NovelToon NovelToon
Takdir Cinta Ghayana

Takdir Cinta Ghayana

Status: tamat
Genre:Diam-Diam Cinta / Cinta pada Pandangan Pertama / Romansa / Cintapertama / Tamat
Popularitas:1.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: Triyani

Sakit hati karena merasa dibohongi oleh semua orang, membuat gadis cantik bernama Ghayana Lestari Herlambang atau biasa dipanggil Ana memutuskan hidup seorang diri dinegara yang begitu asing.

Ana memutuskan untuk hidup seorang diri dinegara sakura, Jepang. Namun tanpa diduga duga, disana Ana bertemu dengan seorang pemuda bernama Reynaldi.

Seorang pria yang jauh lebih muda dari Ana, yang selalu saja bersikap konyol saat bersama dengannya namun hal itu membuat hati Ana kembali menghangat setelah sekian lama membeku karena sakit hati oleh pria bernama Revan.

Namun disaat Ana ingin mulai membuka hatinya kembali, Ana malah dipertemukan kembali dengan Revan yang saat ini sudah menyandang status duda tanpa anak.

Lalu, apakah Ana akan memilih untuk bersama kembali dengan Revan setelah pria itu kembali sendiri dan menyatakan perasaan cintanya??


Atau memilih bersama dengan Reynaldi yang sudah jelas jelas menyembuhkan luka hatinya??

Yukk ikuti kisah mereka disini...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Triyani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab.16

***

Rey tertawa lepas saat melihat wajah kesal Ana. Entah mengapa, menggoda Ana dan membuat gadis itu kesal menjadi hobi baru untuk pemuda yang baru saja berusia 21 tahun itu.

Ana pun akhirnya memilih untuk diam dan melanjutkan membuat sarapan untuk dua orang. Meski selalu dibuat kesal dan mood yang tidak baik, namun Ana tetap membuatkan Rey sarapan.

Dua buah sandwich isi dengan dua gelas susu pun selesai Ana buat dengan cepat. Lalu menyajikan nya di meja bar yang ada didapur mini miliknya.

"Wah, terima kasih loh ini. Terharu aku dibuatkan sarapan oleh seseorang, seperti tengah menjalani simulator suami istri saja, yakan?"

"Sudah, lebih baik kamu makan saja lalu sudah itu pulang. Aku mau bersih bersih rumah,"

"Iya, iya bawel. Tapi makasih ya sarapan nya, ini pertama kalinya loh aku dibuatin sarapan oleh seseorang selain Mama,"

Deg...

Ana tidak menyahut lagi, dia tampak fokus menyantap sarapan nya pagi ini. Begitu pun dengan Rey yang ikut terdiam dan lebih fokus dengan makanan yang ada didepan nya.

Tanpa Rey tahu, kini Ana tengah mengingat sang Mama. Kata kata Rey barusan membuat Ana mengingat kembali akan Mama Laras.

Sungguh, Ana rindu sekali dengan sosok wanita yang sudah melahirkan dan membesarkan nya selama ini. Bahkan Ana sampai lupa kapan terakhir kali dirinya dibuatkan sarapan oleh sang mama, saking lamanya mereka berpisah.

Usai menghabisakan sarapan dan membantu membersihkan alat makan yang mereka gunakan untuk sarapan, Rey pun akhirnya kembali ke unitnya.

Saat Rey masuk kedalam sana, suasana sudah tampak sepi dan rapih. Sepertinya rekan rekan kerjanya sudah kembali kekediaman masing masing dan sudah membantu merapihkan unit miliknya yang semalam begitu berantakan.

Melihat jika rumah nya sudah kembali bersih dan rapih, Rey pun akhirnya memutuskan untuk mandi saja. Lalu setelah itu, dia akan sibuk seharian didepan laptopnya untuk mengerjakan tugas kuliah yang memang masih jauh dari kata selesai

Keduanya pun akhirnya sibuk dengan kegiatan mereka masing masing, ditempat masing masing hingga tidak bertemu lagi sampai pagi kembali menyapa keduanya dan mereka baru kembali bertemu didepan lift pagi ini.

"Morning, come on ladies first," sapa Rey dan mempersilahkan Ana masuk lebih dulu kedalam lift saat pintu lift terbuka setelah Ana tiba disamping Rey.

Tanpa menjawab, Ana pun langsung masuk kedalam lift yang akan membawa mereka turun kelantai bawah.

"Berangkat bareng yuk? Naik motor kan bisa jauh lebih cepat," lanjut Rey saat keduanya sudah ada didalam lift.

"Tapi aku sudah terbiasa naik bis,"

"Itukan dulu, sekarang ada aku yang bisa kamu andalkan dan aku tidak akan menuntut balasan apapun kok. Lagi pula, kita itu kan pergi ke tempat yang sama, tidak ada salah nya kan jika kita berangkat bersama,"

Ana pun tampak terdiam. Benar kata Rey mereka adalah rekan kerja, tentu tidak akan masalah jika mereka pergi bersama. Selain itu, dengan ikut bersama dengan Rey akan mempersingkat waktu perjalanan menuju ke kantor.

"Baiklah, aku ikut denganmu kalau begitu," putus Ana yang membuat Rey tersenyum semringah.

Dengan semangat pemuda itu pun akhirnya menuntun Ana untuk pergi ke arah dimana motornya terparkir.

Dengan wajah yang berbinar, Rey menyerahkan helm yang akan gunakan oleh Ana. Keduanya pun akhirnya pergi bersama dengan menggunakan sepeda motor milik Rey.

.

