NovelToon NovelToon
The Curious Queen GL Indo

The Curious Queen GL Indo

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / GXG
Popularitas:958
Nilai: 5
Nama Author: Benrycia_

Orang yang terlalu penasaran tidak selamanya berakhir indah. Contohnya Kimi Ariana yang kadang dipanggil Kimi Arigato, padahal tidak punya darah Jepang. Saking tak bisa menahan penasaran, Kimi kerap mencoba hal-hal yang di luar nalar.
Dan percobaan paling absurd yang merubah hidupnya?
Mencoba pacaran dengan.. perempuan tampan-ah, bukan, perempuan keren yang justru dijauhi banyak orang.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Benrycia_, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 15

Keesokan harinya seusai kelas, Kimi kembali ke tempat rahasia. Ia sendiri tak yakin apa yang dicarinya di sana. Pembuktian, mungkin, Atau sekadar melampiaskan rasa penasaran yang belum juga reda sejak semalam.

Belum sempat kimi sampai di pintu, terdengar suara dua orang dari dalam. Bukan percakapan biasa, tapi nada kesal yang tertahan, Seperti ada pertengkaran.

Kimi bukan berniat menguping, tapi mau bagaimana lagi. Suara itu terdengar cukup jelas dari tempatnya berdiri.

"Iya! Kamu ngajak mesum mulu!"

Itu suara Juli, terdengar seperti menahan emosi.

"Kamu selalu marah, tapi kalau dipancing sedikit malah langsung brutal."

Yang ini jelas suara Bu Salma, lembut tapi tenang dengan nada yang membuat bulu kucuk Kimi berdiri.

Kimi menahan napas, merasa obrolan ini terlalu sensitif untuk telinganya. Ia ingin pergi, tapi rasa penasaran malah membuat kakinya ogah melangkah.

Hening beberapa detik, lalu suara Bu Salma terdengar lagi.

"Anting aku gimana? Udah kamu minta. sama kimi?"

Deg.

Jantung kimi mencelos. Matanya membelalak, tangannya refleks menutup mulut. Darimana Bu Salma tau? batinnya mulai panik.

"Belum. Aku masih gak tau gimana jelasin soal tempat ini ke dia," kata Juli cepat.

"Lebih baik segera, sayang. Soalnya sampai sekarang dia belum balikin ke aku loh,"

"Lagian kamu ngapain sih pakai ngetes sampai pasang kamera segala. Buat apa?"

"Cuma mau mastiin siapa yang bisa kamu percaya di sini."

"Peserta di sini belum tentu ditempatin di perusahaan yang sama kan?"

"Yaudah, anggep aja buat seru-seruan. Tapi kalau sampai dia cerita ke orang lain soal tempat ini, aku bakal pastiin dia diusir dari sini."

"Jangan aneh-aneh ya. Kimi bukan tipe yang kayak gitu,"

Kimi menelan ludah, lalu pelan-pelan mundur beberapa langkah. Setiap gerakan ia lakukan hati-hati, seolah hembusan napasnya pun bisa. terdengar. Begitu cukup jauh, ia langsung berlari kecil meninggalkan tempat itu.

Begitu sampai di depan asrama, Kimi menarik napas panjang. Ia mencoba melangkah masuk dengan tenang, walau kakinya masih gemetar.

Suasana sepi. Mungkin semua sedang mandi sore. Bagus, setidaknya kimi tak perlu menjawab pertanyaan apa pun, Langsung saja ia menuju kamar Ruby, karena ia yakin anting itu tertinggal di sana.

Tok-Tok.

Beberapa detik kemudian pintu terbuka, menampilkan Ruby dengan handuk yang masih menggantung di bahu. Tanpa basa-basi kimi langsung menerobos masuk, nyaris mendorong Ruby ke samping.

"Sekarang apa lagi?" tanya Ruby, menghela napas sambil menutup pintu.

