NovelToon NovelToon
Alex

Alex

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Tamat
Popularitas:413.4k
Nilai: 4.9
Nama Author: dewi

Namaku Alex Fredrica
Sering di panggil Alex, tapi aku lebih suka di panggil Chacha. Gara-garanya dulu abangku maunya cuma punya adik cewek, dan sudah nyiapin nama segala macam pas si Mama masi hamil muda. Pas lahirnya ternyata cewek cantik kayak aku, eh, si Abang Nganbek!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dewi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 15

Chacha kesel karena beberapa minggu ini si Dony bawaannya udah kayak ibu-ibu yang lagi datang bulan di tanggal tua. Dari kemarin marah-marah melulu, gak di kantor, gak di mobil, kayaknya dia lagi seneng betul nyalah-nyalahin Chacha. Mulai dari lama balas Chat sampai, Chacha yang telat bangun juga dikomentari. Pakai nyindirin Chacha ngapain aja semalam sampai gak tidur-tidur, emang dikira aku suka kelayapan malam-malam buat cari masalah yang gak penting, sementara siangnya aku sudah harus mondar-mandir di suruh-suruh orang, kadang juga sampai ikut ngangkatin ember cat segala macam. Mungkin kalau dari kecil latihanku gak kejar-kejaran sama Bang Nugie pasti fisikku juga gak bakalan sebandel ini untuk menghadapi rentetan perintah dari para senior.

Dony juga mulai kepo suka meriksain chat di HP Chacha, dan aku benar-benar gak suka kayak di curigain terus seperti itu. Gak jarang kami jadi mulai sering tengkar karena kecemburuan sepelenya yang makin tidak masuk akal. Intinya dia memang masih cemburu banget sama Bang Harris sejak kami ketemu di nikahan Bang Nugi waktu itu.

"Bilang aja kamu suka, sama temen abang lo itu! " tuduh Dony pas aku lagi berusaha bersikap tenang untuk ngebahas kecemburuannya yang sia-sia. 

Biarpun itu benar tapi kenyataannya memang gak pernah ada hubungan apa-apa di antara Chacha sama Bang Harris, jadi wajar kalau aku merasa sangat tidak adil jika dituduh selingkuh. Lagi pula siapasih yang gak engab di tuduh selingkuh sama pria yang bahkan sama sekali tidak pernah peduli sama perasaannya.

Dony kembali bungkam seribu bahasa pas nganterin Chacha pulang dari kantor sore itu. Kayaknya dia juga sengaja nyetel musik yang sama sekali gak enak di dengar gendang telinga.

"Bisa gak pelanin dikit? " protesku,  tapi Dony acuh aja.

"Berhentilah bersikap menyebalkan!" aku benar-benar mulai tidak tahan,  dan mematikan volume musiknya.

Dony masih acuh, dia hanya meraih botol mineral dari atas dashboard, meneguknya dengan cepat kemudian melempar botol kosongnya lewat jendela.

"Kenpa gak di masukin tempat sapah aja sih! protesku benar-benar tidak suka.

"Entar juga di pungut pemulung," acuhnya yang langsung kembali cuek.

Serius aku kesal, walaupun dia masih gak ngerasa sama sekali jika kebisuanku di sisa perjalanan itu benar-benar lebih karena botol plastik yang dia lempar sembarangan tadi.

Mobil Dony kusuruh berhenti di depan rumah, kemudian aku buru-buru turun tanpa mempersilahkan dia mampir seperti biasanya.

"Besok gak usah antar atau jemputin aku lagi!"

"Kenapa?" kata Dony bingung pas baru nyadar aku benar-benar masih marah.

"Kita putus! "

"Karena teman abang lo itu lagi!" tuduh Dony dengan senyum mengejeknya.

"Bukan! tapi kerena lo buang sampah sembarangan! "

Seringai Dony  terlihat sinis, Chacha tau cowok itu masih kesal dan ngerasa di sepelekan. Tapi dia gak bilang apa-apa dan langsung aja tancap gas buat pergi. Mungkin dia juga masih tak menganggap serius tentang ucapanku tadi.

Chacha memang tidak suka di atur-atur atau di cemburuin, karena menurutku sebuah kepercayaan adalah inti dari dewasanya sebuah hubungan. Tapi dari semua itu Chacha tetap paling tidak suka dengan cowok yang buang sampah sembarangan, karena menurutku ada ideoligi paling dasar yang ikut tertanam di sana. Saat sebuah tanggung jawab yang mudah saja tidak bisa dia terapkan dalam dirinya maka dari mana dia bisa berharap untuk layak mendapatkan kepercayaan. Dan aku tidak akan menghabiskan waktuku dengan orang yang bahkan tidak bisa menangani limbahnya sendiri seperti itu.

Saat kita menginginkan hidup yang nyaman, bukan berarti kita harus menjadi pengecut dengan memaksa bumi ini menanggung beban yang sangat tidak layak kita berikan padanya yang sudah memberi tempat untuk bernafas dan berpijak. Sampah adalah salah satu bagian yang sepele dan sebenarnya kita semua bisa menanganinya, jika kita masing-masing mau peduli. Tidak harus kita menyelesaikan masalah semua orang, tapi paling tidak mulailah dari diri sendiri, seperti kalimat yang sudah Bang Harris tebalkan dengan stabilo di buku pemberiannya.

