NovelToon NovelToon
The Silent Empire

The Silent Empire

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Mafia / Sistem
Popularitas:440
Nilai: 5
Nama Author: General Blast

Di usia 23 tahun, Clev adalah pendiri D&D Company, sebuah konglomerat raksasa yang bergerak di berbagai sektor, mulai dari logistik, real estate, hotel dan resor, apartemen, restoran, energi, hingga investasi. Saat memutuskan membangun pusat bisnis barunya di kota Drep, ia mendapati kota itu telah lama berada di bawah kendali organisasi mafia yang mengakar di setiap sudut.

Clev tinggal di sebuah kediaman mewah di sudut utara Kota Drep bersama adiknya, Derina (19 tahun), serta orang-orang kepercayaannya: Maria dan suaminya Garry,Lenny, Mira,Thomas,serta Leo kepala keamanan yang memimpin dua anggota penjaga rumah.

Sementara itu, di pusat kota Drep, berdiri megah gedung D&D Company sebagai simbol dimulainya era baru. Di balik kemegahan perusahaan tersebut, tak seorang pun menyadari bahwa sang pendiri memiliki tujuan yang jauh lebih besar daripada sekedar bisnis, tujuan itu adalah menghancurkan organisasi mafia yang sudah lama menguasai kota Drep.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon General Blast, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 15 - Hadiah dari takdir

Hingga larut malam ,pesta berakhir dengan keseruan yang luar biasa.

Semua teman Merry pun pulang ,termasuk Bella yang berpamitan dengan Sharon kemudian ke teman-teman lainnya termasuk ke Merry kemudia ke Clev.

Bella menatap Clev,

"senang mengenalmu,semoga nanti kita bisa bertemu lagi" senyum Bella ke Clev lalu keluar rumah untuk pulang.

Dari jendela rumah saya melihat Bella menuju mobil yang sudah menunggunya di luar dengan seorang pengawal berbadan besar menggunakan jas hitam yang membungkuk sambil membukakan pintu penumpang belakang mobil untuk Bella.

Clev melihat dan sedikit tersenyum,

"takdir yang menarik.." ucap Clev dalam hati, sambil melihat mobil Bella meninggalkan tempat pesta.

Lalu Merry dan Clev juga berpamitan pulang dengan Sharon sekaligus Merry memberikan kado yang sudah dia siapkan untuk sahabat nya itu hingga membuat Sharon senang memeluk Merry.

Setelah beberapa saat Clev dan Merry keluar rumah Sharon lalu berjalan menuju mobil Clev untuk pulang.

Di perjalanan,

"kamu terlihat pendiam tadi.." tanya Merry kepada Clev

"apa kamu tidak menyukai keramaian seperti itu?" tanya Merry lagi sambil menatap Clev yang sedang mengendarai mobilnya

Clev menggeleng kan kepalanya,

"aku justru senang ikut ke pesta itu bersama mu.." jawab Clev sambil tersenyum

Merry menghela nafasnya lalu kembali bersandar dan menatap jalanan di depannya

"kamu benar-benar tak bisa di tebak.." kata Merry,lalu dia kembali menatap Clev

"bagaimana dengan Bella? Dia cantik sayang nya dia adalah anak Mafia Karibia, kamu tahu..para laki-laki tidak ada yang berani bahkan menatap matanya saat berbicara dengannya" jelas Merry sambil menunggu tanggapan Clev

Clev tetap santai

"Bella ya.. Aku baru mengenalnya tadi, dia memiliki sifat bicara yang dingin dan tenang, itu menunjukkan cara dia mendominasi seseorang sehingga menunjukkan level berbeda dari lawan bicara nya" jelas Clev santai

Merry menggelengkan kepala

"aku bahkan tidak memahami arti yang kamu bicarakan.." ujar Merry

"tapi kamu benar..dari waktu sekolah, Bella selalu menjadi orang yang berbeda,dia selalu menjadi perisai aku dan Sharon juga teman-teman lain" jelas Merry

"tapi dia tidak bertengkar dia hanya berbicara dan orang yang menganggu kami seakan langsung takut seperti melihat iblis di depannya.." tambah Merry.

Clev tersenyum

"itu artinya dia benar anak pemimpin Mafia, darah Mafia mengalir di darahnya" jelas Clev.

Lalu beberapa lama akhirnya mobil Clev sampai di depan apartemen Merry,

"Clev.. terimakasih ya sudah menemaniku ke pesta ulang tahun teman ku" senyum Merry sambil menatap Clev

Clev tersenyum menatap Merry juga

"tidak masalah, aku juga senang menemani mu.." jawab Clev.

Lalu Merry mencium pipi Clev ,

"itu ungkapan terimakasih ku" senyum Merry lalu keluar dari mobil dan berjalan menuju tangga apartemen nya.

Lalu dia berhenti dan berbalik

"hati-hati ya..jangan tidur terlalu malam" lalu Merry kembali berbalik dan masuk ke dalam apartemen nya

Clev tersenyum dan melajukan mobilnya untuk pulang kerumahnya.

Lalu Clev masuk ke gerbang besar yang sudah di buka oleh tim keamanan rumah, anak buah Leo

"Selamat datang dirumah, Tuan.." ujar salah satu penjaga sambil membungkuk sedikit saat mobil Clev melewati nya.

Lalu Clev sampai di halaman rumah lalu keluar dari mobil,Thomas datang untuk memasukkan mobil ke dalam garasi bawah tanah.

"pesta yang menyenangkan,Tuan?" tanya Thomas santai sambil tersenyum

Clev merespon dengan senyum

"tentu saja ,Thomas" jawab Clev lalu masuk ke dalam rumah

Lalu Mira turun dari tangga dan menatap Clev

"wajahmu menunjukkan bahwa kamu baru saja mendapatkan hadiah bagus dari pesta itu.." ujar Mira

Clev tersenyum

"lebih tepatnya hadiah besar yang diberikan oleh takdir kepada ku" senyum Clev.

1
dinda ayugunawan
disini menyentuh bangeett
dinda ayugunawan
aku suka bagian kalimat ini, rasanya tersentuh, dipeluk langsung sama author🥰 makasih ya, karena aku juga gak punya teman
dinda ayugunawan
Ganteng bangett CEO nyaaa... 🥰
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!