NovelToon NovelToon
Istri Bayangan Tuan Buta

Istri Bayangan Tuan Buta

Status: tamat
Genre:Diam-Diam Cinta / Tamat
Popularitas:17k
Nilai: 5
Nama Author: Lisa

Keseharian Lana menjadi pendamping Tuan Buta untuk menjadi pengganti istrinya yang sering keluar dengan pria lain itu berbuah kebingungan. Itu terjadi ketika Tuan buta itu sembuh dari kebutaannya. Dia mengira selama ini istrinyalah yang mendampinginya. Keberadaan Lana lenyap seketika tanpa berbekas.

Apa yang akan terjadi ketika semua kebiasaan yang ia pikir adalah milik istrinya itu tidak nampak?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 15 Rahasia terkuak

Pagi hari.

Lana sedang berada dikamarnya ketika Rena muncul.

"Ini pakaian mu untuk nanti kita keluar." Rena menyerahkan pada Lana.

Lana menerimanya dengan diam. Dia tidak bertanya dari siapa pakaian itu berasal, karena dia tahu itu pasti dari Nyonya Sonia. Namun ada yang membuatnya heran, yaitu acara keluar nanti.

"Keluar?" tanya Lana ketika Rena mengatakan rencana mereka untuk nanti.

"Ya." Rena mengangguk. "Direktur memberi perintah untuk mengatakan padamu agar bersiap-siap."

"Oh baiklah. Jadi ini pakaian harus aku pakai ketika keluar nanti ya ..."

"Ya."

"Sebentar lagi aku akan bicara pada Tuan Kinos." Lana paham.

"Tidak perlu, beliau yang akan menyiapkan Tuan Kinos untuk bepergian nanti," cegah Rena.

"Oh baiklah. Terima kasih."

Rena berjalan menjauh dari area kamar wanita ini.

"Keluar? Aku pikir Nyonya Sonia tidak akan pernah mengajak aku keluar dari rumah ini. Bukankah beliau bilang aku harus menjadi rahasia?" Lana berpikir sejenak. "Ah, biarkan saja. Bukan aku yang melanggar, tapi Nyonya Sonia sendiri."

***

Ini mungkin jadi yang pertama kalinya sejak kecelakaan yang menimpa Kinos, Sonia mengajak pria itu keluar rumah.

Mendengar kabar itu, Kinos senang. Akhirnya dia bisa menghirup udara luar yang kini tak pernah bisa ia nikmati dengan matanya.

Sengaja Rio tidak diberitahu karena itu akan membuka rahasia mereka.

"Aku senang kamu membawaku keluar, sayang." Bibir Kinos tersenyum bahagia.

"Ya," sahut Lana berusaha riang. Berbeda dengan raut wajahnya yang ikut muram karena kasihan pada pria ini, suaranya harus tetap mengikuti suasana yang sudah diciptakan oleh Nyonya Sonia.

"Apa sekarang kita sedang ada di supermarket yang biasa kita datangi?" tebak Kinos. Dia juga menyebut nama supermarket itu. "Aku mendengar suara yang tidak asing."

Kinos mendengar bunyi nada scan barcode juga mesin pencapit. Itu kombinasi yang biasanya ada di supermarket yang biasa mereka datangi.

"Mm ... tidak." Lana tidak tahu supermarket mana yang disebut tadi. Ia mencoba menjawab dengan jujur. Karena tidak mungkin mereka mendatangi supermarket ke daerah yang di hapal kolega mereka. Pasti nyonya Sonia membawa dirinya ke tempat yang asing. Dimana tidak ada yang bisa menemukan mereka.

Rena berjalan di dekat Lana dan Tuan Kinos. Ia merasa bahunya kaku. Dia mencoba meregangkan leher dengan menggerak-gerakan lehernya ke kanan dan kiri. Mumpung Direktur Sonia tidak sedang bersamanya.

Rio?! Rena terkejut ketika melihat pria itu ada didalam supermarket. Sementara Direktur Sonia dan Tuan Antoni tepat didekat dinding kaca. Rena panik.

...****...

...****...

Beberapa waktu sebelum Rio melihat Sonia dengan Antoni.

Rio mendapat perintah untuk tidak perlu datang ke rumah Tuan Kinos, karena pria itu hendak bepergian bersama istrinya. Ia cukup datang ke perusahaan saja. Pria ini patuh.

Meskipun begitu, ia sempat menaruh curiga. Tuan Kinos begitu percaya padanya hingga tidak mungkin dia tidak diikutsertakan dalam kegiatan mereka berdua, meskipun ada Rena bersama mereka. Dia selalu harus berada disamping beliau untuk membicarakan hal-hal penting terkait perusahaan.

"Saya tidak tahu, tapi Tuan dan Nyonya pasti sedang bersenang-senang. Bukannya Tuan Kinos jarang keluar setelah mata beliau buta?" Erna menjawab pertanyaan Rio dengan samar, jadi dia tidak bisa mendapatkan kepastian kemana mereka pergi sebenarnya.

"Lana apa ada disini, Bu Erna?" tanya Rio. Selain untuk menemui Tuan Kinos, Rio punya kebiasaan baru. Ia menyempatkan melihat wanita itu.

"Tidak, sekretaris Rio. Lana juga ikut dengan Nyonya Sonia," jawab ART Erna.

"Benarkah?"

"Bukankah dia pelayan khusus untuk Tuan Kinos?" ART Erna mengingatkan lagi apa posisi Lana di rumah ini?

"Ah, iya benar. Maaf aku lupa." Rio menyalahkan dirinya.

Art Erna tersenyum memaklumi.

"Baiklah. Bisa tolong beritahu Tuan Kinos kalau aku datang kesini saat beliau sudah pulang, Bu Erna."

