NovelToon NovelToon
Dendam Sang Istri

Dendam Sang Istri

Status: tamat
Genre:CEO / Selingkuh / Obsesi / Dendam Kesumat / Penyesalan Suami / Ibu Mertua Kejam / Chicklit / Tamat
Popularitas:187.5k
Nilai: 4.9
Nama Author: poppy susan

Kiran adalah wanita yang mempunyai wajah jelek, bahkan semua orang menyebutnya dengan sebutan wanita si buruk rupa. Kiran dijodohkan oleh orangtuanya dengan seorang pengusaha tampan bernama Viki.
Viki terpaksa menikahi Kiran untuk menyelamatkan perusahaan orangtuanya yang hampir bangkrut.
Kehidupan Kiran sangatlah menderita, hingga suatu saat Kiran memergoki Viki sedang selingkuh dengan wanita lain. Kiran memutuskan untuk bercerai dengan Viki, dan bertekad ingin membalaskan dendamnya kepada orang-orang yang sudah membuatnya menderita.
Akankah Kiran berhasil membalaskan dendamnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon poppy susan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 15 DESI

1 Minggu pun berlalu...

Malam ini adalah hari ulang tahun Ishika, semua aktris dan aktor banyak yang menghadiri pesta mewah Ishika itu. Ishika tampak sangat bahagia, tapi raut wajah Viki sama sekali tidak bahagia.

Viki yang awalnya punya niat ingin melamar Ishika, berubah menjadi tidak bersemangat. Entah kenapa, tiba-tiba saja perasaan Viki menghilang untuk Ishika dan yang ada dalam otak Viki hanya Tina wanita cantik yang ternyata Kiran mantan istrinya dulu.

"Sayang, kamu kenapa kok cemberut seperti itu sih?" tanya Ishika.

"Tidak apa-apa."

Viki tampak celingukan, dia berharap Tina akan datang di pesta ulang tahun Ishika. Dan benar saja, terlihat Kiran datang bersama Raj.

Para wartawan langsung menyerbu Kiran dan mengambil foto Kiran bersama Raj.

"Astaga, Tina cantik sekali," gumam Viki.

Ishika langsung menatap tajam ke arah Viki. "Apa kamu bilang?" sentak Ishika.

"Apaan sih kamu."

Viki menghempaskan tangan Ishika dan pergi begitu saja meninggalkan Ishika. Awalnya Ishika ingin mengejar Viki, tapi teman-teman sesama artis tiba-tiba datang dan mengucapkan selamat kepada Ishika membuat Ishika mau tidak mau mengurungkan niatnya untuk menyusul Viki.

Viki duduk dan mengambil minuman lalu meneguknya sampai tandas, sungguh malam ini sangat membosankan bagi Viki. Apalagi melihat kemesraan Kiran dan Raj membuat Viki semakin frustasi.

"Astaga, kenapa aku bisa sampai tergila-gila kepada Tina sudah jelas-jelas Tina sudah mempunyai kekasih," batin Viki.

Viki terus saja memperhatikan Kiran, dia sama sekali tidak bisa mengalihkan pandangan kepada Kiran.

"Raj, Mas Viki terus saja melihat ke arahku, aku sangat tidak nyaman," seru Kiran.

"Sudah jangan digubris saja, aku yakin saat ini dia sudah jatuh cinta sama kamu dan aku juga yakin kalau malam ini dia tidak akan jadi melamar Ishika," sahut Raj.

"Lah, kenapa tidak jadi?"

"Karena si Viki sudah tidak mencintai Ishika lagi yang saat ini dia inginkan hanya kamu."

Kiran terdiam dan itu membuat Raj merangkul pundak Kiran.

"Kamu tahu, ini adalah kesempatan kamu untuk menghancurkan Viki."

"Maksud kamu?" tanya Kiran bingung.

"Sini, aku kasih tahu caranya."

Raj menarik tangan Kiran dan membawanya ke tempat sepi.

"Sayang, dengarkan aku. Untuk tahap pertama, kamu ingin menghancurkan Viki kan? Jadi, sekarang kamu berpura-puralah mendekati Viki dan rayu dia setelah dia benar-benar tergila-gila padamu, kamu tinggalkan dia begitu saja."

"Apa? Tidak Raj, aku tidak mau. Aku takut dia akan bersikap kasar lagi kepadaku."

