Mengandung konten dewasa 21+ dan banyaknya misteri serta intrik sesuai genre, harap bijak dalam membaca !!
#MantanTerindahSeries : NOVEL KETIGA BAGIAN CERITA DARI MANTAN TERINDAH BY VIIYOVII
Claudia merupakan tetangga kecil Viena (mantan terindah) dan Egnor di Legacy. Mereka selalu bermain bersama dan beranjak remaja, Claudia selalu bersekolah sama dengan Egnor. Egnor sudah seperti kakak baginya. Egnor selalu melindungi Claudia dan akhirnya tumbuh perasaan pada Claudia.
Karna suatu kejadian Claudia harus pindah rumah dan meninggalkan Egnor yang sudah mencintainya. Tanpa alasan yang jelas Egnor yang belum sempat menyatakan perasaannya harus memupuk dalam dalam rasa cintanya pada Claudia. Hal ini membuat Egnor kecewa karna selama ini Claudia memperlakukannya dengan sangat lembut.
Selang beberapa tahun Claudia melamar pekerjaan pada perusahaan lawyer milik Egnor sebagai asisten pribadi. Apakah Egnor menerima Claudia menjadi asistennya? Apakah Egnor masih memiliki perasaan pada Claudia? Dan, bagaimana Claudia menghadapi Egnor yang semakin tampan dan menawan namun tidak memperhatikannya seperti dulu?
Kisah ini sangat pelik dan penuh drama. Perasaan menyesal dan cinta menjadi satu. Cerita ini merupakan kisah cinta antara Claudia dan Egnor, kakak dari Viena Jovanca (mantan terindah)
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon viiyovii, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Part 15: Rahasia dan Ancaman
"Kemana orang orang ini hah?" Sungut Egnor yang hendak menghubungi asisten atau sekertarisnya, Claudia atau Grace. Sejak tadi perasaannya tidak enak dan ponsel Claudia mati. Tidak bisa dihubungi. Dia sudah berada di apartemen Viena dan hendak beristirahat di kamar tamu. Johanes masih berbincang dengan Viena dan Anne beristirahat di kamar Viena.
"Ponsel Claudia mati, aku hubungi Grace saja!" Dia mematikan panggilan ke Claudia dan menghubungi Grace tapi Grace tidak mengangkatnya.
"Kemana orang orang ini, awas saja kau Grace, Clau!" Decak Egnor benar benar kesal sampai Viena sudah berdiri di daun pintu kamar.
"Kau kenapa kak?" Tanya Viena.
"Semua orang kantor tidak ada yang menjawab panggilanku! Perasaanku tidak enak Viena!" Kata Egnor masih berusaha menghubungi kantor dan Grace.
"Tumben sekali kau memikirkan kantormu, biasanya kau malah senang menjauh dari sana." Gurau Viena.
"Sekarang sudah berbeda, wanita itu harus kujaga tidak boleh lagi lari kemanapun!" Tutur Egnor tegas.
"Kak Clau? Kau jahat sekali tidak mengajaknya kesini. Aku rindu padanya." Kata Viena muram. Dia merindukan wanita yang selalu ia temani. Viena sangat senang jika kakaknya dekat dengan wanita malang itu.
"Nanti saja! Sekarang aku sedang menghukumnya, tapi aku malah mencemaskannya." Jawab Egnor sedikit menyesal tidak mengajaknya padahal sesuatu yang tidak masalah.
"Coba hubungi lagi!" Saran Viena dan Egnor mencoba menghubungi lagi.
"Sebentar.."
Egnor kembali menghubungi Grace dan akhirnya Grace mengangkatnya. Dia memarahi Grace sesaat namun tak lama Claudia yang berbicara padanya.
Egnor : kau bicara apa? You want me?
Claudia : cepat pulang kak!
Claudia Terisak dan tidak mengulang pernyataan yang sebelumnya Egnor pastikan.
Egnor : ya ya kau tenang saja dulu! Kalau kau takut kau bisa menginap di rumah Grace, oke?
Claudia : baiklah, jaga dirimu!
Di sebrang sana Claudia berserah dan sudah cukup tenang mendengar suara Egnor.
Panggilan terputus. Egnor sudah agak tenang mendengar suara Claudia, walaupun seperti terjadi masalah namun ada Grace di sana. Egnor akan menghubungi Grace lagi nanti untuk menanyakannya. Percuma, jika Egnor bertanya sekarang. Sekertarisnya itu sedang bersama wanita yang ia curigai. Tidak mungkin Grace menjelaskan secara sempurna semua yang sudah ia awasi.
"Sudah tenang?" Selidik Viena.
"Ya, dia bersama Grace." Jawab Egnor masih melihat ponselnya.
