NovelToon NovelToon
My Secret Love

My Secret Love

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Contest / Cintapertama / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:207.5k
Nilai: 5
Nama Author: Lilis Seryani Pasaribu

"Berhentilah berpikir terlalu tinggi. Dari dulu sampai sekarang aku tidak pernah memiliki perasaan apapun padamu, " ~ Ardiofael Sato

"Aku bermimpi untuk menjadi istrimu dimasa depan, " ~ Keysia Holand

===

Sungguh hal yang sangat aneh bisa memiliki perasaan ini sejak lama. Maka sudah seharusnya sejak awal harus dihapus. Ketika harus menghapus perasaan, ada dua orang anak kecil yang hadir karna sebuah kesalahan.

Hal yang paling aneh, ketika tidak tau bersama siapa melakukannya sampai dua sikembar kecil mewarnai warna hitam itu jauh lebih terang.

===

Kopi itu pahat
Senja itu sempit
Rindu itu sakit

#RAS ❤

Salam dari Lis'R Story
💏💏💏



Ikutin keseruan Keysia Holand dan Ardiofael Sato dalam cerita my secret love

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lilis Seryani Pasaribu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Afraid

"Dio? " semua arah pandang mereka tertuju pada wanita paruh baya yang baru tiba disana.

"Tante? Tante disini? "

"NayNay (Nenek), lihat... ternyata koko bener. Kalo Queen sembuh, daddy datang. " ujar Queen semangat dilengkapi dengan senyumnya yang manis.

Sila tersenyum menanggapi pernyataan cucu perempuannya itu. Dia tak menyangka Queen secepat itu mengklaim Dio sebagai ayahnya.

"Queen senang? " tanyanya.

"He'em, " jawabnya seraya melihat kembali wajah Dio.

"Wah, ternyata daddy ganteng banget. Mirip banget kayak koko. Kok, Queen gk mirip daddy ya? " tanyanya sedih.

"Queen sayang, dia bukan-"

"Queen, kamu mirip mommy karna Queen perempuan." potong Dominic cepat.

Dominic mengenggam erat tangan Keysia. Dia memberikan tatapan memohon agar Key tak melukai hati Queen yang baru saja sembuh. Tidak, belum sepenuhnya sembuh hanya saja lebih baik dari sebelumnya.

"Tapi, aku merasa tidak mirip mommy." ujarnya sedih

"Queen, mirip naynay." jawab Dio

"Naynay? " tanyanya bingung melihat Sila

"Bukan. Maksud daddy, naynay Lisa. Ibu daddy. Kamu mirip sekali dengannya. "

"Wah... Benarkah? " tanyanya dengan tatapan berbinar.

"Hem... " Queen bersorak gembira.

"Queen sayang, kamu naik keatas istirahat dulu ya. Mommy mau bicara dengan om--eh, dengan daddy sayang."

"Tapi Queen masih kangen daddy. Queen bosen dikamar terus, Queen mau daddy. " ujarnya mulai mengeratkan pelukannya pada Dio.

Keysia menatap Dio, seolah dia meminta agar lelaki itu yang mengatakannya pada Queen. Itu akan lebih baik.

"Sayang, daddy ada perlu sama mommy kamu. Jadi, Queen harus jadi anak baik biar daddy gak diambil orang. Queen maukan kalau daddy sama mommy bukan yang lain? "

"Tentu saja. Kalau ada wanita lain mendekati daddy, Queen akan memukulnya kuat. Daddy hanya milik Queen dan mommy. " Ujarnya dengan semangat.

"Nah, kalo begitu Queen dengar mommy. Queen istirahat di kamar ya? " pinta Dio

"Tapi, Queen masih kangen daddy." ujarnya sedih.

"Ehm, gimana kalo Queen main sama om Rafa?" saran Dio

Queen mengikuti arah tunjuk Dio. Dia melihat lelaki tampan satu lagi berdiri disana. Kenaoa dia tidak sadar ada lelaki tampan disini mirip dengannya.

"Eh, om ini mirip Queen. " Rafa tersenyum senang.

"Tentu saja. Karna om adiknya daddy kamu. Jadi mau main bareng om sama koko gak? " tawar Rafa yang diangguki Queen dengan senyuman.

