NovelToon NovelToon
Melintasi Waktu Untuk Membalaskan Dendam

Melintasi Waktu Untuk Membalaskan Dendam

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Sistem / Transmigrasi
Popularitas:115.9k
Nilai: 5
Nama Author: Delia Ata

Pamela Anderson, ketua Mafia yang di hianati oleh adik tiri dan suaminyanya, ia dibunuh dengan keji bersama anak yang dikandungnya.

Tapi anehnya, setelah jasadnya dimakamkan, ia hidup kembali dalam tubuh seorang gadis gemuk bernasib malang.

Gadis itu seperti dirinya, dihianati saudara tiri dan tunangannya. Gadis itu tewas tenggalm disungai, sebab tunangannya lebih memilih menyelamatkan selingkuhannya.

"Beristirahatlah dalam damai Song Aran, aku akan membuat mereka menyesal karena sudah membautmu menderita."

Janji Pamela Anderson setelah ia mendapatkan harta karun berupa liontin giok yang didalamnya terdapat ruang dimensi.

Cerita ini cuma karangan fiksi semata. Lokasinya bukan negara tertentu, cuma khayalan penggabungan saja.

Jika ada yang kurang pas, harap dimaklumi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Delia Ata, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

21

Ruang Saji meluas, satu petak tanah menjadi dua. Setelah sekian lama, ruang ajaib itu akhirnya stabil. Dalam benaknya, Song Aran juga menerima banyak informasi.

Liontin giok ini diwariskan dari leluhur ibu Song Aran, hanya garis keturunan mereka yang dapat meningkatkan Ruang Saji serta memperoleh informasi ini.

Ada dua cara untuk menaikan level Ruang Saji itu.

Pertama, melalui pertanian.

Setiap panen dari sepetak tanah akan menambah satu tingkatan.

Kenaikan level pertama hanya membutuhkan satu kali panen.

Peningkatan kedua perlu panen sepuluh kali, lalu yang ketiga membutuhkan seratus kali, dan seterusnya.

Metode naik level kedua adalah ketika si pemilik mendapatkan anggota keluarga baru.

Setiap anggota keluarga tambahan akan meningkatkan ruang saji satu level.

Anggota keluarga yang dimaksud ialah mereka harus dikenal oleh pemiliknya, serta sungguh-sungguh mempercayai dan mencintainya.

Padi serta gandum yang sebelumnya ditanam belum masa panen, jadi Song Aran tidak bisa menggunakan metode pertama.

Pasti cara kedua yang berhasil meningkatkan level ruang saji barusan.

Song Aran jelas terkejut. Ada rahasia apa antara Xiao Jian dan si pemilik tubuh asli. Bagaimana mungkin Xiao Jian mencintai dan memiliki kepercayan jika berinteraksi saja tak pernah.

"Apa ada memori yang hilang..?" kata hari Aran.

"Ah, sudahlah. Nanti juga pasti aku akan tahu."

Song Aran memilih menanam sayuran di lahan kedua. Ia berhasil mendapatkan benihnya di gudang rumah sebelum hari pernikahan.

Ada empat jenis sayuran yang Aran tanam kali ini.

Setelah menyiraminya, Aran gegas kembali ke dunia luar.

Xiao Jian tidur nyenyak di sampingnya.

Hati Song Aran melunak, matanya yang memandangi wajah Sang suami memancarkan kilau kehangatan.

Jadi pria ini begitu mempercayai dan menyukainya.

Lambat laun Song Aran pun terlelap akibat kelelahan.

Keesokan harinya, Aran dibangunkan oleh suara makian dari luar.

"Dasar pemalas, tidak berguna..! apa dua keparat itu berharap aku melayani mereka. Dasar bajingan tak berperasaan..!"

Song Aran melihat ke luar jendela, masih gelap. ia bergumam asal, berniat untuk tidur sedikit lebih lama. Tapi kegaduhan terus berlanjut, ada suara dentuman serta ketukan acak di luar jendela kamar.

Song Aran membuka matanya, bersiap mengumpat. Tapi ketika melihat Xiao Jian di sampingnya, ia baru ingat jika sudah menikah.

