Chu Chen, seorang Kaisar Api mati dibunuh oleh kekasihnya hanya karena sebuah Pagoda. Dia ternyata Bereinkarnasi ketubuh seorang pemuda yang memiliki nama sama dengannya. Dengan ingatan dimasa lalu, Chu Chen kembali menapaki jalan kultivasi. Kembali melakukan perjalanan yang penuh dengan tantangan, saat Chu Chen mengira semuanya berjalan lancar. Konspirasi lama muncul kembali, membuatnya harus meningkatkan kekuatan secepat mungkin.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Chen Xuan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 15 : Kemenangan Chu Chen
Chu Chen berlari dengan cepat, meninggalkan bayang-bayang dirinya. Membuat semua orang yang menyaksikan hal tersebut melongo, lantaran kecepatan yang ditunjukkan oleh Chu Chen seperti seorang Heavenly Yuan.
Chu Chen seketika berada dibelakang Lie Bei hanya dalam 2 tarikan nafas, kecepatan seperti ini begitu mengerikan. Chu Chen saat itu menyodorkan pedangnya Api nya ke leher Lie Bei.
"Bagaimana? Mengaku kalah atau aku akan membunuhmu ditempat! " Kata Chu Chen sambil tersenyum bangga.
Bagi Chu Chen saat ini, mengembalikan kehormatannya dan Klan Chu sangat penting di Kota Atan ini. Bisa dibilang, dia akan membuat nama Klan Chu berada dipuncak Kota Atan dulu. Setelah itu baru memulai perjalanannya membawa nama Klan Chu hingga ke puncak Benua Praktisi.
Lie Bei terdiam, jika dia benar-benar mengatakan bahwa dirinya kalah. Namanya akan tercoreng buruk dimata semua orang, bukan namanya saja, bahkan nama Klan Lie nya juga akan ikut terseret. Namun jika dia tidak mengatakannya, dia akan mati ditangan Chu Chen saat itu juga. Benar-benar pilihan yang sulit baginya.
Hanya saja, Lie Bei beranggapan bahwa nyawa lebih penting, dia dengan berat hati mengatakan. "Aku kalah! "
Barulah Chu Chen menyingkirkan pedang Api nya dari leher Lie Bei. Pedangnya Api nya itu perlahan memudar hingga benar-benar menghilang. Dia menyapu pandangannya kesegala arah, memandang orang-orang yang saat itu sedang terdiam mematung.
"Aku.. Chu Chen! Mulai saat ini, adalah seorang Jenius. Jika ada yang berani mengganggu anggota Klan Chu! Maka akan berhadapan denganku! Aku aku menghabisi seluruh keluarganya! " Suara Chu Chen begitu menggema ditelinga seseorang, seakan-akan Chu Chen adalah pemimpin yang mendominasi.
Hening!
Keheningan itu terjadi selama beberapa detik hingga anggota Klan Chu yang berada disana berteriak keras karena kemenangan Tuan Muda mereka.
"Hidup Tuan Muda! "
"Selamat Tuan Muda Chu! "
"Selamat Tuan Muda! "
Saat anggota Klan Chu berteriak gembira, Chu Chen turun dari atas Arena. Meninggalkan Lie Bei yang hanya diam membisu, Chu Chen melirik Ye Zhuxin dan Lie Wen sekilas, memperlihatkan senyum penuh kemenangannya.
Dia pergi dari sana dengan diikuti oleh anggota Klan Chu dibelakang, kemenangan ini adalah suatu kehormatan bagi anggota Klan Chu. Tuan Muda mereka ternyata adalah seorang Jenius, Jenius dalam Kultivasi dan Alchemist yang selama ini dia sembunyikan. Bakat semacam ini belum pernah terdengar sekalipun ditelinga mereka.
5 hari kemudian
Kejadian tentang Chu Chen yang mengalahkan Lie Bei pun menyebar begitu cepat diseluruh Kota Atan. Mereka benar-benar tidak percaya bahwa Chu Chen yang selalu dianggap sampah ternyata dapat mengalahkan Lie Bei yang dianggap sebagai seorang Jenius hanya dalam beberapa tarikan nafas.
