tahap revisi
Tamat
Rahayu Ningtyas harus menerima kekecewaan lantaran suaminya Satya Pras Wijaya lebih memilih menceraikannya yang dipaksa oleh ibu mertuanya Vena Wijaya lantaran ia hanya seorang gadis biasa dan sudah dia tahun belum memiliki anak.
mengandung janin mantan suaminya tsb yang baru diketahuinya tak lama setelah resmi berpisah membuat Rahayu merahasiakan anak semata wayangnya agar tidak diketahui pihak mantan suaminya
Hidup seorang Alvian Tungga Putra tidaklah sempurna, selain sering di bully karna memiliki kecerdasan ia juga sering diejek lantaran tak memiliki ayah. semua direkam semasa hidupnya dan berjanji suatu saat ia akan menghancurkan orang orang yang telah menyakiti juga menindas dirinya terutama sang ayah yang tega meninggalkan ibunya dengan caranya sendiri.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon yunirahma2, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 16 : tak sengaja bertemu
Sakti akan melakukan perjalanan bisnis ke Bandung. ia sedang berkemas namun Vania tidak mengetahui jika sang suami ingin keluar kota. Vania menghampiri Sakti
" mau kemana mas??"
" luar kota"
" proyek berapa hari??"
" tiga harian"
" oh oke"
" mau ditemenin mama nggak??" ucapan Sakti membuat Vania diam ia sebenarnya tidak masalah dengan mertuanya tsb hanya saja Vena selalu saja menanyakan kapan diberikan cucu laki laki membuat Vania kadang jengkel dengannya
" nggak lah mas aku sama Kalista aja"
" yaudah aku berangkat salam sama Kalista karna dia masih sekolah"
Vania diam antara harus mempercayai perkataan suami ya atau tidak ia merasa Sakti menyembunyikan sesuatu hanya saja ia menepis semuanya
" semoga prasangka aku nggak bener"
💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜
" pagi Siti" ucap Rahayu yang sudah rapi menggunakan seragam kerja
" pagi Bu" ucap Siti dengan sopan
" oiya nanti kamu tolong belanja bulanan sekalian ajak Al makan diluar uangnya sudah ada di nakas dapur ya" ucapan Rahayu dijawab dengan siti
" baik Bu"
" ajak Al skalian beli yang dia mau ya"
" baik Bu"
Rahayu pergi ke kantor dengan menggunakan mobil nya karna akan digunakan Siti untuk berbelanja bulanan di pusat perbelanjaan.
💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜
Al baru saja tiba disekolah namun tiba tiba dihadang oleh Genk rusuh siapa lagi kalo bukan Daffa, Mario dkk. ia memang tak ada yang dikerjakan selain mengganggu dirinya.
saat Alvian melewati mereka, tiba tiba kakinya diselengkat oleh salah satu dari mereka
" awwwssshhh"
" duh maaf ya sengaja" ucap Daffa pada Alvian, namun Alvian tak ingin membalas, terlalu malas untuk meladeni orang macam dirinya namun karna Daffa merasa kesal karna tak ditanggapi, akhirnya ia membuat Alvian marah dengan memprovokasi Alvian
" anak ******"
Alvian mendesah menahan marah
" elo nggak pantes sekolah di tempat elit kaya gini"
Alvian diam
" omongan bos gw bener kan"
Alvian menatap Ngalang Daffa ia bangkit dan berdiri
" setidaknya keluarga aku nggak pernah bertengkar dan tersebar didepan publik"
Daffa geram. ia tak bisa melawan akhirnya Alvian memilih pergi meninggalkan mereka
" ga bisa dibiarin bos" ucap salah satu mereka
" kita bikin dia kapok nanti tunggu waktunya" ucapan Daffa sambil menerus melihat Alvian dengan Ngalang
💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜
Siti dan Alvian sudah berada di pusat perbelanjaan, berbekal catatan, Siti sudah meletakkan barang yang ia ingin beli
saat ia ingin membeli buku, Siti tidak sengaja menubruk tubuh kekar seseorang
brrruuggghhh
" maaf maaf saya nggak sengaja" ucapan Siti sambil mencoba bangkit dari tempatnya, Alvian yang sedang berada dibelakang Siti memperhatikan pria yang barusaja ditabrak Siti
" om Pras"
" loh Alvian kamu disini sedang apa?? ah maaf ya saya juga salah sudah menabrak anda omong omong kamu pengasuhnya Al yang gantiin Bu Maryam ya??ucap sakti yang panjang lebar berbicara membuat Siti sedikit bertanya pada Alvian
"mas Al kenal??"
" saudaranya Bu Maryam"
" oh pantes mba nggak kenal
" om sedang apa disini??"
jujur sakti senang bisa melihat langsung anak kandungnya setelah dia tahun tak bertemu namun ia juga sedih anak nya memanggil dengan sebutan om
" lagi ada urusan kerjaan sayang, kamu sedang apa??" tanya sakti pada Alvian
" maaf tuan client kita meminta jadwalnya mundur menjadi jam 3 karna mereka ada keperluan mendesak" ucap Anita sekertaris sakti
bak angin segar setidaknya ia bisa menemani Alvian satu setengah jam kedepan
" kamu tunggu di restoran yang sudah kita reservasi saja saya mau berkeliling sebentar tak perlu diantar" ucapan sakti dianggukan oleh Anita dan langsung pergi meninggalkan ketiganya
" kamu mau kemana Al sekarang??"
" mas Al mau cari buku tuan" Siti yang menjawab
" om habis menjenguk Bu Maryam??" tanya Alvian
" Bu Maryam?? memang kenapa??" tanya Sakti pada Alvian
"CK saudara sendiri nggak tau" ucapan Alvian sebenarnya menyentil perasaan Sakti, namun ia hanya menggelengkan kepala nya memang Alvian ini seperti dirinya saat sebelum bertemu dengan Rahayu
ah mengingat Rahayu membuatnya ia merindukan wanita itu.
tbc
Tangerang, 08 September 2021
lbh memilih mnikahi n merawat ank org lain.... dri pda mmprjuangkn eumah tanggamu...