"Tidurlah sedikit lebih lama, aku akan membuat sarapan." Xiao Jian mencium kening sang istri, lalu bangun mengenakan pakaiannya.

Song Aran mau tak mau ikut bangun juga.

"Sudah menjadi kebiasaan di desa bagi pengantin baru untuk membuat sarapan di hari pertamanya. Jika aku membiarkanmu memasak, entah cerita apa yang akan mereka sebarkan tentangku."

Keduanya mengobrol santai sembari mengenakan pakaian. Tidak satu pun dari mereka menanggapi tingkah menyebalkan Wang Lian.

"Menantu perempuan tertua, bangun. Segera buat sarapan..!" teriak Wang Lian menggedor pintu.

"Ibu, kami sudah bangun. Berhenti berteriak..!" seru tegas Xiao Jian.

Setelah mendengar jawaban itu, Wang Lian berhenti menggebrak pintu dan mengumpat.

"Cepat, jangan berlama-lama, seluruh keluarga sudah menunggu untuk sarapan."

Song Aran keluar. Ia hanya mendapati tidak ada seorang pun di halaman kecuali ibu mertuanya.

Dari mana datangnya seluruh keluarga yang menunggu sarapan..?

Jelas-jelas wanita tua itu hanya menunggu untuk menyiksanya.

Tapi Song Aran bukan insan yang mudah di tindas, jiwanya seorang ketua mafia dinegeri modern.

Namun sudah menjadi tradisi bagi pengantin baru untuk membuat sarapan dirumah mertua pada hari pertama, jadi ia tidak akan menghindari tanggung jawabnya.

"Suamiku, bantu aku..!"

Melihat dapur yang asing, tidak tahu letak panci dan wajan, Song Aran akhirnya memutuskan untuk memanggil Xiao Jian.

Mendengar itu, Wang Lian langsung meradang. Dia telah mendengar tentang apa yang terjadi kemarin. Wanita tua itu menatap tajam Song Aran, lalu memarahinya.

"Apa kau hanya tahu cara memerintah suamimu..? memasak itu pekerjaan wanita. Aku belum pernah melihat seorang perempuan pemalas sepertimu. Dihari pertama menjadi istri tapi sudah membuat masalah."

​​"Ibu, Ran'er baru dirumah ini, dia tidak tahu dimana letak perkakas memasak. Apa ibu mau istriku hanya berdiri bingung di dapur..? kalau iya, berarti seluruh keluarga tidak bisa sarapan karena tak ada makanan dimeja." balas Xiao Jian.

Wang Lian mendelik, Song Aran tersenyum manis penuh kemenangan.

"Lagi pula Ran'er istriku. Sudah seharusnya aku membantu, tidak ada yang salah dengan itu."

Xiao Jian melewati ibunya, mendekat pada Song Aran.

"Dulu aku juga selalu memasak sebelum kita menikah. Telur ini untuk Jinbao membuat puding telur kukus. Kau tidak boleh mencurinya..!" sarkas Xiao Jian.

Wang Lian terdiam mendengar kata-kata putra sulungnya. Ia gegas meninggalkan dapur dengan sesekali menghentakan kakinya kesal.

"Kau jaga api saja sembari beristirahat. Aku akan mengurus sisanya." Melihat ibunya pergi, Xiao Jian memindahkan bangku kecil untuk Song Aran di depan tungku.

Song Aran terjingkat kaget, melihat bahan makanan yang disiapkan ibu mertuanya

"Hanya ini untuk sarapan..?"

Keluarga Xiao memiliki banyak anggota yang kesemuannya bekerja. Mereka mengolah lahan dengan sangat baik, hasil panen selalu melimpah. Tidak ada bencana atau kelaparan tahun ini, jadi kenapa hanya ada sedikit makanan untuk sarapan..?

Apa sifat pelit ibu mertuanya bukan cuma ditujukan pada Xiao Jian saja, tapi berlaku sama untuk semua orang.

Melihat ekspresi kaget Song Aran, Xiao Jian menepuk kepalanya pelan.