"Sayang, Viki itu tidak tahu kalau kamu Kiran yang dia tahu kamu itu Tina jadi dia tidak mungkin menyakitimu. Lagipula, kamu jangan takut karena aku akan selalu memantau pergerakan dia."

"Terus, bagaimana denganmu? Memangnya kamu tidak marah melihat aku dekat dengan Mas Viki?"

"Kalau dibilang marah, aku memang sangat marah Kiran. Tapi demi kelancaran rencana kamu, aku rela menahan rasa marahku asalkan dendam mu terlampiaskan," seru Raj.

Kiran merasa sangat terharu, Raj memang pria yang sangat baik dan pengertian. Kiran pun langsung memeluk Raj.

"Terima kasih Raj, aku janji aku akan membuat Mas Viki dan keluarganya hancur."

Raj melepaskan pelukan Kiran dan mencium kening Kiran.

"Sudah waktunya berakting, ayo kita masuk ke dalam."

Kiran menganggukkan kepalanya sembari tersenyum.

Acara puncak pun akan segera dilaksanakan, Ishika menarik tangan Viki untuk maju ke depan menemaninya meniup lilin. Viki dengan sangat malas, menuruti keinginan kekasihnya itu.

Lagu selamat ulang tahun pun terdengar sangat meriah, jepretan kamera wartawan pun mulai terlihat. Raj dan Kiran masuk dan berdiri di sana memperhatikan Ishika, Viki, dan kedua orang tua Viki yang ikut hadir juga di sana.

Viki kembali celingukan mencari keberadaan Kiran, hingga tidak lama kemudian Viki menemukan Kiran. Kiran melempar senyuman kepada Viki bahkan Kiran sengaja mengedipkan sebelah matanya kepada Viki membuat Viki kaget.

"Astaga, apa ini mimpi? Barusan Tina tersenyum kepadaku," batin Viki.

Viki benar-benar sangat bahagia mendapatkan perlakuan seperti itu dari Tina, sampai-sampai dia lupa dengan Ishika.

Ishika menyiku lengan Viki. "Sayang, bukanya malam ini kamu mau melamar aku?" bisik Ishika.

Viki tersentak. "Ah, sepertinya aku gak jadi melamar kamu soalnya cincinnya lupa tidak aku bawa, lain kali saja."

"Apa? Kok bisa kamu sampai lupa," kesal Ishika.

"Maaf."

Ishika langsung cemberut karena Viki tidak jadi melamarnya, padahal itu adalah hal yang sangat ditunggu-tunggu oleh Ishika.

"Viki, kamu mau ke mana?" teriak Mama Sasmita.

"Viki mau pulang, soalnya badan Viki tidak enak badan," sahut Viki.

"Ishika, maafkan Viki ya," seru Papa Ajay.

"Tidak apa-apa, Om," sahut Ishika dengan hati yang dongkol.

Viki segera keluar dari dalam hotel itu, tapi di saat Viki hendak masuk ke dalam mobilnya, Viki melihat seorang wanita cantik berdiri di depan jalan. Wanita itu tidak lain dan tidak bukan adalah Kiran, Viki mengurungkan niatnya untuk masuk ke dalam mobil dan segera menghampiri Kiran.

"Tina, kamu ngapain berdiri di sini?" tanya Viki.

"Aku sedang menunggu taksi."

"Taksi? Memangnya kekasih kamu itu ke mana?"

"Dia pulang duluan, soalnya tadi ada pekerjaan mendadak dan harus segera pergi ke luar kota," sahut Kiran dengan wajah yang dibuat sesedih mungkin.

"Kekasih kamu itu bagaimana sih, bukanya antarkan kamu dulu pulang malah meninggalkanmu di pinggir jalan seperti ini. Ehmm, kalau kamu tidak keberatan mau aku antarkan kamu pulang?" seru Viki.

"Enggak Mas, aku gak mau merepotkan mu," sahut Kiran.

"Tidak kok, tidak merepotkan. Kalau begitu tunggu sebentar ya jangan ke mana-mana, aku ambil mobil aku dulu."

Viki pun segera berlari mengambil mobilnya, sedangkan Kiran tampak mengacungkan jempolnya kepada Raj yang saat ini berada tidak jauh dari Kiran berdiri.

Viki segera keluar dari dalam mobilnya dan membukakan pintu untuk Kiran.

"Ayo masuk."

Kiran pun segera masuk dan disusul oleh Viki, perlahan Viki mulai melajukan mobilnya tidak bisa dipungkiri kalau saat ini hati Viki begitu sangat berbunga-bunga.

