Kisah seorang Angel yang tidur dengan seorang pria di dalam kamar hotel. Pria itu adalah Devan seorang pengusaha sukses namun sudah memiliki istri dan sangat mencintai istrinya.
Ayah Devan menyuruh untuk Devan agar mempertanggung jawabkan perbuatannya, dia harus menikahi Angel karena sudah tidur bersama Angel.
Karena berita itu Angel di cap sebagai wanita pelakor dan penggoda suami orang padahal dia tidak ada sedikitpun niat untuk menjadi wanita pelakor dan wanita penggoda.
Bagaimana kisah mereka?
Mengapa Angel bisa tidur dengan Devan?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ding-dong, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Tamparan keras
Angel bahkan langsung terduduk di lantai karena dia merasa lemas seketika dan itu tidak luput dari penglihatan Devan.
"Siapa yang menemukan pria itu?" tanya Devan.
"Warga tuan"
Sebenarnya merekalah yang menemukan jenazah Diki, lalu mereka membawa jenazah Diki ke dekat motornya yang ikut mereka buang juga, agar nanti Diki di temukan dan dikira Diki meninggal akibat kecelakaan.
"Oh jenazahnya berada dimana sekarang?" tanya Devan.
"Di rumahnya"
"Oke kalau begitu kalian bisa hentikan pencarian sekarang" perintah Devan lalu menutup panggilan telfonnya.
#####
"Kak Devan apa itu yang kak Devan maksud adalah Diki?" tanya Angel ingin memastikan baik-baik.
Angel tiba-tiba berani kepada Devan untuk bertanya.
"Kamu pikir sendiri saja Angel, siapa pria yang bersamamu ingin melarikan diri" ucap Devan santai.
Angel menangis seketika begitu mendengar ucapan Devan.
"Kak Devan bisakah aku pergi melihatnya kak, aku mohon kak aku ingin melihat dia untuk yang terakhir kalinya kak" mohon Angel masih dengan tangisannya.
"Memang kamu siapa mengajukan permintaan sama aku, kamu nggak pantas melakukan itu, sekarang lebih baik kamu lanjutkan pekerjaan kamu, ingat ini baik-baik kamu tidak bisa keluar dari dalam rumah ini jadi mulai sekarang lupakan dunia luarmu" ucap Devan.
"Kak aku mohon kak satu kali ini saja kak, aku ingin melihatnya kak" mohon Angel lagi karena dia sangat ingin melihat Diki.
"Angel sudah aku bilang kamu tidak bisa keluar dari dalam rumah ini, kamu sayang sama dia kan?" tanya Devan.
"Iya kak" jawab Angel.
"Ya sudah doakan saja dia nggak usah berharap keluar dari dalam rumah ini dan sekarang lanjutkan kerjamu" perintah Devan.
"Kak aku mohon kak, aku ingin bertemu pacarku untuk yang terakhir kalinya kak, aku ingin meminta maaf kepada keluarganya juga kak karena ini semua salah aku" mohon Angel lagi yang masih sesenggukan.
"Angel" bentak Devan dan langsung memberi tamparan yang keras kepada Angel lagi.
"Kamu ini di beritahu tidak mau mendengarkan yah, sekarang lupakan untuk pergi melihat kekasihmu, lebih baik kamu lakukan tugasmu membersihkan seluruh rumah ini, dan aku sama sekali tidak kasihan padamu jadi kamu tidak usah menangis karena percuma saja" bentak Devan lalu segera menuju kamarnya.
#####
Keluarga Angel pun tiba di rumah Diki.
"Kita nggak salah rumah nih, loe nggak salah lihat lokasikan?" tanya Mila.
"Nggak kak ini udah benar kok, tuh lihat ajah banyak orang yang sedang melayat dan juga ucapan turut berduka cita" ucap Miko.
"Tapi ini rumahnya bagus banget bukannya kak Diki itu orang biasa saja" ucap Mila.
"Iya kak, gue jadi bingung nih, lebih baik gue tanya dulu daripada salah rumah" ucap Miko lalu pergi bertanya kepada salah satu orang yang sedang mau masuk melayat ke dalam rumah Diki dan memang benar bahwa rumah ini adalah rumah Diki.
"Gimana?" tanya Mila begitu Miko selesai bertanya kepada seseorang yang ingin masuk melayat juga.
"Iya benar ini rumah kak Diki" jawab Miko masih dengan ekspresi bingungnya.
Mereka pun masuk bersama ke dalam rumah Diki.
