NovelToon NovelToon
Cinta Kalah Oleh Dendam

Cinta Kalah Oleh Dendam

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Penyesalan Suami / Romansa
Popularitas:6.5k
Nilai: 5
Nama Author: noerazzura

Untuk visualnya, silahkan kunjungi Instagram noer_azzura16

Kakak Bella ditemukan dalam keadaan mabukk dan menyebabkan kecelakaan yang merenggut nyawa Lusi, adik Leo. Membuat ibu dan ayah Leo terpukul hebat.

Sementara Bella dan Leo baru saja kembali dari bulan madu. Kebahagiaan itu hancur seketika, melihat keluarga yang akhirnya menatap Bella sebagai seorang adik dari pembunuhh orang yang mereka cintai.

Setelahnya Bella bahkan tidak bisa menatap cinta itu lagi di mata suaminya. Meski kakaknya bahkan di penjara. Dia masih harus menanggung akibat dari apa yang dilakukan kakaknya itu.

Dua orang yang tadinya saling mencintai, dendam telah mengalahkan cinta mereka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon noerazzura, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 15- CKOD 15

Ceklek

"Hehhh!"

Perawat Dewi yang melihat seorang wanita melakukan sesuatu yang menyakiti Bella segera berlari ke arah wanita itu dan mendorongnya.

Brukk

"Aughk!"

Desy memekik sakit, karena dorongan perawat Dewi membuatnya menabrak nakas kayu yang ada di dekat ranjang pasien.

Pinggangnya terbentur sudut nakas. Membuat Desy meringis kesakitan.

"Ya ampun, nona Bella" kata perawat Dewi panik.

Darahh yang ada di selang infus, membuat perawat Dewi tahu. Kalau saat ini Bella pasti tidak baik-baik saja.

"Sebentar ya nona, saya akan lepaskan dulu selang infusnya. Ini pasti tersumbat, darahh yang masuk ke selang sebanyak ini!" kata perawat Dewi.

Bella menyeka air matanya, tangannya sungguh sakit. Tapi, sudah lebih baik ketika perawat Mega datang dan membuat Desy berhenti menyiksa Bella.

Desy yang berdiri perlahan, menatap nyalang ke arah perawat Dewi.

"Perawat rendahan! berani kamu mendorongku! aku hajar kamu!"

Desy mengangkat satu tangannya. Wanita itu berniat untuk memukul perawat Dewi. Tapi perawat Dewi segera berbalik dan menginjak kaki Desy.

Jekk

Suaranya cukup terdengar jelas, menjelaskan kalau injakan itu cukup keras.

"Aduh!" Desy kembali mengaduh. Karena sepatu yang digunakan oleh perawat Dewi kan punya sol yang cukup tebal.

"Rasakan itu!" kata perawat Dewi yang langsung menekan tombol emergency.

"Halo halo, perawat yang lain. Tolong ya panggil security ke ruangan VIP Cempaka. Ada orang gilaa datang masuk dan menyiksa pasien!"

Suara perawat Dewi lantang berbicara tentang situasi yang terjadi di ruangan rawat Bella saat ini.

[Segera kami kirimkan security]

Jawaban dari speaker berbentuk kotak kecil pipih yang ada di dekat langit-langit terdengar.

"Kurang ajar kamu! kamu belum tahu siapa aku rupanya! aku bisa dengan mudah menjadikanmu gembell di jalan!"

Mata Desy melotot ke arah perawat Dewi. Tapi perawat Dewi sama sekali tidak takut. Dengan tangan yang keduanya berada di pinggang, dan mata tak kalah melotot dari Desy. Perawat Dewi bicara dengan lantang.

"Heh, pemerintah saja lagi mikirin bagaimana caranya ngurangin gembel yang ada di jalan. Kamu mau nambahin jumlah populasinya? mau jadi oposisi kamu?" tanya perawat Dewo tak kalah memekik.

"Kamu..."

"Apa? ini rumah sakit. Jelas-jelas ibu yang duluan menyakiti pasien kami. Sebelum kami laporkan ke Bripda Ambarita, pergi gak sekarang dari ruangan ini!" gertak perawat Dewi yang sudah mulai muak dengan Desy.

Lagipula, kalau wanita itu terus mengganggunya. Kapan dia bisa memperbaiki selang infus di punggung tangan Bella.