"Daddy, Queen main bareng koko sama om ya. Daddy kalo udah selesai sama mommy temani Queen ya. " ujar Queen

Dio membentuk huruf Ok dengan tanggannya. Dia memberikan Queen ke gendongan Rafa. Dominic masih menatap tajam Dio.

"Dominic, ayok. " ajak Rafa

"Iya, om. " Dominic menghela napas dan mulai mengikuti Rafa dan Queen menuju atas.

"Jangan sakiti mommy. Kalo mau nyakitin silahkan pergi dan tinggalkan kami, " ucap Dominic dingin dan kembali melanjutkan perjalanannya.

Dio merinding mendengar apa yang baru saja disampaikan oleh Dominic kepadanya. Dia hanya bisa mengangguk mendengar anak kecil itu.

" Tante rasa banyak hal yang akan kalian bicarakan. Tante tinggal ya, kalian bisa mengobrol."

"Makasih tante,"

.

.

.

Keduanya saling terdiam terpaku, belum ada yang ingin membuka suara. Sampai akhirnya, Dio sendiri memutuskan untuk buka suara.

"Bagaimana keadaan Queen? "

"Dia baik-baik saja. Tidak perlu bertindak terlalu jauh kamu bukan ayah anak-anakku. " jawab Key dingin. Rasanya hatinya sangat sakit jika membahas siapa ayah anak-anaknya.

"Darimana kamu tau aku bukan ayah mereka? Bukankah terlihat jelas mereka semua keturunanku? "

"Itu hanya kebetulan," air mata mulai memenuhi pelupuk mata Keysia.

"Bisa gk kamu gk keras kepala. Kenapa sejak kecil kamu selalu memaksakan kehendak kamu, "

Keysia menatap Dio dengan tatapan penuh luka. Dio bingung kenapa Key menatapnya seperti itu.

"Kamu bukan ko Yoyo. Kamu bukan, " ucapnya penuh penekanan

"Ck... kamu belum mengerti juga. Kamu... gadis kecil yang menyatakan perasaan padaku. Dan menyatakan aku itu suami masa depan kamu di depan banyak orang waktu ulang tahun mama Lisa. Ingat? "

Kejadian itu berputar kembali didalam benak Keysia. Dia ingat semua, ternyata lelaki ini benar-benar lelaki yang dia rindukan sejak kecil. Tapi mengapa saat mereka bertemu, dia seolah tak mengenal Keysia.

Air mata itu jatuh begitu saja membasahi pipi Keysia. Memori yang indah namun terasa menyakitkan.

"Kamu bukan dia. Kamu bukan dia, " ucap Keysia menolak untuk menerima kenyataan.

"Key, ini aku Dio. Ardiofael, ko Yoyo kamu. "

"Enggak, kamu bukan dia. " teriak Keysia sambil menangis.

Dio membawa wanita itu kedalam pelukannya. Keysia berusaha melepaskan diri, namun pada akhirnya dia lelah dan menangis dalam pelukan Dio.

"Aku malu. Kenapa itu harus kamu?" isaknya

Dio mengeratkan pelukannya pada Keysia. Dia memejamkan mata merasakan betapa terlukanya wanita dalam pelukannya itu.

"Kenapa kamu gk tolong aku? Kenapa? " Keysia memukul dada bidang Dio dengan sekuat tenaga.

"Kenapa harus orang lain mengambil keuntungan dari aku. Kenapa itu bukan kamu? Aku menjaga diri dengan baik, berharap bertemu kamu dan menjadi istrimu. Harapan aku dari kecil sampai besar masih itu dan belum berubah. " tangisnya makin dalam

"Kamu pasti jijikkan sekarang samaku? Aku hamil dari anak orang lain yang bahkan aku gak kenal dia. Aku harus memulai hidup baru sendiri dan merawat anak-anakku sendiri. Sampau aku tak ingat apapun mengenai malam yang menyiksa itu. Aku benci diriku sendiri yang gak bisa menjaga dengan baik. Kamu pergi tinggalin aku, jangan buat anak-anak aku seperti aku susah untuk melepasmu. Aku mohon jangan berbohong pada mereka, tidak apa-apa kamu tinggalkan kami, Queen akan terluoa sebentar dan akan melupakannya. " Jelas Keysia panjang lebar

"Aku mau jadi ayah anak-anakmu. Maaf telah membuatmu berjuang sendiri, "

"Enggak. Kamu harus mendapat wanita lebih baik. Kamu harus dapat wanita yang hanya kamu sendiri miliki. Jangan aku, "

"Kamu wanita milikku dan mereka anak-anakku. " ucap Dio dengan tegas

Keysia menatap Dio dengan matanya yang penuh berair. Dia menyelidik Dio mencari kebohongan pada lelaki itu.

