NovelToon NovelToon
PENDAWA (Pesona Janda Anak Dua)

PENDAWA (Pesona Janda Anak Dua)

Status: tamat
Genre:Romantis / Janda / Tamat
Popularitas:707.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: Neng Syantik

WARNING!
NO BOOM LIKE & LOMPAT BAB. HARGAI PENULIS!


“Aku sudah putuskan. Aku ingin mengakhiri hubungan kita,” Tegas Danu, tunangan Zivanya sang janda yang beranak dua.

“Apa maksudmu, Bang?” tanya Zivanya, berharap semua yang ia dengar salah.

“Ku rasa, aku tidak perlu mengulang kata-kataku. Semua yang aku katakan sudah cukup jelas, aku ingin kita mengakhiri semuanya,” Lagi, Danu mengulang perkataannya.

“Tapi kenapa, Bang?” Air mata Zivanya luruh. Ia tidak dapat menahan tangisnya.


Zivanya, Janda muda yang memiliki dua anak, di putuskan begitu saja oleh tunangannya. Ternyata, alasan yang ada dibalik putusnya hubungan meraka sungguh menyakitkan. Membuat Zivanya berubah menjadi pribadi yang lain.


~Pesona Janda Anak Dua~
"Zivanya Anatasya"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Neng Syantik, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 16

“Masuk!” perintah Arya pada Zivanya setelah ia membukakan pintu mobilnya untuk Zivanya.

“Ar!” Zivanya yang duduk di kursi samping kursi kemudi itu, hendak berbicara pada Arya.

“Gak usah bicara apapun!” Arya menghela napas berat. “Itu, itu pria yang pernah kamu pilih sebagai ganti Valentino untuk Nino dan Valencia!”

“Ar-!” lagi, perkataan Zivanya di potong oleh Arya.

“Lupain, gak usah di terusin!” Arya segera menghidupkan mesin mobilnya. Lalu segera meninggalkan parkiran restoran itu.

Zivanya menatap wajah Arya yang nampak kesal itu dengan lekat.

“Ar, maafin aku ya. Selama ini, aku gak pernah dengerin nasehat kamu,” ucap Zivanya dengan pelan.

Arya melirik sekilas pada Zivanya yang tertunduk. Setelah itu, ia kembali fokus pada jalanan yang ada di depannya.

Hening, tidak ada pembicaraan di antara mereka. Hingga pada akhirnya, Zivanya angkat suara.

“Stop! Stop, Ar. Aku mau makan di warung itu!” Zivanya menunjuk pada warung makan yang ada di pinggir jalan.

“Kamu mau makan di sana?” tanya Arya sambil melambatkan laju mobilnya. Zivanya mengangguk.

Arya dan Zivanya turun dari mobil, tepat di depan warung makan yang ada di pinggir jalan itu.

“Pesen apa? Mbak, Mas?” tanya ibu pemilik warung.

Zivanya melirik Arya, Arya mengerutkan kening karena tidak paham maksud Zivanya.

Zivanya mengerucutkan bibirnya, setelah itu ia memesan makanan yang ia inginkan.

“Saya mau, sambal, bebek goreng, sayur asem, lalapan, bihun, tumis kangkung sama ikan asin,” kata Zivanya. Arya melongo setelah mendengar makanan yang di pesan Zivanya.

“Van, kamu serius mau makan di sini?” bisik Arya.

“Serius, kamu cobain deh. Aku sama mendiang Bang Valent, sering makan di warung makan seperti ini.” Jelas Zivanya. “Emang dulu, Bang Valent gak pernah cerita?” tanya Zivanya.

“Enggak, tapi emang sih. Dia gak pernah pilih makanan,” ucap Arya.

Ya! Arya dan mendiang Valentino memang bersahabat, tapi untuk masalah makanan, Arya dan Valentino tidak satu server. Dari kecil hingga sekarang, Arya terlalu pemilih dalam mengonsumsi makanan, apalagi seperti sayuran berbeda 80° dengan mendiang Valentino.

Tak lama kemudian, makanan yang di pesan Zivanya telah siap. Buru-buru Zivanya mengisi piringnya dengan nasi putih hangat, tak lupa dengan lauk pauk yang sudah ia pesan.

“Ar, ayo!” Arya ragu, ia diam saja saat Zivanya menawarinya.

Melihat Arya yang diam saja, Zivanya segera mencuci tangannya, lalu ia mengsuir daging bebek goreng dan mencocolnya pada sambal padang yang berwarna hijau. Setelah itu, ia memaksa Arya membuka mulutnya.

Arya menatap wajah cantik janda yang tepat berada di depan wajahnya, tanpa sadar, ia pun membuka mulutnya.

“Gimana, enak gak?” tanya Zivanya.

Dahi Arya berkerut, ia mencoba mengunyah daging yang sudah di beri sambal hijau itu.

“Enak,” kata Arya. Zivanya tersenyum, lalu ia mengambilkan nasi beserta lauk pauk untuk Arya.