"Walau sepele, hal baik tetap layak untuk dilakukan"

Sayangnya tidak banyak yang bisa mengerti alasanku dengan benar, selain Bang Nugie tentunya, dia sangat menghargai prinsipku bahkan dia tidak merasa perlu bertanya lagin ketika aku juga mulai tidak mau makan daging lagi. Aku tidak menjadikan hal itu keharusan tapi memang hanya sekedar aku pribadi yang tidak menginginkannya. Sama halnya saat seseorang memilih tidak  makan cabai atau berhenti mengkonsumsi gula demi kesehatan. Kurasa aku juga bisa memilih untuk tidak makan apa yang ku sayangi, bukan hanya untuk yang ku benci saja seperti petai atau jengkol karena aku memang tidak suka baunya saat Bi Supi merebusnya di dapur kami, dan biasanya Bang Nugie juga ikut teriak-teriak sambil nutup hidungnya.

Jadi kalau aku sudah sering mutusin banyak cowok hanya gara-gara dia buang sampah sembarangan, itu juga pilihanku pribadi. Mungkin yang lain suka cowok yang tampan, yang tajir, yang tinggi atau yang putih, semua terserah mereka, itu lah pilihan mereka.

Karena hidup adalah pilihan sudah selayaknya kita sadar dengan pilihan kita!

*****

Kayaknya beneran tu anak gak nyimak kata-kata Chacha. Karena keesokan harinya Dony masih datang buat jemputin Chacha.

Aku masih dongkol dan sengaja ku biarin si Dony pencet-pencet klakson di pinggir jalan karena gerbang sengaja gak kusuruh buka, syukur-syukur entar ada tetangga yang ngerasa terganggu trus dia di usir.

Chacha baru turun beberpa saat kemudian.

"Chacha bilang gak usah jemput! " kataku sambil buka gerbang.

"Kamu masih ngambek? "

"Bukan, kita sudah putus!"

"Yang bener aja? "

Dony jelas tidak terima karena masih merasa dipermainka. Tapi Chacha cuek aja trus nyamperin Pak Salim,  Ojol langgananku yang udah nunggu dari tadi.

"Cha, Gue serius! " triak Dony

"Gue juga!" balasku sambil naik di boncengan Pak Salim.

Biar aja klo dia juga mau cemburu dan marah-marah sama bapak-bapak tua yang ngeboncengin Chacha.

Serius, Dony ngebuntutin Chacha sampai ke kantor, udah kayak ekor cicak yang gak mau putus.

"Maafin gue, Cha."

"Chacha udah maafin."

"Trus."

"Trus, ya udah!"

"Ya udah gimana? "

"Yaudah kita udahan."

"Aku gak mau!"

Aku tetap jalan ninggalin Dony yang masih  berusaha gejar.

"Ini gak adil, Cha, masak lo mutusin gue tanpa alasan kayak gini?"

"Aku benar-benar gak suka lo buang sampai sembarangan itu sudah cukup jadi alasan! "

"Omong kosong! "

"Pasti karena lo masih suka sama teman abang lo itu kan! " tuduh Dony.

Mulai lagi dia ngungkit-ngungkit hal itu, "Sudah Don, Chacha capek! "

Acuhku terus pergi dari pada harus buang waktu ngejelasin sesuatu yang gak bakal nyangkut di otaknya.

1
Lina Ningdyar
😅
Alvian Denis
nyimak Thor..zeru kek nya
tenny
sy udah vote yaa, suka ceritanya
tenny
alur ceritanya bagus, gaya bahasanya juga, walaupun ada beberapa yg typo tapi masih bisa kita ngerti kok. semangat yaa ❤️
RAHMAWATI SUDARMADJI
apakah masih lanjut kak?
RAHMAWATI SUDARMADJI
biarin lah Alex hamil lagi, kan pengen anak cowok kak
RAHMAWATI SUDARMADJI
best friend
RAHMAWATI SUDARMADJI
sayang banget deh sama adeknya
RAHMAWATI SUDARMADJI
nice story', tdk bosen" bacanya walaupun berulang-ulang
Silcilia Sisca
begitu ceritanya..😬
lita
trus gmn brandon sama mini
lita
bener2 bagus nih thor, nggak salah ngasih favorit d novelmu
lita
ini cerita bener2 bagus bgt
lita
ceritanya bagus bangett.... cara penyampainnya jg bagus, mungkin ada bbrp kata aja yg perlu direvisi
tp menurutku ceritanya gk ngebosenin seneng banget, beda dr yg lai
Silcilia Sisca
😭😭😭
Silcilia Sisca
baru Nemu ni cerita.part awal Uda bikin senyum2.
sepertinya menarik..🙂🙂
Indira Susanto
Allamakkkk bewoknya
nggak ku-ku Thor
he....he....
Virgo Girl
Setuju Cha. Gw jg ilfil sm org yg suka buang sampah sembarangan. Aplg dibuang dr mobil keren, benciiii bangets...l Orang kaya tp mental miskin😠😠
nyi iteung
ngakak... Ha-ha-ha
tapi tau ga Thor ada temen kek anak bang Haris gitu, jadi diye (temenku) lahir Pebruari trs adiknya lahir Desember
mirip kan... hehehehe
nyi iteung
si Nugie ngapain sih bawaannya marah dll sama bang Haris
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!