Seorang penggemar anime tiba-tiba terbangun di sebuah pulau terpencil di dunia Naruto. Saat kebingungan mencari jalan keluar, sebuah sistem misterius muncul.
One Piece System.
Dengan sistem ini, ia dapat memperoleh karakter-karakter dari dunia One Piece sebagai bawahannya. Namun, untuk mendapatkan mereka, ia harus membangun reputasi dan pengaruh.
Bajak laut, Angkatan Laut, hingga tokoh-tokoh besar One Piece—semuanya bisa menjadi bagian dari kekuatannya.
Di dunia Naruto yang penuh konflik, ia harus menentukan jalannya sendiri.
Membangun kekuatan dari balik bayangan, atau menjadi legenda yang dikenal seluruh dunia?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RabilMuhammadTahir, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 26: Blokade Celah Kabut Barat
Matahari pagi perlahan terbit di balik cakrawala timur Negara Air, membiaskan pancaran pendar keemasan yang membelah kabut tipis di atas permukaan Teluk Karang Hantu. Suasana di pantai pasir putih Pos Terdepan 2 terasa hidup dan berdisiplin tinggi.
Di ceruk galangan kayu, Paulie memimpin proyek inspeksi rutin bersama Kaguya Gen dan dua warga klan Yuki. Dengan palu besi dan pita ukur kain di tangannya, Paulie memeriksa setiap inci pelapisan lunas berteknologi Seastone Coated Hull dan leburan Ancient Deep-Sea Ore pada Kapal Perang Lautan Merah, Kapal Sloop Bertiang Dua, dan Kapal Perintis 01.
"Oi, Gen! Pastikan engsel pengunci meriam berat di geladak haluan terolesi minyak ter murni!" seru Paulie seraya menghembuskan asap cerutunya, kacamata pelindungnya terpasang rapi di dahi. "Meriam-meriam buatan Angkatan Laut ini punya tekanan balik yang dahsyat! Kalau pasak kayunya tidak terkunci rata, geladak bisa retak saat pemicu ditarik!"
"Siap, Tuan Paulie! Pasak kayu jati dan pelapis besi sudah kami perkuat!" jawab Kaguya Gen dengan nada penuh penghormatan dan semangat kerja tinggi.
Sementara itu, di lapangan karang bagian atas tebing, Smoker sedang memimpin latihan fisik ala Angkatan Laut. Sepuluh anggota biasa faksi Gale bersama dua prajurit klan Kaguya berlari melintasi jalur batu memanggul balok kayu jati tebal di bawah pengawasan ketat sang Kapten Marine.
"Tambah kecepatan kalian!" gertak Smoker, suara beratnya membahana dari balik kepulan asap dua cerutunya. "Di laut terbuka, musuh tidak akan menunggu kalian bernapas! Otot kalian harus sekeras besi sebelum kalian sanggup menahan tebasan Ninjato!"
Di puncak tebing pengawas utara, Izo berdiri anggun dengan jubah ungunya yang berkibar ditiup angin laut. Lima anggota Unit Penembak Jitu memegang senapan Flintlock berpipa baja dalam posisi membidik ke arah papan target kayu terapung sejauh delapan puluh meter di laut lepas.
"Fokuskan pandangan mata kalian pada titik tengah target, bukan pada buih gelombang," instruksi Izo halus namun memancarkan wibawa komando yang tak terbantahkan. Ia menguncupkan kipas perang bajanya (Gumbai), menunjuk satu target di kejauhan. "Tarik pemicu saat napas kalian berada di titik terendah... Tembak!"
BANG! BANG! BANG! BANG! BANG!
Lima letupan senapan Flintlock menggelegar serentak. Delapan puluh meter di laut lepas, lima papan target kayu hancur berkeping-keping tersapu oleh amunisi timah berpresisi tinggi!
Rian berdiri di anjungan pantai pasir putih, merapatkan mantel bertudung hitamnya. Melalui radar Kenbunshoku Haki (Intermediate)-nya yang kini merentang luas dalam radius seratus meter, Rian merasakan seluruh dinamika latihan, detak jantung para perwira, hingga arus chakra yang mengalir tenang di sekitar teluk.
Penyelarasan faksi di bawah struktur Dua Sayap Operasional—Divisi Garda Laut (Smoker & Tashigi) dan Divisi Armada Bayangan (Izo, Paulie, Johnny)—telah menciptakan tingkat efisiensi tempur dan disiplin organisasi yang belum pernah ada sebelumnya.
Tashigi melangkah cepat dari dalam kabin kayu utama menuju anjungan pantai, membetulkan letak kacamatanya dengan cermat. Di tangannya, siput komunikasi Den Den Mushi bercangkang cokelat muda—yang terhubung langsung dengan Gudang Sektor Sekunder #08 Kota Pelabuhan Hagi—sedang berdering halus.