"Miko, Mila" ucap Nadia begitu melihat keluarga Angel masuk ke dalam rumah Diki.
Ayah Angel yang belum mengetahui keluarga Angel, karena Diki belum memperkenalkan dia langsung mengetahui begitu Nadia menyebutkan nama Mila dan Miko.
Diki pernah mengatakan pada dirinya kalau Angel mempunyai dua adik yang dekat juga pada dirinya terutama yang bernama Miko, sebenarnya Diki sudah ingin mengundang keluarga Angel untuk ke rumahnya, dia ingin Angel mengetahui semuanya. Namun semuanya menjadi tidak jadi karena gosip Angel yang Diki ingin selesaikan terlebih dahulu dan sekarang semakin tidak jadi karena Diki sudah meninggal.
"Iya benar ini rumah kak Diki berarti kak Diki bukan orang biasa saja ternyata, itu ada kak Nadia dan juga kak Clarisa" ucap Mila.
Mereka pun segera berjalan mendekat kepada Nadia.
"Nak Diki" ucap Ayah Angel sedih begitu melihat jenazah Diki begitupun dengan ibu Angel.
"Kalian nggak usah berpura-pura sedih seperti ini, asal kalian tahu semua ini terjadi karena Angel" ucap Clarisa masih dengan kesedihannya namun dia juga semakin membenci Angel dan keluarga Angel, karena kehilangan Diki orang yang sangat dia cintai padahal semua itu berawal dari dirinya sendiri.
"Loe ngomong apa sih Clarisa, loe itu nggak mikir yah, mana mungkin Angel melakukan itu semua, Angel itu sangat mencintai Diki, loe sepertinya benci banget sama Angel padahal Angel nggak salah apa-apa sama loe, kalau karena kakak ipar loe sehingga loe benci sama Angel, loe salah tahu nggak karena Angel itu hanya di jebak masa loe nggak percaya pada teman loe sendiri" ucap Nadia kesal kepada Clarisa yang selalu menyalahkan Angel.
Angel salah karena telah berpacaran dengan Diki, dia mengambil orang yang sangat gue cintai dan ini semua karena dia, sehingga Diki bisa meninggal seperti ini batin Clarisa.
"Kak Clarisa kok seperti ini, kenapa kak Clarisa menyalahkan kak Angel" ucap Mila juga.
"Sudah Angel tidak salah apa-apa, Diki meninggal karena dia kecelakaan dan motornya jatuh ke jembatan bersama dengan dia juga, jadi ini semua bukan salah Angel" ucap Ayah Diki.
"Sekarang jangan ada keributan lagi, karena anakku pasti tidak mau ada keributan" ucap Ayah Diki masih dengan kesedihannya.
Diki itu tidak jatuh, ini semua ada hubungannya dengan Angel, semuanya karena dia, gue benar-benar benci sama loe Angel kenapa loe mesti hidup di dunia ini batin Clarisa.
"Oh iya apa Angel sudah tahu semua ini?" tanya Ayah Diki kepada Ayah Angel.
"Kami juga tidak tahu, semenjak kak Angel di paksa menikah dengan orang jahat itu, dia langsung tidak ada kabar sama sekali, nomor ponselnya langsung tidak pernah aktif sekali pun setiap kami menghubungi dia" jawab Mila langsung.
Clarisa pun tertawa membuat semua orang melihatnya dengan tatapan heran.
"Loe kenapa Clarisa, loe nggak gila kan?" tanya Nadia.
"Tadi loe bilang apa, Angel di paksa menikah sama Devan kakak ipar gue yang kaya raya memiliki segalanya itu, loe mimpi yah. Memang siapa Angel sehingga kakak ipar gue mau memaksa dia, yang ada Angel yang menggoda kakak ipar gue sampai-sampai dia relakan dirinya di tiduri, Angel itu wanita penggoda, wanita pelakor, busuk, munafik tahu nggak. Dia nggak ada kabar dan nomor ponselnya nggak aktif itu pasti karena dia sudah senang dengan kehidupannya sekarang yang bahagia, penuh dengan kekayaan hasil dari menggoda suami orang, dasar Angel wanita tidak tahu malu kasian kakak gue yang suaminya dia goda" ucap Clarisa yang sengaja memfitnah Angel di hadapan orang banyak, padahal dia sudah tahu Angel di nikahi paksa dan juga Angel di nikahi hanya untuk di siksa.
Plaakkk....
Clarisa langsung memegang pipinya yang terkena tamparan keras.