NovelToon NovelToon
The Pretense

The Pretense

Status: tamat
Genre:Bad Boy / Romansa / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:10.2k
Nilai: 5
Nama Author: Daeena

Sequel Novel "The End Of Before"

"Satu sayatan mengakhiri Hidupnya, satu dekapan memulai penebusannya."

Satu sayatan dalam di pergelangan tangan menjadi titik terakhir bagi Elowen Valerio. Baginya, kematian adalah satu-satunya jalan keluar dari jeratan cinta terlarangnya. Setelah Setahun pelarian bersama Jeff Feel-Lizzie tak cukup membasuh lukanya.

Namun, takdir berkata lain saat Ezzra Velasquez, seorang pria yang sedang menjalani hukuman sebagai pelayan hotel, menemukannya bersimbah darah.

Ezzra menyadari Elowen adalah labirin berbahaya. Dan Elowen sendiri merasa
menghadapi kenyataan bahwa maut jauh lebih ramah daripada Pria Bernama Ezzra Velasquez.

Selamat Membaca 🌷

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daeena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#31

Malam resepsi itu perlahan meluruh menuju penghujung. Cahaya lampu gantung di ballroom mulai diredupkan, menyisakan pendar keemasan yang hangat di atas lantai dansa yang kini hanya menyisakan beberapa kerabat dekat.

Di sudut balkon yang menghadap langsung ke taman labirin, dua penguasa dinasti Velasquez berdiri berdampingan, menyesap sampanye mahal dengan ketenangan yang mengintimidasi.

Dante Velasquez menatap putranya, Ezzra, yang dari kejauhan tampak sedang tertawa lepas—sebuah pemandangan langka—sambil merangkul pinggang Elowen dengan posesif.

Ada rasa bangga yang menyelinap di dada pria paruh baya itu. Ezzra bukan lagi bocah pemberontak yang hobi memacu adrenalin di jalanan; malam ini, putranya telah resmi memikul tanggung jawab sebagai seorang suami dan pemimpin masa depan keluarga mereka.

"Dia terlihat jauh lebih dewasa dalam setelan itu, bukan?" gumam Dante, suaranya berat dan berwibawa.

Isabella Velasquez, yang tampil memukau dengan gaun velvet hitam dan kalung berlian yang melingkar di leher jenjangnya, hanya tersenyum tipis. Ia menyesap minumannya dengan anggun. "Dia menemukan jangkar hidupnya, Dante. Seorang pria hanya akan benar-benar menjadi pria saat ia memiliki sesuatu yang lebih berharga dari nyawanya sendiri untuk dilindungi."

Dante terdiam sejenak, lalu matanya beralih menatap istrinya dengan tatapan menyelidik. Pertanyaan yang selama sebulan ini ia pendam akhirnya menemukan celah untuk keluar. Suasana sepi di balkon ini adalah waktu yang tepat.

"Bicara soal melindungi..." Dante merendahkan suaranya hingga hampir berupa bisikan. "Isabella, aku tidak akan bertanya lagi setelah ini. Tapi demi ketenanganku sebagai kepala keluarga... di mana kau menyembunyikan mayat Jeff?"

Isabella tidak menunjukkan keterkejutan sedikit pun. Ia menoleh ke arah suaminya, matanya berkilat di bawah cahaya remang—sebuah kilatan yang mengingatkan Dante bahwa wanita yang ia nikahi ini bukanlah sekadar nyonya rumah yang manja.

"Abu," jawab Isabella singkat dengan suara sedingin es. "Abunya sudah kubuang ke laut lepas, Dante. Bahkan hiu pun tidak akan sudi mencicipi sisa-sisa dari sampah seperti dia. Tidak ada jejak, tidak ada bukti, dan tidak akan pernah ada penemuan mayat di mana pun di dunia ini."

Dante menarik napas panjang, lalu mengembuskannya perlahan. Ia hanya mengangguk kecil. Ia tidak butuh detail lebih lanjut. Di dunia mereka, terkadang keadilan memang tidak datang dari palu hakim, melainkan dari tangan dingin seorang ibu yang terluka. "Baguslah. Mari kita pastikan sejarah itu terkubur bersama ombak. Malam ini adalah tentang perayaan hidup, bukan kematian."

Isabella tersenyum puas, melingkarkan lengannya di tangan suaminya. "Setuju. Mari kita biarkan anak-anak kita menikmati malam mereka."

Sementara itu, di penthouse mewah yang telah disiapkan khusus untuk malam pertama mereka, udara terasa begitu kontras dengan kedinginan di luar. Harum lilin aromaterapi beraroma cendana dan mawar memenuhi ruangan yang remang-pendar. Kelopak bunga mawar merah tersebar di atas ranjang berukuran king size yang dilapisi sprei sutra hitam, menciptakan kontras yang provokatif.

Ezzra menutup pintu kamar dengan bunyi klik pelan, menguncinya dari dalam seolah menutup dunia luar sepenuhnya. Ia melepaskan jas hitamnya, melemparkannya ke sembarang arah, lalu melonggarkan dasi kupu-kupunya dengan gerakan yang tidak sabar.