Namun Desy menjadi semakin murka.

"Kamu panggil aku apa?" tanya Desy.

Bahkan panggilan 'ibu' saja. Membuat Desy tersinggung. Orang kaya itu kenapa gilaa hormat sekali ya?

Perawat Dewi memutar bola matanya malas. Dia berpikir, kalau Desy mungkin punya masalah dengan pendengarannya.

"Bu, makanya kalau sakit berobat. Kalau gak berobat ya gini, efek sampingnya jadi budeg kan?"

Mata Desy yang terbelalak tambah membelalak. Dia benar-benar akan memastikan perawat Dewi kehilangan pekerjaannya.

"Kamu tidak tahu siapa aku! aku akan pastikan kamu kehilangan pekerjaanmu..."

"Kak Desy, jangan! perawat ini tidak..."

Perawat Dewi yang melihat Bella ingin membelanya segera menenangkan Bella dengan menepuk lengan Bella perlahan.

"Tenang saja nona Bella. Ibu gak akan bisa menggertak saya. Saya ini kerja pakai kontrak. Mau diberhentikan juga harus ada alasan. Ini rumah sakit, bukan wilayah kekuasaan orang-orang sombong macam ibu...!"

"Perawat Dewi, mana orang gilanya?" tanya dua security yang masuk ke dalam ruangan itu.

"Nih!" tunjuk perawat Dewi pada Desy.

Merasa dia memang harus pergi, atau Leo akan tahu keributan yang dia lakukan dan akan marah padanya. Desy memilih mengalah untuk saat ini.

"Awas kalian!" katanya mengancam Bella dan perawat Dewi.

"Hush hush!" ujar perawat Dewi sambil melambai-lambaikan tangannya seperti mengusir ayam.

Desy makin terlihat kesal. Dia menghentakkan kakinya lalu keluar dengan cepat dari rumah sakit itu. Kesal sekali dia, kenapa juga Leo menempatkannya Bella di ruangan VIP. Buang-buang uang saja. Dan perawatnya kurang ajar sekali.

Sementara itu kedua security itu keluar dari ruangan setelah merasa Desy menjauh dan sudah masuk ke dalam lift.

Perawat Dewi segera memperbaiki selang infus di punggung tangan Bella.

"Suster, terima kasih" kata Bella pelan.

Perawat Dewi menoleh ke arah Bella.

"Nona Bella sangat lemah, mau melawan juga pasti tidak bisa. Orang seperti wanita itu saja yang tidak punya hati. Kenapa orang sudah lemah dan sakit seperti ini masih juga diperlakukan seperti itu. Apa dia juga yang menyiksa nona, seluruh tubuh nona ini banyak bekas luka loh!"

Bella terdiam. Apa gunanya juga dia bicara jujur. Yang ada, dia hanya akan membuat masalah bagi perawat Dewi. Keluarganya dulu memang cukup berkuasa, tapi sekarang kakaknya lupa ingatan. Dia tidak akan bisa membela perawat Dewi, andaikan nanti Desy benar-benar membuat perawat baik itu kehilangan pekerjaan.

Tapi, perawat Dewi bahkan sudah bisa menebak semuanya. Dari sikap diam Bella itu.

"Sudah saya pasang dengan baik. Sekarang saya akan pasang meja makannya"

Bella mengangguk perlahan.

Setelah makan, Bella minum obat dan diminta untuk segera istirahat supaya lekas pulih. Perawat Dewi pun keluar dari ruangan itu.

Sedangkan di tempat berbeda, Oscar yang datang ke bangsal 298 dan tidak melihat petugas yang berjaga segera menghubungi penjaga itu.

Tapi suara dering ponsel terdengar dari ruangan sebelah. Oscar yang curiga, membuka pintu ruangan bangsal sebelah.

Ceklek

Melihat penjaga itu tertidur pulas di tempat tidur pasien. Bahkan tidak mendengar suara dering ponselnya. Oscar langsung menggebrak nakas di samping tempat tidur.

Brakk

"Haaaagghh!"

Petugas itu terkejut, sampai nyaris melompat dari ranjang.

"Sudah bosan dengan pekerjaanmu? kenapa malah tidur disini! aku suruh kamu berjaga!" marah Oscar.

