NovelToon NovelToon
Masuk Ke Tubuh Selir Terlupakan

Masuk Ke Tubuh Selir Terlupakan

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi ke Dalam Novel / Mengubah Takdir / Cinta Istana/Kuno
Popularitas:8.6k
Nilai: 5
Nama Author: Aplolyn

Elara terjebak dalam novel–bukan sebagai pahlawan, bukan juga sebagai penjahat, melainkan selir yang bahkan namanya kerap terlupa.

Lebih dari itu, ia adalah orang yang hanya ingin hidup tenang, bermalas-malasan, bahkan terlalu malas untuk melafalkan dialog yang ditetapkan untuknya.

Oleh sebab itu, sebagai tokoh pendukung yang bangkit dari kematian, ia tak berniat menuntut balas? Ia memilih tak ikut campur sedikit pun.

Namun, bagaimana jika alur malah berbalik dan membuatnya menjadi tokoh utama?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aplolyn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 15

Matahari sudah berada tepat di atas kepala ketika Elara akhirnya membuka matanya.

Ia meregangkan tubuhnya di atas kasur bulu angsa, merasakan tidak ada lagi rasa sakit di punggungnya. Racun Bightshade dan Cyanide tampaknya sudah benar-benar kalah oleh sistem kekebalan tubuh dan kemalasan tingkat dewa yang ia miliki.

“Nira,” panggil Elara, suaranya serak. “Jam berapa? Dan tolong katakan padaku bahwa Kaisar sudah lupa kalau aku ada di dunia ini.”

Nira masuk membawa baki berisi air hangat dan handuk. Wajahnya, seperti biasa, tampak tegang. “Sudah tengah hari, Yang Mulia. Dan.. Kaisar tidak lupa. Beliau sedang menunggu Anda di Paviliun Musim Gugur untuk makan siang. Tapi ada masalah kecil.”

“Masalah kecil berarti aku bisa menolaknya. Apa itu?”

“Keluarga Clervant.. Keluarga asal tubuh Anda sebelum.. eh, sebelum Anda pingsan, mengirim utusan. Mereka meminta audiensi dengan Anda. Kakak laki-laki Anda, Tuan Julian Clervant, sudah menunggu di paviliun sejak pagi.”

Elara berhenti menggosok wajahnya.

Memori dari tubuh asli Elara perlahan muncul. Keluarga Clervant. Keluarga bangsawan tingkat menengah yang memiliki pengaruh besar di Departemen Perang. Mereka adalah keluarga yang menganggap Elara si anak bungsu sebagai beban karena ia tidak punya bakat berpolitik, tidak cantik-cantik amat, dan lebih suka membaca buku cerita daripada belajar etiketa istana.

Mereka adalah keluarga yang dengan senang hati menjualnya ke istana sebagai Selir Tingkat Enam, berharap ia bisa diam-diam mati atau setidaknya tidak merepotkan, sambil tetap menggunakan nama 'Clervant' untuk memeras koneksi kecil.

“Jadi,” ucap Elara pelan, meneteskan air dari wajahnya ke dalam baskom. “Keluarga yang menjualku ke istana untuk dijadikan umpan, sekarang datang menjengukku karena mendengar aku dipindahkan ke Paviliun Matahari Terbit?”

“Y-Ya, Yang Mulia. Mereka membawa banyak hadiah..”

“Nira.”

“Y-Ya?”

“Katakan pada mereka aku sedang mengalami efek samping racun yang membuatku alergi terhadap darah sedarah. Kalau mereka mendekat, aku akan muntah.”

“Tapi Yang Mulia! Tuan Julian mengancam akan melapor pada Kepala Pelayan bahwa Anda tidak sopan!”

Elara menghela napas panjang. Napas yang mengandung seluruh kekecewaannya terhadap konsep 'keluarga' di dunia feodal.

“Baiklah. Bantu aku berpakaian. Pilih yang paling sederhana. Jika aku harus menghadapi orang yang toksik, setidaknya aku tidak ingin memakai gaun yang beratnya sepuluh kilo.”

***

Paviliun Musim Gugur dirancang untuk contemplation dan ketenangan. Namun, saat ini, ketenangan itu dirusak oleh suara tawa Julian Clervant yang terdengar terlalu keras dan terlalu sombong.

Julian adalah pria berusia dua puluh lima tahun dengan wajah yang mirip dengan Elara, namun matanya dipenuhi oleh ambisi yang murah. Ia sedang menuangkan teh untuk dirinya sendiri, tampak sangat nyaman di tempat yang seharusnya bukan miliknya.

Ketika Elara masuk, mengenakan gaun katun biru muda tanpa perhiasan berat, Julian langsung berdiri. Namun, senyum di wajahnya tidak mencapai matanya.