Arya pun ikut makan bersama Zivanya dengan lahap. Tanpa sadar, keringat bercucuran dari keningnya. Bahkan, hidung mancung nya tampak basah oleh keringat.

“Huah! Pedes banget, Van. Aku bisa diare kalo gini!” Arya mengibas-ngibaskan tangan ya di depan mulutnya untuk mengurangi rasa pedas dan panas yang mendominan di lidahnya.

“Hahahaha! Tapi enak kan,” ucap Zivanya.

“Iya sih, rasanya ngalahin masakan restoran yang biasa aku makan,”

.

.

.

Kini, Zivanya dan Arya telah berada di dealer motor.

“Kamu pilih, yang mana yang kamu inginkan.”

Arya meminta Zivanya memilih sendiri motor yang Zivanya inginkan. Cukup lama, Zivanya memilih dan pada akhirnya, ia memilih motor honda beat keluaran terbaru.

“Tolong antarkan ke alamat ini!” Arya memberikan alamat tinggal Zivanya kepada pihak Dealer.

Setelah itu, Arya dan Zivanya segera meninggalkan Dealer itu.

“Kita mampir dulu ke kedai ice cream, ya,” kata Zivanya.

“Iya, aku gak akan lupa pesan Valencia,” ucap Arya sambil melajukan mobilnya dari parkiran Dealer motor itu.

“Dih, apaan?”

“Kata Valencia, aku harus beliin kamu ice cream yang banyak. Biar gak sedih dan menangis lagi,” ucap Arya sembari tersenyum manis.

“Di kira aku anak kecil apa?” Zivanya mengerucutkan bibirnya.

“Lah! Buktinya, kamu ngajak aku ke kedai ice cream.” Arya senang sekali menggoda Zivanya. Zivanya yang ia goda, akan kesal dan berexpresi lucu. Hingga membuat ia geli sendiri.

BERSAMBUNG!

.

.

.

SEMBARI NUNGGU UPDATE, BISA MAMPIR DI KARYA KAKAK ONLINE NENG YANG ADA DI BAWAH INI YA!

JUDUL: MENDADAK NIKAH

PENULIS:NUNUK PUJIANTI

Demi kebahagiaan saudara kembarnya, Raya rela menerima permintaan Mahen untuk menikah malam itu juga dan tanpa sepengetahuan orang terdekat.

Selama menjadi suami-istri, kehidupan mereka tak ada manis-manisnya, pertengkaran serta kekonyolan selalu membuat kedua orang tua mereka geleng-geleng dan khawatir hubungan kedua anaknya akan kandas di tengah jalan.

"Jangan pernah kamu merubah batasan kita, Mahen! Lihat saja, jika kamu melanggar semua, maka saat itu juga aku akan minta cerai!"

Apakah Raya akhirnya bisa menerima Mahen sebagai suaminya atau Raya akhirnya memilih untuk bercerai, setelah semua masalah saudara kembarnya selesai?

1
Dulkarim Muda
katanya makannya pilihan, ternyata seblak oke juga yah🙂
Safa Almira
bagus semua cerita nya
Ersa
Luar biasa
Mr.VANO
masih dlm menyima
Ibuk Kumaiyah
salam sehat sukses selalu semangat buat penulis untuk cerita aku sih yang penting heppy ending gak gantung dan menarik aku cuman bisa menikmati gak bisa buat jadi apa pun yang terjadi jangan putus harapan
Haloooww: Halo Kak! Mampir juga yuk ke novel My cool Duda 😍 mohon dukungannya 💗💗
total 1 replies
Soraya
permisi numpang duduk dl ya kak
Juragan Jengqol
banyak janda yang baik dan mampu menjaga marwah-nya. namun penggambaran tokoh zevanya kok menurut saya kurang baik ya...
Juragan Jengqol
kalo keluar pake baju yang lebih tertutup. kan jadi bikin heboh....
Juragan Jengqol
terharu sama mei, thor
Alya Yuni
Anknya msih kecil dah gtal mau nikah lki dsar prmpuan bodoh pantas orng blng jnda pegoda
Alya Yuni
Dah tau ngapain tangisi lki mcm si Danu
Mia
bego emg dengan sikaplu begitu lu bisa sembuh
As Cempreng tikttok @adeas50
semangat thor😍
As Cempreng tikttok @adeas50
semangat kaakaaaaa...kopi untuk mu thor
najwa arsha
cucok Ka visualnya..semangat
Erik Herawati
laporin aja ke pihak berwajib, lagian punya kekuatan apa Danu, othor gimana sih, lagian baru tunangan tapi gayanya kaya yang udah nguasain zivanya
Erik Herawati
zivanya kaya buat apa mikirin cowok begitu gak kepel dong
Endang Werdiningsih
arya mulut'a jd lambe lemes lebih" dr emak" berdaster,,,😀
Endang Werdiningsih
biarlah danu menyesali semua perbuatan'a,,, bikin dia sadar,,, karena ga semua orang jahat akan berakhir jahat,,, kalo kinanti msh ga mau sadar berarti mau dimandiin pake air cabe biar otak'a jd fresh
Siti Sri Wahyuni
Mampir 😊
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!