Dark Romance !!
Bukan untuk anak kecil !!
Black flag man x innocent girl !!
Hubungan toxic !!
Seperti pepatah air susu di balas air ketuban, begitu juga dengan apa yang terjadi pada Dhelpine, sehingga membuat hidup wanita itu berubah menjadi buruk.
Malam itu, Dhelpine menyelamatkan seorang pria yang tak sadarkan diri di tengah badai salju yang begitu mengerikan. Dhelpine memutuskan mengobati dan menyelamatkan pria bernama Enoch itu.
Tanpa mengetahui jika Enoch adalah sosok yang sangat berbahaya. Dia salah satu sindikat pendiri pasar ilegal, dan juga sosok psikopat berbahaya.
Dan peristiwa penyelamatan oleh Dhelpine, justru membuat obsesi tersendiri bagi Enoch pada gadis cantik nan lugu itu, yang berakhir menjadikan Dhelpine sebagai pemuas ranjangnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agnes Fetrika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
3. Transaksi gila
Malam harinya, Dhelpine tertidur dengan pulas di atas kasur ya, karena terlalu sedih atas nasibnya kehilangan pekerjaan, membuat gadis itu menangis hingga akhirnya tertidur dengan pulas.
Meskipun Enoch memberikan kartu itu kepada Dhelpine, tetap ada rasa sakit bagi gadis itu, karena pekerjaan yang dia miliki bukan hanya sebagai alat untuk mendapatkan uang, melainkan dia bisa menemukan sebuah keluarga kecil dengan pegawai lainnya. Sayang, dirinya tidak bertahan lama di pekerjaan itu, sehingga membuat dirinya keluar dari sana dengan berat hati.
Saat tengah malam, sebuah gerombolan lelaki memaksa masuk ke dalam rumah kecil milik Dhelpine secara perlahan, dan berusaha tidak membuat suara keras, agar tidak menimbulkan kecurigaan orang di dalam rumah.
“Jadi, tugas kita hanya membawa wanita itu..”
“Benar, ayo kita selesaikan, Bos Orion akan memberikan kita banyak uang, jika kita berhasil.”
Tidak banyak, hanya tiga orang yang masuk ke dalam, sementara yang lain menunggu di luar, mempersiapkan mobil untuk membawa target yang diincar.
Saat tiga orang itu masuk dan menggeledah rumah, mencoba mencari dimana target mereka berada, hingga mata salah satu lelaki menangkap sebuah pintu yang tertutup rapat. Dia segera mendekati pintu itu, dan kemudian menekan gagang pintu, lalu mendorongnya pelan.
Rupanya pintu itu tidak dikunci, dan saat dia melihat sosok yang tertidur di depannya, bibirnya menyungging senyuman miring.
“Aku menemukannya.” Ujar lelaki itu dengan perlahan, dia berjalan mengendap-endap sambil mengeluarkan kain berisikan obat bius, takut-takut jika sang gadis akan terusik, tapi sepertinya gadis itu tertidur terlalu lelap sehingga tidak menyadari bahaya apapun.
...
Disisi lain, Enoch duduk di ruangan pribadinya, dia tidak bisa tertidur karena merasa begitu gelisah, perasaan tidak nyaman itu menekannya untuk membuka dan memeriksa ke arah tabletnya, membuka sebuah aplikasi di dalamnya, dan memperhatikan layar tabletnya dengan seksama, hingga..
“Sialan !! Siapa mereka ?! Apakah Orion menemukannya ?!” Ujar Enoch memaki dengan kesal, dirinya bisa melihat jika gadis cantiknya di bawa oleh ketiga lelaki asing, dengan kondisi kedua tangan dan kaki terikat, juga tidak sadarkan diri.
Enoch tidak boleh gegabah, mengejar pelaku. Yang dia lakukan adalah memeriksa sinyal GPS yang di pasang pada kalung dan gelang yang telah dia berikan pada Dhelpine. Alis lelaki itu terangkat dan tersenyum miring.
“Oh, sepertinya dia sudah tahu, dan sengaja membuang kalung dan gelang itu di rumah. Pfftt.. Dia tidak tahu, jika aku memasang GPS di tempat lain, yang bahkan Dhelpine sendiri tidak menyadarinya.” Enoch terkekeh pelan, dia masih bisa melacak melalui sinyal GPS yang dia pasang di br* milik Dhelpine.
Ya, kalian tidak salah dengar. Bahkan pakaian dalam Dhelpine di berikan alat pelacak sinyal, yang bentuknya sangat kecil, sehingga tidak terlihat mata. Dan di sana, dia mengetahui kemana tiga lelaki brengsek itu membawa kekasihnya.
“Berusaha menjauhkan aku dari wanitaku ?? Tidak semudah itu, Orion Luther~” Ujar Enoch menutup tabletnya, dia kemudian bangkit berdiri dan merapikan pakaiannya.
...
Disisi lain, Dhelpine yang sudah tersadar, merasa bingung dan takut, karena dia di bawa secara paksa di sebuah ruangan yang begitu gelap dan lorong menyeramkan dengan lampu remang-remang. Gadis itu pertama memberontak saat turun dari mobil, tapi karena banyak pria yang menahannya, membuat Dhelpine tidak bisa berbuat banyak, dan terpaksa mengikut pria itu.
Hingga matanya menangkap sebuah pintu besi di depannya, salah satu pria membuka pintu itu, dan yang lain menyeret Dhelpine masuk ke dalam.
Sampai di sana, seorang pria duduk di atas meja, menoleh ke arahnya sembari tersenyum miring menatap Dhelpine, yang kedua tangannya sudah di tahan oleh pria di kanan dan kirinya.
