NovelToon NovelToon
Identitas Tersembunyi Gadis Gunung

Identitas Tersembunyi Gadis Gunung

Status: sedang berlangsung
Genre:Anak Genius / Crazy Rich/Konglomerat / Identitas Tersembunyi
Popularitas:410.4k
Nilai: 5
Nama Author: Nike Julianti

Seorang gadis berusia menjelang 16 tahun, tinggal dan tumbuh di gunung sejak usianya 3 tahun. Tinggal bersama sng kakek, setelah kedua orang tua nya meninggal karena kecelakaan.

Qaisara Aulia Syahrizky, gadis yang memiliki 2 sahabat makhluk tak kasat mata. Memiliki banyak keahlian, menyembunyikan identitasnya.

Happy Reading All🥰🥰🥰

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nike Julianti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Keributan di Hari Pertama Sekolah

"AULIAAAA" teriak Danish, membuat para murid yang ada di sana. Langsung mengalihkan tatapan mereka, ke arah Danish dan Aulia.

Aulia yang sedang memarkirkan sepedanya menoleh, ia tersenyum melihat Danish berlari ke arahnya. Senyuman yang membuat banyak orang terpesona, karena Aulia terlihat begitu cantik.

"Pagi banget lo, takut banget kek nya kalo telat." ucap Aulia, saat Danish sudah di dekatnya.

"Mau gimana gak pagi, bokap gue mah bangunin gue dari sebelum adzan subuh." jawab Danish

"Dih, masih di bangunin. Kek bocah lu..." ucap Aulia, Danish tertawa. Keduanya berjalan, tanpa memperdulikan tatapan orang-orang. Termasuk Zayn dan kedua sahabatnya, yang sudah tiba 5 menit sebelum Aulia.

"Itu... itu di Aulia, cantik banget kan. Cepet banget dia punya temen, kalo ga salah itu anaknya pak Hasan kan?" ucap Rico

"Iya bener, itu si Danish anak pak Hasan." balas Haris, Zayn hanya diam menyimak.

Ketiganya duduk di atas motor sport masing-masing, tentu dengan bisikan-bisikan ghaib dari murid sekitar.

Zayn melangkah kan kakinya, kedua sahabatnya pun mengikuti dari belakang.

.

.

"Kita sekelas Lia" ucap Danish senang, saat membaca pembagian kelas di mading

"Hmm" jawab Aulia singkat

Tak lama terdengar pengumuman, agar semua murid berkumpul di lapangan sekolah.

Semua murid berkumpul di lapangan. Dari murid baru, sampe kakak kelas. Aulia berbaris dengan di belakang, karena tinggi. Awalnya semua berjalan baik-baik saja, semua murid dan guru mendengarkan arahan dari kepala sekolah. Sampai...

"SIAPA YANG BERNAMA AULIA, MAJU KE DEPAN!!" terdengar teriakan dari arah gerbang, Karen tersenyum. Setelah tadi pagi, ia kesal setengah mati. Karena melihat keberadaan Aulia, di tambah Zayn yang memperhatikannya.

"MAMPUS LO?!" ucap Karen puas

Danish yang memang di belakang juga, tapi beda barisan. Langsung berjalan ke arah Aulia, Aulia menatap teman pertamanya itu.

"Suara siapa itu Dan? Kaget banget, kek nya ga butuh toa kalo mau pengumuman." tanya Aulia

"Itu nyokap nya si kakak kelas, yang ribut ma lu kemaren." jawab Danish, yang menahan tawa karena ucapan Aulia

"Si Karen?" Danish mengangguk

"Gimana nih Li, lu baru masuk. Masa iya harus keluar lagi? Dia sama kek anaknya, sombong dan seenaknya sendiri. Dia...

"AULIAAAA... KE DEPAN KAMU!!!" teriakan itu, membuat Danish menghentikan ucapannya. Di depan sana, bu Diah mendekati ibunya Karen.

"Maaf nyonya, apa yang mau anda lakukan?" tanya bu Diah, padahal sudah tau jawabannya....

MENGELUARKAN AULIA!!!

"EEHHH... KAMU JUGA, KAMU SUDAH BERANI MENEGUR PUTRIKU. APA HAK KAMU MENEGUR PUTRIKU HAH?! AKU AKAN BUAT KAMU KELUAR DARI SEKOLAH INI, BERSAMAAN DENGAN SI AULIA ITU." balas ibunya Karen, yang berteriak di depan wajah bu Diah. Bu Diah menghirup oksigen banyak-banyak, hal ini sudah bisa ia tebak.