"Jadi kau sudah menetapkan hatimu padanya?" Viena memastikan sambil tersenyum tipis.
"Begitulah. Semoga aku bisa bersamanya. Hey, seharusnya aku yang bertanya padamu. Kau benar sudah yakin dengan si dungu itu?" Egnor balik menyerang adiknya.
"Dion kak!" Koreksi Viena dan masih membela calon tunangan yang sebenarnya tidak tahu kalau malam ini mereka akan bertunangan.
"Whatever! Kau benar benar sudah termakan srigala berbulu domba itu, Viena!" Decak Egnor.
"Aku bisa mengatasinya." Kata Viena singkat merasa tidak perlu dibicarakan masalah peliknya. Dia tidak mau merepotkan kakaknya yang melulu mengurusinya.
"Ya baiklah, aku tidak bisa mengatakan apa apa lagi Viena. Kau sudah sangat mencintainya, aku harap dia juga membalas cintamu!" Kata Egnor duduk di sisi ranjang mencari cari nama Frank di ponselnya. Dia lalu menghubungi Frank.
"Booking segera pesawat penerbangan besok paling pagi! Aku harus segera pulang!" Kata Egnor dengan wajah menegang.
Frank : "Baik Tuan! Eng, Tuan?" (Terbata bata)
Egnor : "Ada apa?"
Frank : "Nicolas?"
Egnor : "Bagaimana dengannya?
Frank : "Joe sudah mengintainya seharian dan ternyata dia sudah pindah rumah Tuan."
Egnor : "Bagaimana kau ini? Cepat temukan dan langsung tanya apa keinginannya! Langsung kau suruh Joe yang bertindak! Bergerak cepat Frank!!!!"
Perintah Egnor dengan menggebu gebu.
"Ba ba baik Tuan!" Kata Frank dan memutuskan panggilan.
Egnor mengusap dahinya sedikit mencemaskan Claudia. Viena masih di sana. Dia ingin mengetahui sedikit kisah cinta kakaknya.
"Waw, kau benar benar mau menguncinya di hatimu ya kak?" Viena kembali menggoda.
"Tentu! Lalu di mana lagi? Tapi Viena, Claudia yang sekarang bukan seperti Clau yang dulu. Dia menyimpan banyak rahasia dan dia tidak mau mengatakannya padaku. Aku benar benar bingung dibuatnya!" Egnor mengusap dahinya frustasi.
"Dia mempunyai masalah?" Tanya Viena tenang.
"Sepertinya, dia bahkan bilang kalau dia sudah pernah menikah, sesuatu yang sangat tidak masuk akal!" Jawab Egnor.
"Mungkin ada alasannya kak. Sewaktu dia pindah, dia bahkan tidak ijin dengan kita. Aku curiga, semua bermula dari sana kak. Kau jangan gegabah, kau harus menyelidikinya kak!" Saran Viena.
"Ya, kurasa juga begitu! Sudahlah Viena, kau tidak usah mengurusiku, aku bisa mengerjakannya." Saut Egnor yang tidak terlalu mau kalau adiknya terlalu memusingkannya.
"Ya kak, aku hanya berpesan, apapun yang terjadi pada Clau, kau jangan sia siakan kesempatan ini lagi, jangan sampai dia pegi lagi!" Viena hanya ingin yang terbaik bagi kakaknya, mengingat kakanya seorang pengacara, pasti juga banyak yang mengincarnya. Viena hanya ingin seorang wanita yang tepat untuk menjadi pendamping hidup kakaknya.
"Benar Viena, hanya dia yang kumau, tidak ada yang lain, my one and only." Gumam Egnor menggenggam erat ponselnya dan di sana ada foto lukisan Claudia. Viena tersenyum lalu meninggalkan kakaknya.
...
Claudia duduk di ruang kerjanya dalam diam. Daerah betis nya sudah diobati oleh Grace dan kini Grace sedang mondar mandir di depannya dengan bertolak pinggang.
"Grace, duduklah! Aku tidak apa apa!" Kata Claudis hendak membuat teman kerjanya itu tenang.
"Tunggu! Aku seperti mengenal pria tadi! Dia..." Grace menerka nerka.
"Grace, jangan katakan pada Kak Egnor, ah maksudku Tuan Egnor. Nanti dia akan khawatir." Claudia memohon masih memegang daerah betis nya yang terluka.
"Kau sudah membuatnya khawatir dengan mengatakan kau mengingininya." Grace mengingatkan dan menatap tajam Claudia.
"Ya aku terlalu lugas. Aku panik. Aku hanya butuh dirinya untuk menenangkanku." Jawab Claudia menundukan kepalanya. Dia sudah salah bicara. Pasti saat ini Egnor sedang memikirkannya. Dasar Claudia Bodoh! Umpatnya.
