NovelToon NovelToon
Mafia Bucin

Mafia Bucin

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Mafia / Nikah Kontrak
Popularitas:19.6k
Nilai: 5
Nama Author: Elis Kurniasih

Dijadikan ladang emas oleh sang paman. Fio yang semula setuju dijodohkan oleh anak politisi sekaligus pengusaha besar oleh pamannya memilih berontak.

Fio bersekutu dengan Gio, mafia yang ternyata sudah lama memendam perasaan padanya. Hingga, perlahan semua tabir keluarganya terungkap.

"Aku bukan laki - laki yang bisa menyentuh perempuan sembarang. Tapi, aku juga bukan laki - laki yang bisa menahan untuk tidak menyentuh kamu." -Giorgio Abraham-

Sequel Gairah Cinta Sang Pembalap

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elis Kurniasih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ladang emas

Arif pulang. Dia melihat kediaman rumahnya yang sunyi dan tampak gelap seperti tak berpenghuni. Meski, yang tinggal di sana hanya Fiona, Bibi, dan Pak Budi. Tapi, biasanya tetap terlihat hidup. Sama seperti dirinya yang tidak suka gelap, Fio juga lebih suka tempat yang terang.

“Jaka, ini semua pada ke mana?” tanyanya pada sopir pribadi yang baru saja membuka pintu gerbang, lalu kembali masuk ke mobil dan duduk di kursi kemudi.

“Tidak tahu, Pak. Saya buka gerbang sendiri. Pak Budi tidak terlihat.”

“Loh!”

Arif kesal. Setelah mobil diparkir sempurna, dia keluar dan segera mencari Budi.

“Budi!”

“Budi!” teriaknya kencang hingga Bibi yang keluar.

“Bapak. Bapak sudah pulang.”

Dahi Arif mengernyit. “Semua orang di mana? Mana Budi? Dia tidak ada di pos depan.”

“Maaf, Pak. Mas Budi ada di taman belakang.”

“Taman belakang? Ngapain malam – malam ada di sana? bukannya jaga di depan.”

Arif marah. Dia berjalan masuk ke dalam rumahnya dengan sedikit membuka kencang pintunya.

“Anu, Pak. Mas Budi lagi disuruh …”

Bibi berhenti. Perkataannya terpotong, hingga langkah Arif ikut terhenti dan menoleh ke arahnya.

“Katakan yang benar! Kalau ngomong jangan setengah – setengah!” Arif mengedarkan pandangannya ke atas. Lantai dua yang bisa terlihat dari lantai satu ruang tamu.

“Fio mana? Apa dia sudah tidur?”

“Non Fio …”

“Kenapa kamu jadi gagap begini, hah!” belum sempat Bibi berkata lengkap, Arif sudah membentaknya.

“Itu, Pak. Anu … Itu … An …”

“Apa sih, itu, anu, itu, anu. Terus saja begitu. Tidak jelas!” Lagi – lagi, Arif marah.

Dia kembali melanjutkan langkahnya dan bertemu Budi.

“Budi, ngapain di sini? Jaga di depan. Kalau ada maling bagaimana? Siapa yang menyuruh kamu di sini?”

“Aku.”

Arif terkejut melihat mantan istrinya muncul. Dia bernama Hera.

“Kamu?”

Dara juga muncul dan menyapa ayahnya. “Hai, Pa.”

Ekspresi Arif berubah. Dia tidak suka dan kembali marah – marah. “Ngapain kalian di sini? Mana Fiona?”

Arif melangkah ke atas. Dia melewati putrinya dan langsung menuju kamar Fiona. Sepi. Tidak ada keponakannya di sana.

“Di mana Fiona?” tanyanya lagi. “Kalian mengusirnya lagi?”

“Kamu lupa, kalau kesepakatan kita sampai dara berusia dua puluh lima tahun. Maka, rumah ini menjadi milikku. Aku masih menyimpan kesepakatan itu lengkap dengan tanda tanganmu di atas materai.”

Dar4h Arif mendidih. Dia berjalan ke arah Hera dan menunjuknya. “Itu karena kamu manipulatif. Ini rumahku, hasil jerih payahku. Tidak ada orang yang bisa mengambilnya.”