Puru-puru-puru... Puru-puru-puru...
Tashigi merogoh gagang telepon di atas cangkang siput, menempelkannya ke telinganya. "Di sini Pos Terdepan Teluk Karang Hantu. Tashigi berbicara."
Wajah siput Den Den Mushi itu berubah bentuk, menirukan raut wajah tegang staf pedagang utama faksi Gale di Kota Pelabuhan Hagi.
"Nona Tashigi! Tuan Rian!" suara staf pedagang terdengar berbisik cemas dari balik penerima. "Laporan darurat tingkat tinggi baru saja disampaikan oleh Gordo dan Kapten Kenzo dari Serikat Pedagang Bebas!"
Rian melangkah mendekati Tashigi, matanya menyipit dingin. "Laporkan situasinya."
"Tuan Rian," terang staf tersebut jernih, "sebuah armada konsorsium yang terdiri dari empat kapal dagang utama milik Serikat Pedagang Bebas—membawa muatan mineral langka pelapis senjata konduktif chakra (Chakra Metal Ores / Sei Seikō) dari wilayah laut barat—baru saja terjebak dalam blokade militer di Celah Kabut Barat (Western Mist Strait)!"
Smoker dan Izo yang mendengar laporan tersebut dari jarak jauh melangkah mendekati anjungan pantai.
"Siapa yang melancarkan blokade itu?" tanya Rian dingin.
"Bukan bajak laut biasa, Tuan!" jawab staf pedagang melalui Den Den Mushi. "Pihak yang memblokir Celah Kabut Barat adalah Unit Khusus Pemburu Ninja Pelarian (Kirigakure Hunter-nin Corps) pimpinan Terumi Koga—seorang Tokubetsu Jonin senior pembantaian Kiri! Mereka mengerahkan dua kapal perang militer berzirah tebal, menyita seluruh muatan bijih besi chakra milik pedagang, dan mengancam akan mengeksekusi empat puluh awak kapal dagang atas tuduhan penyelundupan ilegal!"
Tashigi menahan napasnya, merujuk pada catatan wilayahnya. "Celah Kabut Barat adalah rute pelayaran internasional yang berada di wilayah perairan netral sebelah barat Kepulauan Hagi! Kirigakure tidak memiliki hak hukum untuk menyita kapal pedagang sipil di sana!"
"Di bawah rezim Bloody Mist, hak hukum hanyalah milik mereka yang memegang pedang, Nona Tashigi," sela Izo seraya mengibaskan kipas bajanya dengan pandangan mata yang sangat tajam. "Hunter-nin Kiri mengincar muatan mineral konduktif chakra itu untuk pasokan persenjataan markas besar mereka."
Denting suara sistem yang sangat nyaring dan bergema membahana di dalam pikiran Rian, memicu lahirnya misi strategis skala besar.
[MISSION TRIGGERED: Mematahkan Blokade Hunter-nin]
Tujuan Misi: Bergerak menuju Celah Kabut Barat, hancurkan blokade militer Hunter-nin Kirigakure pimpinan Terumi Koga, selamatkan empat kapal dagang Serikat Pedagang Bebas beserta muatan mineral chakra, dan amankan perairan barat.
Kondisi Kemenangan: Hancurkan/lumpuhkan dua kapal perang Hunter-nin Kiri & Bebaskan seluruh awak kapal dagang tanpa kehilangan satu pun kapal sipil.
Hadiah Misi:
+700 System Point
+35.000 Ryo (Imbalan Penyelamatan & Pampasan Perang)
+250 Public Reputation
+300 Underworld Reputation
+300 Military Reputation
Unlocked: Character Recruitment Ticket (Epic) (1).
Batas Waktu: Sebelum Matahari Terbenam Hari Ini.
Rian menatap rincian misi baru tersebut. Tiket perekrutan tingkat Epic kedua adalah hadiah yang sangat bernilai tinggi yang sanggup mendatangkan komandan perang kelas atas dari dunia One Piece untuk memperkuat jajaran perwiranya.
"Ini adalah ujian nyata pertama bagi struktur Dua Sayap faksi Gale," keputusan Rian bergema dingin dan penuh otoritas. "Kita berangkat menuju Celah Kabut Barat sekarang."
Dalam waktu kurang dari tiga puluh menit, seluruh armada faksi Gale telah berada dalam posisi tempur penuh.
Rian membagi formasi penyerangan secara taktis memanfaatkan keunggulan peta patroli Kiri dan keahlian para perwiranya:
Divisi Garda Laut (Sisi Terang):
Komandan: Smoker, Tashigi, dan Rian.
Armada: Kapal Perang Lautan Merah (Flagship) dan Kapal Perintis 01 (dikemudikan oleh Johnny).
Peran: Bergerak secara terbuka dari jalur perairan utama sebagai kekuatan utama pengawal resmi Serikat Pedagang Bebas, menarik perhatian seluruh fokus pertahanan kapal perang Hunter-nin Kiri.