"Baik. Nanti akan saya sampaikan."

"Terima kasih. Saya pamit."

"Ya sekretaris Rio."

Rio berbalik dan keluar dari rumah keluarga Tuan Kinos. Ia mencoba mencari jalan yang agak jauh dari jalan yang biasanya. Entah kenapa dia hari ini ingin sesekali berkendara sedikit lebih lama daripada biasanya. Mungkin ia ingin menghilangkan perasaan was-was karena kepergian Tuan Kinos.

Ia melihat supermarket. Awalnya ia sudah melewatinya, tapi mendadak ia banting setir memutar untuk balik ke supermarket itu.

"Aku coba berbelanja sedikit untuk keperluan di rumah. Mumpung masih ada waktu sedikit untuk santai." Rio berniat masuk ke dalam supermarket yang jarang ia datangi itu tanpa tahu akan mendapatkan sesuatu yang membuat dia terguncang.

Sungguh menyenangkan datang ke tempat baru. Itu seperti terapi yang membuat pikiran fresh. Rio merasa rileks.

Ia berniat membeli berapa kebutuhan rumah dan tidak berlama-lama disini. Namun ketika kedua matanya menemukan dua sosok manusia yang ia rasa tidak tepat jika bersama dengan bermesraan.

"Direktur Sonia?" gumam Rio dengan mata melihat tidak percaya pada apa yang dilihatnya.

Di depan sana. Di area buah-buahan, ia melihat istri Tuan Kinos itu sedang berduaan dengan laki-laki yang ia kenal sebagai sahabat majikannya.

Perempuan itu bergelayut mesra. Sikap yang janggal karena perempuan itu seharusnya bermesraan dengan Tuan Kinos yang ia tahu adalah suaminya.

Apa-apaan ini?

...***...

...***...

Sementara itu, Rena yang terkejut melihat Rio muncul di dalam supermarket panik. Perempuan ini menyentuh lengan Lana di depannya untuk memberi isyarat pada wanita itu kalau dia hendak pergi sebentar.

Lana mengangguk.

Rena bergegas menuju ke tempat direktur Sonia hendak memberitahu beliau kalau Rio berada disini. Namun rupanya pria itu lebih dulu menemukan pasangan itu.

Bola mata Rio membulat ketika melihat direktur Sonia menggamit lengan Antoni. Gestur itu menunjukkan ada hubungan asmara. Bukan sekedar teman biasa.

Rena urung mendekati direktur Sonia karena memilih mendatangi Rio yang masih terperangah melihat pasangan didepannya.

"Hai Rio," sapa Rena segera mengalihkan perhatian pria ini dari kedua manusia yang sedang dimabuk cinta.

"Rena, syukurlah. Aku yakin kamu pasti terkejut jika melihat ini. Lihat, lihatlah disana." Melihat kemunculan Rena, pria ini langsung menunjukkan hal yang mengejutkan dirinya.

Rena enggan mengikuti petunjuk Rio. Dia tahu apa yang ingin ditunjukkan oleh Rio.

"Kenapa kamu diam?" tanya Rio akhirnya.

"Biarkan mereka."

"Rena, dia atasanmu. Mereka sedang melakukan hal yang tidak tepat."

"Sudahlah."

Rio terkejut mengetahui bahwa ternyata istri Kinos punya hubungan dengan Antoni. Jadi mereka ini adalah sepasang kekasih? Rio tidak menduga.

Ia menoleh pada Rena untuk memastikan. Namun nyatanya perempuan itu diam ketika ia mencoba bertanya lewat tatapannya.

"Jadi kamu sudah tahu?" lirih Rio dengan kening mengernyit. Dia menyimpulkan begitu karena Rena tidak terkejut.

1
Andriani
kk.... dikejar guru killer bisa lebih 100 episode... cerita lana ma kinos di lanjut donk
Aryati Ningsih
extra part dong ..biar ada gregetnya
Andriani
kak... kasih bonus chapture ya....
Andriani
akhirnya di lamar kinos si Lana...
Andriani
makin panas nih...
Kusyanti Handayani
kakkkkk otorrrr kurangggg
bikin penasaran dan dag Dig dug
Andriani
lagi kk... lanjut ceritanya... 😍😍😍
Andriani
alhamdulillah ketahuan juga... kasihan kinos apa sonia jadinya nih..
Kusyanti Handayani
lanjoot otor lady 💪
Herlin
up lagi kaka😍
LisA: Terima kasih terus baca
total 1 replies
Andriani
akhirnya ketahuan donk kamu soniaaa... biar kinos ma Lana deh🤭
Herlin
selalu menunggu kelanjutan cerita ini
LisA: Terima kasih.
total 1 replies
pawon ngebul
🤗🤗🤗🤗🤗tengkiiuuu kakak othot lana harus ama kinos ya ndak mau tau pokoknya🤭😆😆😆🤗😄😄😄
pawon ngebul
kakak othor tlg bagt tamatin getir ua zia m gara pokoknya please akoh mohon🙏🙏🙏🙏
LisA: Aku juga padamu.😘
total 3 replies
pawon ngebul
maaf kak tolong tamatin getit ya kak ga bs move on ini
pawon ngebul
kak maaf bgt tlooong bgt tamatin getir kak
q ga bs move on ama gara kak please gara zia ya kak mohon bgt dgn sangat🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏
Tan Lili: iya Thor....ku juga. jgn biarkan kami "getir" menanti kelanjutannya. Thx Thor
total 1 replies
Fauziah Rahma
hah?
pawon ngebul
kak tolong getir di lanjutin sampai tamat donk biar gia sama gara bahagia bersama udah nunggu lama banget hiatusnya
Asa Asa
masih di lanjut gk nih kk novel nya
Andriani
lanjut ya kk...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!