NovelToon NovelToon
Callie (Si Genius Yang Tersembunyi)

Callie (Si Genius Yang Tersembunyi)

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Anak Genius / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:74.6k
Nilai: 5
Nama Author: eli_wi

Baca dulu "CALLIE SI BOCAH GENIUS"

Pergerakannya tidak bisa ditebak. Tingkahnya sangat random seperti remaja lainnya. Namun otaknya hampir 24 jam bekerja untuk membuat senjata dan sistem, meretas, dan melakukan eksperimen. Dunia bawah dan laboratorium khusus yang diwariskan padanya dari sang Opa, membuat gadis remaja itu tumbuh menjadi sosok yang cerdik. Dia adalah Callie Noura Eleanor.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon eli_wi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dinding Kaca

Dor... Dor...

Aarrgh...

Drrrrtttt...

Aaaaa...

Tembakan, suara tegangan aliran listrik, dan teriakan dari orang membuat suasana di rumah tua itu begitu mengerikan. Callie dan Rendra duduk di hadapan 9 orang yang kemarin melakukan aksi pengepungan. Tidak disangka oleh sembilan orang itu, cewek yang akan mereka bawa ternyata semengerikan ini. Padahal wajahnya begitu imut. Mereka pun langsung setuju mengambil pekerjaan ini karena melihat wajah Callie yang tampak seperti gadis remaja polos.

Sembilan orang yang "katanya" adalah anak buah dari RAS BLACK itu pun hanya bisa menyesali keputusannya. Apalagi mereka melihat ada Rendra berdiri di sana. Siapa yang tak mengenal Rendra? Sosok orang kepercayaan dari DEVIL CROWN. Rendra tak mengenal siapa sembilan orang di depannya ini. Rendra sudah mengamankan ponsel mereka dan mengetahui siapa dalang dari pengepungan kemarin.

"Si samsul itu ngapain nyuruh kalian? Terus itu pin logo dari dunia bawah organisasi RAS BLACK kenapa kalian pakai?" tanya Rendra sambil tertawa meremehkan.

"Tidak tahu," jawab salah satu dari mereka. Tidak ada yang tahu alasan dari salah satu pengusaha menargetkan Callie.

"Aneh sekali. Cepat hubungi itu si Samsul dan katakan padanya kalau berhasil menyekap target kalian," suruh Rendra yang ingin orang bernama Samsul itu datang sendiri pada dia dan Callie.

"Tap..."

Aaaaaa...

"Baik, kami akan melakukannya." Setiap kali membantah atau berbohong, maka tubuh mereka akan tersetrum oleh aliran listrik. Bahkan rambut mereka sudah berdiri semua karena sedari tadi Callie bermain-main dengan alatnya.

"Sepertinya dia tidak terima waktu kemarin aku tegur karena ingin meminta keuntungan lebih. Dia merasa keuntungan yang diberikan tidak adil," ucap Callie menyimpulkan penyebab masalah ini.

Samsul adalah salah satu pengusaha yang bekerjasama dengan perusahaan PT Juchi Tech. Kerjasama itu sudah dibangun sejak lama. Namun baru kali ini kerjasama itu ditolak oleh Callie karena Samsul meminta keuntungan lebih. Pembagian keuntungan menurutnya sangat tidak adil. Namun Callie kekeh dengan keputusannya dan menolak permintaan Samsul. Oleh karena tidak ada kesepakatan, Callie menolak kerjasama yang diajukan oleh Samsul. Hal itu membuat Samsul kesal karena baru kali ini kerjasamanya ditolak oleh PT Juchi Tech.

"Bagaimana? Apa kamu sudah berhasil menculik bocah itu?" seru seorang laki-laki dari seberang panggilan telfon. Dia adalah Samsul yang langsung bertanya mengenai Callie.

"Su... Sudah bos," jawab salah satu di antara mereka dengan nada gugupnya.

"Bagus. Dimana dia sekarang?" tanyanya lagi sambil tertawa penuh kemenangan.

"Saya share location, Bos."

Callie dan Rendra menganggukkan kepalanya melihat interaksi itu. Rendra pun segera memberikan alamat yang perlu didatangi oleh Samsul. Callie menatap Rendra untuk mengurus orang-orang ini. Dia hanya akan bertemu dan memberi pelajaran langsung kepada Samsul. Sedangkan untuk 9 orang suruhan Samsul, dia menyerahkannya pada Rendra. Yang penting, mereka harus kapok sudah berurusan dengan hal kriminal begini.

"Kak, cek juga mereka ini dari organisasi mana. Jika memang dari kelompok dunia bawah, peringatkan mereka untuk tidak macam-macam. Jika masih ngeyel, porak porandakan saja itu markasnya pakai roket bom yang aku buat." ucap Callie dengan tegasnya.

Glekkk...

"Baik, Nona." Jika berada di depan lawan atau musuh, Rendra akan memanggil Callie dengan panggilan "Nona". Bahkan sembilan orang yang mendengar perintah Callie hanya bisa meneguk ludahnya kasar. Sepertinya mereka kali ini salah target.

Jangan harap kalian keluar dari sini dengan mudah,

***

Dor... Dor...

Aaaaa...

Ampun, Nona Callie.

Itu hanya lah sebuah tembakan yang meluncur dari lantai 2 rumah tua itu. Melihat kedatangan Samsul, Callie yang berdiri di atas balkon langsung menembakkan pistolnya ke dekat laki-laki itu. Samsul terkejut dengan adanya peluru yang hampir melukainya sehingga langsung melihat ke atas. Dia melihat Callie yang tengah menatapnya begitu tajam. Samsul seketika menyadari bahwa dia masuk ke dalam perangkap yang dibuat oleh Callie.

