NovelToon NovelToon
Ketika Takdir Menjadi Mahram

Ketika Takdir Menjadi Mahram

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Penyesalan Suami / Cinta setelah menikah
Popularitas:7.1k
Nilai: 5
Nama Author: R²_Chair

Pernikahan memang idealnya lahir dari persiapan, cinta, dan harapan yang matang. Tapi hidup kadang berjalan di luar rencana bahkan lewat jalan yang tak pernah kita bayangkan sama sekali.
Ketika pernikahan terjadi secara mendadak karena sebuah insiden, rasa bahagia dan sakral itu bercampur dengan kaget, takut, bahkan kebingungan.
Apakah pernikahan dadakan bisa membawa kebahagiaan??


Apakah pernikahan tanpa cinta dan saling mengenal lakan berjalan mudah?

yuk ikuti ceritanya...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon R²_Chair, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

AA 15

Alyana masih diam termenung memandang bangunan-bangunan besar di depannya.

Satu jam sudah ia duduk di balkon kamarnya, memandang ke arah depan dimana asrama santri berjejer rapi dan juga bangunan mesjid yang menjulang gagah di tengah-tengah pesantren.

Pikirannya masih melanglang buana mengingat obrolannya tadi dengan Ustadzah Ais.Walaupun singkat namun obrolan tadi mampu membuka jalan pikirnya serta mengundang perasaan yang selama ini tidak pernah ia rasakan sebelumnya.

"Ustadzah Ais benar, tidak seharusnya aku ragu dengan takdir Allah." Gumamnya.

"Harusnya aku lebih ikhlas menerima semua ini. Harusnya aku lebih percaya Allah memberikan takdir ini karena Allah tau mana yang terbaik untuk aku."

Alyana menghembuskan nafas panjang.Ditangannya ada sebuah tasbih kecil pemberian sang Ayah yang selalu ia bawa.Pikirannya terus berputar namun dalam hatinya ia terus berdzikir mengucap asma Allah.

"Apa memang sudah waktunya aku menerima semua ini? Berdosa kah aku karena tidak peduli dengan suamiku sendiri?" Tanya nya pada diri sendiri.

"Bukannya aku gak mau peduli, aku cuma bingung harus bersikap seperti apa.Ini pertama kalinya aku dekat dengan laki-laki selain keluarga ku sendiri.Ya Allah.. aku harus bersikap seperti apa? Kalau aku yang memulai duluan, terus nanti kalau Ka Arka nolak gimana?". Monolognya kembali.

Saat Alyana sedang sibuk dengan pikirannya sendiri, tiba-tiba pintu kamarnya terbuka.Sang bunda masuk dengan membawa nampan berisi dua cangkir teh hangat.

"Pantas saja ibun ketuk pintu gak ada jawaban,ternyata yang punya kamar lagi melamun ya."

"Ibun, ko aku gak dengar ya."

"Iya ih, padahal ibun udah panggil mbak Aya beberapa kali." Ucap bunda Alisya sambil menyimpan nampan di atas meja. "Ternyata mbak Aya lagi sibuk melamun, hayo..lagi ngelamunin apa?" Goda ibun

Alyana hanya tersenyum mendengar godaan sang bunda. "Gak lagi ngelamunin siapa-siapa kok."

"Mbak Aya baik-baik aja kan?" Tanya Bunda Alisya tiba-tiba.

Alyana mengangguk kecil, namun sorot matanya tak bisa di bohongi kalau dirinya sedang banyak pikiran.

"Mau cerita sama ibun? "

Alyana memandang wajah sang bunda cukup lama, rasanya ia butuh seseorang untuk bercerita.Mungkin cerita pada sang bunda akan sedikit mengurangi pikirannya.

"Bun.." Panggilnya.

"Iya, Nak."

"Bun,kalau kita sudah ikhlas, sabar dan tawakal menerima takdir Allah.. apa kita akan mendapatkan kebahagiaan?"

"Tentu!" Jawab Bunda Alisya tegas. "Janji Allah itu pasti Nak,barang siapa yang dengan Ikhlas, sabar dan tawakal menerima takdir dari Allah maka sudah menyiapkan sesuatu yang indah di depan sana.Begitu juga mbak Aya, ibun yakin ada sesuatu yang indah menanti kamu di depan sana.."

Alyana terdiam,dadanya kembali berdesir.

"Bun,InsyaAllah Aya sudah ikhlas menerima pernikahan ini dan Aya sudah ikhlas menerima Ka Arka menjadi suami Aya yang InsyaAllah akan menjadi pasangan Aya dunia akhirat." Jawabnya pasti.

"Alhamdulillah." Ucap syukur Bunda Alisya dengan penuh binar. "Kenapa mbak Aya bisa yakin seperti ini?"