Divisi Armada Bayangan (Sisi Gelap):
Komandan: Izo dan Paulie.
Armada: Kapal Sloop Bertiang Dua.
Peran: Memanfaatkan kemampuan siluman Seastone Coated Hull dan rute tersembunyi dari Peta Patroli Kurosawa untuk menyusup dari balik celah tebing Karang Barat, melancarkan tembakan penyergapan jitu dari arah belakang kapal perang musuh.
"Paulie, pastikan empat meriam berat di Flagship dan dua meriam berat di Perintis terisi amunisi peluru besi berlapis belerang," perintah Rian.
"Semua meriam sudah siap tempur, Boss! Amunisi penuh di kargo!" seru Paulie mantap seraya membetulkan goggles-nya.
"Semua kapal... Terjang gelombang!" seru Rian.
Tiga kapal faksi Gale melaju kencang keluar dari celah karang Teluk Karang Hantu, membelah ombak biru perairan luar menuju Celah Kabut Barat yang berjarak sekitar lima belas mil laut.
Celah Kabut Barat adalah sebuah selat sempit sepanjang tiga mil laut yang diapit oleh dinding-dinding batu karang terjal setinggi enam puluh meter. Tempat ini selalu diselimuti oleh kabut tebal alami yang membendung pandangan mata biasa, menjadikannya lokasi blokade yang sangat mematikan.
Di tengah-tengah Celah Kabut Barat, dua kapal perang militer Kirigakure berukuran besar berbendera lambang Anbu/Hunter-nin mengepung empat kapal dagang berbendera panji abu-abu Gale.
Dua puluh prajurit Hunter-nin berseragam hitam dengan topeng porselen berukir garis-garis merah sedang mengawasi puluhan awak kapal dagang yang terikat di atas geladak.
Di anjungan kapal perang utama Hunter-nin, berdiri sang komandan operasi—Terumi Koga.
Koga adalah seorang pria berusia tiga puluh delapan tahun dengan rambut cokelat kemerahan yang diikat tinggi, mengenakan rompi pelindung dada berat Kirigakure dan mantel kelabu Hunter-nin. Di pinggangnya terikat dua kantong taktis berisi ratusan jarum Senbon konduktif chakra, serta sebilah pedang lempar berantai.
Koga menatap peti-peti kayu berisi bijih besi Chakra Metal Ores yang diangkut dari kapal dagang dengan senyum kejam.
"Luar biasa..." gumam Koga dingin, tangannya mengelus salah satu bongkahan bijih besi yang memancarkan pendar kebiruan halus. "Kualitas logam konduktif chakra kelas super. Dengan bahan ini, Divisi Senjata Kirigakure bisa menempa lima puluh bilah Ninjato tembus chakra untuk pasukan elit Mizukage-sama."
Seorang perwira Hunter-nin bertopeng mendekati Koga, membungkuk dilaporkan. "Koga-sama! Para kapten pedagang ini menolak menandatangani dokumen penyitaan. Mereka mengklaim bahwa armada mereka berada di bawah perlindungan faksi bernama Gale!"
"Faksi Gale?" Koga tertawa dingin penuh nada penghinaan. "Hanya sekelompok penyamun pasar gelap yang kebetulan menumbangkan beberapa ninja kelas semenjana di perairan Hagi. Di hadapan Pasukan Khusus Hunter-nin Kirigakure, faksi Gale tidak lebih dari serangga yang akan diinjak-injak!"
Koga mengacungkan tangannya ke udara. "Siapkan rantai eksekusi! Bantai seluruh kapten pedagang ini dan tenggelamkan kapal mereka ke dasar selat!"
Namun, sebelum para Hunter-nin sempat mengayunkan pedang mereka—
DUARRR! DUARRR! DUARRR! DUARRR!
Empat dentuman gelegar meriam berat menguncang seluruh Celah Kabut Barat dari arah mulut selat bagian timur!
empat bola besi tempa seberat sepuluh kilogram berlapis belerang meluncur deras menembus kabut tebal, membentur lambung kapal perang sekunder Hunter-nin dengan daya hancur fisik yang gila!
BOOOM! KRAK!
Kayu zirah tebal kapal perang Kiri hancur berantakan tersapu bola besi meriam berat! Gelombang air laut menyembur masuk deras melalui dua lubang menganga di garis air kapal sekunder tersebut, membuatnya mulai miring secara drastis!
"A-Apa?! Serangan meriam dari jarak satu mil?!" teriak para Hunter-nin panik di atas geladak.
Dari balik kabut timur selat, garis siluet megah Kapal Perang Lautan Merah (Flagship) dan Kapal Perintis 01 muncul membelah gelombang. Di atas tiang layar utama kapal perang, bendera resmi faksi Gale berkibar gagah disambar angin laut!
