⚠️ UNTUK 18TH KEATAS, BIJAKLAH DALAM MEMBACA!
Caleste seorang gadis Werewolf yang terlanjur "Having Fun" dengan seorang Vampire bernama Ian, ternyata dari hubungan terlarang itu Caleste hamil. Bayi Hybrid percampuran Werewolf dan Vampire.
Bayi yang menjadi ancaman kaum Werewolf, Vampire maupun Witch. Disisi lain Ian ternyata malah jatuh cinta dengan seorang manusia i'm, Freya gadis blonde yang merupakan seorang Psikolog.
Apa yang akan terjadi pada bayi Hybrid itu?
Read more...
"I'm Fallin Love With Devil"
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vietha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
15 | Wonderful!
Kelanjutan cerita kemarin...
Tak lama setelah Gillbert menghubungi Bianca, Ian sampai di rumah.
"What?!" ucap Ian yang kebingungan melihat Gillbert.
"Caleste tidak ada di rumah!" ucap Gillbert.
"Pasti Daniel yang membawanya, mata-mata ku bilang Daniel sudah tau tempat tinggal kita!" saut Ian yang nampak kesal.
Lantas bergegas dua bersaudara itu mendatangi Daniel.
༶•┈┈⛧┈♛❀♛┈⛧┈┈•༶
⚜️Kini di Kediaman Daniel⚜️
"Ladies and Gentleman's, selamat datang di pertandingan, dan peraturannya adalah para Vampire yang masih tersisa di penghujung malam ini, akan mendapatkan Daylight Ring!" ucap Daniel dari lantai atas rumahnya kepada sekumpulan Vampire yang berkumpul di lantai bawah.
Sorak sorai meriah dari pasukan Daniel pun bergema di sana...
"Jika kalian membuat ku terkesan, kalian bisa menikmati hangatnya matahari lagi, dan yang perlu kalian lakukan, just kick a little ass!" tegas Daniel Kemudian.
Para Vampire yang berkumpul itu pun bersemangat untuk memperebutkan cincin anti mataharinya.
"So, petarung pertama felicya dan otto!" teriak Daniel memulai pertandingannya.
Kedua petarung pun memasuki arena, namun belum lagi mereka memulai pertandingannya, Ian seketika melesat tiba di sana dengan menebas kepala anak buah Daniel itu. Sontak kerumunan Vampire muda yang lain pun mundur secara perlahan.
"Good evening, aku ingin berbicara!" ucap Ian sambil memegang kepala tanpa badan Vampire yang telah di bunuhnya tadi.
"What the hell you do?!" teriak Daniel marah dari lantai atas.
"Sepertinya kami telah mengganggu sekumpulan orang-orang amatir ini, kami datang kesini untuk Caleste, give her to us, atau kami akan membunuh semua yang ada di sini, dimulai dari mu!" tegas Gillbert dengan tenang berbicara kepada Daniel.
Sontak Daniel pun melompat turun ke lantai bawah...
"Kalian berdua sangat berani, datang ke rumah ku dan berbicara seenaknya!" ucap Daniel terkekeh di sana.
"The Girl! Aku tidak akan meminta kedua kalinya!" tegas Gillbert lagi.
"Apa kau berbicara tentang wanita yang berambut gelap, tinggi, dengan sikap yang menyebalkan, memangnya siapa dia?!" saut Daniel kemudian.
"Bukan urusan mu!" kata Ian.
"Well, aku baru saja mengunjunginya tadi, gadis itu membuka pintunya, kami saling menyapa, itu saja!" jawab Daniel dengan santainya.
Seketika Ian mendekatinya dengan tatapan tajam...
"Kau tidak percaya, silahkan cari saja sekeliling rumah ini, jika dia tidak ada, pertanyaannya, where is she?!" ucap Daniel dengan senyum setan di wajahnya.
"Kau yakin ini bukan ulah mu?!" saut Gillbert setelah itu.
"Baiklah, kalau kau ingin aku melunak, mengingat kita adalah teman lama, dan aku menghormati yang tua, aku akan membawakan Penyihir ku untuk membuat mantra pelacak dan mencari keberadaan gadis spesial mu yang hilang!!" tegas Daniel kepada dua bersaudara itu.
Tak lama setelah kepergiannya, Daniel membawa seorang Penyihir ke kediamannya.
"Dia Shopie, karena ini wilayah ku, akan ku izinkan dia untuk menggunakan magic untuk menemukan domba kecil kalian!" ucap Daniel kini sembari pergi.
Tinggallah Shopie di sana bersama Ian dan Gillbert kini.
"Can you find her?!" tanya Gillbert seketika.
"I can try!" jawab Shopie.
Kemudian Shopie mulai merapalkan mantra di atas sebuah peta Kota itu.
"Dia sekarang ada di rawa, ada cerita tentang perkemahan Werewolf yang diasingkan, para Vampire mengusir Werewolf dari kota ini, ada kemungkinan dia ada di sana!" jelas Penyihir itu kemudian.
Bergegas Ian dan Gillbert beranjak meninggalkan rumah Daniel kini, dan mereka berkendara menuju Hutan.
༶•┈┈⛧┈♛❀♛┈⛧┈┈•༶
⚜️Sesampainya di Hutan⚜️
"Kita harus mencarinya di sekitar rawa, berarti menuju perairan!" ucap Gillbert ke Ian yang sudah dulu melangkahkan kakinya ke dalam Hutan.