"Tapi tidak dengan Aulia" ucap bu Diah, dengan tatapan berani. Ia tak peduli, bila harus di keluarkan. Tapi anak genius seperti Aulia, tidak bisa di perlakukan seenaknya. Sekolah akan rugi, bila sampai melepaskan Aulia.

PLAK

Semua orang terkejut, dengan apa yang di lakukan oleh ibunya Karen. Dia menampar bu Diah, lapangan hening....

"Nyonya Sarah, anda tidak bisa seperti ini." ucap kepala sekolah marah

"Apa anda juga mau di pecat suami saya?" tanya bu Sarah menantang

"Silahkan, tapi saya juga mau melaporkan sikap sewenang-wenang ibu. Saya bisa meminta bu Diah, untuk melakukan visum. Saya sudah cukup lama bersabar, menghadapi ibu dan putri ibu. Kalian semakin semena-mena, membuat sekolah ini menjadi tidak tenang." jawab pak kepala sekolah dengan berani, keluarga Karen semakin dibiarkan, akan semakin semena-mena.

"BERANI KAMU...

"Kenapa harus takut?" tanya Aulia, yang sudah berjalan ke depan. Danish, dia tentu mengikuti Aulia dari belakang.

"Siapa kamu? Anak ingusan, jangan suka ikut campur urusan orang dewasa." bu Sarah, semaki emosi

"Bukan kah anda yang ingin bertemu dengan saya? Kenapa sekarang malah bertanya?" tanya Aulia balik

"KAMU AULIA, KAMU YANG MEBUAT PUTRIKU DI PERMALUKAN. HAH?!" bentak bu Sarah

"Hmmpp" Aulia menahan tawa

"Apa yang kamu tertawakan?" tanya bu Sarah, wajah semakin merah. Keduanya mengepal erat, bersiap hendak menampar Aulia

"Saya mempermalukan putri anda, tanpa saya permalukan dia. Kelakuan nya sudah mempermalukan dirinya sendiri, apa anda tidak menyadari hal itu?" jawab Aulia, seraya bertanya

"KAMU.."

TAP

Aulia mengangkap tangan bu Sarah dengan mudah, tinggi badan Aulia bahkan mengalahkan bu Sarah.

"Rupanya sifat Karen suka memukul, adalah turunan dari ibunya. Apa ini yang di sebut, buah jatuh tidak jauh dari pohonnya. Karena kelakuan buruk anda, menurun semua pada putri anda." ucap Aulia, tanpa melepas pergelangan tangan bu Sarah. Aulia mendekatkan mulutnya, ke telinga bu Sarah.

'Contohnya.... seperti membunuh para pelayan? Atau.... membunuh teman, saat masih di SMP.' bisik Aulia

DEG

Tubuh bu Sarah terhuyung, Aulia melepaskan pegangan tangganya. Sehingga membuat bu Aulia terjatuh, terjerembab di atas tanah.

"MOMMY" teriak Karen, seraya berlari menghampiri sang ibu. Ibunya terlihat seperti orang linglung, wajahnya terlihat pucat.

"Mommy, ga papa kan?" tanya Karen cemas, seraya duduk di samping sang ibu. Karen menengadahkan kepala, menatap nyalang pada Aulia. Aulia tersenyum, ia malah terlihat santai.

"APA YANG UDAH LO LAKUIN MA NYOKAP GUE?!" bentak Karen

"Emang lu liat, apa yang gue lakuin ma nyokap lo? Gue cuma lepasin tangannya, kalo dia jatoh. Ya itu mah, dianya yang ga bisa jaga keseimbangan." jawab Aulia, Karen bangun, ia berdiri di depan Aulia.

"GUE BAKAL BIKIN LO KELUAR DARI SINI, LO GA PANTES BERADA DI SEKOLAH INI!!" teriak Karen, seraya menujuk wajah Aulia. Danish tak suka, ia memukul lengan Karen.

"KYAAAA... LO APA-APAAN ANAK KACUNG?! BERANI LO MUKUL GU...

PLAK

"KYAAAA" Karen berteriak, saat pipi kirinya di tampar oleh Aulia.

"JAGA MULUT LO!!!" ucap Aulia, penuh penekanan, membuat Karen yang hendak membentak Aulia. Langsung terdiam, merasakan aura yang terasa menekan dirinya.