"Aku harus menahan rasa cemburuku demi kelancaran rencana Kiran," batin Raj.

Selama dalam perjalanan, Kiran memilih diam.

"Kamu sudah lama pacaran dengan pria itu?" tanya Viki.

"Lumayan."

"Kok aku lihat, dia tidak perhatian sama kamu. Aku cuma memberikan saran untukmu, baru pacaran saja dia sudah tidak perhatian seperti itu apalagi kalau sudah menikah nanti," seru Viki.

"Iya sih, sebenarnya dia itu lebih mementingkan pekerjaan dibandingkan aku makanya kadang-kadang aku kesal sama dia," seru Kiran pura-pura.

"Kasihan sekali kamu, kalau aku punya kekasih secantik kamu, aku pastikan akan jadikan kamu sebagai Ratu," seru Viki dengan senyumannya.

"Iya, tapi sayangnya kamu sudah punya Ishika dan Ishika sangat beruntung bisa memilikimu. Maafkan aku ya Mas, kemarin aku sudah bersikap kasar sama Mas ternyata Mas Viki orangnya sangat baik."

"Tidak apa-apa kok, Tina."

Tidak lama kemudian, mobil Viki pun sampai di depan rumah Kiran.

"Mas, terima kasih ya sudah mau mengantarkan aku pulang, maaf aku tidak bisa mengajak Mas mampir dulu soalnya sudah malam."

"Iya, tidak apa-apa kok."

Kiran pun hendak keluar dari dalam mobil, tapi Viki menahan lengan Kiran.

"Ada apa, Mas?"

"Kalau kamu butuh bantuan, kamu bisa langsung hubungi aku saja dan ini nomor ponselku," seru Viki dengan memberikan kartu namanya.

"Iya Mas."

Kiran pun dengan cepat keluar, dan masuk ke dalam rumahnya. Sementara itu, Viki mulai melajukan mobilnya dengan perasaan yang sangat bahagia.

*

*

*

Hallo guys, maaf ya karya yang ini slow update soalnya Author juga sibuk nulis di beberapa pf lain🙏

1
Simba Berry
baru tahu aku kalau rumah orang terkaya no 1 dinegaranya ada juga menyimpan mie instan dirumahnya.
Simba Berry
ayahnya guntur tdk salah dan gunturpun tdk salah,yg salah hanyalah keadaan.
Simba Berry
jangan kaburlah kiran..kenapa tdk pamitan saja seperti kemarin.kamukan anak baik.ha..ha..ha..ha.
Simba Berry
ya allah pakaj pamitan segala.ada2 aja🤣🤣🤣🤣
Omah Tien
cewe bodonh
Evy
cepat banget Thor sembuh paska operasi... cuma satu malam saja.butuh berbulan-bulan untuk kembali normal..
🌸so0bin🌸
ah gak seru si mita nya baik² aja....
🌸so0bin🌸
padahal lagi nungguin si mita di apa²in ini 😁
🌸so0bin🌸
semoga acara silaturahmi nya lancar dan si mita bisa selamat 😑😑😑
🌸so0bin🌸
sebentar lagi kayaknya bakalan ada acara silaturahmi antara si mita dan deddy raj...gak ketinggalan guntur juga
🌸so0bin🌸
Si mita mau nyobain rasanya di senggol deddy raj kayanya
🌸so0bin🌸
malah penasaran sama si mita mau ngelakuin apa ya
🌸so0bin🌸
Si guntur mah galak bener....pelan² ke ngajarin incess ny bagaimanapun dia kan belum terbiasa
🌸so0bin🌸
kok aku malah takut nanti incess patah hati ya
🌸so0bin🌸
ah si guntur mah pura² marah ke biar tuh incess bahagia😅😅😅
🌸so0bin🌸
anak emas emang beda ya gak kaya diriku yg udah enek sama mie saking seringnya makan mie 🤣🤣🤣
🌸so0bin🌸
galak² tapi perhatian juga....
🌸so0bin🌸
aduh incess kenapa nonton sih bisa gaswat tuh klo guntur nantinya jadi gak konsen atau malah jadi penyemangat buat guntur ya
🌸so0bin🌸
nonton aja incess tuh pengawal yg ada di rumah ajak semua 🤣🤣
🌸so0bin🌸
kamu harus bisa jaga diri incess jaga² klo si mita ngelakuin sesuatu,,, yg namanya orang patah hati kan bisa sampe kesetanan kelakuannya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!