NovelToon NovelToon
TRANSMIGRASI GRAMEISYA

TRANSMIGRASI GRAMEISYA

Status: tamat
Genre:Romansa / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Fantasi Wanita / Tamat
Popularitas:7.6M
Nilai: 4.8
Nama Author: less22

EKSLUSIF HANYA DI NOVELTOON, JIKA ADA DI TEMPAT LAIN BERARTI PLAGIAT! LAPORKAN!

FB: Erna Liasman
IG: Erna Less22

Melisa adalah agen rahasia yang terkuat, sayangnya ia malah mati di tangan sang kekasihnya karena atas perintah ketua agennya.

Namun, ia di beri kesempatan kedua hidup di tubuh seorang wanita lemah yang mati akibat jatuh dari tangga.

Di saat kesempatan kedua ini lah ia pun membalaskan dendamnya kepada kekasih dan ketua agen rahasia itu, dan juga membalas mereka yang menyiksa pemilik tubuh yang ia tinggali itu.

Bagaimana kisah selanjutnya? Bagaimana hubungan ia dan sepupunya? Yuk simak kisahnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon less22, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 16

"Baiklah kalau begitu, Anda bisa baring di sini," ucap dokter itu berdiri di samping alat MRI.

Grameisya pun duduk dan kemudian baring di alat tersebut.

Dokter itu pun memencet sebuah tombol membuat Grameisya masuk ke dalam alat yang berbentuk kapsul itu.

Ia pun di scan.

Tak lama kemudian, ia pun di keluarkan dan dokter itu melihat CT scan.

"Hm ... seharusnya cidera seperti ini tidak akan membuat ingatannya hilang. Banyak yang saya temui orang yang cideranya lebih dari ini tapi mereka baik-baik saja dan tidak lupa ingatan, ini bahkan tidak berpengaruh apapun pada otaknya, kenapa bisa seperti ini?" ucap dokter itu menekuk alisnya.

Yessy menekuk alisnya. "Kalau itu tidak membuatnya lupa ingatan lalu kenapa ia lupa dengan semua orang dan sifatnya yang berubah jauh 100%?" tanya Yessy tidak sabaran.

"Berubah, apa perubahannya secara berangsur-angsur atau mendadak?" tanya dokter itu lagi.

"Ya, mendadak," jawab Yessy.

Dokter itu menekuk alisnya dan melihat ke arah Grameisya.

"Memangnya apa yang membuat dia berubah, apa saja perubahan itu?" tanya Dokter tersebut.

"Tiba-tiba saja dia menjadi pemberani, berpakaian yang biasa tidak ia pakai, dia lupa dengan masa lalunya, perubahannya itu tidak normal," ucap Yessy.

"Memangnya awalnya dia seperti apa?" tanya dokter lagi.

"Dia itu penakut, cupu, nggak bisa di andalkan, nggak bisa ngapa-ngapain," jawab Yessy.

"Kenapa? Kau sekarang cemas setelah aku jadi seperti ini?" tanya Grameisya tersenyum.

"A-aku tidak cemas kok, aku hanya heran aja perubahan mu," ucap Yessy tidak berani bertatap mata dengan Grameisya.

"Untuk lupa ingatan itu sendiri memang bisa merubah sifat, tapi yang berubah itu ia tidak ingat masa lalunya, tidak orang sekitarnya, atau kemungkinan melupakan sesuatu yang menyakitkan baginya. Mungkin ia berusaha mengingat pun itu seperti ada yang hilang pada dirinya. Bisa jadi dia lupa ingatan karena adanya tekanan yang sangat besar membuat ia memang harus melupakan itu. Tapi apa yang di katakan oleh Nona tadi, jika dia berubah menjadi wanita pemberani itu ia juga bisa jadi mendapatkan tekanan, tapi seharusnya itu tidak akan menimbulkan hilang ingatan. Tapi karena tekanan itu yang membuat ia berani," ucap dokter tersebut.

"Lalu? Apa ada cara untuk mengembalikan dia seperti dulu lagi dokter?" tanya Yessy.