"Ya, hanya itu. Nanti aku akan mengajakmu makan enak diluar."

Song Aran mengangguk "sarapan hanya sedikit sayuran liar, ubi jalar, dengan semangkuk kecil acar. Lalu bagaimana dengan makan siang nanti..? aku tidak akan kelaparan di rumahmu kan..?"

"Tidak, aku akan memasak makanan spesial untukmu setiap hari."

"Baik, aku percayakan semuanya padamu." senyum semringah terbit dari bibir Song Aran.

Keduanya dengan cekatan memasak sarapan.

Bubur sayur liar dan ubi jalar dengan semangkuk kecil acar sayuran. Satu-satunya yang terlihat menggugah selera adalah puding telur kukus, tapi itu permintaan khusus ibu mertuanya untuk cucunya, Jinbao.

Ketika makanan disajikan, seluruh keluarga berkumpul, duduk tak beraturan.

Saat Wang Lian melihat semua orang sudah hadir, dia membanting tangannya di atas meja. Bersiap untuk memberi ceramah.

"Menantu perempuan tertua, aku tidak peduli seperti apa aturan keluargamu. Sekarang kau sudah menikah dengan keluarga Xiao, jadi wajib mematuhi etiket dirumah ini. Kau tidak boleh malas apa lagi sampai lalai akan tugasmu. Jangan manja, semua tidak harus diingatkan lebih dulu."

Kedua ipar perempuan lain berusaha keras menahan tawa mereka. Walau tidak bangun pagi, mereka pasti sudah mendengar keributan yang diciptakan Wang Lian.

Jika itu istri muda lainnya, mendengar si ibu mertua mengatakan ini di depan seluruh keluarga mungkin akan sangat memalukan.

Tapi siapa Song Aran..?

Selain seorang yatim piatu, mengalami banyak penderitaan, dikhianati lalu dibunuh suami dan sahabat, dia adalah ketua mafia The Queen yang sulit dikalahkan.

