NovelToon NovelToon
Gelang Bima

Gelang Bima

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Epik Petualangan / Ilmu Kanuragan
Popularitas:3.5k
Nilai: 5
Nama Author: bang deni

satria baru mengetahui jika dirinya hanya seorang anak yang di temukan oleh kakek pandu saat berada di kaki gunung gede, saat kakek Pandu merasa ajalnya sudah dekat ia memberikan sebuah gelang yang ada bersama Satria langit saat ia menemukannya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon bang deni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bimo di awasi

Satria mengajak Niken dan Rani duduk di bangku dekat kolam

" Kalian udah kenal lama?" tanya Satria pada Rani dan Niken

" Dari bayi, kami saudara sepupu" sahut Rani

" Ooh begitu rupanya" ucap Hadi mengerti

" tapi kok dulu ga pernah kelihatan bareng kak Niken?" tanya Satria karena ia telah lama mengenal Niken dan tak pernah kelihatan jalan bareng Rani

" dulu aku di jakarta, baru pas kuliah aku pindah ke lampung" jawab Rani

" ooh pantas saja baru kelihatan sekarang" ucap Satria

" Gimana kerjaan kamu di PTP ?" tanya Rani

" Sepertinya aku harus mencari pekerjaan lain" ucap Satria sambil menggaruk kepalanya yang tak gatal, ia sudah seminggu tak masuk pastinya dia sudah di pecat dari pekerjaannya

" kenapa?" tanya Rani dan Niken berbarengan

" aku udah seminggu bolos kerja, pastinya sudah di pecat" jawab Satria

" Tenang saja, sepertinya ga akan di pecat deh" ucap Rani sambil melirik ke Niken

" Kenapa kan aku udah ga masuk seminggu lebih" ucap Satria

" Kak Niken udah minta izin buat Kamu" jawab Rani

" Lho kok bisa?" tanya Satria

" paman kita pimpinan di kantor PTP" Sahut Rani

" Oh pantes" Satria manggut mengerti

" kamu ga pengen kerja di tempat lain?" tanya Niken

" Untuk sementara aku merasa cocok dengan tempat itu" jawab Satria, karena bisa berdiam di sana ia bisa berlatih ilmu kanuragan dengan tenang

" Tadinya aku ingin kamu kerja di dekat sini saja " ucap Niken

" kalau di sana masih bisa kerja aku di sana saja dulu, nanti aku pikirkan untuk kerja di tempat lain" sahut Satria

" Huh tahu gitu kemarin ga aku bant izin" Niken menggerutu

" Ok deh, sebegai rasa terima kasih nanti kita jalan jalan" bujuk Satria

" Beneran? kapan?" Niken langsung senang

" Tahun depan he he he" Satria menjawab sambil tertawa kecil

" aduuuh" tawa Satria menjadi jerit kesakitan karena niken mencubit pinggangnya

" Suruh siapa iseng" dengus Niken dan memelintir lebih keras

" Aduuuh, ampuun ampuuun lepasin" Satria menjerit makin keras

" Huh" Niken mendengus dan melepaskan cubitannya dan duduk merajuk di tepi kolam

" Maaf, yuk kita jalan jalan sekarang" Satria langsung membujuk Niken agar tak ngambek lagi, tapi kali ini Niken diam sajaseakan sedang memikirkan sesuatu

" Syukur loh kak Niken ngambek kan" ledek Hadi

" Sat, tadi malam loe di jalan Kartini abis ngapain!?" tanya Niken curiga

" jalan jalan aja" jawab Satria santai

Niken berjalan mendekat,

" salah satu preman yang ngeroyok Hadi di temuin di Kaliawi ga terlalu jauh dari tempat loe kemaren" Niken berkata sambil menatap Satria lebih dekat

" jangan deket dekat nanti naksir lagi" gurau Satria

" Loe bukannya tadi malem mau latihan, kok di luar?" Bimo yang mendengar Satria malah keluar sendiri menjadi kaget apalagi semua orang di rumah tak ada yang mengetahui kapan Satria keluar dan pulangnya

" Gw suntuk tadi malem, jadi gw keluar cari angin" jawab Satria nyengir

" Kok ga ngajak gw?" protes Bimo

" Gimana mau ngajak orang tidur kaya kebo" celetuk hadi

" He he he, bukan kebo tapi kaya babi" timpal Satria

" Emang beda?" tanya Rani tak mengerti

" jelas Beda, kalau kebo ga ngorok, tapi Bimo kalau tidur ngorok persis suara babi"

Ha ha ha

semua tertawa hanya Bimo yang cemberut

" udah udah, gw keluar dulu sama Satria yah!" Niken yang kasihan melihat Bimo di ejek habis habisan menengahi dan menarik tangan Satria

" Dadah" Satria melambaikan tangan pada bimo yang bengong melihat dia pergi bersama Niken

" lha terus gw sama siapa?" tanya nya, karena Rani sudah pasti bersama Hadi

" Cari sendiri" ucap Satria sambil melangkah keluar

" Hmmm" dengus bimo ia kembali ke kamar tamu yang di tempatinya

Sepanjang jalan Niken tak banyak bicara membuat Satria sedikit tak enak hati

mobil yang di kemudikan melaju terus ke arah selatan, saat di Pantai pasir putih. ia masuk ke dalam tempat rekreasi

" loe mau berenang kak?" tanya Satria

" Udah ikut aja "

Niken membawa Satria ke sebuah Cottage yang ada di sana mereka duduk di teras sambil melihat pantai