"Kita liat... Gue, bu Diah, pak kepala sekolah.... atau LO DAN KEDUA ORANG TUA LO!! Yang bakal keluar dari sekolah ini, setelah...

Aulia mengklik sesuatu, dari ponselnya.

TING

TING

TING

Suara notifikasi pesan di ponsel, milik semua orang yang ada di lapangan. Serentak mereka membuka ponsel, mereka semua terkejut. Dengan apa yang mereka lihat, di ponsel mereka.

'GILAAAAA... INI BENERAN SI KAREN?'

'DIA BUNUH ORANG DONG, I INI DI RUMAHNYA KAN?'

'ITU PELAYAN NYA WOYYY, GUE PERNAH LIAT WAKTU DIA BELANJA DI MAMANG SAYUR. JADI DIA UDAH MENINGGAL, BILANGNYA PULANG KAMPUNG.' ucap salah satu murid, yang satu kawasan tempat tinggal dengan Karen

'ANJAAAYYY... BOKAP NYA SI KAREN SAMA PARAHNYA, DIA MAEN DI KLUB MA CEWE-CEWE PANGGILAN!!'

'BUKAN CUMA 1 WOYYY.. GILAAAA, PEMAIN TERNYATA!!!!'

Adegan tak pantas memang di sensor, tapi wajah ayahnya Karen di perlihatkan dengan jelas.

'INI... BUKAN KAREN, TAPI MIRIP SAMA BU SARAH. DIA JUGA DORONG TEMEN SMP NYA, SAMPE TEWAS DARI LANTAI DUA.'

'BENER, INI NYOKAP NYA KAREN WAKTU MUDA!!'

'SATU KELUARGA EDAN SEMUA'

Karen membulatkan kedua matanya, karena mendengar ucapan para murid. Ia gegas mengambil ponsel dan membukanya...

DEG

"NGGAAAAAKKK....

...****************...

Jangan lupa jadiin favorit, kasih like, komen, gift dan vote nya yaaaaa....

1
asih
gpp ibu bpa banyak malah rame🤭🤭
up lg donggg💪💪💪💪
Puspa Dewi kusumaningrum
Yo Yo Yo Yo Yo waaaaar
q tnggu lho thor
Nadia Zalfa
lanjut kak...😍
Nurlaila Hidayah
lah kirain mau langsung gedebag gedebug thor, mau lgsg sikat kanan sikat kiri
Eliermswati
gaas lah thor q tunggu war nya jngn lm2 keburu ilang semu buruannya😂aulia d buat pusing sm ibu Bpk nya celin saking bnyk nya😂smngt thor up nya
mama_im
ish, gak jadi WAR nya malam ini, nunggu besok deh ☹️☹️☹️
RiriChiew🌺
kaya keluarga Al El Dul jugaa ortu mu cell 🤭 yg satu kaya yg satu kaya bangett itu ekek
Ela Jutek
banyak banget mak bapak mu Cel, mana bisa Aul nginep long ada misi penyerangan kok dia
fifia
Oke gass gak sabar war lg
Umi Kolifah
mantap , kak ayo up LG jangan pelit up , slalu tak tunggu💪💪💪💪
Khey Rachmat
si hafis jam ga punya kelompok mafia kan ya🤔🤔🤔
Ayunda
tanggung bingit
Atik Kiswati
lnjt.....
Quen air
bolehkah up dobel g kak sedikit khilaf gitu🤭🤭🤭🤭💪
Sri Musdalefi
lanjut thor...jangan lama"up thor,
Wahyu Nengsih
gak sabar bab selanjutnya
Eliermswati
blh up lg g thor q mau lht aulia war soalnya😂lita akhirnya km ketagihan jg y d smg nnti km d ajk war lg sm aulia, ap kah om hafis tau klo dkt Villa nya ad sarang mafia smga sih sdh tau biar bs bntu aulia itu pun klo aulia nya mau😂smngt thor up nya
enna noafrita
bagus bgt. slalu suka dgn kryanya . semangat
ule_keke (IG: ule_keke26): makasih kak💓
total 1 replies
mama_im
tambah mak, kita siap WAR 🤣🤣🤣🤣
Lilis mulyati
kyanya yg nnti jdi jodohnya lita hrus siap2 krna slah satu hrus mnang adu sparing beh nnti klau cowoknya slingkuh dri lita auto bisa2 lngsung bnyok tuh muka
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!