"Karena hari ini Aya dapat satu pelajaran yang bikin pikiran Aya terbuka dan hati Aya merasa tenang."

Bunda Alisya tersenyum manis, menarik sang anak kedalam pelukannya.

"Ibun senang karena mbak Aya sekarang sudah jadi gadis dewasa.Ibu bangga karena mbak Aya mampu memahami setiap ilmu yang mbak Aya dapatkan."

Alyana mengangguk, tangannya membalas erat pelukan hangat sang bunda.

"Terimakasih karena ibun sudah sabar menghadapi Aya yang masih labil ini.Ibun jangan capek dan bosen ya ngadepin Aya."

"Alyana sayang, sampai kapanpun ibu gak akan pernah bosen dan akan selalu ada untuk kamu, Nak." Jawab Bunda Alisya mengusap lembut pipi sang anak.

Keduanya kembali tersenyum,namun senyum Bunda Alisya langsung luntur saat melihat raut wajah sang anak yang kembali berubah sedih.

"Kenapa lagi nak? Ada sesuatu?"

"Aya bingung bun..." Lirih Alyana

"Bingung kenapa?"

"Aya harus bersikap seperti apa pada Ka Arka."

Bunda Alisya tersenyum kecil, ternyata anaknya memang benar-benar masih kecil.Ia mengusap surai sang anak penuh kasih.

"Mbak Aya,dalam ajaran Islam, sikap seorang istri kepada suami adalah bersikap taat dalam kebaikan, hormat, menjaga kehormatan diri dan keluarga, serta saling bekerja sama dalam membangun rumah tangga yang sakinah.Istri dianjurkan untuk berkata lembut, menjaga amanah suami ketika ia tidak ada, dan mendukung suami dalam hal yang diridhai Allah.Namun ingat ya..ketaatan itu bukan dalam hal maksiat.Jika suami memerintahkan sesuatu yang bertentangan dengan ajaran Allah, maka tidak ada kewajiban untuk menaatinya."

"Intinya, hubungan suami istri dalam Islam adalah saling melengkapi, saling menghormati, dan saling menolong dalam kebaikan, bukan saling merendahkan atau menyakiti." Lanjutnya kembali.

"Tapi Aya malu bun.."

"Malu kenapa?"

"Aya takut Ka Arka menolak atau tidak suka kalau Aya memulai duluan."

"Loh kenapa harus takut,nak.Tidak ada salahnya loh seorang istri memulai lebih dulu untuk memperbaiki dan menjaga keutuhan rumah tangga, selama dilakukan dengan niat yang baik dan cara yang bijak. Dalam Islam, menjaga keharmonisan, meminta maaf lebih dulu,mengajak ngobrol dengan lembut,atau mengalah demi kebaikan bersama termasuk akhlak yang mulia. Tapi juga usaha menjaga rumah tangga bukan hanya tanggung jawab istri saja.Suami dan istri sama-sama memiliki kewajiban untuk saling memperbaiki diri,saling memahami, dan bekerja sama dalam kebaikan. Rumah tangga yang kuat dibangun dari kesabaran, komunikasi, dan niat tulus dari kedua belah pihak."

"Awali dengan komunikasi yang baik dan lembut ketika ingin memperbaiki dan menjaga keutuhan rumah tangga.Seorang istri boleh memulai lebih dulu untuk mengajak bicara, menyampaikan perasaan dengan sopan, serta mencari solusi bersama demi kebaikan bersama. "

"Jadi gak apa-apa kalau Aya yang mulai duluan? "

"Gak apa-apa sayang, justru itu jauh lebih baik dari pada harus saling menunggu siapa yang duluan."

"Apa Aya yang harus tanya duluan kabar Ka Arka?"

"Iya dong,jangan saling egois.Coba mengalah salah satu."

"Tapi Aya takut ganggu."

"Ya kalau gak mau ganggu, hubungi nya di luar jam kerja ya seperti sekarang.Pasti Nak Arka sudah selesai bekerja kalau jam segini."

Alyana terdiam, benar juga yang di katakan sang bunda.Harusnya ia mencoba memulai duluan,hanya menanyakan kabar saja.

Alisya memberikan ruang untuk sang anak, ia kemudia keluar dari kamar Alyana agar sang anak bisa lebih leluasa.

Alyana melihat jam di dinding,waktu baru menunjukan pukul delapan malam.Ia yakin suaminya sudah selesai bekerja dan mungkin belum tidur.

Alyana mencoba mengetik sesuatu dan mengirimkannya ke nomor sang suami yang di kirim sang mertua minggu lalu.

Pesan terkirim namun masih belum dibaca, membuat Alyana berubah cemas.Rasanya ia ingin menarik kembali pesan tersebut.