1
Datu Zahra
Laosan ini aslinya baik, tapi terlalu takut dan pasrah sama ibunya
Fauziah Daud
lanjuttt
Sribundanya Gifran
lanjut
chataleya
wah jangan2 anak tuan besar tuh
Memyr 67
𝖽𝖾𝗁. 𝗐𝖺𝗇𝗀 𝗁𝗎𝖺. 𝗌𝖾𝗄𝖺𝗅𝗂 𝗅𝖺𝗀𝗂, 𝖺𝖽𝖺 𝗍𝗒𝗉𝗈 𝗇𝖺𝗆𝖺 𝗍𝗈𝗄𝗈𝗁𝗇𝗒𝖺, 𝖺𝗄𝗎 𝖻𝖺𝖻𝖺𝗒
Memyr 67
𝗅𝖺? 𝖺𝖽𝖺 𝗅𝖺𝗀𝗂 𝗇𝖺𝗆𝖺 𝖺𝗇𝖾𝗁
Memyr 67
𝗍𝖺𝗆𝖻𝖺𝗁 𝖻𝖺𝗇𝗒𝖺𝗄 𝗍𝗈𝗄𝗈𝗁 𝗍𝗈𝗄𝗈𝗁 𝗇𝗀𝗀𝖺𝗄 𝗃𝖾𝗅𝖺𝗌. 𝗄𝖺𝗅𝖺𝗎 𝖾𝗉𝗂𝗌𝗈𝖽𝖾 𝖾𝗉𝗂𝗌𝗈𝖽𝖾 𝖻𝖾𝗋𝗂𝗄𝗎𝗍𝗇𝗒𝖺 𝗆𝖺𝗌𝗂𝗁 𝗄𝖾𝗅𝗎𝖺𝗋 𝗇𝖺𝗆𝖺 𝗇𝖺𝗆𝖺 𝗍𝗈𝗄𝗈𝗁 𝖺𝗇𝖾𝗁 𝖻𝗂𝗇 𝖺𝗃𝖺𝗂𝖻, 𝖺𝗄𝗎 𝖻𝖺𝖻𝖺𝗒
Memyr 67
𝗅𝖺? 𝗂𝗍𝗎 𝗂𝗌𝗍𝗋𝗂 𝗃𝖾𝗅𝗆𝖺𝖺𝗇 𝗂𝖻𝗅𝗂𝗌 𝗒𝗀 𝗌𝖾𝗅𝖺𝗅𝗎 𝖽𝗂𝖻𝖾𝗅𝖺 𝗑𝗂𝖺𝗈 𝗁𝖾𝗇𝗀. 𝖽𝖺𝗌𝖺𝗋 𝗌𝗎𝖺𝗆𝗂 𝗀𝗈𝖻𝗅𝗈𝗀
Memyr 67
𝗂𝗌𝗍𝗋𝗂 𝖻𝖾𝗋𝗆𝗎𝗅𝗎𝗍 𝗍𝖺𝗃𝖺𝗆, 𝗌𝗈𝗆𝖻𝗈𝗇𝗀 𝗉𝖾𝗅𝗂𝗍, 𝖽𝗂𝖻𝖾𝗅𝖺 𝗍𝖾𝗋𝗎𝗌 𝗌𝖺𝗆𝖺 𝗑𝗂𝖺𝗈 𝗁𝖾𝗇𝗀. 𝖺𝗉𝖺 𝗌𝗂𝗁 𝗒𝗀 𝖽𝗂𝗅𝗂𝗁𝖺𝗍 𝗑𝗂𝖺𝗈 𝗁𝖾𝗇𝗀 𝖽𝖺𝗋𝗂 𝗂𝖻𝗅𝗂𝗌 𝖻𝖾𝗍𝗂𝗇𝖺 𝗌𝖾𝗉𝖾𝗋𝗍𝗂 𝗂𝗌𝗍𝗋𝗂𝗇𝗒𝖺?
Memyr 67
𝗃𝖺𝖽𝗂 𝗄𝗈𝖼𝖺𝗄 𝗀𝗂𝗇𝗂 𝖼𝖾𝗋𝗂𝗍𝖺𝗇𝗒𝖺
Andira Rahmawati
thorr knp blm up...dr kemarin kutunggu2 ..
Memyr 67
𝗒𝖺𝖺𝗁, 𝗆𝖾𝗇𝖺𝗇𝗍𝗎 𝗄𝖾𝗅𝗎𝖺𝗋𝗀𝖺 𝗑𝗂𝖺𝗈 𝗆𝖺𝗌𝗎𝗄 𝗅𝗂𝗇𝗀𝗄𝖺𝗋𝖺𝗇 𝗇𝖾𝗋𝖺𝗄𝖺, 𝗆𝖾𝗇𝗂𝗄𝖺𝗁𝗂 𝗉𝗎𝗍𝗋𝖺 𝗉𝗎𝗍𝗋𝖺 𝖽𝖺𝗋𝗂 𝗐𝖺𝗇𝗀 𝗅𝗂𝗇 𝗒𝗀 𝗍𝖺𝗆𝖺𝗄 𝗌𝖾𝗋𝖺𝗄𝖺𝗁 𝖽𝖺𝗇 𝗌𝗎𝗉𝖾𝗋 𝗉𝖾𝗅𝗂𝗍
Memyr 67