"Enggak. Kamu cari wanita lain bukan aku. Aku udah gk punya harapan apapun lagi padamu, "

"Key, kenapa kamu gk bisa menerima aku?" tanyanya frustasi.

"Aku udah selesai. " ucap Key berlari menuju kamar bawah.

Dio mengejar wanita itu dan mengetuk pintu yang ditutup Key dari dalam.

"Key, buka. Kamu jangan egois Key. Dominic dan Queen anak aku Key. "

"Enggak!! Mereka bukan anak kamu. Kamu pergi aja. Aku udah selesai dengan perasaanku padamu. "

"Daddy? "

Dio melihat Queen dan Dominic menatapnya dengan tatapan sedih. Queen mulai berjalan mundur dan menjauh dari Dio.

"Queen, sayang. " Queen berlari menaiki tangga dengan cepat. Ketika, Dio ingin mengejarnya Dominic terlebih dahulu menghalagi lelaki itu.

"Aku udah bilang, kamu jangan sakiti mommy. Dan sekarang kamu menyakiti Queen, pergilah. Aku tidak akan marah padamu."

"Dominic, dengarin daddy dulu--"

"Daddy? Daddy yang gak pernah ada mulai dari aku lahir sampe sekarang aku belum pernah tau wajah daddyku. Jangan mengada-ada OM. " ujar Dominic berlalu pergi

Seperti tamparan. Ucapan Dominic benar-benar menyayat hatinya. Dia merasa sakit ketika Dominic memanggilnya OM. Pikirannya melayang dia tak bisa berpikir jernih sekarang.

Keysia yang mendengar ucapan Dominic menangis sejadi-jadinya didalam kamar. Dia ingin kenyataan bahwa Dio ayah anak-anaknya. Tapi dia takut kenyataan tak berpihak padanya. Dia takut terluka.

"Ko? "

Lis'R Story

1
Tulip
terlalu lama tidak peka dg perasaan kamu dio
Tulip
mkanya Dulu jgn sok dingin pura2 nolak key padahal cinta, nyesekkan ditolak key
Tulip
nah hamidun lagi si key
Tulip
terlalu bnyak rahasia kamu dio. rasain
Tulip
kl gak mau cemburu makanya peka jadi org, ini malah lbih perhatian sm angel
Tulip
tuan egois masih mau tinggi jg egomu
Tulip
Dio terlalu gengsi mengakui perasaannya makan tu gengsi ditinggal nikah baru tau rasanya
Tulip
udah key gak usah deket sm leon aja pasti dio akan ketar ketir nanti
Tulip
Dio ngaca dong ngomong kay keras kepala, dirimu lebih dr ity
Dewi Sari
thor plisee bikin key hgn sprt itu terlihat banget merendah diri..bikin key kuat tegas dan ga cengeng...gregetaan aqu liat key gitu iihh
re
Next
my nov
masih ada bonus part nya Thor..?? aku masih nungguin..
LisR Story: terimakasih ya kak, tapi udah end kak. bingung melanjut hehehe
total 1 replies
Virgonia Gusepa
ini masih lanjut ga thor...kok lama banget update nya
LisR Story: selesai kk. Terimakasih
total 1 replies
re
Anak dajal hehe
Mardiana Okto
semangat Thor kami masih setia menunggu kelanjutan ceritanya
re
Hehe malah ngambek key nya di hari pengantem
Mamanya Riski Dan Ismail
thorr lanjut nya jgn lama2
re
Akhirnya sah
re
Dio takut anak hehe
LisR Story: iyr kak biar gk macam macam lagi kr emaknya haha
total 2 replies
re
Imut anaknya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!