“Bagus, karena kau sudah sampai disini~ Aku ingin kau menjawab beberapa pertanyaan.” Pria itu, Orion turun dari meja, dan berjalan mendekati Dhelpine.
“A.. Apa maumu ?? Aku tidak punya apapun ?! Aku tidak mengenalmu, tolong lepaskan aku..”
Orion terkekeh licik di sana, “Kau punya sesuatu yang berharga Dhelpine~” lelaki itu berdiri di depan sang gadis, pupil matanya bergerak turun menelusuri tubuh gadis di depannya, sembari tersenyum miring.
“Tubuhmu seksi, dan wajah cantik ini~ Adalah sesuatu yang indah, yang kau miliki.” Ujar Orion mengangkat tangannya, dan kemudian mencengkeram pipi Dhelpine dengan kasar dan menekannya.
“Satu-satunya kesalahanmu adalah.. Dekat dengan Enoch.” Ujar Orion dengan senyuman miring.
Dhelpine terdiam, matanya menatap takut dan bingung, apa urusan pria di depannya dengan Enoch ?? Apakah teman lelakinya memiliki masalah dengan lelaki aneh dan seram yang ada di depannya ??
Orion melepaskan cengkeraman dari pipi gadis itu, lalu tangannya mulai membuka kancing baju Dhelpine satu persatu.
“Apa yang.. Aku lakukan ?!”
“Sstt.. Jangan khawatir, aku hanya ingin memastikan- Astaga~ Besar sekali, hmm..” Orion tersenyum miring melihat aset berharga milik Dhelpine begitu besar dan bulat dari balik br* merah muda itu.
Bahkan Orion menjilati bibirnya sendiri, melihat gunung besar di depannya.
“Sialan !! Jika begini, aku benar-benar tidak tahan !!” Ujar Orion dengan nada berdecih kesal, dan penuh penekanan, lalu tertawa puas di sana, membuat Dhelpine merasa takut, malu dan bingung.
Tangan Orion kemudian mulai menyentuh salah satu gunung itu, meremasnya dari balik kain, membuat Dhelpine semakin takut dan menangis. Tidak berhenti sampai disitu, tangan Orion masuk dan menelusuri tubuh indah itu, hingga tangannya menangkap bulatan besar di belakang.
Dengan nakal, Orion menampar b*kong besar milik Dhelpine, membuat sang gadis tersentak di sana. Orion terkekeh pelan.
“Sangat indah, seksi dan cantik~ Berapa harga yang aku dapatkan dari tubuh ini~ Aku tidak sabar ingin menawarkannya pada para kolegaku~” Ujar Orion dengan mata berbinar dan senyuman lebar, membuat Dhelpine berusaha memberontak dan menangis disana.
Bruk !!!
“Lepaskan kekasihku, sialan !!”
Pintu itu terbuka dengan kasar, memperlihatkan Enoch membawa senapan api, dan menatap tajam ke pelaku di tengah ruangan.
Orion melepaskan Dhelpine, dan membalikkan badan menatap ke arah Enoch dengan senyuman sok ramah di sana.
“Oh adik iparku~ Cepat sekali, kau menyelamatkan selingkuhamu.” Ujar Orion dengan nada sinis, membuat Enoch menatapnya tajam.
“Jangan main-main Orion !! Aku bisa membesarkan pasar ini, tapi aku juga bisa menghancurkannya !! Serahkan kekasihku kembali !!”
Orion berdecih kesal, tidak suka saat Enoch terus mengungkit perjuangannya membesarkan pasar ilegal ini, hingga akhirnya menjadi besar dan sukses. Karena itu, membuat Orion merasa kecil di banding Enoch.
“Dan jangan lupa.. Wanita yang sudah di bawa kemari, tidak bisa di keluarkan atau di bebaskan begitu saja ?! Bagaimana jika gadismu membuka suara di publik ?!” Ujar Orion dengan ketus dan penuh penekanan, Enoch tidak berbicara apapun, dia berjalan mendekati Orion dan memberikan tatapan sinisnya.
“Aku akan memb*li gadis itu, berapa pun harganya ?! Jadi serahkan wanitaku !!”
Orion menaikkan alisnya, “Apa jaminanmu, jika dia tidak akan membuka suaranya ?!”
“Itu urusanku, Orion Luther !! Jadi sekarang, berikan wanitaku kembali !!”
Orion terkekeh pelan, melihat Enoch begitu marah kepadanya karena semua ini, terkekeh geli sekaligus benci, karena melihat adik iparnya malah mencintai sosok gadis asing daripada adiknya sendiri.
“Berikan aku uangnya, lalu aku serahkan gadis itu.” Ujar Orion dengan final, dia tahu.. Mau berusaha bagaimanapun, Enoch adalah sosok yang keras kepala.
“Bagus-”
“Dengan syarat, jika kau memiliki anak perempuan dengan gadis itu !! Maka serahkan padaku !!” Ujar Orion Memotong ucapan Enoch, sembari tersenyum miring di sana.
💛💚💛💚💛💚💛
Nah, ini awal mula.. Kenapa Orion ngebet pengen si Rosalie, karena perjanjian gila ini 🤦🤦 edan banget Keluarga Luther ini, dan disini kegilaan mereka bakalan terungkap, bikin kita geleng-geleng kepala 😔😔
Btw untuk cast mungkin nanti ya, di chapter depan hehehehehe salam untuk kalian semua ☺️☺️
enoch ayooo cepet dateng😂
visual nya nya enoch lebih mirip ke per dady an🤣🤣🤣
thor adik nya orion masih hidup gk ?? itu istri nya enoch ???🤔