Kediaman Klan Lie
Tepat di alun-alun kediaman Klan Lie, seluruh anggota terlihat sedang berkumpul. Menyaksikan kedua Tuan Muda mereka yang sedang dihukum cambuk oleh Patriark Klan, sekaligus ayah dari Lie Bei dan Lie Wen.
Slass...
Slass...
"Anak sialan! Kalian berdua benar-benar telah mempermalukan nama Klan Lie didepan semua orang! " Lie Lan Ji berkata dengan marah.
"Maafkan kami ayah! "
"Ayah! Ini salah Chu Chen! Dia ternyata menyembunyikan kekuatannya selama ini! "
"Aku tidak peduli! Karena kalian nama Klan Lie menjadi buruk! "
"Bagaimana bisa kalian dikalahkan oleh seorang sampah dalam satu waktu! " Lie Lan Ji benar-benar naik pitam karena kedua anaknya itu.
"Ayah, itu karena Chu Chen memiliki Api Surgawi! " Lie Wen menyela.
Lie Lan Ji terdiam, dia menatap Lie Wen dengan tidak percaya. Sangat sulit mempercayai bahwa Chu Chen ternyata benar-benar memiliki Api Surgawi.
Kediaman Klan Chu
Di aula utama Klan, terlihat seluruh anggota Klan sedang berkumpul. Mereka sedang merayakan Tuan Muda mereka yang saat ini telah kembali menjadi seorang Jenius. Yang sebelumnya benar-benar telah menjadi Sampah, kini kembali menjadi seorang Jenius.
Beberapa tetua yang sedang duduk mengambil secangkir Arak, dan diikuti oleh seluruh anggota Klan.
"Semuanya! Mari kita sambut kembali Jenius Klan Chu! Chu Chen! "
"Selamat Tuan Muda! "
Anggota Klan berkata dengan serentak lalu meneguk habis Arak mereka.
Tanpa disadari oleh Chu Chen, air matanya berlinang begitu saja. Menetes satu-persatu membasahi pipinya hingga menyentuh lantai. Baru kali ini dia merasakan apa yang namanya memiliki keluarga, mendapatkan dukungan meski dirinya telah dianggap Sampah.
Tidak ditinggalkan ketika dirinya sedang terpuruk, melainkan diberikan semangat dan suport untuk terus maju. Dikehidupan sebelumnya, dia tidak pernah merasakan hal tersebut sedikitpun. Setelah dipertemukan dengan wanita yang dia cintai, dia malah mendapatkan pengkhianatan.
Chu Chen menghapus air matanya, menyapu pandangannya keseluruh anggota Klan. Dia tersenyum, sebelum akhirnya berkata.
"Terima kasih semuanya! Jika bukan tanpa dukungan dari kalian, aku mungkin sudah mati beberapa tahun lalu.
"Aku akan melindungi kalian semua dengan seluruh kekuatanku! Bahkan jika nyawa sekalipun taruhannya! Aku bersumpah atas nama langit dan bumi! " Ucap Chu Chen sambil menunjuk keatas.
Seluruh anggota Klan seketika bersorak, Tuan Muda mereka benar-benar begitu hebat.
Chu Nan berjalan sempoyongan, menepuk pundak Chu Chen dan berkata. "Chu Chen, kau tenang saja. Aku juga akan melindungimu dengan nyawaku! " Katanya dibawah pengaruh Arak. Chu Chen membalasnya dengan senyuman.
Ditengah-tengah kesenangan anggota Klan, tiba-tiba saja pintu aula utama dibuka oleh salah satu anggota Klan. Dia terlihat tergesa-gesa, nafasnya terengah-engah.
"Tu.. Tuan Muda... Lie Lan Ji tiba-tiba saja datang ke Alun-alun Klan dengan membawa seluruh anggota Klan Lie! "