"Jadi benar kau sudah pernah menikah." Grace menjadi penasaran dengan kejadian seseorang menganggap Claudia adalah istri bosnya.
"Ceritanya panjang. Aku tidak bisa menceritakannya. Maafkan aku. Tapi sekarang aku tidak mempunyai hubungan apa apa lagi. Percayalah, sekarang aku berniat mengambil hati tuan mu." Claudia mendongakan kepalanya meyakinkan Grace.
"Ya, aku tidak akan memaksamu, kelak kau sendiri yang harus mengatakan pada Tuan Egnor, Clau." Grace mencoba mengerti karna menurutnya dia harus tarik ulur untuk mencari tahu semua nya dari Claudia yang agak menutup dirinya.
"Iya, kau tenang saja." Claudia menunduk hendak menyudahi pembicaraan. Dia tidak mau Grace berhasil mengorek nya lebih dalam lagi. Kejadian ini sudah membuat dirinya tidak karuan.
"Tapi Clau?" Kata Grace lagi membuat Claudia sedikit terkesiap.
"Ada apa lagi?"
"Sepertinya kau akan mempunyai saingan. Kau harus berhati hati." Grace memberi peringatan. Sejatinya, Grace setuju jika majikannya bersama wanita yang sedang duduk di depannya itu.
"Maksudmu?" Claudia mengernyitkan dahinya.
"Kau kenal Nonaa..... Engg Lisa. Ya, itu namanya. Nona Lisa?" Jawab Grace menunjukan telunjuknya pada Claudia.
"Oh dia?" Claudia menarik napas.
"Kau tahu? Ya, dia kemarin menghampiri kita sewaktu pesta lajang Tuan Demian."
"Pesta lajang?" Claudia terkejut mendengar pesta lajang yang diperuntukan untuk pria saja atau wanita saja. Mengapa ada Lisa?
"Ya, kau tidak tahu? Dia tampak dekat dengan Tuan Egnor dan hampir saja Nona itu membawa Tuan Egnor karna dia mabuk. Untung saja Tuan Egnor menyadarinya dan dia meninggalkan kami. Aku, Frank dan Nona itu." Cerita singkat Grace.
Claudia menunduk mendengar penuturan Grace. Dia berpikir sepertinya Lisa seorang yang terkenal. Dia ada di acara acara penting Egnor. Lisa pasti seorang yang berpendidikan, beda dengannya. Apalagi dengan sekelumit masalah yang menggandrunginya. Akankah Egnor mau bersamanya? Semua masalah ini membuat Claudia sangat penat. Apakah dia akan menyerah?
"Biarkan saja Grace. Aku akan tetap berusaha mendekati Kak Egnor, jika pada akhirnya dia tidak memilihku aku tak masalah. Yasudah, ayo kembali bekerja!" Claudia sedikit mendesah dan beranjak dari duduknya. Dia berjalan sedikit lunglai menuju ke meja kerjanya.
Dia menyalakan ponselnya hendak memberi pesan pada pamannya kalau dirinya sudah mengirimkannya uang. Grace masih memperhatikannya. Dia belum tahu mengapa Claudia ke bank dan setelah selesai jam kerja, Grace bernita menghampiri manager bank tersebut untuk mengetahui transaksi apa yang terjadi.
...
Sementara itu, Joe akhirnya sudah menemukan Nicolas di sebuah club. Joe adalah seorang detektif sekaligus bodyguard milik Egnor. Dia selalu setia menjalankan tugas yang diberikan Frank atau Egnor dengan sangat baik dan tuntas. Namun, kali ini dia agak sulit mendapatkan Nicolas yang ternyata sering berpindah pindah. Terakhir dia mengetahui latar belakang Nicolas yang selain sebagai pemberi utang dan renternir. Ternyata Nicolas juga bekerja sebagai mucikari. Jadi Nicolas sering berada di club club. Joe menelusuri club terkenal di Honolulu sampai yang biasa biasa saja.
Akhirnya dia menemukan Nicolas. Dia harus perlahan menangkap Nicolas. Karna, Nicolas juga memiliki kaki tangan yang tidak bisa diragukan juga. Joe yang hanya sendiri meminta bertemu di sebuah ruangan bersama Nicolas.
"Selamat malam Tuan Joe. Kenapa? Kau terkejut aku mengetahuimu? Ya, aku tahu semua orang orang hebat dan khususnya orang yang sedang mengintaiku. Ada apa? Siapa yang menyuruhmu?" Tanya Nicolas menyapa Joe yang sudah menunggu di dalam ruangan. Dia juga menyindir Joe yang beberapa kali ia lihat sedang mengintai rumah lamanya.