Hera tertawa.”Ini hak untuk putri kita. Dara. Dia tidak pernah mendapatkan apa – apa darimu.”

“Dara bukan anakku.”

Pernyataan itu membuat Dara menunduk sedih. Dia menghampiri ibunya dan memeluknya.

“Tega, Mas. kamu mengatakan itu pada putrimu.”

“Kamu selingkuh dan hamil,” ucap Arif dengan menaikkan alisnya.

“Itu karena kamu yang selingkuh duluan,” balas Hera dengan sedikit berteriak.

“Kalau begitu, jangan ganggu aku! Kita sudah selesai.”

“Tidak bisa. Aku sudah rela diceraikan dengan catatan, rumah ini menjadi milikku dan Dara nantinya. Aku sudah berlapang dada membiarkan mu bersama perempuan itu.”

Arif menarik napasnya kasar. “Bersama siapa? Aku tidak bersama siapa – siapa.”

“Jangan bohong! Aku tahu, aku tahu kamu dan cinta pertamamu yang tidak pernah bisa kamu lupakan itu.”

Sayangnya. Hingga kini Hera tidak pernah melihat rupa perempuan yang menjadi cinta pertama Arif. Arif menutup kisah cintanya dengan rapat. Hanya, Hera sering mendengar namanya di dalam mimpi Arif saat mereka masih tidur bersama. Arif kerap mengigau dengan memanggil nama Rara.

Dulu, Hera kira Rara itu adalah panggilan khusus Arif untuknya. Ternyata, panggilan khusus darinya untuk cinta pertamanya.

“Aku sudah tidak bisa mempertahankan mu, maka aku harus mempertahankan rumah ini,” ucap Hera lagi. “Aku tidak menikah lagi sampai saat ini. Itu karena, aku taat dengan kesepakatan. Dan, aku masih ingin kembali padamu."

Arif malah mengalihkan pembicaraan.

“Sekarang, di mana Fiona?”

Hera mengangkat bahunya.

Brak

Arif menggebrak meja cukup keras hingga kedua perempuan itu tersentak.

“Dia ladang emas ku. Kalau sampai Fio tidak ketemu, maka kalian tidak bisa memiliki rumah ini.”

Arif pergi meninggalkan kedua wanita itu. Namun, Hera mengejar. Dia menarik lengan Arif.

“Mas, Dara itu anakmu. Aku tidak pernah melakukan apa pun dengan laki – laki itu.”

Arif tetap berjalan. Lalu, menepis tangan Hera.

“Mas, aku bukan hanya ingin rumah ini. tapi, aku juga ingin kamu. Aku ingin kita sama – sama lagi seperti dulu.”

Langkah Arif terhenti dan menoleh pada Hera. “Kalau begitu. Lakukan tes DNA pada Dara.”

“Silakan. Aku tidak takut."

Padahal, dulu Hera takut.

"Dara itu putrimu, Mas. Tapi, kamu malah membesarkan orang yang bukan dar4h dagingmu sendiri. Kamu beri Fiona kasih sayang lebih, sementara dengan Dara tidak. Padahal, dulu kamu juga menyayanginya.”

“Karena laki – laki itu sendiri yang mengatakannya padaku.”

“Dia bohong, Mas.”

Perdebatan yang dulu terulang lagi. setelah sekian tahun tak bersama, yang dibicarakan mereka selalu sama.

Arif menepis lagi tangan Hera, hingga wanita itu tersungkur.

“Papa!” jerit Dara.

Dia langsung mengambil tubuh sang ibu untuk kembali berdiri.

“Papa akan menyesal telah memperlakukan kami seperti ini.”

Arif tidak peduli. Dia kembali keluar dan berteriak memanggil Jaka.

“Jaka, ayo antarkan saya lagi!”

Jaka segera masuk ke dalam mobil dan menurut. Di sana, Hera dan Dara hanya bisa menatap kepergian Arif. Lalu, keduanya bertatapan sembari mengusap air mata mereka masing – masing dan tersenyum.

Sebenarnya, keinginan Arif hanya satu yaitu harta Arif. Dan, Arif tahu itu.

“Ke mana kita, Pak?”

“Vila kembar. Tapi sebelum itu, menepi di gudang dulu.”