Rian berdiri tegap di haluan Kapal Perang Lautan Merah, merapatkan mantel bertudung hitamnya. Di sisinya, Smoker berdiri anggun membiarkan asap dari dua cerutunya memenuhi udara geladak, sementara Tashigi memegang katana Shigure dan Johnny memimpin geladak Kapal Perintis 01.
"Faksi Gale telah tiba!" suara Rian menggelegar dingin dan penuh otoritas membelah keheningan selat. "Lepaskan para pedagang dan tinggalkan perairan ini, atau kapal kalian akan menjadi kuburan dasar laut!"
Terumi Koga membelalakkan matanya dari balik rompi Hunter-nin-nya, raut wajahnya berubah dari angkuh menjadi penuh dengan murka yang membara!
"Faksi Gale?!" raung Koga seraya mencabut pedang berantainya. "Bocah-bocah lancang! Pasukan! Gempur kapal perang mereka dengan Suiton!"
Dua belas prajurit Hunter-nin di kapal perang utama Kiri melompat ke pagar geladak, tangan mereka membentuk segel secara serentak.
"Suiton: Suiryuudan no Jutsu!" (Teknik Naga Air)
Dua ekor naga air raksasa bertekanan tinggi tercipta dari permukaan selat, meliuk deras di udara membelah kabut menuju anjungan Kapal Perang Lautan Merah!
Namun, sebelum naga air tersebut menyentuh tiang layar—
BOOM!
Smoker melompat melayang ke udara terbuka dari geladak Flagship. Kedua lengannya meledak menjadi gumpalan asap putih raksasa (Moku Moku no Mi).
"White Out!" gertak Smoker.
Dinding asap padat setinggi tiga puluh meter menyembur eksplosif dari tangan Smoker, menggulung dan menyerap dua naga air Kiri secara telak di udara!
BRAK! CIIIISSS!
Naga-naga air bertekanan tinggi itu pecah berhamburan menjadi buih air liar saat menabrak kerapatan fisik asap Smoker, tidak sanggup bergerak maju satu sentimeter pun!
Seluruh prajurit Hunter-nin Kirigakure membeku total di tempat. Mata mereka di balik topeng porselen melotot tak percaya menatap sosok Smoker yang melayang tenang di tengah kepulan asap raksasa.
"A-Apa?! Jutsu naga air kita ditelan oleh dinding asap?!" teriak perwira Hunter-nin kaget setengah mati.
Dan persis pada detik guncangan mental musuh mencapai puncaknya—
BANG! BANG! BANG! BANG! BANG!
Letupan lima senapan Flintlock membahana dari arah belakang kapal perang utama Hunter-nin!
Divisi Armada Bayangan yang dipimpin oleh Izo di atas Kapal Sloop Bertiang Dua telah menyusup dari balik celah tebing Karang Barat tanpa terdeteksi oleh radar Kiri berkat pelapisan lunas Seastone Coated Hull!
Peluru-peluru timah Flintlock berkecepatan tinggi yang dilepaskan oleh Izo dan Unit Penembak Jitu meluncur presisi dari jarak seratus meter, menembus dada dan kepala lima penembak panah Kiri di barisan belakang hingga pingsan seketika!
"Serangan dari belakang?!" jerit para Hunter-nin panik.
Izo berdiri anggun di atas tiang layar Sloop, mengibaskan jubah ungunya seraya memutar dua senapan Flintlock-nya dengan gerakan jari yang sangat terampil.
"Di bawah naungan bayangan faksi Gale, peluru kami tidak pernah meleset," suara Izo halus namun memancarkan aura membunuh tingkat Epic yang luar biasa menekan.
Paulie dari geladak Sloop memutar dua pergelangan tangannya, melepaskan gulungan tali tambang putih (Air Rope).
"Rope Action: Half Hitch!"
WUSH!
Tali-tali tambang buatan Galley-La itu meliuk di udara, melilit leher dan tangan empat Hunter-nin yang mencoba menyerang Izo, lalu Paulie menghentakkan kakinya dengan kekuatan Strength 27, melempar empat ninja tersebut jatuh berhamburan ke dalam laut!
Di atas geladak kapal perang utama musuh, situasi berubah menjadi kekacauan total bagi Kirigakure.
Terumi Koga murka hebat melihat pasukannya dilumpuhkan secara bersamaan dari dua arah! Koga memfokuskan seluruh chakra elemen airnya ke dalam dua kantong taktis di pinggangnya, menarik puluhan jarum Senbon konduktif chakra.
"Ninpo: Jōsenbon no Jutsu!" (Jarum Senbon Chakra Terbang)
Koga menyebarkan puluhan jarum Senbon tajam yang berkilauan dengan pendar chakra biru ke udara, meluncurkannya bagaikan badai hujan baja menuju Rian yang sedang melompat meluncur dari geladak Flagship!