"To the poin saja. Apa hubunganmu dengan Claudia Stephanie Gie?" Tanya Joe setelah meneguk minumannya.
Sesaat Nicolas terkesiap mendengar nama Claudia. Wanita itu sempat lolos ketika dia hendak menculiknya. Dia sungguh kesal dengan wanita itu dan masih berniat untuk menculiknya.
"Claudia? Siapa yang menyuruhmu? Dia? Punya apa dia bisa menyewamu untuk mengehentikanku?" Kata Nicolas duduk di sofa.
"Sudah cepat katakan, aku tidak punya banyak waktu!" Sergah Joe.
"Pamannya berhutang padaku dan belum dilunasi. Mereka lalu kabur dengan tunggakan yang banyak sekali! Aku bisa melaporkan ini kepada pihak berwajib!" Jawab Nicolas dengan menggebu gebu. Sejatinya hutang itu sudah lunas namun Nicolas mengelabuinya melalui bunga yang belum terbayarkan.
"Berapa hutangnya aku yang melunasi dengan semua bunganya dan jangan kau ganggu dia lagi!" Kata Joe dengan tatapan sinis. Joe masih ingat pesan Egnor untuk menggunakan otak terlebih dahulu ketimbang langsung dengan kekerasan.
"Siapa kau rupanya berani melarangku! Aku bisa melakukan apapun padanya bahkan aku bisa menjualnya!" Ancam Nicolas.
"Heng, rupanya kau berani juga ya? Apa kau belum pernah mendengar Tuan Frank Leonard?" Joe perlahan memperingatkan mengenai Frank. Frank juga merupakan pengacara terhebat setelah Egnor.
"F-f-frank- Frank Leonard? Apa hubungannya kau dengan dia?" Seketika Nicolas menjadi ngeri.
"Tidak penting, tapi kau tahu kan kalau dia sudah turun tangan dan memberitahukan masalah ini kepada bos nya?" Joe mengancam.
Nicolas sesaat menjadi ciut. Kalau dia tertangkap dengan kasus kasus nya, dia tidak bisa menjalani hidup lagi dan hancur sudah semua usahanya.
"Begini saja, katakan semua hutang paman Claudia dan jangan menganggunya lagi!" Kata Joe lagi sudah sangat tidak sabar. Dia hendak memukul wajak Nicolas yang tidak tahu diri itu.
"Seratus juta!" Jawab Nicolas frontal.
"Ini ceknya dan kuperingatkan jangan menganggunya lagi!!" Joe beranjak dari duduknya setelah melempar cek ke atas meja. Itu yang dipesankan Frank.
"Heng, tidak semudah itu Tuan Joe yang terhormat, karna aku masih menyimpan satu video yang akan membuat Claudia menuruti semua kemauanku." Nicolas membuat Joe mendongakan kepalanya menatapnya tajam.
Nicolas lalu menunjukan sebuah video rekaman seorang pria paruh baya melecehkan anak sekitar masih belia setelah dia mengambil cek dari Joe.
"Kau tahu? Ini pamannya Claudia. Dia telah melecehkan anak di bawah umur. Aku belum melaporkannya. Bagaimana jadinya jika Claudia tahu pamannya seorang yang bejat dan kudengar bibinya sedang sakit. Tuan Frank pun tampaknya tidak bisa melawanku. Hahahaa. Sudah ya masih banyak pekerjaanku!" Kata Nicolas dan dia menyimpan ponselnya lalu keluar meninggalkan Joe yang sudah mengepalkan tangannya. Dia gagal. Seharusnya dia langsung habisi saja si Nicolas gila itu. Pikirnya.
"Ternyata benar kau Claudia! Kau berhubungan dengan Egnor. Aku akan menguras semua kekayaannya! Sebentar lagi aku akan menjadi kaya raya!!" Gumam Nicolas menyeringai meninggalkan club tersebut.
...
Aigoooo ngapa jadi maruk amat 😭
situ nyatanya belum tahu kepintaran babangnya viena 😂
Eggnoorr selamatkan claudiamuu 😎
.
Next part 16
Semua terbongkar?
.
Hey hey 😁
Kalian punya rahasia kan?
Kalau rahasia itu membuat kalian diremehkan orang apa kalian akan mencari bantuan orang tersebut?
Jawab aja kalo ga keberatan 😝😝
.
Oke thankyou all i love youu 💕💕
Coba author punya suami kayak richard, selalu peduli pada mantannya, melindungi mantannya, selalu jadi pahlawan mantannya, apakah kalian akan suka punya suami kayak gitu??? Dan kalau kalian anggap sifat richard itu pahlawan, dan mudah saja kalian tidak punya suami kayak richard tapi kalau kalian mau midah2an saja punya suami tapi masih sangat peduli pada mantannya