffi pamit pada keyza setelah bertemu dengan clayton
Entah apa yang dibicarakan, gaffi juga tak mengatakan apapun dan langsung pulang begitu saja
Keyza masuk ke ruang kerja kakaknya "kak kamu apain gaffi!"
Nada bicara keyza terlihat sangat marah dan kesal " kak!"
"duduk dulu key" gita juga ikut masuk agar tak terjadi pertengakaran adik kakak
"ngga bisa! Kakak keterlaluan kali ini" keyza ingin mengejar gaffi dan meminta penjelasan
"dek, duduk dulu!" clayton meminta keyza tetap tinggal
"dia siapa?"
Clayton memulai pembicaraan
"gaffi"
Keyza menjawab singkat karena moodnya sudah tidak baik saat ini
"siapa kamu?"
Clayton masih sabar menghadapi adiknya
"entah, kenapa kakak pukul gaffi?" keyza masih tak terima
"kalian harus segera menikah!" clayton dengan sangat tegas mengatakan pada keyza keputusannya setelah bicara dengan gaffi
"kakak ini sadar ngga sih? Udahlah aku pergi aja makin gila bisa-bisa!" keyza habis kesabaran dengan kakaknya
"kamu tahu kemana keyza tak pulang malam itu?" clayton bertanya pada istrinya
"kakak kenapa sih, gita lagi hamil bisa bicara pelan ga?" keyza kembali lagi padahal sudah diujunh pintu keluar
"sayang bicara baik-baik aja bisa kan, key duduk dulu aku pusing kalau kalian bertengkar" gita mengeluarkan jurus manjanya
"duduk git, emang orang ngga punya perasaan begitu" keyza membantu gita
"dek, gaffi bilang kalian pernah bermalam diapartemen bersama? gaffi merasa harus bertanggung jawab atas perbuatannya padamu. dan dia meminta izin pada kakak untuk melamarmu!" clayton tak basa-basi lagi
Setelah puas memukul.gaffi karena bahtiar membatalkan kembali hubungannya pada keyza atas dasar pengakuan gaffi
Clayton tentu saja marah pada pria yang berbuat jahat pada adiknya.
Namun setelah ngobrol dengan gaffi, clayton sedikit lega
"kenapa ga tanya dari tadi sih kak, muter-muter bikin orang kesel" keyza baru tahu alasan kakaknya marah
"kami satu apartemen tapi dia tidak melakukan apapun kak, kalau dia mau jahat pasti sudah dia lakukan sejak lama" keyza mengingat dirinya yang sering menyerahkan diri pada gaffi
"tapi gaffi merasa tetap harus tanggung jawab, dia minta izin kakak. Kalau kamu bagaimana?" clayton menyerahkan kembali keputusan pada adiknya
"dia ngga suka aku kak, hanya dia terlalu polos makanya merasa bersalah. Sebaiknya masalah ini kita lupakan saja!" jika gaffi benar-benar menyukainya maka keyza akan dengan senang hati menerimanya
"kamu tentukan saja mana yang terbaik, tapi kakak lihat dia anak baik dan juga pekerja keras" clayton menyelidiki gaffi melalui istrinya yang menjadi bosnya secara langsung
"tapi dia bukan anak orang kaya key!" gita tau bagaimana hidup adik iparnya. Bagaimana jika suaminya tak mampu memwnuhi keinginan keyza nanti
"aku punya kak clay, kamu tenang aja!" keyza sepertinya memberikan tanda setuju dengen rencana gaffi
"kalau kakak bagaimana?" keyza bertanya pada clayton tentang pendapatnya ke gaffi
"kakak terserah padamu saja, asal kamu bahagia" clayton sudah tak marah sama sekali
"sayang masih siang" gita mendorong clayton yang akan menggendongnya
"ngapain masih disini!" clayton mengusir keyza dengan matanya
"tutup pintu dan jaga aruni" clayton memeluk istrinya yang sejak tadi menggodanya dan tak sabara untuk menengok anak dalam kandungan gita
Sementara itu keyza kembali ke kamar dan memberanikan diri menghubungi gaffi melalui video call
gaffi langsung mengangkat panggilan keyza
"sudah di kost an?" keyza sangat aneh. Kali ini terasa malu melihat wajah gaffi
"hm, saya pinjam apartemen lagi" gaffi pulang ke apartemen yang pernah didatanginya bersama keyza
" em, berapa banyak wanita yang kamu ajak tidur disana?" gita ingin tahu senakal apa gaffi
"baru kamu seingat saya" gaffi menjawab singkat pertanyaan keyza
"masih sakit?"
"sedikit, kenapa telfon?" tanya gaffi
"kangen lah, em kak clay tadi bilang itu" keyza malu untuk mengatakannya
"apa?"
"kamu katanya mau tanggung jawab!"
"apa yang saya lakukan sehingga harua tanggung jawab padamu" gaffi menggoda keyza
"hatiku, kamu curi hatiku sejak awal kita bertemu" bukan keyza namanya jika tak jujur
"oh!"
"oh aja! Nyebelin"
keyza menekan tombol merah, memutuskan panggilan vidoenya dan melempar ponselnya di kasur
"dasar pria jahat, ngga peka! Aku benci kamu gaffi untung aja ganteng! " keyza sangat kesal
"katanya kangen, katanya cinta mati waktu itu" suara gaffi masih terdengar
keyza membalik ponselnya dan benar masih ada gambar gaffi dilayar
Tut
Kali ini benar-benar dimatikan
"aaa!" keyza makin kesal
Ting
"saya akan melamarmu minggu depan, berikan jawaban tiga hari lagi. Jika tidak mau blokir nomer ini"
Gaffi mengirimkan pesan
"seminggu? Cepat amat"