'Ya ampun, kaget sekali. Orang ini galak sekali sih? komandan bukan? atasanku juga bukan?' keluh petugas itu.

"Masih bengong! buruan cuci muka lalu kembali berjaga. Awas saja jika orang itu kenapa-napa atau kabur!" pekik Oscar.

"Maaf tuan!" kata penjaga itu langsung lari keluar dari ruangan itu.

Oscar segera ke bangsal dimana Bagas di rawat. Sudah ada dokter dan seorang perawat disana.

"Bagaimana kondisinya?" tanya Oscar.

"Pasien masih koma. Belum menunjukkan respon apapun. Tidak ada kemajuan juga"

"Bagaimana bisa begitu? kalau ada masalah dengan otaknya, dioperasi saja!" kata Oscar.

"Tidak ada masalah, hanya benturan itu terlalu keras. Beberapa syarafnya tidak berfungsi dengan baik. Pemulihan untuk pasien dengan kasus seperti ini memang bervariasi. Bisa dalam hitungan hari, bulanan bahkan bisa tahunan!" kata dokter itu.

Oscar mendengus kesal. Bagaimana dia menjelaskannya pada tuannya, Leo. Kalau kondisi Bagas seperti ini. Leo pasti akan menyalahkan orang-orangnya yang sudah keterlaluan menyiksaa Bagas.

***

Bersambung...

1
❥ᴀʀ•ᵖυм𝕡ᛕ𝐢𝓷𝐀⃝🥀ᯓᡣ𐭩
plisss lanjut kk🤧
Noer: sabar, besok lagi 🤭
total 1 replies
❥ᴀʀ•ᵖυм𝕡ᛕ𝐢𝓷𝐀⃝🥀ᯓᡣ𐭩
takut dia di tangkap🤣
Noer: ho'oh betul tuh
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
wah Bagas mau di coblos pake jarum besar sama Oscar seperti 🤔
mudah mudahan ada penolong 🤲
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒: kasihan Kalau gak ada mah 🤭
total 2 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
jangan seyakin itu napa, nanti kecewa loh🤭
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒: iya 🤣🤣🤣
total 2 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
menang 🤔🤔
mimpi aja kamu Leo 🤭
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒: iya mimpi aja dia🤭
total 2 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
setiap hari apa harus 🤔
Noer: ya anggap² cari kesibukan gitu kak 🤣
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
cemburu membuat bodoh gitu aja Thor 🤭🤣
Noer: cemburu itu tanda minder, kalau kata dilan mah
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
penasaran juga kamu Leo 🤭
Noer: ho'oh
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
kak Thor lidah q belibet kalau baca nama pengacaranya 🤭
Nicklas
niklas🙈
Noer: jauh bener padahal kan ya
total 3 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
ya begitulah penjahat, kalau kebusukannya mau dibongkar ya pasti ngamuk² gak jelas, apa lagi dia sebenarnya tau kalau anaknya yang salah 🤭
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒: boleh kak, biar gak bisa ngamuk² dia🤭
total 2 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
mungkin bagi pengacara Nicklas sudah biasa melihat orang bereaksi seperti Bima 🤭
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
satu ya bukan saya 🤭
Noer: iya ampun dah
total 3 replies
partini
wah bahaya juga yah ketahuan kalau pura pura
Noer: tenang kak, aku tak akan membiarkan sandiwara itu terbongkar ha ha ha ha ha ha a
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
sok baik kamu Des 🤣🤭
Noer: seblak aja yang murah kak 🤭
total 3 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
gak mau meninggalkan kesan buruk, tapi kelakuannya buruk sekali kau Vivian 🤭
Noer: itulah ya kak, kadang gitu tuh kalau horang keyong
total 3 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
kirain mau bilang jangan sedih Rachel nanti Tante beliin yg baru 🤭
Noer: iya kan ya
total 3 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
ngapain coba Ginting disini, bukannya main badminton sana 🤭
Noer: wkwk 🤣🤣🤣
total 3 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
kapok🤣
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒: iya 🤭
total 2 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
Rara ada aja kamu , mana mungkin mereka mengaku kena azab🤭
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒: iya bener banget 🤣🤣🤣
total 2 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
go Rara sebelum terlambat 🤭
Noer: power ranger
total 3 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!