Rian melayang turun anggun menggunakan Rokushiki: Geppo (Basic), merapatkan mantel bertudung hitamnya. Melalui radar Kenbunshoku Haki (Intermediate)-nya, Rian membaca trajektori setiap jarum Senbon Koga satu detik sebelum amunisi itu meluncur.
"Rokushiki: Kami-e!" bisik Rian.
Tubuh Rian mengendur meliuk bagaikan lembaran kertas di udara terbuka. Puluhan jarum Senbon Koga meluncur luput hanya beberapa milimeter di samping mantel hitam Rian tanpa menyentuh selembar benang pun!
Koga terbelalak kaget. "M-Meliuk di udara tanpa menyentuh tanah?! Teknik apa itu?!"
Rian mendarat tegak di atas geladak kapal perang utama musuh dengan kecepatan Speed 13 menggunakan Soru.
BAM!
Rian muncul persis dua meter di hadapan Terumi Koga.
Koga menggeram murka, mengayunkan pedang berantainya dalam tebasan melingkar berkecepatan tinggi ke arah leher Rian.
Rian mengangkat tangan kanannya, memfokuskan kehendak spiritual jiwa barunya.
"Busoshoku Haki!" bisik Rian dingin.
HUMMM!
Warna kulit di kelima jari dan telapak tangan kanan Rian mendadak mengeras dan berganti menjadi kilau hitam pekat yang dingin bercampur pendar keemasan tipis— zirahs kehendak Busoshoku Haki (Basic) yang dipadukan dengan ketahanan Tekkai!
Rian mencengkeram mata pedang berantai Koga secara langsung dengan telapak tangan telanjang berlapisan Haki miliknya!
KANG! SPARKS!
Percikan api memercik hebat saat mata pedang tajam Kurosawa menghantam telapak tangan berlapisan Haki Rian! Bilah besi pedang Koga tidak sanggup menggores kulit Rian sedikit pun, terhenti kaku dalam genggaman hitam pekat Rian!
Terumi Koga membelalakkan matanya hingga hampir keluar dari rongganya! "A-Apa?! Menahan pedang chakra-ku dengan tangan telanjang?! Tanganmu berubah menjadi hitam pekat?!"
Rian menatap Koga dari balik tudung hitamnya dengan pandangan mata yang sangat dingin dan tidak memancarkan sedikit pun keraguan.
"Pukulan ini untuk membebaskan jalur laut ini," suara Rian datar.
Rian memutar badannya, memfokuskan ketahanan Tekkai dan pengerasan Busoshoku Haki (Basic) ke dalam tinju kirinya.
"Tekkai: Buso Tsuki!"
BUGHHH!
Tinju berlapisan Haki Rian menghantam ulu hati Terumi Koga secara telak dengan daya dorong fisik yang sangat dahsyat!
KRAK! BOOM!
"AGHHH!" Koga memuntahkan darah dan air liur saat rompi pelindung dada berat Kirigakure-nya hancur berkeping-keping! Tubuh Tokubetsu Jonin itu terlempar melayang sejauh lima belas meter di udara sebelum jatuh terhempas menghantam tiang layar utama kapalnya dan pingsan tak sadarkan diri!
Sisa prajurit Hunter-nin yang menyaksikan komandan mereka ditumbangkan dalam satu pukulan Haki mengalami guncangan mental hebat. Mereka menjatuhkan senjata mereka ke atas geladak, berlutut mengangkat tangan menyerah secara total!
Pertempuran Celah Kabut Barat berakhir dengan kemenangan mutlak dan dominasi tak tertandingi faksi Gale dalam waktu kurang dari sepuluh menit!
Suasana di Celah Kabut Barat perlahan menghening saat kabut tebal terangkat oleh hembusan angin sore.
Dua kapal perang Hunter-nin Kirigakure telah disita sepenuhnya oleh faksi Gale. Puluhan awak kapal dagang milik Serikat Pedagang Bebas yang terikat di atas geladak segera dibebaskan oleh Tashigi dan Johnny.
Kapten Kenzo dan tiga ketua serikat pedagang yang berada di atas empat kapal dagang berlutut di atas geladak, menatap Rian dan para perwiranya dengan mata berbinar-binar dipenuhi air mata haru dan rasa hormat yang luar biasa tinggi!
"Tuan Rian! Penyelamat kami!" seru Kapten Kenzo penuh rasa syukur. "Jika bukan karena kedatangan armada Gale, kami semua sudah dibantai dan barang dagangan kami dirampas oleh Kirigakure!"
Tashigi dan Paulie menggeledah dua kapal perang musuh yang disita, mengumpulkan seluruh barang pampasan perang dan mengamankan peti-peti kayu berisi Chakra Metal Ores.