"Ini jebakan," gumam Samsul yang ingin berlari tapi ternyata tidak bisa. Ada sebuah dinding kaca tak kasat mata yang tiba-tiba berada di belakangnya. Saat akan pergi, dia menabrak dinding kaca itu hingga badannya sedikit terpental.

"Mau kemana, Pak Samsul? Mau lari? Coba saja kalau bisa," Callie tertawa meremehkan melihat Samsul berulangkali mencoba menembus dinding kaca tak kasat mata itu. Namun semakin mencoba, tiba-tiba dari arah lain pun ada dinding kaca menghimpitnya.

"Ampun, Nona Callie. Saya tidak tahu apa kesalahan saya pada anda, Nona. Ini maksudnya bagaimana? Tolong selamatkan saya," seru Samsul mencoba untuk tenang.

"Tidak tahu kesalahan anda sendiri, Pak Samsul? Itu di depan anda, ada kaca. Silahkan berkaca untuk mengetahui apa kesalahan anda," sentak Callie dengan tatapan sinisnya.

Samsul merasa seperti tengah berada di ruangan yang sempit. Badannya terhimpit oleh tembok kanan, kiri, depan, dan belakang. Di depannya, seperti ada sebuah kaca yang bisa dirinya lihat untuk melihat raut wajahnya. Terlihat sekali kalau raut wajahnya begitu pucat pasi. Raut wajah ketakutannya terlihat hingga Samsul tak bisa berpikir. Walaupun sebenarnya dia tahu apa kesalahannya. Menyuruh anggota dunia bawah untuk menyekap Callie. Padahal Samsul sendiri tidak tahu siapa diri Callie sebenarnya. Samsul hanya tahu kalau Callie adalah pengganti dari Ronand saja. Untuk sisi lain dan identitasnya, Samsul sama sekali belum tahu.

"Maafkan saya, Nona. Saya hanya iseng," seru Samsul dengan raut wajah memelasnya.

"Iseng? Ingin membawa saya dan keponakanku itu iseng? Jangan main-main denganku, Pak Samsul. Anda tidak tahu siapa saya sebenarnya," seru Callie dengan tatapan tajamnya.

"Akan aku hancurkan perusahaan secimitmu itu, Pak Samsul. Lagi pula itu perusahaan cuma buat cuci piring aja kan? Bangkrut juga tidak masalah," lanjutnya membuat Samsul memelototkan matanya.

"Cuci apa maksudnya? Jangan bercanda. Cuci ya di kamar mandi, bukan perusahaan." Tampak sekali kalau Samsul gugup mendengar ucapan yang terus memojokkannya.

Walaupun perusahaan yang akan dibangkrutkan oleh Callie adalah cabang atau bukan usahanya yang utama, tapi tetap saja dia khawatir. Apalagi ada beberapa hal penting yang belum sempat dia amankan. Beberapa rahasia yang tidak boleh ada satu pun orang tahu. Callie yang melihat raut wajah pias dari Samsul pun tersenyum penuh kemenangan.

Dor...

Duarrrr...

Aaaaaaa...

Dasar perempuan gila,

Hahaha...

Tiba-tiba saja Callie tertawa keras mendengar umpatan dari Samsul setelah dia melancarkan serangannya. Callie menembakkan pistolnya pada dinding kaca yang dibuatnya. Dinding kaca itu pecah dan menimbulkan suara yang memekakkan telinga. Bahkan Samsul sampai terduduk dan menutup telinga juga wajahnya. Khawatir ada pecahan kaca yang mengenai wajahnya.

"Main-main denganku dan perusahaan sama saja menyerahkan nyawamu, Tuan Samsul. Ini baru peringatan," seru Callie dengan tatapan tajamnya.

"Peringatan saja sudah seperti ini? Bagaimana dengan hukuman aslinya," gumam Samsul dengan badan yang bergetar hebat.

Dia sangat mengerikan,

1
Tang Bin
jos kali mambu
Sani Srimulyani
gapapa kai, dulu juga onty mu pernah ikut mamamu ke sekolah.
Atik Kiswati
gk ada lawan...🤣🤣🤣🤣
Ita Xiaomi
Kena mental ama Kai🤣
Ita Xiaomi
Jd baby sitter Pak Satpam🤣
Ita Xiaomi
🤣🤣🤣
Ita Xiaomi
Fania ngapa pula kepo ama org yg lg di rumah sakit. Kan jd dpt masalah. Mending pulang bobok di rmh.
Novita Sari
kau titisan callie kecil
ririen handayani
gooodddd👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
Tang Bin
gantinya kali mambu
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 emang onty mu stressss
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 menurun
Ita Xiaomi: Benar Kk🤣
total 1 replies
tia
🤣🤣🤣🤣🤣
ririen handayani
pantas anaknya somplak🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 enaknya jg somplak
Dewiendahsetiowati
darah mafia opa dolar begitu kuat di kali mambu
Sani Srimulyani
ya ampun dalangnya aja belum ketemu, ini malah mereka koma......cepet sadar dong, kasian KAI.....
Novita Sari
penasaran siapa orang jahat sama plastik mika...
tia
thor keluarga mika tidak ada yang tau
Rai Gojess
siapa biang masalah
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!