NovelToon NovelToon
Mas Bule Kekasihku

Mas Bule Kekasihku

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Diam-Diam Cinta / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:2.1k
Nilai: 5
Nama Author: xeynica_10

Merasa kesal karena ada yang mengatakan bahwa dirinya tidak akan laku bahkan akan terus menjomblo seumur hidup, tidak ada satu pun pria yang tertarik padanya.

"Enak aja dia bilang begitu padaku! Awas saja kau! Akan aku buktikan diriku ini bisa memiliki seorang kekasih dan layak untuk dicintai!" geramnya wanita cantik itu.

Ia bersumpah pada dirinya sendiri, setelah mendapatkan kekasih justru ia akan langsung memamerkan kemesraannya terhadap orang yang telah berani berkata seperti itu.

"Tapi tunggu! Dari mana aku akan mendapatkan seorang kekasih!?" ia gelisah dan mondar-mandir.

"Astaga..." dirinya mengusap wajah dengan kasar.

"Hah, semoga dapat ya?" batinnya berdoa.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon xeynica_10, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode Limabelas

"Sayangnya Aren..." kini posisi keduanya menjadi duduk berhadapan di atas kasur.

"Sini lihat, Aren" pintanya pria bule itu.

Satu tangan mengangkat dagu wanita itu, Cellsyia kini menatap ke arah dirinya.

"Yia Sayang.." pria itu memanggil.

"Mari kita perbaiki hubungan ini dan kumohon jangan putuskan aku" Aren memohon dengan lembut dan kedua matanya sendu.

"Putus saja, ya?" celetuk Cellsyia secara tiba-tiba.

"Ih! Aku bilang jangan putus!" Aren membantah kata 'putus' dan pria itu tak menginginkannya.

"Cellsyia Wielthama Azka, wanita yang kucintai sepenuh hati, selembut kapas yang terbang ke angkasa, dan sangat langka. Tolong jangan putuskan seorang pria bernama Mitsqwell Aren Winatvra" kata pria bule tersebut.

"....." sementara itu Cellsyia hanya diam tidak mengeluarkan kata apapun.

"Aren bakal melakukan segala permintaan, keinginan, atau permohonan Yia. Aren janji pada Yia dan akan buktikan bahwa pria ini selalu tetap berada disisi Yia, tidak pergi kemana pun, dan selalu membantu Yia di dalam suka atau dalam kesulitan" ujar Aren dengan tulus.

"Beneran?" wanita itu memastikannya apakah semua ucapan keluar dari mulut Aren benar atau hanya semata omongan saja.

"Yes" jawab Aren dengan menganggukkan kepala.

"Sebelum aku mengatakannya, aku ingin bertanya sesuatu padamu, Ren"

"Tanyakan saja" balas Aren.

"Jika misalnya kamu tidak dalam pengawasanku, berada di Jepang yang dimana disana kamu sedang mengadakan sebuah pertemuan antara keluarga dan keluarga wanita Korea itu, orang tuamu membahas soal perjodohan dan mereka berkeinginan untuk melanjutkannya. Wanita Korea itu sangat sangat ingin kau menjadikan dirimu sebagai suamimu, lalu mereka menyetujuinya, sementara kau belum mengatakan sepatah kata pun akan tetapi kedua orang tuamu memaksamu tuk tidak menolaknya, namun jika kau menolaknya maka kau sendiri akan dikeluarkan dari keluarga Winatvra" kata Cellsyia dengan panjang lebar.

"Aku takut ini akan terjadi di kemudian hari, lantas tindakan apa yang kau lakukan?" tanya Cellsyia.

"Ak..aku..." pria itu tidak tahu harus berkata apa.

"Bingung, hm? Hah, sudah kuduga pasti kau lebih memilih perjodohan konyol itu daripada diriku yang hanya sebuah selembar tisu" wanita itu berkata.

Cellsyia bangkit dari kasur, dan lebih memilih duduk di sofa yang empuk.

"Kau satu-satunya pewaris keluarga Winatvra, penerus untuk melanjutkan sebagai pengusaha dari sang Ayah tercinta. Ya, jika kau menolak perjodohannya kau tahu akhirnya semua aset dimiliki olehmu akan ditarik lalu hidupmu tidak sekaya dulu dan menjadi kelas rendah" Cellsyia berkata, tatapan datar ke arah pria itu dan bola matanya tanpa dirinya sadari berubah merah darah namun hal itu Aren sudah menyadarinya.

"Mitsqwell Aren Winatvra, selain itu namamu juga tidak ada terdiri dari tiga kata tapi akan berganti menjadi Mitsqwell Aren tanpa marga Winatvra"

Pria bule itu perlahan menghampiri Cellsyia, dirinya duduk di lantai. Posisinya Aren di bawah sementara Cellsyia di atas sofa.

"Yi...Yia.." Aren memanggilnya.

"Hm?" balas wanita itu sambil mengangkat satu alisnya.

"Kamu ingin mendengar jawaban dariku?" tanyanya Aren, anggukkan kepala tanda iya.

"Diriku lebih memilih menolak perjodohan konyol itu, dikeluarkan dari keluarga Winatvra sekaligus marga Winatvra dihapus dari namaku, dan aku sanggup jika hidupku dalam kesulitan atau kelas rendah"

Deg

Cellsyia pikir Aren akan membantahnya tapi ternyata bertolak belakang, seketika senyuman jahat terpatri diwajah cantiknya.

1
bila la
bagus ceritanya menarikkk, rekomendasi guys untuk dibaca🥰🥰🥰
xeynica_10: terima kasih sudah mampir☺️...
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!