Tashigi menyampaikan laporan rekapitulasi pampasan perang dan hadiah penyelamatan kepada Rian:
Uang Tunai Pampasan & Imbalan Pedagang: 35.000 Ryo (20.000 Ryo dari peti kas militer Koga + 15.000 Ryo dari imbalan sukarela Serikat Pedagang Bebas).
Material Langka Disita: 4 Peti Chakra Metal Ores / Sei Seikō (Besi konduktif chakra murni).
Persenjataan Ninja Disita: 15 bilah Ninjato Hunter-nin Kiri, 20 bilah Kunai, 40 bilah Senbon konduktif, dan 1 bilah pedang berantai Koga.
[SISTEM NOTIFIKASI: Transaksi & Pampasan Perang Berhasil]
Pemasukan Tunai: +35.000 Ryo.
Material Diperoleh: Peti Chakra Metal Ores (4).
Item Diperoleh: Ninjato Hunter-nin (+15), Kunai (+20), Senbon Konduktif (+40), Pedang Berantai Koga (1).
Pengurusan Total Kas Faksi: 180.400 Ryo + 35.000 Ryo \= 215.400 Ryo di Pos 2/Hagi (+ 10.000 Ryo di Pulau Ren \= 225.400 Ryo Total Kas Faksi).
Rian memerintahkan Johnny untuk mengikat Terumi Koga bersama lima perwira Hunter-nin menggunakan rantai besi tebal, lalu memindahkan mereka ke dalam sel tahanan bawah Kapal Perang Lautan Merah bersama para tahanan Kiri lainnya.
Denting suara sistem yang sangat nyaring, bergema, dan berturut-turut membahana di dalam pikiran Rian, merespons keberhasilan sempurna penyelesaian misi strategis ini.
[MISSION COMPLETED: Mematahkan Blokade Hunter-nin]
Tujuan Misi: Mematahkan blokade Celah Kabut Barat, melumpuhkan pasukan Terumi Koga, membebaskan empat kapal dagang beserta muatan Chakra Metal Ores (Berhasil).
Hadiah Diterima:
+700 System Point
+250 Public Reputation
+300 Underworld Reputation
+300 Military Reputation
Unlocked: Character Recruitment Ticket (Epic) (1).
[ACHIEVEMENT UNLOCKED: Hunter-nin Hunter]
Melumpuhkan unit resmi Pasukan Hunter-nin Kirigakure pimpinan Tokubetsu Jonin Terumi Koga tanpa kehilangan satu pun nyawa sipil.
Reward: +300 System Point.
[ACHIEVEMENT UNLOCKED: Chakra Ore Acquisition]
Mengamankan material logam konduktif chakra langka (Chakra Metal Ores) untuk peningkatkan persenjataan faksi.
Reward: +200 System Point.
Rian berdiri di anjungan geladak Kapal Perang Lautan Merah, memanggil antarmuka sistem di pandangan batinnya untuk mengalkulasi akumulasi poin terbarunya secara presisi sesuai database cerita.
[Kalkulasi System Point:] 1.150 SP (sisa sebelumnya) + 700 SP (hadiah misi) + 300 SP (achievement Hunter-nin) + 200 SP (achievement Chakra Ore) \= 2.350 SP!
Dengan total 2.350 System Point di tangannya, Rian memutuskan untuk meningkatkan atribut fisik utama Strength dan Speed-nya melalui Shop Level 4 agar kekuatan fisiknya seimbang dengan penguasaan Busoshoku Haki dan Rokushiki-nya.
"Sistem," perintah Rian secara mental, "beli upgrade atribut Strength (+3) dan Speed (+2)."
[Membeli Upgrade Atribut: Strength +3, Speed +2... Berhasil.] [System Point Berkurang: -500 SP] [Sisa System Point: 1.850 SP]
WUSH!
Seketika, gelombang energi keandalan fisik yang sangat dahsyat mengalir deras ke dalam jaringan otot paha, lengan, dan persendian Rian. Strength-nya yang bernilai 12 melonjak naik menjadi 15, memberikan daya dorong pukulan dan tebasan fisik sekeras baja tempa murni. Speed-nya yang bernilai 13 meningkat menjadi 15, menyempurnakan kelajuan pergerakan Soru dan Geppo-nya hingga sulit ditangkap oleh mata telanjang ninja tingkat Jonin!
Rian kemudian mengalihkan perhatiannya pada tiket perekrutan tingkat Epic kedua yang berkilauan dengan pendar keemasan ungu yang sangat megah di dalam kolom Inventory-nya.
Rian melangkah ke area geladak depan Kapal Perang Lautan Merah di bawah naungan sinar sore yang hangat, mengeksekusi perintah perekrutan karakter baru tersebut secara langsung.
"Sistem," perintah Rian secara mental, "gunakan Character Recruitment Ticket (Epic) sekarang."
HUMMMMMM!