𝗁𝖺𝖽𝗈𝗈𝗁. 𝗄𝖾𝗅𝗎𝖺𝗋𝗀𝖺 𝗑𝗂𝖺𝗈 𝗂𝗇𝗂, 𝗉𝗎𝗇𝗒𝖺 𝗄𝖾𝗉𝖺𝗅𝖺 𝗄𝖾𝗅𝗎𝖺𝗋𝗀𝖺 𝗌𝖾𝖻𝗈𝖽𝗈𝗁 𝗑𝗂𝖺𝗈 𝗁𝖾𝗇𝗀
Memyr 67
𝖺𝗉𝖾𝗌 𝖻𝖾𝗇𝖾𝗋 𝗌𝗈𝗇𝗀 𝖽𝖺𝗎𝗁𝗈𝗇𝗀. 𝗆𝖾𝗇𝗂𝗄𝖺𝗁𝗂 𝗐𝖺𝗇𝗂𝗍𝖺 𝗒𝗀 𝗁𝖺𝗇𝗒𝖺 𝗂𝗇𝗀𝗂𝗇 𝗌𝖾𝗆𝗎𝖺 𝗁𝖺𝗋𝗍𝖺 𝗌𝗈𝗇𝗀 𝖽𝖺𝗎𝗁𝗈𝗇𝗀 𝖻𝗎𝖺𝗍 𝖺𝗇𝖺𝗄 𝖺𝗇𝖺𝗄 𝗄𝖺𝗇𝖽𝗎𝗇𝗀𝗇𝗒𝖺 𝖽𝖺𝗇 𝗍𝗂𝖽𝖺𝗄 𝗆𝖾𝗇𝗒𝗂𝗌𝖺𝗄𝖺𝗇 𝗌𝖾𝖽𝗂𝗄𝗂𝗍𝗉𝗎𝗇 𝖻𝗎𝖺𝗍 𝖺𝗇𝖺𝗄 𝖺𝗇𝖺𝗄 𝗄𝖺𝗇𝖽𝗎𝗇𝗀 𝗌𝗈𝗇𝗀 𝖽𝖺𝗎𝗁𝗈𝗇𝗀.
Memyr 67
𝗌𝗂𝖺𝗉𝖺 𝗇𝗂? 𝖽𝖺𝖽𝖺𝗄 𝖽𝖺𝖽𝖺𝗄 𝖺𝖽𝖺 𝗊𝗂𝗇𝗀 𝗌𝗁𝖺𝗇?
Memyr 67
𝗆𝖾𝗆𝖺𝗇𝗀 𝗌𝗎𝖽𝖺𝗁 𝗉𝖾𝗋𝗇𝖺𝗁 𝗄𝖾 𝗀𝗎𝖺 𝗁𝗂𝗋𝖺 𝗒𝖺? 𝗅𝗂𝖺𝗍 𝗌𝗍𝖺𝗅𝖺𝗄𝗍𝗂𝗍 𝗒𝗀 𝗍𝖺𝗃𝖺𝗆?
Memyr 67
𝖺𝗒𝖺𝗁 𝗑𝗂𝖺𝗈 𝗃𝗂𝖺𝗇 𝗇𝗀𝖺𝗉𝖺𝗂𝗇 𝖺𝗃𝖺? 𝖺𝗇𝖺𝗄𝗇𝗒𝖺 𝗒𝗀 𝗆𝖾𝗇𝗀𝗁𝖺𝗌𝗂𝗅𝗄𝖺𝗇 𝗎𝖺𝗇𝗀 𝖽𝖾𝗇𝗀𝖺𝗇 𝗆𝖾𝗇𝗃𝗎𝖺𝗅 𝗁𝖾𝗐𝖺𝗇 𝖻𝗎𝗋𝗎𝖺𝗇, 𝗍𝖺𝗉𝗂 𝖺𝗇𝖺𝗄𝗇𝗒𝖺, 𝗑𝗂𝖺𝗈 𝗃𝗂𝖺𝗇, 𝗒𝗀 𝗉𝖺𝗅𝗂𝗇𝗀 𝗆𝗂𝗌𝗄𝗂𝗇? 𝗍𝗎 𝗎𝖺𝗇𝗀 𝖻𝖺𝗇𝗒𝖺𝗄 𝖽𝖺𝗋𝗂 𝗆𝖾𝗇𝗃𝗎𝖺𝗅 𝗁𝖾𝗐𝖺𝗇 𝗄𝖾 𝗆𝖺𝗇𝖺? 𝖻𝖾𝗀𝗈 𝗇𝗂 𝖺𝗒𝖺𝗁𝗇𝗒𝖺.
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞
dari awal praduga itu ternyata benar, kalo Xiao Jian bukan anak kandung mereka
miss blue 💙💙💙
curga lian keturunan pedagang chen. 🤔🤔🤔
chataleya
Wang Lian ini ternyata lebih buruk daripada tuan crab
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!