“Baik, Pak.”

Cukup lama, Arif berada di gudang untuk memastikan pasokan partikel nikel yang akan dia kirim ke negara tetangga.

Diluar dari tugas, bisnis ini yang dijalani Arif. Bisnis yang membuatnya kaya raya dan kekuasaan.

“Pastikan, tidak ada yang mengikuti kita.”

“Aman, Pak,” ucap Jaka yang juga merupakan tentara.

Jaka adalah junior Arif yang sangat handal dan dipercaya.

“Ayo jalan!”

Arif tiba di vila itu tengah malam. Sebuah tempat yang kerap ia datangi sekali dalam tiga bulan, bahkan lebih. Dia datang hanya untuk melepas kerinduan. Kerinduan pada seorang perempuan yang kini sedang tertidur was was di sofa. Perempuan yang merupakan cinta pertama Arif hingga menghalalkan segala cara untuk kembali mendapatkannya.

“Sayang.”

"Rara."

Perempuan itu terkejut dan menghindar. Dia menahan d4d4 Arif.

“Bagaimana keadaan putriku?”

***

Sementara, di sana Fio tidur dengan nyenyak.

Gio mengusap lembut rambut itu. Dia memastikan, di sini adalah tempat yang nyaman dan paling aman untuk perempuan yang akan menjadi mempelai wanitanya besok pagi.

Ponselnya bergetar. Demi kenyamanan Fiona, Gio tidak mengaktifkan suaranya. Lalu, dengan cepat dia keluar dari kamar dan mengangkat telepon itu.

“Bos, benar. Titiknya ada di sini.”

Orang suruhan Gio membagikan lokasi vila kembar.

1
Rosa Lia
klrg edan duit
~Hartwyn_Dee~
makasih kak Elis 🙏 unt update nya sehat selalu 🥰🥰
~Hartwyn_Dee~
mau cari kemana??.. Fio udah aman sama dalam lindungan suaminya...yg ada km bakal gila sendiri ga ketemu Fiona 🤪
~Hartwyn_Dee~
dasar manusia licik kalian😡
~Hartwyn_Dee~
ken tut....kebobrokan anak sendiri aja di tutupin lah ini main janji"... preett 🤧
~Hartwyn_Dee~
bagus Gio kasih makin kerkwjut si Restu,,sukurin...🤪
Nurul Hidayati
sampai ke lobang semut ya gak bakal ketemu gal 🙄 ada ya emak model kayak emaknya gala mentang2 dia mantan LC 😁
Dien Elvina
jangan mimpi Gala sampe kapan pun kamu gak akan bertemu lg dgn Fio Krn suami nya yg akan melindungi nya dari laki bre* sek kyk kamu
NUR..8537
lanjuttt kak elisss 👍 makasih unt up.. nya 🙏smg Kaka sehat slalu 💪😘🫶
NUR..8537
mau km cari kmn gala..fio.. nya lg di dekapan suami..nya..gak bisa lepas..yg ada km stres sdri klo nyari fio😂
aii
sudah di kekepi sama si mafia g bakal bisa kamu gal deketi fio lagi🤭
May .Nst
mimpi kamu gala... kamj gak bisa deketin fio lg karna udah jd istri gio😁😁kirain mlam ini si mafia bucin mau belah duren.... 😄😄
TIARA
First😍
aii
mafia dilawan...
Rosa Lia
sukurin luh gala edan
~Hartwyn_Dee~
akhirnya semua terbongkar siapa kamu Manggala 🤭🤪🤪 sok meremehkan Fio apa lagi sekarang suami Fio mantan Mafia yg udah tobat..._sangat mudah buat membongkar aib..mu
~Hartwyn_Dee~
semua ngga ada yg gratis Fio,,udah mending km sambut suami bucin .mu dengan baik 🤣🤭
~Hartwyn_Dee~
hahahaa ternyata dugaan..mu salah Fio,, Gio mengingatkan supaya kamu ngga lupa 🤭🤣
ryuka
mampus kamu gala udah ga bisa berkutik kamu 🤭🤭
Siti Kamsiah
akhirnya yg di tunggu tunggu up juga terimakasih kak Elis 😘😘💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!