Pendar cahaya keemasan bercampur ungu pekat yang sangat silau dan agung membumbung tinggi dari geladak kapal perang. Pressure udara di seluruh selat bergetar hebat, membubarkan kabut tebal di sekeliling kapal saat pusaran aura fisik yang luar biasa memancar dari panggilannya!
Partikel-partikel cahaya ungu keemasan itu memadat secara anggun di atas papan geladak kayu, membentuk siluet sosok pria bertubuh jangkung dan tegap berseragam unik yang sangat berdisiplin tinggi.
Ketika pendar cahaya itu memudar total, tampaklah sosok pria berusia dua puluh delapan tahun dengan rambut hitam pendek yang rapi, mengenakan topi capik berbintik cokelat dengan telinga bundar menonjol, kemeja putih berlapis rompi abu-abu Galley-La dengan celana panjang hitam, serta mantel gelap melayang di bahunya. Di bahu kirinya, hinggap seekor burung merpati putih mengenakan dasi merah kecil (Hattori).
Wajah pria itu tenang, stoik, dingin, dan memancarkan aura seorang pembunuh berdarah dingin master Rokushiki dan ahli perkapalan tingkat atas.
Kaku.
Mantan Agen CP9 (Cipher Pol Number 9) dan Foreman Galley-La Dock 1 dari dunia One Piece! Seorang master ilmu pedang empat pedang (Yontoryu / Rankyaku Master) dan perwira tingkat Epic!
[SISTEM NOTIFIKASI: Perekrutan Karakter Berhasil]
Nama Karakter: Kaku
Kategori: Epic
Asal: Water 7 / CP9 (Cipher Pol No. 9 / Galley-La Dock 1 Foreman)
Status/Kekuatan:
Strength: 44
Speed: 46
Vitality: 42
Stamina: 43
Keahlian: Master Rokushiki (Rokushiki Master - Soru, Kami-e, Geppo, Tekkai, Rankyaku Amanedachi, Shigan), Yontoryu Sword Style, Master Shipwright (Galley-La Style), Assassination & Stealth.
Loyalitas: Tingkat Dasar (Sistem Binding) - Mematuhi perintah Host sebagai pimpinan tertinggi faksi, namun mempertahankan sifat tenang, kecintaannya pada struktur kapal, kepatuhan pada tugas, dan interaksi uniknya dengan Paulie.
Kehadiran Kaku—seorang master mutlak Rokushiki dan ahli perkapalan tingkat Epic—menciptakan lonjakan kapasitas tempur dan galangan kapal tertinggi bagi faksi Gale!
Paulie yang sedang berdiri di dekat roda kemudi melotot lebar, cerutunya hampir jatuh dari bibirnya saat menatap Kaku!
"K-KAKU?!" teriak Paulie kaget setengah mati. "Kau... Si hidung panjang dari Dock 1 Galley-La?!"
Kaku membetulkan topi capiknya, meraba paruh hidungnya yang panjang seraya menatap Paulie dengan senyum kaku yang tenang. Burung merpati putih di bahunya membetulkan dasinya.
"Oho? Paulie..." suara Kaku tenang dan bernada tua yang unik. "Rupanya kau juga berada di faksi ini. Senang melihat struktur kayu kapal-kapal di tempat ini berada dalam kondisi yang sangat baik."
Izo mengibaskan kipas perang bajanya seraya tersenyum anggun. "Seorang master Rokushiki dan agen rahasia... Perekrutan yang sangat luar biasa, Tuan Rian."
Kaku melangkah mendekati Rian, membungkuk hormat dengan tenang di hadapan Rian.
"Namaku Kaku," ujar Kaku dengan suara stoik namun penuh kepatuhan binding sistem. "Sebagai bagian dari faksi Gale, seluruh ilmu pedang, teknik Rokushiki, dan keahlian perkapalanku berada di bawah komando penuh Anda, Host."
Rian menyunggingkan senyum dingin penuh kepuasan dari balik tudung hitamnya.
make sure to update status.
Rian memanggil antarmuka status sistemnya secara menyeluruh untuk mengonfirmasi seluruh data canon, status finansial, inventaris, dan reputasinya yang terbarui secara mutlak, akurat, dan tanpa retcon.
