Sarah dan Adrian,selaku orang tua dari Sandra tidak menyangka kalau anaknya dapat berkomunikasi dengan makhluk ghaib. Sampai semua makhluk ghaib meminta bantuan pada Sandra karena urusan mereka yang belum selesai didunia
Hingga akhirnya dia bertemu dengan roh Darius,seorang pewaris kerajaan yang sedang sekarat.
Bagaimana kisah selanjutnya,yuk diintip cerita Sandra dan Darius ....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yuliati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
episode 15
🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼
Setelah selesai mandi,Sandra langsung ke dapur. Dimeja makan sudah ada Sarah dan juga Adrian ,ada juga Ryan dan Amanda bersama pasangannya yang sudah makan dimeja makan
Sandra bingung,kenapa kakak-kakaknya pada datang kemari pagi-pagi lagi. Biasanya ada hal penting yang ingin disampaikan oleh kedua orang tuanya. Seperti ketika Oma nya nyonya Stella sakit dan kedua orang tuanya harus menginap selama berminggu-minggu dirumah Oma nya itu.
"kakak....kapan kalian datang?"tanya Sandra yang sudah duduk di kursi makan
"tadi pagi,mama menelpon kami semalam. "jawab Amanda sambil memasukan suapan makanan ke mulutnya
"Ada yang ingin disampaikan mama dan papa,makanya kami datang pagi-pagi sekalian sarapan disini"jawab Ryan lagi
Ternyata dugaan Sandra benar,tapi Sandra masih bingung. Memangnya apa yang mau disampaikan oleh kedua orangtuanya,kalau mengenai nyonya Stella.... sekarang Omanya itu sudah tinggal bersama dengan mereka
"memangnya ada apa ma?"tanya Sandra yang sudah merasa penasaran dengan apa yang akan disampaikan oleh Sarah dan juga Adrian
"selesai kan dulu sarapan mu,setelah itu ikut keruang keluarga"jawab Sarah dengan nada lembut
"tapi ma....Sandra ada mata kuliah pagi ini"ucap Sandra sambil mengambil makanan dan meletakannya di atas piringnya
"kalau begitu kau kuliah saja,ini hanya masalah biasa . Nanti pulang kuliah mama ceritain sama kamu"jawab Sarah
Semua kembali diam sambil menikmati makanannya,karena dari dulu Adrian tidak suka ada pembicaraan diatas meja makan apalagi sambil makan
Setelah makan,Sandra berangkat ke kampusnya karena memang ada mata kuliah pagi sementara Ryan dan Amanda bersama pasangannya sudah berada diruang keluarga bersama Sarah dan juga Adrian.
"ada apa ma....?mama bilang ditelpon ini mengenai Sandra,tapi kenapa Sandra tidak ikut dalam pembicaraan ini?"tanya Ryan sambil memeluk pinggang istrinya
"ini memang mengenai Sandra,hanya saja mama tidak mau dia tau dulu. Kalian pasti tau Sandra kan?"ucap Sarah
"tau apa nya ma?"tanya Amanda
"ucapan paranormal ,ketika Sandra masih kecil. Apa kalian ingat?"tanya Sarah sambil menatap Ryan dan Amanda secara bergantian
"yang katanya dia bisa berkomunikasi dengan makhluk ghaib"jawab Amanda
"iya....itulah yang ingin mama dan papa bicarakan"ucap Sarah lagi
"jangan bilang...."ucap Amanda yang tidak meneruskan ucapannya sambil menutup mulutnya
"iya.... seperti itu lah kira-kira"jawab Sarah sambil menghela nafasnya
"ya ampun ma....ternyata benar ya,pantas saja waktu dirumah sakit Amanda liat Sandra sedikit berbeda"jelas Amanda yang mengingat kembali ketika Sandra sedang duduk dan seperti bicara dengan seseorang, sementara disana hanya ada dia saja
"maksud kamu apa?"tanya Sarah bingung
Amanda pun menceritakan semua yang dilihatnya sewaktu dirumah sakit,dari mulai dia menyuruh sandra mengambil berkasnya yang tertinggal hingga dia melihat Sandra duduk sendiri didepan bangku ruangannya seperti sedang berbicara dengan seseorang
"ya ampun....itulah yang membuat mama takut"ucap Sarah terkejut
Rani dan dokter Rangga juga terkejut,karena mereka baru mengetahui kalau adik iparnya mempunyai indera keenam.
"jadi apa maksud mama mengumpulkan kami disini?"tanya Ryan
"mama ingin kalian mencarikan Sandra calon suami"jawab Sarah
Belum menjawab ucapan Sarah,Tak lama kemudian nyonya Stella masuk ke ruang keluarga. Dia duduk disebelah Sarah sambil menatap wajah Sarah
bersambung
jangan lupa vote like dan komentar nya ya, makasih....😘😘😘😘😘
semoga Bella bertemu dengan seorang pria yang benar benar mencintai nya dan menerima apa adanya
penyesalan akan datang terakhir darius