Elowen berdiri di dekat jendela besar yang menampilkan gemerlap lampu kota. Ia masih mengenakan gaun pengantinnya yang luar biasa, namun sebagian hiasan rambutnya sudah ia lepaskan, membiarkan rambut hitamnya tergerai indah menutupi bahunya yang polos.

Ezzra melangkah mendekat, memeluk Elowen dari belakang. Ia membenamkan wajahnya di ceruk leher istrinya, menghirup aroma tubuh Elowen yang selalu mampu memabukkannya. "Nyonya Velasquez..." bisiknya parau. "Kau tahu betapa tersiksanya aku sepanjang hari ini hanya untuk menunggumu sendirian?"

Elowen berbalik dalam dekapan Ezzra, melingkarkan tangannya di leher pria itu. Matanya yang jernih kini menatap Ezzra dengan keberanian yang baru. Kejadian sebulan lalu mungkin menyisakan luka, namun malam ini, ia ingin merebut kembali otoritas atas tubuh dan hidupnya.

"Kau selalu menjadi pemimpin, Ezzra," ucap Elowen dengan suara rendah yang menggoda. Ia menarik dasi Ezzra yang sudah longgar, memaksa pria itu untuk menunduk lebih dekat. "Kau yang menjagaku, kau yang bertarung untukku. Tapi malam ini... aku ingin kau menjadi milikku sepenuhnya. Di bawah kendaliku."

Ezzra tertegun. Jantungnya berdegup kencang melawan dadanya. Ia mendamba Elowen melebihi apa pun, dan mendengar permintaan itu dari bibir istrinya sendiri membuat darahnya mendidih. "Apapun yang kau inginkan, Sayang. Malam ini, aku adalah pelayanmu. Perintahkan aku, dan aku akan mematuhinya."

Elowen tersenyum misterius. Dengan gerakan pelan namun penuh percaya diri, ia mendorong Ezzra untuk duduk di tepi ranjang. Ezzra mematuhinya tanpa perlawanan, matanya tak lepas menatap setiap gerak-gerik istrinya.

Elowen mulai melepaskan kancing kemeja Ezzra satu per satu, jarinya yang lentik bersentuhan dengan kulit hangat suaminya, menciptakan percikan listrik yang membuat Ezzra mengerang pelan. Setelah kemeja itu terlepas, memperlihatkan otot dada dan perut Ezzra yang kencang, Elowen naik ke pangkuan Ezzra, mengangkangi pria itu dengan gaun pengantinnya yang masih setengah melekat.

"El..." suara Ezzra tertahan di tenggorokan.

"Diam, sayang. Jangan bicara," bisik Elowen. Ia menangkup wajah Ezzra, menatap matanya dalam-dalam sebelum mendaratkan ciuman yang menuntut. Bukan ciuman lembut yang penuh perlindungan seperti biasanya, melainkan ciuman yang sarat akan lapar dan kepemilikan.

Malam itu, Elowen-lah yang memandu. Ia membiarkan Ezzra merasakan setiap sentuhannya, setiap tarikan napasnya.

Hasrat yang selama ini tertahan karena masa pemulihan kini meledak dalam gelora yang panas. Ezzra hanya bisa mencengkeram pinggul Elowen, membiarkan istrinya itu mengeksplorasi tubuhnya, membiarkan Elowen menjadi pihak yang mengambil alih.

Bagi Ezzra, ini adalah penyerahan diri yang paling indah. Melihat Elowen begitu berkuasa di atasnya, melihat kepercayaan diri yang kembali pulih di mata istrinya, adalah kemenangan yang lebih besar daripada saham mana pun yang ia miliki. Ia mendamba setiap inci dari Elowen, setiap gerakannya yang anggun namun penuh gairah.

Udara di kamar itu semakin panas, diiringi oleh suara napas yang memburu dan gesekan kulit di atas kain sutra.

Malam pertama mereka sebagai pasangan sah bukanlah sekadar pemuasan nafsu, melainkan sebuah ritual penyembuhan.

Di bawah rembulan yang mengintip dari balik awan, Elowen dan Ezzra melebur menjadi satu, menghapus sisa-sisa trauma dengan bara api asmara yang membakar semua masa lalu.

Ezzra menatap istrinya dengan tatapan yang penuh pemujaan saat Elowen memimpin mereka menuju puncak kepuasan. Di saat itulah, Ezzra menyadari bahwa ia tidak hanya memenangkan seorang istri, tapi ia telah memenangkan kembali jiwa wanita yang paling ia cintai.

"Aku mencintaimu, Elowen Velasquez," bisik Ezzra di tengah peluh dan deru napas yang belum teratur.

"Aku juga mencintaimu, suamiku," balas Elowen, menjatuhkan tubuhnya di pelukan hangat Ezzra, merasa aman dan utuh sepenuhnya.