━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━
SYSTEM STATUS
Nama: Rian Usia: 20 Level: 1
Strength: 15 (12 + 3) Speed: 15 (13 + 2) Vitality: 12 Stamina: 12 Intelligence: 14
System Point: 1.850 SP Reputation:
Public Reputation: 1.300 (1.050 + 250 - Pelindung Perairan Barat)
Underworld Reputation: 2.400 (2.100 + 300 - Penguasa Bawah Tanah Tak Tergoyahkan)
Military Reputation: 1.000 (700 + 300 - Ancaman Militer Utama Kirigakure)
Skills:
Rokushiki: Kami-e (Basic)
Rokushiki: Geppo (Basic)
Rokushiki: Tekkai (Basic)
Rokushiki: Soru (Basic)
Rokushiki: Rankyaku (Basic)
Rokushiki: Shigan (Basic)
Navigation (Basic)
Kenbunshoku Haki (Intermediate)
Busoshoku Haki (Basic)
Characters:
Johnny (Uncommon - Bounty Hunter) - Lokasi: Celah Kabut Barat
Smoker (Rare - Marine Captain) - Lokasi: Celah Kabut Barat
Tashigi (Rare - Marine Ensign) - Lokasi: Celah Kabut Barat
Paulie (Rare - Galley-La Dock 1 Foreman) - Lokasi: Celah Kabut Barat
Izo (Epic - Whitebeard Pirates 16th Division Commander) - Lokasi: Celah Kabut Barat
Kaku (Epic - CP9 / Galley-La Dock 1 Foreman) - Lokasi: Celah Kabut Barat
Inventory:
Basic Hunting Knife (1)
Kapak Besi Kecil (1)
Kompas Kuningan (1)
Tali Tambang Rami (Sisa 3 meter)
Pelindung Dahi Kirigakure Tergores (1)
Jurnal Pelayaran Kuno (1)
Kantong Air Kulit (2 Liter)
Roti Gandum Kering (2)
Kunai Standar Kiri (45) (25 + 20 disita)
Senbon Konduktif (78) (38 + 40 disita)
Ninjato Standar/Hunter-nin Kiri (30) (15 + 15 disita)
Parang Pemotong Kayu Tebal (5)
Kapak Ganda Bajak Laut (2)
Pedang Berantai Koga (1)
Gulungan Peta Rahasia Anbu Kiri (1)
Peta Patroli Perbatasan Timur Kirigakure (1)
Topeng Porselen Anbu Terbelah (1)
Buku Catatan Pialang Es Hitam (1)
Den Den Mushi Pair (1 di Pos Hagi, 1 di Markas Pulau Ren)
Encrypted Den Den Mushi Sub-Station (1 di Gudang Hagi)
Dokumen Sewa Gudang Sektor Sekunder #08 (1)
Dokumen Kontrak Pengawalan Resmi Serikat Pedagang Bebas (1)
Heavy Marine Cannon Package (6 Units - Installed on Flagship & Perintis)
Blueprint: Seastone Coated Hull & Marine Sub-Keel (Applied to 3 Ships)
Flintlock Musket & Precision Ammunition Package (20 Sets - Dipergunakan Unit Penembak Jitu Pos 2)
Marine Physical Training Manual (1 - Dipergunakan Smoker)
Civilian Merchant Staff Package (3 Persons - Bertugas di Gudang Hagi)
Peti Chakra Metal Ores / Sei Seikō (4)
Uang Tunai: 225.400 Ryo (215.400 Ryo di Pos Hagi/Kabin + 10.000 Ryo di Markas Pulau Ren)
Dokumen Kepemilikan & Kunci Kabin Sloop (1)
Kapal Sloop Bertiang Dua (1 - Pelapisan Lunas Seastone/Ancient Ore)
Kapal Perang Lautan Merah (1 - Flagship, Pelapisan Lunas Seastone/Ancient Ore)
Kapal Perintis 01 / Eks-Anbu Cutter (1 - Pelapisan Lunas Seastone/Ancient Ore)
Achievement:
First Survival
World Discovery
Tactical Advantage
Civilized Footprint
Founder
Naval Dominance
Fleet Expansion
Martial Mastery
Shinobi Hunter
Commander Assembly
Marine Bureaucracy
Anbu Suppressor
Multi-Island Expansion
Master Shipwright
Underworld Merchant
Six Powers Initiate
Bloodline Protector
Ancient Material Collector
Merchant Escort Hegemony
Master of Escorts
Jonin Suppressor
Fleet Commander
Haki Dual Wielder
Dual-Front Strategist
Hunter-nin Hunter
Chakra Ore Acquisition
Organization: Gale (Level 3 - Regional Maritime Power) Territory:
Markas Utama: Tebing Barat (Pulau Ren)
Pos Terdepan 2: Teluk Karang Hantu (Kepulauan Hagi)
Aset Bawah Tanah: Gudang Sektor Sekunder #08 (Kota Pelabuhan Hagi)
━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━
Matahari sore perlahan tenggelam di balik garis cakrawala Celah Kabut Barat. Armada faksi Gale memandu empat kapal dagang Serikat Pedagang Bebas melaju aman kembali menuju pelabuhan utama.
Dengan kas organisasi sebesar 225.400 Ryo, 1.850 System Point, enam perwira tangguh dari dunia One Piece (Smoker, Tashigi, Paulie, Johnny, Izo, dan Kaku), empat peti mineral Chakra Metal Ores, serta struktur dua sayap operasional yang semakin kokoh, bayangan faksi Gale kini siap melangkah memasuki babak dominasi terbesar di perairan Negara Air.