"Kau terlihat sedikit bertekad untuk menemukan Serigala kecil itu!" saut Ian seketika.
"Jika kau kelelahan Ian, silahkan tunggu di dalam mobil mu saja, jangan lupa tutup jendelanya!" kata Gillbert padanya.
"Oh ternyata fikiranku benar, kau mulai menyukai gadis ini, itulah sebabnya kau mulai membuat ku menjadi pesuruh mu untuk membuat Caleste terkesan, dengan beralasan kau akan membuatnya menjadi sebuah keluarga!" ucap Ian kini menyudutkan Gillbert.
Sontak mendengar hal itu membuat langkah Gillbert terhenti seketika, ia berbalik menghadap Ian kini.
"Jika kau terus memaksanya menjadi inkubator berjalan, dan hanya akan melahirkan anak yang dapat kau gunakan sebagai senjata mu, maka itu adalah kesalahan mu!" tegas Gillbert sambil menunjuk adiknya itu.
Seketika Ian terdiam mendengar ucapan Gillbert. Namun fokusnya kini beralih ke suatu tempat.
"Kau mendengar sesuatu?!" tanya Gillbert pada Ian.
"Sepertinya aku mengenali suara ini!" saut Ian sambil bergerak menuju suatu tempat.
Gillbert pun melangkah mengikuti arah Ian, tak jauh dari sana ada mobil terparkir tanpa orang di dalamnya.
"Ini sepertinya milik musuh bebuyutanku Josh!" ucap Ian kini.
Mereka pun melihat sekeliling mobil itu...
"Aku hampir tak bisa menghitung berapa banyak jumlah musuh bebuyutan mu, jadi kali ini apa yang telah kau lakukan padanya sehingga dia menculik Caleste?!" ucap Gillbert kemudian menudingnya.
"Well, aku hanya mengencani kekasihnya!" kata Ian tersenyum indah.
"Kenapa aku tak percaya kalau hanya itu kejahatan mu yang membuatnya ingin balas dendam?!" sambar Gillbert sesudahnya.
"Hanya sedikit bisnis dengan Ibunya!" saut Ian kini masih dengan senyuman santai.
"Kau membunuh Ibunya?! Wonderful!" saut Gillbert menatap adiknya itu.
"Dia hanya perlu diberi sedikit pelajaran!" kata Ian.
"Jadi pelajaran apa yang kau berikan Ian, dengan membunuh Ibunya dan Josh kini balas dendam dengan Caleste?!" saut Gillbert menanggapi Ian yang merasa santai dengan ucapannya itu.
Tiba-tiba Ian menjadi kesal, dan kini ia berbalik menuding kakaknya...
"Oh, jadi kau mulai perduli dan mengkhawatirkan gadis itu, lanjutkan lah, selamatkan lah dia Brother, jadilah pria kesatria untuknya, setidaknya aku sudah duluan mencoba apa yang ia tawarkan, She's very hot, dan itu sangat istimewa and... "
"Enough!" teriak Gillbert marah sambil menahan kepalan tangannya.
Ian pun terdiam dengan senyuman setan menukik tajam di sudut bibirnya menatap ke arah kakaknya itu.
"Aku akan membunuh Josh dengan tanganku sendiri!" tegas Ian kini kepada Gillbert sembari melanjutkan langkahnya.
༶•┈┈⛧┈♛❀♛┈⛧┈┈•༶
⚜️Disisi lain⚜️
Saat ini Daniel sedang berjalan memasuki kamarnya. Tiba-tiba ada seorang Vampire melesat dengan cepat membantingnya ke lantai.
"Arrrgh!"
Amarah Vampire itu kini memuncak. Daniel yang terbaring di lantai kini tak berdaya dengan hak sepatu tajam seorang wanita yang sedang mengarah ke kerongkongannya.
"Aku kira kau sudah jauh pergi meninggalkan Alexandria Virginia Bianca!" ucap Daniel dengan nafas tersengal-sengal.
"So apa yang kau lakukan dengan Caleste?!" saut Bianca seketika dari atasnya yang berdiri menghunuskan Heel's-nya ke kerongkongan Daniel.
"Your so Hot if you angry!" kata Daniel tersenyum padanya.
"Kau memanfaatkanku, aku terperdaya oleh pesona mu, aku tidur dengan mu seperti orang bodoh, dan kau membawa Caleste yang sedang hamil anak kakak ku?!" teriak Bianca yang marah dengan lelaki yang di cumbunya kemarin.
"Wow, aku tidak membawa siapa pun, aku sudah menyelesaikan ini dengan kakak mu, jadi kenapa kau kembali?! Kau merindukan ku?!" saut Daniel menggodanya.
Kemudian Bianca mengangkat kakinya dan Daniel pun bangun seketika.
"Kata-kata mu, godaan mu, dan tipu daya mu, sama saja seperti Ian yang seorang manipulatif!" cecar Bianca padanya.
"Jadi itu yang kau fikirkan tentang ku?!" tanya Daniel kemudian.
"Tentu saja, buktikan kalau aku salah!" saut Bianca.
༶•┈┈⛧┈♛❀♛┈⛧┈┈•༶
⚜️Lanjut di Next Bab⚜️
tak bisa berkata-kata 😎
apa talinya kendor ya...??🙄🙄