"Uby, anting Bu Salma di mana?" Kimi langsung celingukan ke karpet dan meja. "Aku yakin ketinggalan di sini."

"Dibawa Nela. Katanya mau dibalikin ke Bu Salma," jawab Ruby santai.

Kimi membeku. Perlahan ia menoleh, wajahnya mulai berubah pucat. "Kok bisa sama dia?!" suaranya nyaris menjerit.

Ruby sedikit kaget. "Kan Bu Salma pegang kelas kalian, Lo kenapa sih?"

Kimi makin gelisah. Tapi dari apa yang ia dengar tadi, Bu Salma jelas bilang belum menerima anting îtu.

Artinya Anela belum sempat menyerahkannya.

"By, ambil antingnya sekarang juga!"

"Hah?"

Kimi langsung mendorong Ruby ke arah pintu."Cepat minta balik! Keburu Anela ke Bu Salma!"

"Iya, iya! Tunggu dulu- jangan didorong. Astaga, lo kenapa sih?"

"Aku gak bisa jelasin sekarang. Pokoknya buru!"

Ruby mendengus. "Lo itu kapan gak hebohnya sih?" gumamnya sebelum keluar kamar.

Kimi sempat ingin ikut, tapi ia menahan diri. Kalau sampai bertemu peserta lain, bisa repot menjelaskan alasan ia bisa bersama Ruby. Apalagi perginya ke kamar Anela.

Tak butuh waktu lama, Ruby sudah kembali ke kamarnya. Kimi langsung menghampiri dengan ekspresi tegang.

"Ada-" suaranya terhenti ketika melihat Anela ikut masuk.

"Nih," Ruby menyerahkan anting itu. Kimi menerima sambil menghela napas panjang, seperti baru selamat dari ujian hidup.

"Kok antingnya dikasih ke Kimi?" tanya Anela curiga.

"Dia yang nemuin, jadi dia yang harus balikin."

Kimi yang kesal sejak tahu Ruby menyerahkan anting itu ke Anela langsung saja nyembur.

"Uby. Barusan kamu sendiri bilang, aku yang nemuin, jadi aku yang balikin. Artinya kamu paham kan? Harusnya kamu kasih ke aku, bukan ke Anela."

Ruby bingung sendiri kenapa Kimi kesal. Ini cuma soal mengembalikan anting, rasanya bukan masalah besar.

"Oke, sorry. Tadinya gw pikir siapapun boleh balikin, kecuali kalau Bu Salma tau antingnya sama lo," kata Ruby akhirnya.

Kimi cemberut, tapi tak bisa membalas. Sebenarnya ia ingin menceritakan semuanya pada Ruby, tapi ia belum yakin Ruby bisa menahan rahasia dari Anela. Anting yang Kimi temukan saja bisa diberikan semudah itu.

"Kenapa kamu kesal, Kim? kalau kamu yang mau balikin, ya gak apa-apa," kata Anela tenang, meski ia sendiri heran dengan reaksi Kimi.

Kimi menelan ludah. Ia berjalan ke arah pintu, lalu menoleh sekilas ke Ruby. Tatapan itu jelas berkata: tolong rahasiain. Yah, semoga saja Ruby cukup peka untuk mengerti.

Setelah itu ia pergi begitu saja, meninggalkan Ruby yang masih kebingungan.

"Kenapa dia kesel gitu, Ru? Apa dia pengen balikin sendiri biar dapet nilai plus dari Bu Salma ya? Padahal aku gak ada niat apa-apa, cuma pengen bantu aja."

Ruby langsung menoleh, alisnya berkerut. "Kurasa Kimi bukan tipe yang begitu,"

Tapi dalam hati, Ruby tau ada yang salah. Dan rasa curiga itu membuat hatinya jadi tak tenang.

...***...

1
filusi
ceritanya bagus bet semoga cepat update
Benrycia_: Makasih
total 1 replies
Anonim
Up terus thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!