" jujur sama gw, loe kan yang melumpuhkan preman itu?" tanya Niken dengan tatapan menyelidik

" Kak niken kalau loe bisa janji dan bersumpah apa yang loe denger hari ini ga bakal loe cerita ke orang lain gw akan bilang apa adanya" jawab Satria

" Ok, Gw bersumpah ga akan cerita ke orang lain" ucap Niken tanpa ragu

" Ya memang gw yang ngelumpuhin oyot, kemaren malam gw sengaja ke tempat bilyar di bambu kuning, karena Bimo melihat ada salah satu preman yang memukuli Hadi terlihat di sana, pas gw lihat beneran ada , pas gw kesana dia seperti mau pulang lewat jalan kecil di belakang pasar di sana gw ngelumpuhin dia" Satria bercerita tentang kejadian malam itu

" Gw udah nyangka , ga mungkin loe cuma nyari angin tadi malam, tapi loe pake apa? kan kata polisi ga ada bekas luka?" tanya Niken heran

" Pakai ini" Satria menunjukan jarum energi yang ia punya Jarum Naga

" Ini ?" Niken keheranan melihat hal itu, Satria menceritakan tentang ilmu Jarum Naga yang ia dapat dari Pak Narto , gurunya yang memiliki pengobatan sangkal Putung.

Niken menatap Satria dengan bangga, namun ia juga khawatir ini akan berbuntut panjang

" Sat lain kali jangan lakukan hal seperti itu, loe bisa terluka atau kepergok warga" ucap Niken Khawatir

" tenang saja kak, gw juga ga akan lakuin kalau itu berbahaya bagi gw" sahut Satria menenangkan Niken

" Janji dulu nanti kalau mau ngapa ngapain loe harus kasih tau gw dulu" pinta Niken

Satria mengangguk , hatinya merasa hangat dengan kekhawatiran Niken, mereka duduk sambil berbincang menikmati angin laut yang berhembus pelan

Kabar lumpuhnya Oyot  terdengar oleh Baron, ia dengan cepat menuju ke rumah Oyot bersama empat preman lainnya

" Yot, bilang sama gw, siapa yang ngelakuin ini!" seru Sangkut salah satu preman temannya

" Gw ga tahu bang, tiba tiba gw di sergap, tapi sepertinya ada hubungan sama anak yang kita hajar di Cafe permata" Sahut Oyot sambil meringis , kakinya masih terasa sakit nyut nyutan

" Hati hati bang, sepertinya dia bisa beladiri" lanjut Oyot berkata

" Kalian selidiki, siapa saja orang yang sekarang dekat dengan Hadi!" perintah Baron kesal, para preman itu bis di bilang anak buah dia yang cukup di andalkan kehilangan salah satu jelas merugikan dan menampar mukanya

Sangkut , dan pulung langsung pergi mengawasi Hadi, melihat siapa yang sekarang ada di dekat Hadi

Sangkut dan Pulung duduk mengawasi rumah Hadi yang berada di way halim, tepat di depan sebuah warung kopi. tak lama mereka memesan kopi, dari rumah Hadi Bimo keluar dengan sepeda motornya

" sepertinya itu orangnya" ucap sangkut, ia memfoto Bimo dengan Hpnya bberapa kali, setelah itu mereka kembali ke rumah Oyot karena Baron menunggunya di sana

1
Jujun Adnin
yang banyak
Jack Strom
Wih... Ceritanya asik... Lanjut Thor!!! 😁
Jack Strom
Jangan marah² lah guru... 😁
Jack Strom
Satria jangan gitu lah, entar Nikennya digondol cowok lain, kan gak seru... 😁
Jack Strom
Alur ceritanya sudah benar, menarik...
Tapi sayang kalau Satria jika dipecat dari kerjanya, soalnya kerjanya sudah mantap tuh, santai dan lingkungannya sangat mendukung untuk latihan²nya... 😁
Jack Strom
Hahaha... Sang guru sewot kepada muridnya, karna jarum sang murid lebih gede dari pada jarum sang guru. 😁😁😁
Jack Strom
Jangan buru² terpapar kemampuan Satria, resikonya tinggi... 😁
Jack Strom
Ish ish... ada yang kepo... 😁
Jack Strom
Mantap... 😁
Jack Strom
Menarik... 🤔
Jack Strom
Eh, gelangnya ada jejak tidak??? 😁
Dewi kunti
semoga satria bisa melindungi teman berasa saudara
Dewi kunti
Niken yg ndeketi satria nich
Dewi kunti
yg ngechat Hadi dong,kan satria ad didekatnya
Blue Angel: he he he iya salah kak Terima kasih nanti di revisi
total 1 replies
Was pray
bikin repot terus si hadi
Dewi kunti
lho Niken jd perginya sama Hadi pa satria nich
Jack Strom: Walah... Salah dikir ya ra opo² toh, yang penting semangat tetap membara... Ia kan Thor... 😁
total 2 replies
Was pray
up nya ditambah bang othor... gak cuma 1 episode tiap harinya biar atau reader puas dan hadiah pada meluncur.... 🤭
Dewi kunti
kok malah jd ky pesan singkat,gw🤭🤭🤭🤭
Blue Angel: he he he🤣🤣🤣
total 1 replies
Was pray
satria udah ada kemajuan dalam ilmu pengobatan, cuma bang Deni yg belum ada peningkatan jumlah up nya masih stagnan belum nambah jadi 2 atau 3 episode tiap harinya... 🤭🤭🤭🤣
Dewi kunti
motor ad bagasinya🤔🤔🤔🤔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!