“Elara, adikku yang tercinta!” Julian membuka lebar lengannya, seolah-olah mereka adalah siblings yang sangat dekat, bukan dua orang yang terakhir berbicara tiga tahun lalu.

“Kau terlihat sehat. Kabar burung mengatakan kau hampir mati, tapi aku tahu itu hanya drama untuk menarik perhatian Kaisar, kan?”

Elara duduk di kursi seberangnya, tidak membalas pelukan itu. Ia menatap teh di depan Julian.

“Teh itu milik Kaisar,” ucap Elara datar. “Itu teh Oolong impor dari pegunungan timur. Harganya setara dengan gaji bulananmu. Tolong kembalikan ke cangkirnya sebelum kau disuruh mencucinya dengan lidahmu sendiri.”

Julian terbatuk, canggung menurunkan cangkirnya. Senyumnya menipis. “Kau berubah, Elara. Mulutmu menjadi tajam. Apakah ini caramu berterima kasih pada keluarga yang membesarkanmu? Yang telah menempatkanmu di istana ini?”

“Keluarga yang menempatkan aku di sini sebagai Selir Tingkat Enam,” koreksi Elara, menyandarkan punggungnya dan memejamkan mata sejenak.

“Tingkat enam, Julian. Itu artinya aku bahkan tidak punya pelayan tetap di bulan pertama. Aku hampir mati karena keracunan makanan. Dan kalian tidak pernah mengirim tabib, kan?”

Elera sungguh ingin memakan hidup-hidup padanya.

1
Wega Luna
disini elara harus mematuhi peraturan novel kah? lah kalo emang gitu ngapain harus dihidupkan lagi di novel ? kan aneh sudah ditime travel eh GK boleh ngerubah alur ceritanya,🙏
penggemar_Uangkecil?!
👍👍
Wega Luna
ternyata yg gelap itu putri mahkota aurelia sendiri🤣🤣🤣🤣🤣apa pendetanya buta semua yh,,,,wahai dewa matahari tunjukkan kuasamu untuk menghukum si aurelia gelap ini
Wega Luna
sederhana jawabannya dari awal kamu masuk ke tubuh ini seharusnya sudah berfikir dampak nya jika berbeda jiwa dan berbeda sifat ,kamu memilih menjadi diri sendiri tapi tidak berfikir dampaknya, jawab saja saya dihidupkan dewa lagi
Ray
🤣🤣🤣
Ray
🤭🤭🤭
Wega Luna
yg mau gimana lagi ,kamu sendiri lebih mentingin tidur daripada waspada , setidaknya harus bisa jaga diri apalagi hidup di kerajaan.
Ray
🤣🤣🤣
Ray
😄😄😄😄😄
Wega Luna
🤣🤣🤣🤣🤣GK takut gemuk kah nih anak makan tidur makan tidur GK aktivitas lain gitu
Wega Luna
akhirnya nira sekarang naik tingkat menjadi asisten pribadi elara sudah bawa buku dan pena kemana mana🤣🤣🤣🤣🤣🤣, mencatat hal hal random ,jadi ingat pertama kali jadi sekertaris🤣🤣🤣🤣diajak bos rapat atau ketemu klien harus ada memo pad dan stylus pen🤣🤣🤣jadi kebiasaan sampai sekarang,malah sekarang pake iPad 🤣🤣🤣dan kebiasaan itu nurun ke anak anak ku🤭🤭
Wega Luna
lucian itu kosakata bahasa modern,,,sebagai orang jaman purba kamu tidak akan paham🤣🤣🤣🤣🤣
Wega Luna
ayo digas elara,,,, keluarga mu itu perlu diberi kursus privat sedikit🤣🤣🤣🤣
Rina Yuli
gitu donk thor kalau punya cerita yang sering kocaknya biar kagak stres 🤭🤭🤭🤭
Wega Luna
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 kayaknya nanti sampai ending kalo kocak gini seru banget loh no drama drama ,selir elara harus pintar ngedrama biar lucian panjang umur kasian stress mikirin haremnya🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Wega Luna
ayo elara,,,kita bully selir badut ini🤣🤣🤣🤣🤣 tunjukkan kekuatan mu
Wega Luna
mantap ,👍👍👍ayo elara ajari mereka yg namanya perekonomian, pembukuan,dan bisnis 🤣🤣🤣🤣🤣
Wega Luna
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣itu adalah pelajaran pembukuan sederhana versi anak smk,,,,,lucian 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Wega Luna
lebih cocok jadi penasehat kerajaan daripada selir🤣🤣🤣🤣🤣
👑Lenny💣
Di tunggu kepanjutan nya, semangat kak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!