Malam itu, dinasti Velasquez dan Valerio tidak hanya bersatu dalam dokumen, tapi bersatu dalam janji daging dan darah yang tidak akan pernah bisa dipisahkan oleh siapa pun lagi.

Abu Jeff telah hilang di laut, dan dari abu itu, muncul kehidupan baru yang penuh gairah dan kekuatan.

1
Ayusha
tidak boleh memejamkan mata ketika sedang lahiran normal
Ros 🍂: berarti Benar ya kak bahaya 🫶🤩
total 1 replies
Ayusha
kok bisa tau. pembukaan 10 tapi belum naik ranjang. gimana cara nge cek nya 🤭
Ros 🍂: hihihi sorry kak🤭 author kurang teliti 😁🙏🏻
total 1 replies
❥␠⃝ ͭ🍁𝐘𝐖💃🅶🅳🅰🆅🅸🅳
Nh kn, klo jujur, minimal mengurangi salah paham
Ros 🍂: nah iya kak 🫶
total 1 replies
❥␠⃝ ͭ🍁𝐘𝐖💃🅶🅳🅰🆅🅸🅳
Efek saling bo'ong, udh pasti sperti itu 🤦🤦🤦
Ros 🍂: Nah iya benar kak🤭
total 1 replies
Dev..
yg bener namanya Little Blair apa Little Leo thor??
Ros 🍂: Little Blair kak 🥰🫶
typo keyboard kak🤭
total 1 replies
winpar
ksihan mmng yh klau cinta dlm diam kya ket
Ros 🍂: iya kak. benar banget
total 1 replies
Dev..
Alhamdulillah Felix & Kimberly punya anak, kembar lagi😊
Ros 🍂: hihihi iya kak. ma'aciww ua🫶🥰
total 1 replies
Dev..
akhirnya masalah.nya Ellie selesai dg cepat y thor..masing" bisa berpikir dewasa..apalagi reaksi Alpen😊
Ros 🍂: hihi Iya kak,.Aspen dewasa 🤭
total 1 replies
Dev..
waduh..Aspen bakal punya rasa yg salah alamat nih..😩
Ros 🍂: hihi🤭😅🥰
total 1 replies
Dev..
thor,,berarti Felix blm punya anak y?? kok di bab" sebelumnya Logan cuma punya 3 cucu.. 2 dari Alvaro dan 1 dari Ellowen..
Ros 🍂: tapi lupaaa😅🤭
total 5 replies
Dev..
plek ketiplek Florence ini mah..tenang tp diam" badas..😌
Ros 🍂: kek Mommy nya ya kak 🤭🫶
total 1 replies
winpar
kerennnn kk
Ros 🍂: ma'aciww kak
total 1 replies
winpar
lanjut kk 💪💪💪💪💪
Ros 🍂: siap kak🫶🥰
total 1 replies
Forta Wahyuni
koq crita ttg ortu elle harusnya nyambung critanya ttg elle, tpi blh jg sich disatukan critanya. tpi jgn smpi merusak persaudaraan krn berebut cowok y.
Ros 🍂: siap kak🫶
total 1 replies
ren_iren
mateng banget pikirannya ezzra 🤗
Ros 🍂: hihihi Velasquez 🤭🤣
total 1 replies
ren_iren
wajib baca karya2 kak outhor ini, ceritanya bagus sat set gk menye2 dan gk muter2 pokok wajib baca...recommended dech pokoknya🤗🤗
sehat2 selalu buat kak penulisnya 🤗
Ros 🍂: ma'aciww banyak ya kak. sehat selalu kak🥰🫶
total 1 replies
❥␠⃝ ͭ🍁𝐘𝐖💃🅶🅳🅰🆅🅸🅳
Kiwww Kiwww Diamond bikin Pemirsa silau ini 🤣🤣🤣
Ros 🍂: Hahaha iya kak🤭🤣
total 3 replies
❥␠⃝ ͭ🍁𝐘𝐖💃🅶🅳🅰🆅🅸🅳
Definisi Mertua & Menantu hrs 11 12 spy bisa 'jalan bersama' 🤭👍🥳
❥␠⃝ ͭ🍁𝐘𝐖💃🅶🅳🅰🆅🅸🅳: Hi hi 🤭👍👌
total 6 replies
❥␠⃝ ͭ🍁𝐘𝐖💃🅶🅳🅰🆅🅸🅳
Akhirx, udh resmi bersama 🥳🥳🥳
Ros 🍂: No!!! didunia Halu Kita, Kita Konglomerat Atas 🤭🤣🤣🤣
total 6 replies
❥␠⃝ ͭ🍁𝐘𝐖💃🅶🅳🅰🆅🅸🅳
Itu udh pasti, predator gk mungkin 'lahir' dari yg bukan Sang Predator 🔥🤟💪
❥␠⃝ ͭ🍁𝐘𝐖💃🅶🅳🅰🆅🅸🅳: Iya, Ade 🥳🥳🥳
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!