Di tempat lain, Arka yang baru saja selesai melaksanakan shalat Isya langsung berbaring di atas kasur.Ia mengambil hpnya.

Ia buru-buru duduk saat melihat satu pesan masuk dari sang istri.Tanpa sadar bibirnya tersenyum saat membaca pesan dari sang istri.Pesan pertama setelah hampir dua minggu menikah.

Assalamu'alaikum, Ka Arka apa kabar?

Pesan singkat dan biasa, namun entah kenapa saat Arka membacanya terasa berbeda.

Bukannya membalasnya, Arka justru langsung menelpon Alyana membuat Alyana terkejut di seberang sana.

"Assalamu'alaikum" salam Arka

"Wa'alaikumsalam." Lirih Alyana.

"Alya, sorry banget gue baru bisa hubungi lo." Ucap Arka terdengar sedikit bersalah.

"Iya Kak, tidak apa-apa."

"Kerjaan disini sibuk banget,jadi gue jarang main hp." Ucap Arka. "Lo apa kabar?" Tanya Arka.

"Alhamdulillah Aya baik, Ka Arka sendiri apa kabar?"

"Alhamdulillah gue juga baik, oh iya kapan lo mulai ujian?"

"InsyaAllah besok Kak."

"Oh,Ok.Semangat ya! Semoga ujiannya lancar."

"Aamiin..Terimakasih Kak. Kaka juga semoga kerjaanya lancar."

Obrolan singkat namun punya makna tersendiri bagi keduanya.Tidak seperti pasangan lain yang menghabiskan waktu berjam-jam untuk mengobrol,untuk keduanya hanya butuh waktu beberapa menit namun cukup membuat keduanya merasakan sesuatu yang berbeda yang baru keduanya rasakan.

...🌻🌻🌻...

1
A3
makanya jgn macam² sama Alyana 🤭
Puji Hastuti
makin akur aja😍
Tamirah Spd
Arka hanya lelaki biasa yg gak punya prinsip ttg agama . Agama hanya sekedar status keyakinan saja. Dia tidak pernah belajar dan tidak mau belajar tentang Islam yg sebenarnya nya.Lekaki spt gak bisa dijadikan imam dlm pernikahan, kecuali ada yg membimbing nya kejalan yg benar sesuai syariat Islam.
Tamirah Spd
Repot juga Kalau nikah diadakan karena keadaan darurat dan gak bisa dihindari , walau usia wanita nya masih sangat muda , sedangkan Arka laki laki masa kini jauh' dari sikap agamis gak spt orang'nya.sikap Arka yg bebas sdh punya pacar .
Apa yg dilakukan Arka setelah menikah,bahkan dia malu kalau bertemu teman teman nya bahwa dia sdh menikah.Laki kaki model gini buang aja' ditempat sampah gak berharga.
SecretChair: MasyaAllah Ta Barakallah Terimakasih🤗😍
total 1 replies
Puji Hastuti
arka melongo, ternyata istrinya sultan🤣
Bunga
suka Thor
semangat
SecretChair: MasyaAllah Ta Barakallah Terimakasih😍🤗
total 1 replies
Puji Hastuti
lanjut kk
Puji Hastuti
belajarlah kalian,saling memahami dan menerima 💪
SecretChair: MasyaAllah Ta Barakallah Terimakasih😍🤗
total 1 replies
Nurgusnawati Nunung
semangat thor...
SecretChair: MasyaAllah Ta barakallah terimakasih😍🤗
total 1 replies
Puji Hastuti
Alhamdulillah arka akhirnya mau menerima pernikahannya.
Puji Hastuti
arka,arka punya istri bidadari,kok pilih wanita wc 🤣
SecretChair: MasyaAllah Terimakasih kk😍🤗
total 1 replies
Puji Hastuti
jangan bilang Alya liat foto arka dg cewek lain.
Puji Hastuti
🤭🤭🤭🤭🤭
Nurgusnawati Nunung
menarik
SecretChair: MasyaAllah Terimakasih kk😍🤗
total 1 replies
Nurgusnawati Nunung
lanjut..
Nurgusnawati Nunung
lucu juga ya.. hehehe
semoga mereka bisa menyelesaikan masalah dengan baik.
SecretChair: MasyaAllah Terimakasih kk😍🤗
total 1 replies
Puji Hastuti
pacar si arkha pasti selingkuh
Puji Hastuti
kok panggilnya sayang,jangan² pacarnya lagi
Puji Hastuti
Hihihi, gemes² gimana gitu, liat pasutri kecil 🤣
SecretChair: MasyaAllah Terimakasih kk😍🤗
total 1 replies
Puji Hastuti
Alhamdulillah terima kasih up Nya Thor
SecretChair: MasyaAllah Ta Barakallah Terimakasih😍🤗
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!