"Hey! Kenapa kau ingin mengembalikan aku seperti dulu? Kau belum puas membully ku? Atau kau takut aku balik yang membully mu?" tebak Grameisya.

"Bukan itu, dengan sifat mu yang seperti ini aku tidak biasa, rasa seperti orang lain saja, bukan seperti sepupuku," jawab Yessy dengan suara pelan.

"Ck! Siapa peduli itu, aku memang bukan sepupumu, aku juga tidak sudi punya sepupu sepertimu. Ingat! Aku bukan orang yang sama seperti orang yang kau kenal itu, jika kau berani melakukan sesuatu padaku lagi seperti waktu itu, kau dan keluarga ku akan ku hancurkan menjadi debu!" ancam Grameisya berdiri dan meninggalkan ruangan tersebut.

Yessy melihat kepergian Grameisya.

"Dokter, apa tidak ada cara lain agar ia bisa kembali seperti dulu? Lihatlah sekarang, dia bahkan mengancam ku dan keluargaku di depan Anda," ucap Yessy memohon.

"Maaf Nona, tugas saya adalah sebagai dokter, untuk masalah lain itu adalah masalah internal keluarga Anda. Lagian untuk apa membalikkan dia seperti dulu, tadi dia sudah mengatakan jika Anda yang mengganggunya lagi, berarti Anda pernah melakukan sesuatu padanya, dia seperti itu juga untuk pertahanan pada dirinya," jawab dokter itu.

1
🍃≛⃝⃕|ℙ$ ÑÙŔĹÌÀÑÀ §𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Ooh ada papah na toh kirain cuma mereka bertiga doang 😅
🍃≛⃝⃕|ℙ$ ÑÙŔĹÌÀÑÀ §𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
lupa sama ceritana euy
🍃≛⃝⃕|ℙ$ ÑÙŔĹÌÀÑÀ §𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Makana jangan macem2 😅
🍃≛⃝⃕|ℙ$ ÑÙŔĹÌÀÑÀ §𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Hajar teruuss 😅
🍃≛⃝⃕|ℙ$ ÑÙŔĹÌÀÑÀ §𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Dih jahat mereka, kepsek apaan begitu 😤
🍃≛⃝⃕|ℙ$ ÑÙŔĹÌÀÑÀ §𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Hhmm 😤
Diana Wati
kakaakk, storynya bagus, keren. cuma kosa katanya dan penyusunan kalimatnya kurang perbaikan lagi. semoga next story semuanya tambah oke yaaa 😍😍😍
less22: wah, Terima kasih kk sarannya
total 1 replies
Nindita Larasaty
Alneozro tuh gak pantas buat kalian ber 2 wanita murahan yaitu Alina sma Gladis
Silla Okta
yah,,,, gak ada bonchap Thor,,,,,
Silla Okta
wah ada apa y,,,, next Thor penisirin kan akunya Thor 🤣🤣🤣🤣
Silla Okta
GWS Thor,,,,,
Silla Okta
wah wah wah,,,, mulai menunjukkan taringnya,,, next Thor
Jaka Ria
lah raganya kan itu hanya pinjam kalau mati kasian dong yg punya raganya, sudah menderita soalnya🙂‍↔️
Silla Okta
lanjutkan Thor
Nia Risma
si kakek otaknya rada geser kayaknya,,kelamaan mikirin urusan cucu nya
Nia Risma
si kakek pecinta film India niee,tau aja yg cantik"
Nia Risma
orang berduit emang beda,,,angka apaa itu duwit semua,,,kamu emang paling pinter ngajak orang berhayal thor🤣
Nia Risma
perusahaan cabang gitu Thor kalo baca perusahaan anak kayak gimana ya😁😁🤭🤭,maap ya thor
Nia Risma
nurut aja ya pak Ahmad,,sabar
udah sering lah di tinggalin kalo alneozro ada,,sekarang dapet ancaman langsung di depan mata,,moga baoak g kena mental ya
Nia Risma
g nyangka ya si bibi Ena ini
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!