***

Setibanya diparkiran kantor, Ana dibuat heran dengan kehadiran sebuah mobil asing yang belum pernah dia lihat sebelumnya terparkir tidak jauh dengan motor yang Rey parkir.

Namun Ana pun tidak mau ambil pusing akan hal itu, Ana langsung mengikuti langkah Rey yang berjalan menuju ke arah pintu masuk kantornya setelah sama sama menyimpan helm di kaca spion motor.

Ana dan Rey langsung naik ke lantai dimana ruangan kerja mereka berada. Namun saat keluar dari lift kedatangan Ana dan Rey di hadang oleh Bu Ayumi yang sudah menunggu kedatangan mereka disana.

"Kalian sudah tiba? Ayo, sekarang ikut Ibu ke ruangan meeting. Kita sudah ditunggu klien disana," ucap Bu Ayumi yang langsung menarik tangan Ana untuk ikut bersama dengan nya keruangan meeting.

Ini bukan kali pertama dirinya ditodong pekerjaan dadakan seperti sekarang ini dan Ana sudah terbiasa akan hal itu. Maka Ana pun hanya bisa pasrah dan mengikuti kemana langkah kaki Bu Ayumi melangkah.

Meski masih bingung, Rey pun tampak menurut saja. Ana dan Rey memang satu tim dan tentu saja pekerjaan yang diberikan pada Ana akan melibatkan pemuda itu.

Hingga Rey pun mau tidak mau mengikuti kemana dua wanita yang ada didepannya itu pergi.

Ceklek...

"Maaf tuan tuan, saya terlambat. Kebetulan tim desain kami baru saja tiba dikantor," ucap Bu Ayumi pada kedua orang pria dewasa yang sudah menunggu disana.

"Tidak apa apa, kami masih punya banyak waktu kok,"

"Baiklah, perkenalkan ini tim desain kami. Ana dan juga Rey,"

Set...

Deg...

Empat pasang mata itu sama sama dibuat terkejut dengan kedatangan dan kehadiran mereka diruangan yang sama.

Bahkan tubuh Ana sampai membeku saat melihat dua orang yang selama ini dia hindari ada didepan matanya.

Begitu pun dengan kedua pria dewasa itu. Mereka tidak pernah menyangka jika rencana pembukaan kantor cabang yang akan mereka buka di negara sakura itu akan mempertemukan mereka dengan orang yang telah menghilang hampir 6 tahun lamanya dan tengah mereka cari selama ini.

Berbeda dengan ketiga orang yang masih membeku karena keterkejutan mereka masing masing itu. Rey tampak menatap kesal dan tidak suka pada kedua klien nya saat ini.

1
Uba Muhammad Al-varo
bagus👍👍👌
Uba Muhammad Al-varo
Anna........ ternyata nasib cintamu sungguh menyakitkan dan menyedihkan
Mira Hastati
bagus
Lala Al Fadholi
dulu aja ana di kalahkan oleh sahabatnya sekarang baru tahu kan rasanya cinta d kalahkan org dekat
hallo assalamualaikum, maaf sebelumnya kak, sepertinya author nya tidak terlalu salah akan hal ini, ini menurut pendapat ku, tor lain kali kalo buat cerita jangan di tunda tunda, lasung saja ke inti dari apa yang ingin kamu buat dalam novel, dari bab bab ini kamu seperti memancing perasaan pembaca
🌸 Triyani 🌸: waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. terima kasih kak, karena sudah mampir dan baca karya aku. sebelumnya, mohon maaf jika ceritanya buat nggak nyaman, hanya saja. mengenai alur cerita, ini semua atas saran editor pada saat itu. jadi, mohon maaf sekali lagi kalau alurnya bikin penasaran dan terima kasih karena sudah mampir 🙏🤗
total 1 replies
Sri Ariyanti
thor untuk visualnya knp gak disini aja, soalnya gak punya ig.
Sri Ariyanti
ok
Fano Jawakonora
tinggalkan sj dia, tendangkontolnya sdh duda itu kmu masih prawan masa mau kasi prawan mu sma duda bau
Fano Jawakonora
kelahi sj kalian berdua, habis itu ana dapat laki"yg syg sama dia
Fano Jawakonora
sok dewasa sok keren lagi dasar tengiik
Fano Jawakonora
yg satu ingusan sok ngatur yg satu duda suka cemburu, jadi tendang mereka berdua semoga ana dpt laki"yg brnar syg dn peduli sama dia biar bikn hti revan sakit sesakitnya yg ana rasakn dulu
Fano Jawakonora
sdhlah revan apa yg kmu lskukan juga sangat menyakitkn buat ana dan ana juga hny senyum sebagai sebagai seorg kk buat rey bau kentut itu
Fano Jawakonora
Rey kentut bau konyol juga bau sok tbtb dok akrab sok ngatur sok tau bau paling jengkel
Fano Jawakonora
krnapa ada org yg sok tau sok akrab gitu ya rasanya trllu lebay cerita terkait seorang rai yg hny pegawai magang, heran aj org seperti itu yg suka mksa kehendak org lain bikin gatal tangn ini bila ada di dunia nyata sdh aku hajar sampai pingsan
Ami Juwita
sangat menarik
echa purin
👍🏻
Uniie Gentra
kenapa juga abangnya nyembunyiin status revan sama kaila??aneh ni kakak koq lebih bela sahabat drpd adik sendiri
Nency Neny
rey aj lebih baik
Ema
bagus
Ray
selalu begitu, gimana kalo Kaila baik, pasti gak inget sang cadangan 😅😅😅
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!